Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Praktik Pemberian Makanan Aktif Responsif: Mendukung Program Pemerintah dalam Mencegah Stunting dan Meningkatkan Gizi Anak di Desa Sakatiga Indralaya Ogan Ilir Kusumaningrum, Arie; Fitri, Eka Yulia; Idriansari, Antarini; Sari, Indah Purnama
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18485

Abstract

Pendahuluan: Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan untuk mencegah stunting adalah pemberian makanan aktif responsif (OPMAR) pada balita. Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita di Desa Sakatiga, Kabupaten Ogan Ilir, dalam praktik OPMAR. Metode: Program ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan pretest dan postest. Sebanyak 30 ibu balita mengikuti rangkaian kegiatan edukasi interaktif, ceramah, diskusi, serta simulasi penyusunan menu berbasis bahan pangan lokal. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 12,73 menjadi 14,20 (kenaikan 7,74%). Skor praktik dan sikap meningkat dari 2,17 menjadi 2,80 (kenaikan 29,2%). Uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan (p<0,05). Kesimpulan: Program ini efektif meningkatkan pengetahuan dan praktik ibu balita dalam pemberian makanan aktif responsif sebagai upaya pencegahan stunting.
Knowledge, Attitude, and Willingness to Perform Basic Life Support among Online Motorcycle Taxi Drivers Salsabila, Raisa; Fitri, Eka Yulia; Maulida, Mutia Nadra
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.4063

Abstract

Cardiac arrest is one of the emergency conditions that can occur anywhere and can result in death if not treated immediately. Handling cardiac arrest can be done by providing basic life support by the community, including online motorcycle taxi drivers. Knowledge, attitudes and willingness of helpers in performing basic life support measures are needed to reduce the risk of death in victims of cardiac arrest. Objective: This research aims to determine the level of knowledge, attitudes, and willingness to perform basic life support among online motorcycle taxi drivers in Palembang city. Methods: A quantitative methods using descriptive study approach was conducted at Palembang City, South Sumatera, Indonesia in 2023. In this study, 106 online motorcycle taxi drivers were assigned using accidental sampling. The knowledge, attitude, and willingness to perform basic life support was assessed using a questionnaire. A descriptive analysis was conducted to describe the frequency and percentages of the variables. Results: The results showed that 46.2% of respondents had sufficient knowledge, 54.7% of respondents had a positive attitude, and 95.3% of respondents had a willingness to perform cardiopulmonary resuscitation to immediate family members and relatives. The main factors of unwillingness to perform cardiopulmonary resuscitation were the situation of the victim (42.5%). Conclusion: Not all respondents have good knowledge, positive attitudes and willingness to perform cardiopulmonary resuscitation, so a strategy is required to provide basic life support education and training to the community.
Pengaruh Discharge Planning Model LIMA terhadap Kesiapan Pulang pada Pasien dengan Diabetes Melitus Eka Yulia Fitri; Dhona Andini; Jum Natosba
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v3i1.443

Abstract

Discharge planning atau perencanaan pulang bertujuan untuk mempertahankan kontinuitas perawatan lanjutan di rumah setelah pasien dipulangkan dari rumah sakit. Discharge planning yang efektif mampu menjamin pasien dan keluarga melakukan tindakan perawatan paliatif lanjutan yang aman dan realistis setelah meninggalkan rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan discharge planningmodel LIMA terhadap kesiapan pasien dengan penyakit diabetes melitus dan keluarga dalam menghadapi pemulangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan quasi eksperimental yang dilakukan di dua ruang rawat inap pada RS X Palembang. Sebanyak 31 pasien diabetes melitus dinilai skor kesiapan pulang sebelum dan setelah intervensi discharge planning model LIMA dengan menggunakan kuesioner RHDS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam skor rata-rata kesiapan pulang pre-test dan post-test, yang berarti bahwa ada pengaruh discharge planningmodel LIMA terhadap kesiapan pulang di antara pasien dengan diabetes melitus.Â