Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

MENGUKUR SENTIMEN ASN: TINJAUAN KEPUASAN ASN TERHADAP PERENCANAAN STRATEGIS DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN PAMEKASAN Ima Kumalasari; Laily Akbariah; Catherine Eugene Natasha; Durratun Nashihah
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.134

Abstract

Sumber daya aparatur pemerintah menempati posisi strategis menentukan arah kemana suatu daerah akan dibawa. Sehingga pengembangan infrastruktur sebagai prioritas utama pemerintah daerah menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan anggaran, kekurangan sumber daya, penundaan proyek, dan dampak investasi infrastruktur. Penelitian ini menganalisis kesesuaian RENSTRA Pemerintah Daerah dengan kebutuhan infrastruktur dan dukungan terhadap inovasi, terutama teknologi. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan wawancara ASN mengungkap bahwa sebagian besar ASN mendukung pelaksanaan proyek sesuai RENSTRA, mencerminkan implementasi rencana strategis pemerintah daerah. Masih ada keprihatinan terkait dana pemeliharaan infrastruktur yang memerlukan alokasi yang memadai untuk jangka panjang. Pengaturan pagu di RENSTRA perlu disesuaikan dengan kebutuhan OPD. Evaluasi berkala dan penyesuaian dengan perkembangan kebutuhan menjadi kunci dalam keberhasilan pembangunan sesuai RENSTRA. Di Kabupaten Pamekasan, perlu fokus pada pengembangan infrastruktur jalan untuk mendukung pariwisata dan ekonomi. Partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek diimbangi dengan peran strategis BAPPEDA dalam mengkoordinasikan perencanaan infrastruktur dan alokasi anggaran. Pemantauan dan evaluasi yang terus menerus terhadap alokasi dana pemeliharaan infrastruktur menjadi penting untuk memastikan keberlanjutan proyek sesuai RENSTRA. Demikian, pembangunan infrastruktur yang sesuai dengan rencana strategis berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi, kualitas hidup masyarakat, dan kesejahteraan komunitas. Upaya untuk perencanaan yang bijaksana, partisipasi masyarakat, dan alokasi dana yang memadai adalah langkah penting dalam mencapai tujuan ini.
Fostering collaborative approaches for sustainable tourism development on Bawean Island Nashihah, Durratun; Dwinugraha, Akbar Pandu; Lestari, Reza Eka; Puspaningrum, Fitri Ayu
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30035254000

Abstract

This research focuses on the role and collaboration of stakeholders in developing sustainable tourism on Bawean Island, an area with very high natural and cultural potential. Sustainable tourism is defined as efforts that support a balance between environmental preservation, socio-cultural development, and economic benefits. This paper investigates the role of stakeholder collaboration in advancing sustainable tourism development on Bawean Island. It emphasizes the necessity of integrating community involvement, effective local governance, strategic planning, and continuous education to create a sustainable tourism framework that benefits both the local population and the environment. It also discusses the critical role of regional governance in facilitating dialogue among stakeholders and ensuring accountability in tourism planning. This study uses a qualitative descriptive approach, a comparative case study method, and a logical framework approach to analyze interactions between the government, the private sector, local communities, and academics. The research results show the importance of face-to-face dialogue, trust building, Commitment to the process, shared understanding, and intermediate outcomes for successful collaboration. Even though there are still obstacles, such as limited infrastructure and lack of initial coordination, efforts are emerging to overcome these challenges through a structured, collaborative approach so that tourism development on Bawean Island can achieve long-term economic, social, and environmental sustainability. The findings suggest that through collaborative strategies, Bawean Island can develop a sustainable tourism model that preserves its unique cultural and natural heritage while enhancing the socio-economic well-being of its residents.
ANALISIS RANTAI PASOK DAN NILAI TAMBAH DALAM MENENTUKAN STRATEGI PENGEMBANGAN PANGAN DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS A’WOT (STUDY DI KABUPATEN SUMENEP) Ngarawula, Bonaventura; Sukardi, Sukardi; Wahyudi, Catur; Suhardiman, Arif; Herlyasa Sosro Pratama, Ahmad; Nashihah, Durratun
Jurnal Karaton Vol 2 No 1 (2022): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan adalah tersedianya pangan dalam jumlah dan kualitas yang cukup, terdistribusi dengan harga yang terjangkau, dan aman dikonsumsi oleh seluruh penduduk setiap saat untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk melakukan Strategi Prioritas Pengembangan Rantai Pasok Pangan dengan menggunakan Analisis A’WOT (Studi pada Kabupaten Sumenep). Penelitian ini menggunakan metode SCM untuk memperoleh informasi secara deskriptif mendetail tentang seluk beluk rantai pasok serta informasi lainnya. Kemudian menggunakan metode A’WOT untuk mendapatkan informasi kebijakan prioritas optimal terhadap perekonomian di Kabupaten Sumenep, sehingga implementasi pembangunan di kawasan tersebut dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumenep. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa Struktur pasar berbagai komoditas di Kabupaten Sumenep sangat dipengaruhi oleh berbagai rantai pasok dan saluran distribusi, serta Pengembangan kawasan industri harus terintegrasi dengan sistem logistik dan distribusi dari hulu ke hilir. Melalui rantai pasok dan rantai nilai yang mendorong peningkatan dan kualitas ekonomi.