Claim Missing Document
Check
Articles

Found 81 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Pembangunan Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Asisten Praktikum Berbasis Android Menggunakan Metode Extreme Programming (xp) Muhammad Umar; Irfan Darmawan; Rahmat Fauzi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Penyelenggaraan seleksi asisten praktikum merupakan suatu kegiatan rutin yang dilakukan oleh setiap laboratorium di Fakultas Rekayasa Industri (FRI) oleh laboran FRI. Namun dalam penyelenggaraannya ada beberapa masalah yang terjadi seperti proses seleksi dan rekruitasi yang masih terpisah serta proses seleksi yang masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu dalam proses pengumpulan dan integrase data. Dari beberapa metode pembangunan sistem, metode Extreme Programming (XP) adalah metode yang dipilih karena metode ini cocok untuk pengerjaan proyek dengan ruang lingkup yang kecil serta memiliki tingkat partisipasi pengguna yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun sebuah membangun sebuah sistem pendukung keputusan untuk seleksi asisten laboratorium dengan menggunakan metode Extreme Programming (XP). Hasil Penelitian ini adalah sebuah sistem pendukung keputusan pada seleksi keanggotaan menggunakan metode Extreme Programming berbasis Android. Berdasarkan hasil pengujian sistem ini dapat membantu organisasi dalam melakukan seleksi keanggotaan dengan tingkat validasi dan akurasi yang cukup tinggi yaitu masing-masing 94% dan 87%. Kata kunci: seleksi, laboratorium, UML, Extreme Programming, Android Abstract— The selection of assistant practicum is a routine activity carried out by each laboratory in the Faculty of Industrial Engineering (FRI) by the FRI laboratory assistant. But in the implementation there are some problems that occur such as the selection and recruitment process which are still separate and the selection process which is still done manually so that it takes time in the process of data collection and integration. Of the several system development methods, the Extreme Programming (XP) method is the method chosen because this method is suitable for working on projects with a small scope and has a high level of user participation. The purpose of this research is to build a building a decision support system for the selection of laboratory assistants using the Extreme Programming (XP) method. The results of this study are a decision support system on membership selection using the Android-based Extreme Programming method. Based on the results of testing this system can assist organizations in making membership selection with a fairly high level of validation and accuracy, namely 94% and 87%, respectively. Keywords: selection, laboratory, UML, Extreme Programming, Android
Enterprise Architecture Menggunakan Togaf 9.1 : Sebuah Strategi Terhadap Peningkatan Sistem Manajemen Keamanan Informasi Pada Industri Jasa (studi Kasus Pt Sumber Sawit Sejahtera) Rizki Ananda; Irfan Darmawan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Industri jasa adalah perusahaan yang memiliki izin usaha dalam bidang-bidang terentu seperti telekomunikasi, informasi, perhubungan, kesehatan, penelitian dan pengembangan, pertambangan dan juga kontruksi. Pada saat ini banyak perusahaan telah menggunakan teknologi sebagai alat yang mendukung proses binis yang berlangsung didalam sebuah perusahaan, baik mendukung kegiatan operasional maupun nonoperasional. Namun hal ini tidak menjamin keamanan data atau informasi perusahaan. Oleh karena itu guna meminimalisir kehilangan data perusahaan perlu menerapkan standar keamanan informasi pada perusahaan mereka karena seiring berkembangnya teknologi, dibutuhkan pula perkembangan keamanan informasi yang baik serta manajemen aset yang baik, baik aset fisik maupun non fisik dikarenakan. Dikarenakan masih banyak perusahaan masih menganggap manajemen aset secara fisik maupun non fisik hanyalah sekedar instrumen pengelolaan daftar aset. Untuk mencegah masalah ini maka perusahaan membutuhkan adanya Enterprise Security. Adapun pendekatan yang digunakan yaitu dengan TOGAF ADM yang telah mencakup keseluruhan domain inti yang terdapat diperusahaan berupa bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Pada penelitian ini akan dihasilkan sebuah rancangan Enterprise security berupa blueprint mengenai kondisi Enterprise security yang saat ini ada diperusahaan serta target yang diusulkan untuk perbaikan keamanan sistem. Dengan adanya peningkatan keamanan informasi ini perusahaan dapat merasa lebih aman terhadap data mereka dan menciptakan kegiatan proses bisnis yang sehat. Kata Kunci: Enterprise Security, Keamanan Informasi, Manajemen Aset, TOGAF ADM Abstract The service industry is a company that has business licenses in certain fields such as telecommunications, information, transportation, health, research