Claim Missing Document
Check
Articles

UJI ANALISIS ALAT UKUR NON-INVASIVEREAL TIME KADAR KOLESTEROL DARAH Eka Yulia Fitri; Karina Maisoha
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 6, No 1 (2020): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2020
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolesterol adalah salah satu komponen dalam lemak. Kadar kolesterol di dalam darah merupakan salah satu indikasi bagi kesehatan tubuh. Endapan kolesterol di dalam pembuluh darah dapat mengakibatkan terjadinya penyempitan pada pembuluh darah yang merupakan salah satu penyebab dari penyakit kardiovaskuler. Penyakit kardiovaskular akibat aterosklerosis dinding pembuluh darah dan trombosis merupakan penyebab utama kematian di dunia. Umumnya, pengukuran kadar kolesterol darah dilakukan melalui prosedur invasive dengan cara mengambil sampel darah dari tubuh. Meskipun lebih akurat, prosedurinvasive cukup menyakitkan dan dapat menyebabkan fobia bagi beberapa orang. Pengembangan teknologi alat pengukur kadar kolesterol darah secara non-invasive dapat menjadi alternatif dari permasalahan tersebut.Penelitian ini merupakan uji analisis ekperimental dari prototype alat ukur kadar kolesterol darah secara non-invasive yang dikembangkan oleh Maisoha (2019). Perangkat ini dirancang untuk dapat mendeteksi kadar kolesterol dalam darah melalui penggunaan cahaya infra merah dan pengukuran dilakukan secara real time. Hasil eksperimen yang dilakukan menunjukkan bahwa akurasi kerja alat sensor dalam waktu deteksi 30 detik adalah sebesar 82,28%. Hasil uji banding menggunakan uji Mann Whitney antara perangkat pengukur real time non-invasive dengan alat invasive didapatkan nilai signifikansi 0,082.Tidak ada perbedaaan nilai antara kadar kolesterol darah yang diukur dengan menggunakan alat invasive dan perangkat pengukur real time non-invasive.  Kata kunci: Darah, kolesterol, non-invasive, prototype, penyakit kardiovaskular
KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN, DAN PELAKSANAAN PERENCANAAN PULANG YANG DILAKUKAN OLEH PERAWAT Eka Yulia Fitri; Herliawati Herliawati; Dian Wahyuni
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 4, No 1 (2018): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2018
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.102 KB)

Abstract

Perencanaan pulang merupakan kegiatan rutin dalam sistem kesehatan yang bertujuan untuk mengurangilama masa rawat dan perawatan ulang di rumah sakit, meningkatkan koordinasi layanan kepada pasiensetelah pulang dari rumah sakit sehingga menjembatani jarak antara rumah sakit dan fasilitas kesehatan dimasyarakat. Perawat merupakan salah satu multidisiplin yang memiliki kompetensi dalam melakukanpengkajian secara komprehensif dan mampu mengelola proses perawatan pasien. Saat ini perencanaanpulang hanya dilakuka pada tahapan-tahapan yang penting saja, dan detail-detail kecil perencanaanpulang seringkali diabaikan pelaksanaannya oleh perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikarakteristik, tingkat pengetahuan, dan pelaksanan perencanaan pulang yang dilakukan oleh perawat.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 63orang perawat di RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang. Hasil penelitian menunjukkan 82,54%responden berjenis kelamin perempuan, 85,71% usia responden dalam rentang usia 21-39 tahun, 39,68%responden dengan latar pendidikan S1/Ners, 61,90% responden bekerja dalam rentang 0-5 tahun, dan55,56% perawat berada dalam level karir PK 1. Sebanyak 49,21% responden memiliki pengetahuan yangbaik tentang perencanaan pulang. 34,92% responden baik dalam melaksanakan perencanaan pulang padasaat pasien masuk atau dirawat di rumah sakit. Sebanyak 28,58% responden baik dalam melaksanakanperencanaan pulang pada satu hari sebelum pasien pulang, serta sebanyak 60,32% responden baik dalammelaksanakan perencanaan pulang pada hari kepulangan pasien. Simpulan: Pendidikan dan penjelasantentang perencanaan pulang sangat diperlukan bagi perawat dalam memahami perencanaan pulang, danperlu dikembangkan model perencanaan pulang yang terstruktur agar memudahkan perawat dalammelaksanakan perencanaan pulang.Kata Kunci : karakteristik, pengetahuan, perencanaan pulang, perawat.
EFEKTIVITAS TERAPI THOUGHT STOPPING UNTUK MENURUNKAN STRES PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK CEREBRAL PALSY DI YAYASAN PEMBINAAN ANAK CACAT Dian Pramonasari; Khoirul Latifin; Eka Yulia Fitri
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 6, No 1 (2020): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2020
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres ibu yang memiliki anak cerebral palsy diakibatkan oleh adanya pikiran negatif terhadap suatu peristiwa sehingga mempengaruhi kesehatan fisik, emosi, dan perilaku sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi thought stopping untuk menurunkan stres ibu yang memiliki anak cerebral palsy. Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif denganmenggunakan rancangan penelitian pre experimental design dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Sampel penelitian berjumlah 18 orang responden dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu skala stres Parenting Stress Index–short form (PSI-SF). Terapi thought stopping dilakukan 3 kali pertemuan selama 1 minggu. Setiap pertemuan 30-45 menit disesuaikan dengan ketersediaan waktu subjek. Hasil penelitian menyatakan terdapat perbedaan yang bermakna antara skor stres pada ibu sebelum dan setelah diberikan intervensi dengan nilai signifikan 0,000 atau p-value< dari 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkanterapi thought stopping dapat digunakan untuk menurunkan stres pada ibu yang memiliki anak cerebral palsy. Kata kunci: Cerebral palsy, stres, terapi thought stopping
Pengaruh Discharge Planning Model LIMA terhadap Kesiapan Pulang pada Pasien dengan Diabetes Melitus Eka Yulia Fitri; Dhona Andini; Jum Natosba
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.424 KB) | DOI: 10.32584/jkmk.v3i1.443

