Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Cryptocurrency dalam Fiqih Muamalah: Divergensi Pandangan Ulama terhadap Status Hukum dan Keabsahan Transaksi Zahran Qolbi Salim; Anik Novita; Aprilia Nabila; Muhammad Faiz Razki Perdana; Tyara Fridayanty Nuramalina; Baidhowi, Baidhowi
Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry Vol 1 No 4 (2026): June: Custodia: Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/r5wm4k20

Abstract

The development of cryptocurrency as a digital financial instrument has raised legal issues in Islamic commercial law regarding the legal status and validity of transactions. This study aims to analyze the status of cryptocurrency from an Islamic legal perspective and to examine the divergent views of Indonesian scholars regarding the legitimacy of its use. The method employed is normative legal research using a conceptual and comparative approach through the review of fiqh literature, fatwas, and regulations. The results indicate that the Indonesian Ulema Council (MUI) and Muhammadiyah tend to deem cryptocurrency haram because it involves elements of gharar and maysir, and fails to meet the criteria for a valid means of exchange and a legitimate medium of exchange. Conversely, Nahdlatul Ulama views it as a virtual asset that can be legally exchanged as long as it does not cause harm and is subject to regulatory oversight. The analysis also indicates that price volatility, transaction anonymity, and the dominance of speculation reinforce signs of uncertainty in the contract. The study’s conclusion affirms that the validity of cryptocurrency transactions is conditional and depends on transparency, risk mitigation, and harmonization between Sharia principles and state regulations within the modern digital economic system.
Ekonomi Syariah 5.0: Bagaimana Digitalisasi Mengubah Wajah Keuangan Islam Fibaraq, Najwa; Ayaga, Lutvi Putri; Wenni, Tri Andoro; Baidhowi, Baidhowi
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2s249972

Abstract

Seiring dengan masuknya fase Society 5.0, industri keuangan syariah sedang mengalami pergeseran paradigma yang struktural dan mendasar. Transformasi digital tidak lagi dipandang sebagai elemen pelengkap, melainkan telah berkembang menjadi faktor penentu yang membentuk ulang mekanisme operasional, memperluas akses terhadap layanan, serta menerapkan prinsip-prinsip kesesuaian syariah dalam lanskap ekonomi global. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif dinamika transformasi ekosistem ekonomi Islam melalui adopsi dan integrasi teknologi mutakhir, termasuk Kecerdasan Buatan (AI), Blockchain, Komputasi Awan, dan Internet of Things (IoT). Fokus utama penelitian ini terletak pada analisis peran teknologi-teknologi tersebut dalam mengatasi berbagai keterbatasan konvensional yang telah lama menjadi tantangan dalam sistem keuangan Islam, termasuk aspek efisiensi, transparansi, dan inklusivitas. Metodologi yang digunakan dalam studi ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui penelitian pustaka, yang menelaah berbagai literatur dan perkembangan empiris terkini di sektor perbankan syariah untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan sistematis mengenai fenomena yang diteliti.
Co-Authors Adelia Sherin Kirana Sari, Adelia Adisty, Fadia Ardian Adnan, Moh Hikmal Akbar, Hisyam Maliki Akmal, Mirza Raditya Anggun Lestari Anik Novita Aprilia Nabila Aprilya, Denta Nia Arbaya, Nisma Raditya Ardiyani, Sonia Desta Ardiyanto, Armanda N Arindia, Michelle Pradnya Ayaga, Lutvi Putri Ayu , Oksel Sekar Belinda Ayu Sabina Putri Cahya Wulandari Cahyani, Kalyana Widya Davina Fitri Rahmania Debataraja, Agnes Tio Evelyna Diah Larasati, Diah Dian Latifiani Diandra Nazira Anshar Fadila Casie Musafa Faradilla Kurnia Asyifa Fibaraq, Najwa Firdaus, Indriana Fitria Damayanti, Fitria Habiburrahman, Ahmad Izza, Rizqiya Lailatul L.ma Naf’iyyah Hasibuan Maheswari, Auliya Kirana Mayaka, Raphael Bertrand Melinda, Qlarissa Muhammad Faiz Razki Perdana Nafis Khairina Novita, Yustina Dhian Nyoman, Tania Nesa Olivia, Veyza Pasaribu, Euclid Abraham Prasida Alya Putri Pratama Herry Herlambang Pratama, Daffa Cahya Primerta Putri Hapsari Rahmawati, Alicya Rifki Pebriananta Ristiana, Uut Safa kaila Fitria Safitri , Fika Cahya Sahara, Manisa Salsabila Shafa Khairunnisa Saputro, Subandryo Ahmad Setyawati, Dewi Zahra Silvia, Faiqotus Simamora, Nathania Tesamonika Siti Fatimah Azzahra Slamet, Hizkia Orvellino Suhadi Suhadi Sukmana, Satria Utama Teja Susanto, Hafidz Setyo Tabansa, Claudya Vanessa Tyara Fridayanty Nuramalina Velisatul, Nou Victoria, Lisa Wenni, Tri Andoro Wiarnata, Arya Wicaksono, Kresno Adi Winarno, Farkhan Radyafani Wiratama, Raafi Yusup, Firda Maharani Zahran Qolbi Salim Zainurohmah, Zainurohmah Zidane, Alfan Zaini