and development, mining and construction. At present many companies have used technology as a tool that supports the business processes that take place within a company. But this does not guarantee the security of data or company information. Therefore in order to minimize data loss companies need to apply information security standards to their companies because as technology develops, it also requires the development of good information security and good asset management. Because there are still many companies still consider asset management physically and non-physically to be merely an instrument for managing asset lists. To prevent this problem, the company needs an Enterprise Security. The approach used is TOGAF ADM that includes all core domains in the company in the form of business, data, applications, and technology. In this study, a design of Enterprise security will be produced in the form of a blueprint regarding the condition of the Enterprise security currently in the company and the proposed target for system security improvements.with the increase in information security companies can feel safer about their data and create healthy business process activities. Keywords: Enterprise Security, Information Security, Asset Management, TOGAF ADM
Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Domain Dss Pada Cobit 5 (studi Kasus : Diskominfotik Kbb) Elviera Mahayati Haris; Irfan Darmawan; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Diskominfotik KBB mempunyai peranan dalam membantu meningkatkan nilai indeks SPBE di KBB yaitu dengan melakukan perancangan tata kelola TI SPBE. Dalam praktik tata kelola TI SPBE penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT 5 dan berlandaskan kepada Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 mengenai SPBE. Fokus pada penelitian ini adalah domain Deliver Service Support (DSS) yang kemudian diprioritaskan berdasarkan 3 aspek pendekatan untuk menentukan prioritas proses yaitu kepatuhan terhadap regulasi, penyelarasan strategis, dan penilaian risiko. Perancangan tata kelola TI SPBE dilakukan karena hasil dari penilaian indeks SPBE memiliki nilai kematangan secara keseluruhan sebesar 2,61. Tujuan dari perancangan tata kelola TI SPBE yaitu untuk membantu meningkatkan nilai indeks SPBE di KBB, peningkatan nilai indeks kematangan SPBE berfokus pada domain kebijakan SPBE dan tata kelola SPBE. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa dokumen rekomendasi perancangan people, process, dan technology. Hasil rancangan people berupa penambahan posisi jabatan, deskripsi kerja dan kompetensi SDM. Hasil rancangan process berupa kebijakan tata kelola TI SPBE, Standar Operational Procedure (SOP) dan satu instruksi kerja cara pengoprasian tools. Hasil rancangan technology menghasilkan tools yang dapat digunakan dalam penerapan tata kelola TI SPBE. Pengaruh terhadap penilaian perancangan tata kelola dapat meningkatkan nilai indeks kematangan SPBE, peningkatan tersebut sebesar 0,06 atau 2,27%. Kata Kunci : Tata Kelola TI, SPBE, Peraturan Presiden No 95 Tahun 2018, COBIT 5, DSS. Abstract The implementation of e-Government in KBB, Diskominfotik KBB has a role in helping to increase the value of egovernment index, by designing IT governance for e-Government. In practice of IT governance for e-Government this research uses the COBIT 5 framework and based on Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 related to eGovernment. The focus of this research is the Deliver Service Support (DSS) domain which is then prioritized based on 3 aspects of the approach to determine process priorities, that is compliance with regulations, strategic alignment, and risk assessment. The governance design of e-Government is carried out because the result of the assessment of the e-Government index at KBB has an overall maturity value of 2,61. The goal of IT governance design for e-Government is to help increase the e-Government index value in KBB, increasing the e-Government maturity index value focuses on the e-Government policy domain and governance of e-Government. The result of this research is a recommendation for people, process, and technology. The result of the design of people is in the form of adding job description and HR competencies. The results of the design process are in the form of IT governance of e-Government regulation compliance, Standard Operational Procedures (SOPs) and work instruction on how to operate tools. The result of the technology design produce tools that can be used in implementing IT governance for e-Government. The effect on the assessment of governance design can increase the e-Government maturity index value, an increas of 0,06 or 2,27%. Keywords: IT Governance, e-Government, Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018, COBIT 5, DSS.