Abstract

Discharge planning atau perencanaan pulang bertujuan untuk mempertahankan kontinuitas perawatan lanjutan di rumah setelah pasien dipulangkan dari rumah sakit. Discharge planning yang efektif mampu menjamin pasien dan keluarga melakukan tindakan perawatan paliatif lanjutan yang aman dan realistis setelah meninggalkan rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan discharge planningmodel LIMA terhadap kesiapan pasien dengan penyakit diabetes melitus dan keluarga dalam menghadapi pemulangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan quasi eksperimental yang dilakukan di dua ruang rawat inap pada RS X Palembang. Sebanyak 31 pasien diabetes melitus dinilai skor kesiapan pulang sebelum dan setelah intervensi discharge planning model LIMA dengan menggunakan kuesioner RHDS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam skor rata-rata kesiapan pulang pre-test dan post-test, yang berarti bahwa ada pengaruh discharge planningmodel LIMA terhadap kesiapan pulang di antara pasien dengan diabetes melitus. 
COPING MECHANISM OF BREAST CANCER PATIENTS UNDERGOING CHEMOTHERAPY DURING THE COVID-19 PANDEMIC Mutia Nadra Maulida; Putri Widita Muharyani; Eka Yulia Fitri; Karolin Adhisty
Conferences of Medical Sciences Dies Natalis Vol. 3 No. 1 (2021): Conference of Medical Sciences Dies Natalis Faculty of Medicine Universitas Sri
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.35 KB)

Abstract

Cancer is one of the most common non-communicable and chronic diseases in the world, one of them is breast cancer. Breast cancer is a disorder in the growth of normal breast cells which is characterized by abnormal cells arising from normal cells that can infiltrate lymph tissue and blood vessels. This will have a major impact on patients undergoing chemotherapy and their families, especially during the COVID-19 pandemic. Not only physically but also psychologically, economically and in other aspects of life, which certainly affect the coping mechanisms of patients and families. One of the support efforts that can be provided by nurses as educators is the intensification of health education activities through community service activities in the form of counseling and coaching to improve the coping mechanisms of breast cancer patients.
COMMUNITY EMPOWERMENT BY INCREASING KNOWLEDGE IN HANDLING EMERGENCIES AT HOME DURING THE COVID-19 PANDEMIC Dhona Andhini; Hikayati Hikayati; Eka Yulia Fitri Y; Dian Wahyuni
Conferences of Medical Sciences Dies Natalis Vol. 3 No. 1 (2021): Conference of Medical Sciences Dies Natalis Faculty of Medicine Universitas Sri
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.779 KB)

