Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pelatihan Teknik Pengolahan Makanan Tradisional Bagi Peserta Didik SD Citra Berkat Surabaya Irra Chrisyanti Dewi; Hari Minantyo; Otje Herman Wibowo; Sri Wulandari; Kezia Michelle Caroline; Nabilah Sukma Hadipratista; Rio Putra Sutan Ibrahim; Jerry Reyhan Wardanna
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.6492

Abstract

Pelatihan teknik pengolahan makanan tradisional bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan pemahaman siswa SD Citra Berkat Surabaya terhadap kuliner tradisional Indonesia. Masalah yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran dan pengetahuan siswa tentang bahan baku, teknik pengolahan, serta apresiasi terhadap makanan tradisional sebagai warisan budaya lokal. Untuk menanamkan apresiasi budaya lokal dan menggali potensi kreatvitas siswa dalam kuliner tradisional, program ini dirancang dengan metode pelaksanaan secara praktis dan interaktif yang mencakup ceramah dan diskusi dilaksanakan di kelas, sedangkan demonstrasi dan praktik langsung dilaksanakan di laboratorium kitchen yang menjelaskan pengenalan bahan baku tradisional, teknik pengolahan makanan, serta pengembangan kreativitas siswa. Hasil kegiatan pelatihan selama + 3 jam pada siswa SD tersebut menunjukkan adanya peningkatan pada pemahaman dan ketrampilan siswa terhadap bahan baku dan teknik pengolahan makanan tradisional, serta inovasi siswa dalam menciptakan variasi makanan dengan kreativitas masing-masing, dan meningkatnya minat terhadap peluang di industri kuliner. Program ini efektif menanamkan apresiasi budaya sejak dini melalui pendekatan praktis. Dengan hasil positif tersebut, kegiatan ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan materi yang lebih luas.
Studi Kualitatif Potensi Surabaya Bus sebagai Transportasi Wisata Ramah Lingkungan di Surabaya: Aksesibilitas dan Keberlanjutan Pariwisata Perkotaan Santoso, Fulvia Angelina; Andraenetta, Felicia; Setiawan, Janet; Tan, Miyuki Kyra; Dewi, Irra Chrisyanti; Wibowo, Otje Herman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Suroboyo Bus dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Surabaya, dengan fokus pada aspek aksesibilitas dan keberlanjutan lingkungan. Gap yang ada dalam penelitian ini adalah kurangnya kajian yang mendalam mengenai dampak Suroboyo Bus terhadap perilaku wisatawan, keterlibatan komunitas, serta aksesibilitas ke destinasi wisata utama. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur dan observasi lapangan terhadap lima informan yang terdiri dari penumpang, staf, dan stakeholder. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suroboyo Bus telah berhasil meningkatkan aksesibilitas ke destinasi wisata utama di Surabaya, sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, yang pada gilirannya berkontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca. Selain itu, program pembayaran dengan botol plastik memberikan dampak positif, baik bagi lingkungan maupun masyarakat lokal, dengan mendukung ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah. Meskipun ada peningkatan yang signifikan, tantangan seperti distribusi aksesibilitas yang tidak merata dan infrastruktur yang belum memadai masih menjadi masalah. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana transportasi publik ramah lingkungan dapat mendukung pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini juga memberikan wawasan penting tentang kesadaran masyarakat terhadap isu keberlanjutan serta pentingnya pengelolaan lingkungan yang lebih baik di masa mendatang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Surabaya.
IMPLIKASI BRAND EXPERIENCE TERHADAP BRAND TRUST DAN BRAND LOYALTY PADA COFFEE SHOP DI SURABAYA Fabiola Leoparjo; Irra Chrisyanti Dewi; Otje Herman Wibowo
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5760

Abstract

This study aims to examine the influence of brand experience on brand trust and brand loyalty among coffee shops in Surabaya. The research employs a quantitative method using questionnaire distribution to 115 coffee shop consumers in Surabaya. SEM-PLS analysis reveals that brand experience has a positive and significant impact on building customer trust and loyalty. These findings provide an important foundation for business owners to develop marketing strategies focused on enhancing customer experience quality to strengthen brand relationships.
Integration of Strategic Management and Organizational Culture in Enhancing Corporate Resilience in the Digital Era Loso Judijanto; Titis Sri Wulan; Otje Herman Wibowo; Rean Mitasari; Andreas Recki Prasetyo
Jurnal Informasi dan Teknologi 2025, Vol. 7, No. 2
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60083/jidt.vi0.680