Analisis Dan Perancangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Domain Metadata Management Berbasis Dama Dmbok V2: Studi Kasus Di Diskominfotik Kabupaten Bandung Barat Akbar Adriansyah; Irfan Darmawan; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung Barat (Diskominfo KBB) merupakan institusi pemerintah yang melakukan kegiatan pemberian pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bandung Barat khususnya di bidang komunikasi dan informatika. Mengacu kepada Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, maka Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Bandung Barat perlu mengimplementasikan tata kelola data pada pemerintahannya untuk mengintegrasikan segala aset dan data terkait teknologi informasi seoptimal mungkin. Kebijakan dan implementasi terkait tata kelola manajemen metadata yang terdapat di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Bandung Barat dianggap belum bisa memaksimalkan pengelolaan data secara optimal dan terstruktur karena masih banyak data-data yang belum terintegrasi satu sama lain. Tata kelola teknologi informasi pun memeliki peran yang penting dalam pengimplementasian tata kelola pemerintahan untuk meningkatkan kinerja organisasi. Perancangan ini menggunakan buku panduan DAMA-DMBOK Data Management Body of Knowledge 2nd Edition. DAMADMBOK Data Management Body of Knowledge 2nd Edition merupakan panduan yang digunakan untuk melakukan perancangan tata kelola data khususnya Metadata Management pada Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Bandung Barat. Metadata Management membantu suatu organisasi memahami informasi dari suatu data yang dimiliki, mengetahui sumber dan lokasi data, serta memahami nilai yang mampu dimanfaatkan oleh pengguna data. Metadata Management harus mencakup uraian bisnis yang terkait dengan aset informasi dan uraian teknis yang membahas mengenai sistem penyimpanan data, detail jenis data teknikal, dan hubungan informasi dengan sumber data lainnya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi eksisting kegiatan tata kelola data khususnya manajemen metadata, melakukan penilaian risiko dari setiap aspek tata kelola data organisasi, serta memberikan rekomendasi solusi dari aspek people dengan memberikan penambahan staf pada struktur organisasi, aspek process dengan memberikan rancangan kebijakan manajemen metadata serta SOP dari proses manajemen metadata, dan aspek technology dengan memberikan rekomendasi tools manajemen metadata beserta dengan instruksi kerja dari aplikasi tersebut. Kata kunci : Tata Kelola Data, Manajemen Metadata, SPBE, Analisis Risiko, Solusi dari aspek people, process, dan technology Abstract The Department of Communication, Information, and Statistics of West Bandung Regency (Diskominfo KBB) is a government institution that carries out activities to provide services to the people of West Bandung Regency, especially in the field of communication, informatics, and statistics. Referring to Presidential Regulation number 95 of 2018 concerning Electronic Based Government System (SPBE) and Presidential Regulation number 39 of 2019 concerning Satu Data Indonesia, the Office of Communication, Information and Statistics of West Bandung Regency needs to implement data governance in its government to integrate all assets and data related to information technology as optimal as possible. Policies and implementation related to the metadata management in the Office of Communication, Information and Statistics of West Bandung Regency are considered not yet able to maximize data management optimally and structured because there are still many data that have not been integrated with each other. Information technology governance also has an important role in implementing governance to improve organizational performance. This design uses the DAMA-DMBOK guidebook Data Management Body of Knowledge 2nd Edition. DAMA-DMBOK Data Management Body of Knowledge 2nd Edition is a guide used to design data governance, especially Metadata Management at the Office of Communication, Information, and Statistics of West Bandung Regency. Management metadata helps an organization understand information from a data that is owned, know the source and location of data, and understand the value that can be used by data users. Management metadata must include business descriptions related to information assets and technical descriptions that discuss data storage systems, detailed types of technical data, and information relationships with other data sources. The purpose of this study is to find out the existing conditions of data governance activities, especially metadata management, conduct risk assessments from every aspect of organizational data governance, and provide recommendations on solutions from aspects of people by providing additional staff to the organizational structure, process aspects by providing a draft management policy metadata and Standard Operational Procedure from the process of metadata management, and technology aspects by providing recommendations for metadata management tools along with work instructions from the application. Keywords: Data Governance, Metadata Management, SPBE, Risk Analysis, Solution in aspects people, process, and technology
Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Domain Apo Pada Cobit 5 (studi Kasus : Diskominfotik Kbb) Pradika Adhea Gevani Laksana; Irfan Darmawan; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam dunia teknologi informasi sekarang ini, setiap organisasi yang menggunakan teknologi harus menyesuaikan dengan kondisi dari keadaan teknologi yang sedang berkembang. Dengan sedang berjalannya sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di Indonesia ini, salah satu daerah yang sedang mengimplementasikan SPBE ini adalah Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menghasilkan nilai Indeks SPBE 2,61 untuk Kabupaten Bandung Barat. Hal itu menunjukkan bahwa kualitas penerapan SPBE di Kabupaten Bandung Barat masih dibawah nilai target yang seharusnya dicapai, yaitu 3. Dengan melakukan perancangan tata kelola TI pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bandung Barat menggunakan framework COBIT 5 ini diharapkan dapat meningkatkan nilai indeks SPBE Kabupaten Bandung Barat dari segi tata kelola TI. Ada beberapa tahapan yang digunakan dalam perancangan, yaitu penilaian compliance terhadap regulasi yang digunakan, penyelarasan strategis, dan penilaian risiko untuk menentukan proses prioritas COBIT 5 domain APO yang akan digunakan. Dari penelitian yang dilakukan ini menghasilkan 3 aspek rekomendasi yaitu people, process dan technology. Hasil pada aspek people berupa rekomendasi perancangan tugas dan kompetensi pada struktur organisasi, kemudian hasil pada aspek process berupa kebijakan dan SOP, dan untuk hasil aspek technology berupa aplikasi perangkat lunak. Dari ketiga rekomendasi itu akan meningkatkan kualitas bisnis di Diskominfotik KBB Kata kunci: Teknologi Informasi (TI), Tata Kelola, COBIT 5, APO, SPBE Abstract In today's world of information technology, every organization that uses technology should adapt to the conditions of the emerging technological state. With the ongoing system of electronic-based government (SPBE) in Indonesia, one of the areas that are implementing SPBE is West Bandung regency. Based on the results of the evaluation conducted by the Ministry of Reform of state apparatus and bureaucratic reforms (PANRB) resulted in the value of the SPBE 2.61 index for West Bandung regency. It shows that the quality of SPBE's implementation in West Bandung district is still below the target value that should be achieved, namely 3. Through the planning of IT Governance of the Department of Communication, Informatics and statistics West Bandung Regency using COBIT Framework 5 is expected to increase the SPBE index value of West Bandung Regency in terms of IT governance. Several phases are used in the design, namely, the compliance assessment of the regulations used, strategic alignment, and risk assessment to determine the process of prioritizing COBIT 5 the APO domain to be used. From this research, there are 3 aspects of recommendations, namely people, process and technology. The results in the aspects of people are recommendations for the design of tasks and competencies in the organizational structure, then the results in the process aspect are in the form of policies and SOP, and for the results of the technology aspects in the form of software applications. Of the three recommendations, it will improve the quality of business at Diskominfotik KBB. Keywords: Information Technology (IT), Governance, COBIT 5, APO, SPBE
Enterprise Architecture Blueprint: Guna Mencapai Keselarasan Dari Organisasi Dan Teknologi Informasi Dengan Pendekatan Togaf Dan Itil (studi Kasus : Are Fungsi It Planning & Development Pt Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten, Bandung) Firdaus Adi Nugroho; Irfan Darmawan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Fungsi IT Planning & Development merupakan salah satu fungsi penting yang terdapat pada Bank BJB. Cakupan IT Planning & Development yang rendah dan tidak sejalan dengan perspektif bidang bisnis menjadi salah satu permasalah utama sehingga tidak sejalannya dan tidak optimal anatara Teknologi Informasi dengan jalannya bisnis. Untuk itu, Untuk menyatukan perspektif antara Teknologi Informasi dan Bisnis diperlukan penerapan suatu sistem, dalam menerapkan sistem makan diperlukan blueprint berbasis layanan perbankan yang digunakan sebagai panduan dalam membangun Teknologi Informasi di perusahaan. Enterprise Architecture merupakan solusi yang dapat digunakan dalam merancang sistem berbasis layanan perbankan di perusahaan dengan mengintegrasikan domain-domain seperti Bisnis, Aplikasi, Data, Teknologi, dan mengadopsi best practice berbasis layanan. TOGAF ADM dapat memenuhi kebutuhan pengembang sistem dengan menyelaraskan keempat domain yang ada pada perusahaan, dan ITIL (Information Technology Infrastructure Library) merupakan best practice sebagai referensi layanan perusahaan. Perancangan Enterprise Architecture berbasis layanan perbankan di dalam penelitian ini menggunakan framework TOGAF ADM yang dikombinasikan dengan ITIL. Membatasi hanya pada perancangan preliminary phase, Phase A : Architecture Vision, Phase B: Business Architecture Kata kunci: Enterprise Architecture, ITIL, Keselarasan perspektif IT dan Bisnis , Domain Abstract IT Planning & Development function is one of the important functions contained in BJB Bank. IT Planning & Development not coverage and not align with the perspective of the business sector become one of the main problems so that it is not align and is not optimal between Information Technology and the course of business. To that end, to