Abstract

The Covid-19 pandemic is still one of the causes of high morbidity and mortality rates worldwide, including in Indonesia. One of the causes of the high morbidity and mortality rates in Covid-19 sufferers is due to inappropriate treatment when self-isolated at home. This lack of care is due to a lack of public knowledge in caring for COVID-19 sufferers at home, especially for patients with comorbid diseases such as cardiovascular, gastrointestinal, and pulmonary diseases. Therefore, it is necessary to carry out a program to increase public knowledge to have a positive attitude in treating Covid-19 patients at home. Health education activity was conducted to provide and increase public knowledge about handling actions to overcome emergency conditions of cardiovascular, gastrointestinal, and pulmonary diseases during self-isolation at home. This activity was carried out online through the Zoom application and was attended by 72 participants. Public knowledge about handling emergency conditions of cardiovascular, gastrointestinal, or pulmonary disease in self-isolating patients at home still needs to be improved.
Respon Stres Pada Pasien Kritis Eka Yulia Fitri Y
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 1 No. 1 (2014): Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Respon stres baik akibat trauma fisik atau sepsis akan menyebabkan terjadinya perubahan pada sistemmetabolik dan hormonal dalam rangka mempertahankan homeostasis tubuh. Respon stres yang berlangsungintensif dan lama akan berhubungan dengan peningkatan angka morbiditas dan mortalitas. Pada pasien dalamkondisi kritis, sulit untuk melakukan mekanisme pertahanan, sehingga dapat dengan mudah mengalamiketidakseimbangan yang dapat mengancam homeostasis tubuh. Respon metabolik diawali dengan fase ebb,yang ditandai dengan hipoperfusi jaringan dan penurunan aktivitas metabolik secara keseluruhan danberlangsung selama 12-24 jam, dan berlanjut pada fase flow dengan puncak fase ini adalah sekitar 3-5 hari.Selain itu terjadi hipermetabolisme protein dan glukosa, serta perubahan pada cairan dan elektrolit. Responhormonal, akan diaktivasi aksis hypothalamic-pituitary-adrenal (HPA) yang salah satu dampaknya adalahmencetuskan sinyal anti inflamasi sistemik, ditandai dengan penurunan kadar beberapa mediator proinflamasi.Mediator inflamasi (TNF-α, IL-1, dan IL-6) mengeluarkan substrat dari jaringan host untuk membantuaktivitas limfosit T dan B. Mediator inflamasi berperan dalam terjadinya systemic inflammatory responsesyndrome (SIRS), dan dapat berkembang menjadi multiple organ dysfunction syndrome (
Pengaruh Hypnoparenting Terhadap Status Gizi Balita Arie Kusumaningrum; Eka Yulia Fitri
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 2 No. 2 (2015): Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Daun Senggani (Melastoma malabathricum L.) merupakan salah satu dari tanaman obat yang dipergunakan untuk mengobati beberapa penyakit, salah satunya diare yang masih menjadi penyakit endemic di Indonesia. Metode: Penelitian eksperimental secara in vitro yang dilakukan di Laboratorium Bersama Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya untuk menginvestigasi kemampuan antibakteri dari daun senggani terhadapEscherichia coli ATCC 25922 dibandingkan dengan ciprofloxacin sebagai control positif. Hasil: Fraksi Etil Asetat dan methanol dari daun senggani mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dengan masing-masing nilai Konsentrasi Hambat Minimum pada 250 µg/ml and 1000 µg/ml. Simpulan: Fraksi aktif ekstrak daun senggani mempunyai kemampuan antibakteri terhadap Escherichia coli dalam media agar
PENGARUH TERAPI NATURE SOUNDS TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PASIEN DENGAN SINDROMA KORONARIA AKUT Eka Yulia Fitri; Dhona Andhini
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 3 No. 1 (2016): Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terapi nature sounds berpengaruh positif terhadap gangguan tidur yang sering dialami oleh pasien sindroma koronaria akut (SKA).Metode: Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling pada pasien dengan SKA yang dirawat di ruang CVCU RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang berjumlah 13 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata kualitas tidur (29,18±13,47, p value 0,000) dan tingkat kebisingan (19,69±16,68, p value 0,001) sebelum dan setelah pemberian terapi nature sounds. Simpulan: Terapi nature sounds dianjurkan untuk diberikan kepada pasien SKA yang mengalami gangguan tidur karena bersifat sedatif, aman, dan mudah digunakan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SYSTEMIC INFLAMMATORY RESPONSE SYNDROME DI RUANG ICU RSUD LAHAT Burman Hedi; Eka Yulia Fitri; Hikayati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 4 No. 1 (2017): Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Systemic Inflammatory Response Syndrome (SIRS) merupakan respon inflamasi sistemik yang diakibatkan adanya insults atau stimulus yang berbahaya bagi tubuh. Deteksi sedini mungkin adanya tanda SIRS merupakan upaya penting yang bertujuan menurunkan tingginya angka mortalitas pasien kritis di ruang ICU. SIRS yang tidak segera ditangani akan mengakibatkan sepsis, sepsis berat, syok septik dan Multiple Organ Dysfuntion Syndrome (MODS), Multiple Oran Failure (MOF) hingga menyebabkan kematian. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi menggunakan metode observasional dan pendekatan cross sectional untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian SIRS meliputi usia, jenis kelamin, kasus infeksi, kasus non infeksi serta kasus bedah dan kasus non bedah. Populasi penelitian adalah pasien yang dirawat di ICU, pengambilan sampling menggunakan metode consecutive sampling berjumlah 47 responden.Hasil: Hasil penelitian didapat kejadian SIRS sebanyak 66%, usia dewasa akhir ≥ 61 tahun sebanyak 57,4%, jenis kelamin laki-laki 63%, kasus infeksi 51,1% dan kasus bedah 61,7%. Hasil anasisis menggunakan uji chi square pada tingkat kepercayaan 95% (p value = 0,05) menunjukkan adanya hubungan bermakna antara usiadengan kejadian SIRS (p value = 0,009), jenis kelamin dengan kejadian SIRS (p value = 0,007), kasus infeksi dengan kejadian SIRS (p value = 0,010) dan kasus bedah dengan kejadian SIRS (p value = 0,014). Simpulan: Faktor usia, jenis kelamin, kasus infeksi serta kasus bedah perlu dipertimbangkan untuk identifikasi SIRS sebagai deteksi dini sepsis.