Abstract

The rapid advancement of digital technology has transformed the global business landscape, presenting both opportunities and challenges for organizations. This study examines the integration of strategic management and organizational culture as a critical factor in enhancing corporate resilience in the digital era. Using a qualitative case study approach, data were collected from selected medium- and large-scale companies in Indonesia across diverse sectors, including manufacturing, technology, finance, and services. The findings reveal that strategic alignment between digital initiatives and cultural values significantly strengthens organizations’ adaptability to technological disruptions and market uncertainties. The study highlights the pivotal role of digital leadership in bridging strategic objectives with cultural practices. Leaders who promote innovation, collaboration, and flexibility were found to inspire employees to engage in continuous learning and proactive adaptation, thereby reinforcing resilience. Moreover, organizations with adaptive and innovation-driven cultures demonstrated greater capability in responding quickly to market changes and crises. Human resource practices aligned with cultural values further enhanced employee engagement and commitment, supporting the implementation of strategic initiatives effectively. In addition, the use of digital tools such as cloud-based systems and predictive analytics, combined with transparent communication with stakeholders, was identified as a key enabler of resilience. These tools not only improved operational efficiency but also strengthened stakeholder trust, ensuring continued support during uncertain times. Overall, the integration of strategic management and organizational culture, supported by digital leadership and technology, creates a comprehensive framework for building sustainable resilience. The study offers valuable insights and practical recommendations for organizations seeking to adapt and thrive in an increasingly dynamic and competitive digital business environment.
Pemberdayaan UMKM Kuliner melalui Seminar Kewirausahaan Foodpreneurs: Strategi, Tren, Peluang, dan Branding Kuliner Kreatif Irra Chrisyanti Dewi; Hari Minantyo; Otje Herman Wibowo; Victor Kurniawan Yuwono; Tabita Priscilla Alfalianti Barada; Steven Nathanael Wong; Jason Andrean Suryanto; Yumiko Soukotta
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 1 (2026): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v4i1.3552

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner memegang peranan strategis dalam perekonomian nasional, namun menghadapi berbagai tantangan struktural seperti keterbatasan modal, akses pasar, serta kapasitas inovasi produk dan branding yang masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk seminar kewirausahaan bertajuk "Foodpreneurs Vol. 1: Kuliner Kreatif, UMKM Produktif" pada Sabtu, 2 Mei 2026 di Gedung Gereja GKI Merisi Indah, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kapasitas pelaku UMKM kuliner. Metode pelaksanaan terdiri atas ceramah interaktif oleh empat narasumber ahli, diskusi kelompok, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Materi yang disampaikan mencakup tren kuliner kreatif 2026, pengembangan menu berbasis bahan lokal, identifikasi peluang usaha dan perilaku konsumen, perencanaan usaha sederhana, daya saing pasar, serta strategi branding UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta sebesar 42,3% dari pre-test ke post-test, dengan tingkat kepuasan peserta mencapai 87,6%. Peserta mampu memahami konsep foodpreneur, tren kuliner terkini, dan strategi pengembangan usaha kuliner yang berkelanjutan. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan seminar multipanel dengan narasumber praktisi relevan secara efektif meningkatkan literasi wirausaha pada pelaku UMKM kuliner.
Inovasi Produk Cassava Japanese Cheesecake Terhadap Uji Organoleptik: Product Innovation of Cassava Japanese Cheesecake Based on Organoleptic Testing Otje Herman Wibowo; Irra Chrisyanti Dewi; Fabiola Leoparjo; Hari Minantyo; Ham Sylvia Cindy Hartono; Patricia Alberta; Jeanette Magdalene Pekanto; Devi Ramadhani Hariyono
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v8i1.23604