unify the perspective between Information Technology and Business, the application of a system is needed, in implementing a food system a banking service-based blueprint is needed which is used as a guide in developing Information Technology in a organization. Enterprise Architecture is a solution that can be used in designing banking service-based systems in companies by integrating domains such as Business, Applications, Data, Technology, and adopting service-based best practices. TOGAF ADM can meet the needs of system developers by aligning the four existing domains in the company, and ITIL (Information Technology Infrastructure Library) is a best practice as a reference for service organization. Banking service-based Enterprise Architecture design in this study uses the TOGAF ADM framework combined with ITIL. Limiting only the design of the preliminary phase, Phase A: Architecture Vision, Phase B: Business Architecture, Phase C: Architecture Information Systems (Data Architecture & Application Architecture), Phase D: Technology Architecture, Phase E: Opportunities and Solutions, and Phase F: Migration Planning without considering Phase G: Implementation Governance and Phase F: Architecture Change Management. Each phase inserts of artefact from ITIL. The outputs of this study are in the form of Enterprise Architecture and IT Roadmap based on banking services as a guide in implementing the system in the BJB Bank's IT Planning & Development function. Keywords: Enterprise Architecture, ITIL, Alignment of perspective between IT and Business
Tata Kelola Data Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (spbe) Pada Domain Data Quality Management (dqm) Dama Dmbok V2 (studi Kasus : Diskominfotik Kbb) Agung Budi Prasetyo; Muhamad Irfan Darmawan; Rahmat Moelyana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Manajemen data adalah suatu manajemen yang terdiri dari kemampuan dalam merancang, menyimpan, serta mengakses data secara efektif dengan benar, manajemen data juga sangat dibutuhkan sebagai kebutuhan bisnis yang aman. Nilai data sendiri adalah suatu nilai yang dapat dimamfaatkan, namun saat ini kurangnya pengetahuan mengenai data akan menyebabkan data berkualitas rendah sehingga berpengaruh terhadap tingkat keberhasilah organisasi dalam desain sistem, proses pengembangan yang tidak konsisten, dokumentasi yang tidak lengkap, dokumentasi yang tidak lengkap kurangnya standar terhadap proses tata kelola data. Banyak organisasi yang gagal dalam membuat data yang sesuai dengan tujuan awalnya. Diperlukannya disiplin ilmu dalam mengembangkan manajemen data yang berkontribusi dengan data quality. Kualitas layanan data, memeliki beberapa bagian pada manajemen data Field dalam perangkat atau sistem penyimpanan data dapat menegenai dengan, operasional dalam penyimpanan [1]. Tujuan dari kualitas data adalah data yang berkualitas tinggi dengan acuan tahapan-tahapan diatas. Data dapat berkualitas buruk apabila data tidak terintegrasi serta serta tidak dinformasikan secara konseptual. Untuk menjadikan data dengan kualitas tinggi diperlukan komitmen dalam menggapai tujuan serta kordinasi sesame entitas yang berhubungan dengan data itu sendiri. Peran organisasi dan divisi dalam organisasi sangat lah berpengaruh untuk mengasilkan data yang berkualitas tinggi dan untuk menjalankan proyek dengan cara memperhitungkan resiko yang terkait kondisi yang dapat terjadi. Hamper setiap organisasi tidak mempunyai proses teknis yang sempurna oleh karena itu hampir setiap organisasi memiliki masalah terkait dengan kualitas data mereka sendiri. Kata kunci : Tata Kelola Data, Data Quality, DAMA-DMBOK Data Management Body of Knowledge 2nd Edition, Risk Analysis, People, Process, and Technology. Abstract Data management is a management that consists of the ability to design, store and access data effectively correctly, data management is also needed as a safe business need. The value of the data itself is a value that can be utilized, but at present the lack of knowledge about data will cause low quality data so that it influences the organization's success in system design, inconsistent development processes, incomplete documentation, incomplete documentation of lack of standards towards data governance process. Many organizations fail to make data that is suitable for their initial purpose. The need for disciplines in developing data management that contributes to data quality. Data service quality, has several parts in data field management in the device or data storage system can enforce with, operational in storage[1]. The purpose of data quality is high quality data with reference to the steps above. Data can be of poor quality if the data is not integrated and is not conceptually informed. To make high quality data a commitment to reach the goal and coordinating the same entity related to the data itself is required. The role of organizations and divisions in organizations is very influential to produce high-quality data and to run projects by calculating the risks associated with conditions that can occur. Almost every organization does not have a perfect technical process, therefore almost every organization has problems related to the quality of their own data. Kata kunci : Tata Kelola Data, Data Quality Management, DAMA-DMBOK Data Management Body of Knowledge 2nd Edition, Risk Analysis, People, Process, and Technology.
