p-Index From 2021 - 2026
5.853
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Artificial Intelligence and Digital Business

Analisis Pengaruh Influencer Marketing, Social Media Marketing dan Brand Image terhadap Keputusan Pembelian Produk Garnier di Tiktok Shop (Survei pada Generasi Z di Kota Bandung) Wahyudi, Faizal; Karamang, Ezra; Muttaqin, Ridlwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh Influencer Marketing, Social Media Marketing, dan Brand Image terhadap Keputusan Pembelian konsumen. Perkembangan teknologi digital dan penetrasi media sosial yang semakin masif telah mendorong perubahan perilaku konsumen dalam mencari informasi, mengevaluasi produk, hingga mengambil keputusan pembelian. Kondisi tersebut menjadikan strategi pemasaran berbasis media sosial, khususnya melalui influencer dan penguatan citra merek, sebagai elemen penting dalam memenangkan persaingan pasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengguna aktif media sosial dan memiliki pengalaman melakukan pembelian produk yang dipromosikan secara digital. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak statistik melalui serangkaian pengujian, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinieritas, dan heteroskedastisitas), serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Influencer Marketing, Social Media Marketing, dan Brand Image berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Secara parsial, Influencer Marketing dan Brand Image terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, sedangkan Social Media Marketing tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara langsung. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan sebagian besar variasi Keputusan Pembelian konsumen. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepercayaan terhadap influencer dan citra merek yang kuat memiliki peranan dominan dalam memengaruhi perilaku konsumen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran digital yang lebih efektif serta menjadi referensi akademik bagi penelitian selanjutnya yang mengkaji perilaku konsumen di era digital.
Pengaruh Brand Image, Kualitas Produk dan Electronic Word of Mouth (EWom) terhadap Keputusan Pembelian pada Produk MS Glow (Survey Terhadap Generasi Z di Kota Bandung) Sitanggang, Pernando; Karamang, Ezra; Muttaqin, Ridlwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.6070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Image, Kualitas Produk, dan Electronic Word of Mouth (eWOM) terhadap Keputusan Pembelian produk MS Glow pada Generasi Z di Kota Bandung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya persaingan industri skincare di Indonesia serta perubahan perilaku konsumen Generasi Z yang sangat dipengaruhi oleh media digital dan informasi online. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden Generasi Z di Kota Bandung yang pernah membeli atau menggunakan produk MS Glow. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Brand Image, Kualitas Produk, dan eWOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Nilai koefisien determinasi sebesar 67,7% menunjukkan bahwa variasi Keputusan Pembelian dapat dijelaskan oleh Brand Image, Kualitas Produk, dan eWOM, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian Generasi Z terhadap produk MS Glow tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas produk, tetapi juga oleh citra merek serta ulasan dan informasi yang beredar di media online. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan berorientasi pada konsumen muda.
Pengaruh Harga, Kualitas Produk, dan Sosial Media Marketing terhadap Minat Beli Ulang Produk Samsung Aryanto, Febri; Karamang, Ezra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6214

Abstract

Persaingan industri smartphone yang semakin ketat mendorong perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian penjualan awal, tetapi juga pada kemampuan mempertahankan konsumen melalui minat beli ulang. Samsung sebagai salah satu merek smartphone global mengalami fluktuasi penjualan dalam beberapa tahun terakhir, sehingga penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan konsumen dalam melakukan pembelian ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, kualitas produk, dan social media marketing terhadap minat beli ulang produk Samsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengguna dan pernah menggunakan produk Samsung, dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian disusun menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Sebelum pengujian hipotesis, dilakukan uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang produk Samsung. Sebaliknya, social media marketing tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap minat beli ulang. Namun, secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang. Temuan ini mengindikasikan bahwa keputusan pembelian ulang konsumen lebih dipengaruhi oleh pertimbangan rasional berupa kesesuaian harga dan kualitas produk dibandingkan dengan aktivitas pemasaran melalui media sosial. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan untuk memprioritaskan strategi penetapan harga yang kompetitif dan peningkatan kualitas produk guna memperkuat loyalitas konsumen.