Abstract

This study aims to develop a gluten-free Japanese cheesecake by substituting wheat flour with boiled cassava (Manihot esculenta Crantz) as a local food ingredient. The growing demand for gluten-free bakery products and Indonesia’s dependence on imported wheat flour encourage the utilization of cassava as an alternative raw material. This research employed a descriptive quantitative approach using three formulations: 100% wheat flour, 50% wheat flour–50% cassava, and 100% cassava. Organoleptic tests were conducted with 90 respondents to evaluate taste, aroma, texture, color, and overall appearance using a five-point hedonic scale. The results indicated that cassava-based Japanese cheesecake was well accepted by respondents, with the 100% cassava formulation obtaining the highest preference score. The substitution of wheat flour with cassava did not significantly alter the characteristic soft, moist, and fluffy texture of Japanese cheesecake. This product innovation demonstrates that cassava can be effectively utilized as a gluten-free alternative ingredient while increasing the economic value of local commodities and offering a healthier dessert option for consumers with gluten intolerance.
Risk Management in Strategic Decision Making: A Case Study of Culinary MSME’s in Surabaya Irra Chrisyanti Dewi; Fabiola Leoparjo; Otje Herman Wibowo
Majalah Ilmiah Bijak Vol. 22 No. 2: September 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/bijak.v22i2.5510

Abstract

This research aims to get a better understanding of how small and medium-sized enterprises (SMEs) in Surabaya's food sector are incorporating risk management into their strategic decision-making processes. Even though they have already had a significant impact on Indonesia's economy, these culinary MSMEs face several financial, operational, and commercial challenges that might hinder their continued success in the future. Thus, a qualitative case study was conducted on five food-related MSMEs situated in Surabaya that had just undergone strategic changes. Based on in-depth interviews and participatory observation, the data was analyzed using theme coding and risk matrices according to ISO 31000 (2018). The analysis found that the two biggest operational risks are supply delays and being too reliant on vendors. Financial risk comes from fluctuations in prices, whereas market risk is characterized by variations in consumer preference. In response to these challenges, MSMEs have turned to digitalization, menu expansion, partnerships with local suppliers, and pre-order systems, among other strategies. Through enhancing corporate resilience, these strategies demonstrate a realistic and systematic application of risk management ideas. To bridge the gap between theory and practice regarding risk management implementation among MSMEs situated in urban regions, the study's results may be used by policymakers and business development programs to construct risk-aware support mechanisms. In the end, it proves that even tiny businesses with little resources can benefit greatly from organized risk analysis when making strategic choices.
Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Charitta Perempuan Ardimulyo Melalui Peningkatan Kapasitas Pengolahan Produk Pangan (Kue dan Bakery) Berbahan Lokal Ignatius Ismojo Herdono; Otje Herman Wibowo; Adrie Oktavio; Nanny Setiawardhani; Viony Alexandra Sutopo
Share: Journal of Service Learning Vol. 12 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/share.12.1.9-17

Abstract

Pemberdayaan perempuan desa merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan mendorong pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) terhadap kelompok Charitta Perempuan di Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, yang bergerak dalam produksi olahan pangan lokal. Program ini dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif, dengan menempatkan anggota kelompok sebagai mitra aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari persiapan, pelatihan teknis dan manajerial, pendampingan usaha, hingga monitoring dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 250–300 donat per bulan menjadi hampir dua kali lipat, diiringi konsistensi kualitas produk yang lebih baik melalui pemanfaatan peralatan semi-modern. Kelompok juga berhasil melakukan diversifikasi produk berbasis bahan lokal, seperti donat pisang, roti singkong, dan brownies ubi ungu, serta meningkatkan identitas produk melalui kemasan berlabel. Aspek manajemen usaha dan pemasaran digital juga mengalami kemajuan signifikan dengan penerapan pencatatan keuangan sederhana, strategi harga, pembagian peran, dan promosi melalui media sosial serta platform e-commerce. Dampak sosial dan psikologis terlihat dari meningkatnya motivasi, kepercayaan diri, dan solidaritas anggota kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan desa melalui intervensi terstruktur dan partisipatif tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan pangan lokal, serta membuka peluang bagi ekspansi usaha yang berkelanjutan.