Analisis Dan Perancangan Tata Kelola Data Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Domain Master Data Management (mdm) Pada Dama Dmbok V2 Di Diskominfotik Kbb M.Zahid Syafnel; Irfan Darmawan; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Master data Management (MDM) adalah sebuah proses dimana pemerintahan mengintegrasikan data dari berbagai sumber untuk menyediakan pandangan data yang telah disatukan. Salah satu sebabnya adalah tidak terkontrolnya data-data referensi yang penginputannya masih dilakukan secara manual atau adanya data–data yang terduplikasi sehingga banyak terdapat data kotor. Dinas Komunikasi dan Informatika, dan statistik Kabupaten Bandung Barat (Diskominfotik KBB) merupakan institusi pemerintah yang melakukan kegiatan pemberian pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bandung Barat khususnya di bidang komunikasi dan informatika. Mengacu kepada Peraturan Presiden nomor 9 tahun 2016 dan Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, untuk memenuhi target perancangan tata kelola data Indonesia serta target Good Corporate Governance (GCG), Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung Barat perlu mengimplementasikan tata kelola data pada pemerintahannya untuk mengintegrasikan segala asset dan data terkait teknologi informasi secara optimal dan efisien. Perancangan ini menggunakan buku panduan DAMA-DMBOK v2 Edition. DAMA-DMBOK v2 merupakan panduan yang digunakan untuk melakukan perancangan tata kelola data terkait pada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan penting dari tata kelola data, dan SPBE serta membantu dalam mengelola tata kelola data pada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat serta melakukan pengukuran tingkat resiko terkait data, fokus utama penelitian ini adalah untuk memberikan solusi terkait Reference dan Master Data. Penelitian ini akan menghasilkan rekomendasi berupa People, Process, and Technology. Perencanaan dalam melakukan pengembangan sistem informasi seperti dari aspek people berupa rekomendasi penambahan fungsi dan deskripsi kerja, dalam aspek process SOP dan Kebijakan, dan Teknologi menggunakan aplikasi berbasis vendor yaitu Dell Boomi Beberapa aspek diatas diharapkan tereleasasi untuk mencapai layanan SPBE yang integrasi. Kata kunci: Master Data Management, SPBE, People, Process, and Technology. Abstract Master data Management (MDM) is a process where the government integrates data from various sources to provide data views that have been put together. One of the reasons is uncontrolled reference data whose input is still done manually or there are duplicated data so that there is a lot of dirty data. The Office of Communication and Information, and statistics of West Bandung Regency (Diskominfotik KBB) are government institutions that carry out service activities to provide services to the people of West Bandung Regency, especially in the field of communication and informatics. Referring to Presidential Regulation number 9 of 2016 and Presidential Regulation number 39 of 2019 concerning Satu Data Indonesia, to meet Indonesia's data governance design targets as well as the targets of Good Corporate Governance (GCG), West Bandung Regency Communication and Information Services need to implement data governance in his government to integrate all assets and data related to information technology optimally and efficiently. This design uses the DAMA-DMBOK v2 Edition guidebook. DAMA-DMBOK v2 is a guide used to design related data governance in the West Bandung Regency Government. The purpose of this research is to find out the important role of data governance, and SPBE and assist in managing data governance in the West Bandung Regency Government as well as measuring the level of risk related to data, the main focus of this research is to provide solutions related to Reference and Master Data. This research will produce recommendations in the form of People, Process, and Technology. Planning in developing information systems such as from the aspect of people is in the form of recommendations for adding functions and job descriptions, in the aspects of SOP and Policy processes, and Technology using vendor-based applications namely Dell Boomi. Some of the above aspects are expected to be solved to achieve integrated SPBE services. Keywords: Master Data Management, SPBE, People, Process, and Technology.
Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Domain Bai Pada Cobit 5 Studi Kasus : Diskominfotik Kbb Ayu Priyambodo; Irfan Darmawan; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bandung Barat merupakan instansi pemerintahan yang bergerak di bidang komunikasi, informatika dan statistik yang menggunakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Berdasarkan hasil penilaian evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terhadap Kabupaten Bandung Barat menghasilkan nilai Indeks SPBE yang rendah. Sehingga di perlukan perancangan Tata Kelola TI pada Dinas komunikasi, Informartika dan Statistik yang dapat meningkatkan nilai Indeks SPBE menggunakan kerangka kerja COBIT 5 pada domain Build, Acquire and Implement (BAI) agar dapat meningkatkan nilai Indeks SPBE. Hasil penelitian ini adalah rekomendasi perancangan people, process dan technology. Usulan pada perancangan people dengan mengunakan domain BAI adalah penambahan tiga personel pada Seksi Layanan e-Governmant, selain penambahan personel juga ada penambahan diskripsi dan kompetensi yang dapat dimiliki personel sesuai dengan tugas jabatan dan bidangnya. Pada usulan perancangan process terdapat empat rekomendasi Kebijakan dan SOP (Standard Operating Procedure) dan pada usulan terakhir pada perancangan technology terdapat lima rekomendasi dan satu langkah penggunaan atau IK yang dapat mendukung tercapainya penerapan Tata Kelola SPBE TI. Kata Kunci : Tata Kelola TI, SPBE, COBIT 5, BAI Abstract The Office of Communication, Information and Statistics of West Bandung Regency is a government institution engaged in communication, informatics and statistics that uses an Electronic-Based Government System (SPBE). Based on the evaluation results of the Ministry of Administrative Reform and Bureaucratic Reform (PANRB) on West Bandung District, the SPBE Index scores were low. It requires an IT Governance design in the Office of Communication, Informatics and Statistics that can increase the value of SPBE using COBIT work on domain 5 on the Build, Obtain and Implement (BAI) domain in order to increase the SPBE Index value. The results of this study are a discussion of the design of people, processes and technology. Use in the design of people using the BAI domain is the agreement of three people in the e-Governmant Service Section, in addition to personnel approval there is also support for descriptions and competencies that personnel can support in accordance with the design tasks and fields. In the design process related to the discussion of the Policy and SOP (Standard Operating Procedure) and at the time of the final approval on the design of technology related to five recommendations and one step of use or IK that can support the achievement of the implementation of SPBE IT Governance. Keywords: IT Governance, e-Government, COBIT 5, BAI
Enterprise Architecture Untuk Transformasi Digital Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Menggunakan Pendekatan Togaf (studi Kasus: Umkm Snack Masa Kini) Lolly Asri Widyastri; Irfan Darmawan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan Teknologi Informasi (TI) tidak lagi menjadi suatu hal asing yang dapat dihindari oleh masyarakat dari berbagai kalangan, perkembangan TI juga menyebabkan adanya pergeseran dalam hal mengakses serta mendistribusikan suatu informasi dari manual menjadi digital. Namun tingkat implementasi TI di UMKM masih sangat rendah karena adanya beberapa permasalahan seperti karakteristik individu, karakteristik teknologi, konteks perusahaan, konteks lingkungan, dan kemampuan sumber daya yang di miliki UMKM tersebut. Untuk dapat memanfaatkan peran teknologi secara maksimal sehingga selaras dengan proses bisnis yang berjalan, maka perlu dilakukan perancangan enterprise architecture sebagai bentuk transformasi digital pada UMKM Snack Masa Kini. Perancangan EA pada penelitian ini menggunakan pendekatan TOGAF karena di nilai sesuai dengan kebutuhan UMKM yang mendefinisikan domain bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Hasil dari perancangan EA ini adalah berupa blueprint enterprise architecture UMKM Snack Masa Kini sebagai panduan untuk UMKM Snack Masa Kini dalam melakukan transformasi digital. Kata kunci : UMKM, UMKM Snack Masa Kini, Transformasi Digital, Enterprise Architecture, TOGAF Abstract The development of Information Technology (IT) is no longer the first thing that can be done by people from various circles, the development of IT also caused a shift in accessing and distributing information from manual to digital. However, the level of IT implementation in SMEs is still very low because there are differences characteristics such as technology characteristics, company context, environmental context, and the ability of the resources owned by these SMEs. To be able to use optimal functions, you need to design Enterprise Architecture (EA) as a form of UMKM Snack Masa Kini digital transformation. The design of EA in this study uses the TOGAF framework because the value is in accordance with the needs of SMEs that require business, data, application, and technology domains. The results of this EA design are Enterprise Architecture Blueprint of UMKM Snack Masa Kini as a guide in the development of digital transformation in SMEs. Keywords: SMEs, UMKM Snack Masa Kini, Digital Transformation, Enterprise Architecture, TOGAF ADM
Co-Authors Adinda Inez Sang Adnyana, I Gusti Ngurah Bagus Putra Agung Budi Prasetyo Agung Sutrisno Ajeng Citra Rizkyanur Aji Rahmat Muhajir Akbar Adriansyah Alam Rahmatulloh Albi Fitransyah Alifia Indra Damarani Alifia Indra Damarani Alifia Indra Damarani, Alifia Indra Alloysius Vendhi Prasmoro, Alloysius Vendhi Alvi Syahrina Alvi Syahrina Alyasyifa, Salma Amar Maulana Amelia Kurniawati Anjar Ginanjar Anshari, Faishal Mufied Al Anshary, Faishal Mufied Al Anwar Sadat Apridho Darani Aretha Fatharani Asilah Salma Asti Amalia Nur Fajrillah ATIK NOVIANTI Atika Elysia Axel Devino Aipassa Ayu Cahyani Febryanti Ayu Cahyani Febryanti Ayu Cahyani Febryanti, Ayu Cahyani Ayu Priyambodo Bala Putra Dewa BASUKI RAHMAD Bayu Pradana Bregas Aria Wicaksana Brian Argya Respati Christine Purnama Sari Sibarani Dallan, Subagja Eric Danu Ridwanto Datuk Arief Vikry Davis Rapala Tanjung Deandra, Valen Defri Hidayat Devita Ayu Wulandari Dharmayanti, Indriyani Dita Pramesti Ekky Novriza Alam Elang Maulana Jauhari Elviera Mahayati Haris Faisal Mufied Al Anshary Faisal Mufied Al-Anshary Faishal Mufied Al Anshary Faqih Hamami Fasya Dzul Fikri Akbar Fauzi, Rokhman Ferdy Sibuea Firdaus Adi Nugroho Firmansyah Maulana S. N. Fitri, Aisyah Gunawan, Rohmat Haerani, Erna Hanid, Wihda Sifwi Hernawan, Alsha Nabilla Hikam Haikal Radya Hans Ananza Hilman Fauzi, Hilman Hir Nanda Putri Ian Yosep M.E Ibnu Muhlisin Indah Nur Fitri Astuti Irena Arsyka Dewi Irvan Gunawan Iskandar Zulkarnaen Ivana Tyora Oktavian Kasparov, Michael Christensen Bonar KUSPRIYANTO Lolly Asri Widyastri Lubis, Taufiqurrahman M.Zahid Syafnel Mentari Mahardina Mia Meilani Mohamad Iqbal Mohammad Fadhel Irawan Muhamad Alshofien Gautama Muhamad Maulana Muhammad Azani Hasibuan Muhammad Edwin Baihaqi Muhammad Firmansyah Dwi Putra Muhammad Ramadhan, Galih Muhammad Saiful Anwar Muhammad Tsany Malik Atha Nur Muhammad Umar Neng Ika Kurniati Nia Ambarsari Nur Fitriyani Nur Intan Paramanisa Nur Intan Sari Nur Widiyasono Nur Widiyasono, Nur Oktafiani, Venia Oktariani Nurul Pratiwi Panuntun istyarso Pradika Adhea Gevani Laksana Pradito Setiadi Prasetyo, Hernanda Eka Pratiwi Galuh Putri Puruhita, Maretha Fitrie Putra Fajar Alam Putri Myke Wahyuni R. Wahjoe Wicaksono R. Wahjoe Witjaksono Rachmadista Andreswari Rachmadita Andreswari Rahmania Arina Alkha Saputri Rahmat Fauzi Rahmat Moelyana Rahmat Mulyana Randi Rizal Ridha Hanaf Ridha Hanafi Rini Setyaningsih Rini Setyaningsih Rini Setyaningsih Rizki Ananda Rizqi, Muhammad Afif Rohmat Gunawan Rohmat Gunawan Rohmat Gunawan Rully Septiaria Ryanda Argantara Sabilla Nadine Ayudya Saleh, Rayhan Zahwan Salim, La Ode Agus Septian Eka Anggraeni Siti Hartina Sonya Christina Sri Haryani Br. Manjuntak Sulastri, Heni Surya Fransiska Sutoyo, Edi Syahrina, Alvi Talisman, Bryan Ronald Taufik Nur Adi Triyadi Yanuar Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto Vany Octaviany Visi Tinta Manik WAHYUDI Warih Puspitasari Widi Setia Cahyani Yanti, Suci Dwi Yoga Priyana Yoga Priyana Yoga Samudro Utomo Yoga Yuniadi Yudha Arif Budiman Yuli Adam Prasetyo Yunita, Kurnia Sri Yurifatul Iswara ZK Abdurahman Baizal