p-Index From 2021 - 2026
8.024
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship (IJBE) EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Akuntansi dan Pajak AdBispreneur Jurnal Inovasi Bisnis (Inovbiz) IJEBD (International Journal Of Entrepreneurship And Business Development) JABE (Journal of Applied Business and Economic) JURISMA: Jurnal Riset Bisnis & Manajemen Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Business Innovation and Entrepreneurship Journal Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Business Management Journal Program Studi Manajemen Jurnal Investasi Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Journal of Management and Business Environment (JMBE) Jurnal Disrupsi Bisnis Jurnal Terapan Manajemen dan Bisnis Jurnal Manajemen Sains dan Organisasi (JMSO) Entrepreneur : Jurnal Bisnis Manajemen dan Kewirausahaan Bahtera Inovasi Jurnal USAHA Jurnal Bisnis dan Manajemen (JBM) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Jurnal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan ITQAN: Journal of Islamic Economics, Management, and Finance Journal Research of Social Science, Economics, and Management Eduvest - Journal of Universal Studies Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Journal of Multi Disciplines Science IIJSE Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALYSIS OF ISLAMIC ORGANIZATIONAL CULTURE IN FOSTERING ORGANIZATIONAL INNOVATION ON RABBANI HOLDING, BANDUNG Purbasari, Ratih; Novel, Nurillah Jamil Achmawati
AdBispreneur Vol 1, No 1 (2016): Adbispreneur
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.047 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v1i1.9092

Abstract

This study raised concerns about the Islamic culture on Rabbani Holding, which has been widely known as a company that produces products of Islamic fashion in Bandung and has received awards from various institutions. Nevertheless, Rabbani  keep innovating organization driven by company dynamic and its cultural values. Research on islamic culture at a fashion company area  is still rare in Bandung due to fashion business itself has been just rapidly growing in recent years. Thus, it becomes very interesting subject to study, especially if associated with organizational innovation. This study used qualitative research methods through extracting information (interviews) in depth, literature, and field observations. Data processed by the coding technique and analyzed descriptively. The results showed that Islamic organizational culture in Rabbani Holding has been implemented consistently and continously evolving. Islamic culture which has been applied in Rabbani is fundamental in driving performance in all its business functions, where its culture consists of consumer focus, employee focus, quality focus and organization focus which includes the core values of Rabbani organizational  innovation.
PEMETAAN UMKM INDUSTRI KREATIF DI WILAYAH PRIANGAN TIMUR: IDENTIFIKASI KEUNGGULAN DAYA SAING LOKAL Purbasari, Ratih; Chandra, Wijaya; Rahayu, Ning; Maulina, Erna
AdBispreneur Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewiraus
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.175 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i1.16083

Abstract

ABSTRACT This research tries to improve local competitive advantage through of creative industry potentials development. The research method used is qualitative approach and contextual technique of local competitive advantage development in East Priangan region with the following stages (1) Collecting secondary data through literature review and related intitutions (2) Understanding of local competitive advantage and creative industries concept (3) Mapping creative industries potential (4) Identifying the most potentialy creative industries and analysis. The results showed that the sub-sectors of the most potential creative industry in each region are the Mendong Handicraft Industry (Tasikmalaya City), the Akar Wangi Handicraft Industry (Garut Regency), the Coconut Handicraft Industry (Ciamis Regency) according to the competitive advantage concept. They also have local resources and supported by government protection policies. Moreover they have both domestic and foreign markets. In order to have competitive advantage sustainability, required collaboration and cooperation of all related parties in an entrepreneurial ecosystem of each creative industry regions.  Keywords : Local Competitive Advantage, Creative Industry, East Priangan, ABSTRAKPenelitian ini berupaya untuk membantu meningkatkan keunggulan daya saing lokal melalui pengembangan potensi industri kreatif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan teknik kontekstual mengenai pengembangan keunggulan daya saing lokal di wilayah Priangan Timur dengan tahapan (1) Mengumpulkan data sekunder melalui tinjauan pustaka dan institusi terkait (2) Pemahaman konteks keunggulan daya saing lokal dan industri kreatif (3) Pemetaan potensi industri kreatif (4) Identifikasi industri kreatif yang paling berpotensi dan analisisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subsektor dari industri kreatif yang paling berpontensi di masing-masing daerah adalah Industri Kerajinan Anyaman Mendong (Kota Tasikmalaya), Industri Kerajinan Akar Wangi (Kab. Garut), Kerajinan Lidi Kelapa (Kab. Ciamis) berdasarkan konsep keunggulan daya saing, memiliki sumber daya lokal dan dukungan kebijakan perlidungan dari pemerintah, serta telah memiliki pasar domestik dan luar negeri. Untuk memiliki keunggulan daya saing berkelanjutan, dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama dari semua pihak yang terlibat di dalam ekosistem kewirausahaan di setiap wilayah industri kreatif tersebut.Kata kunci : Keunggulan Daya Saing Lokal, Industri Kreatif, Priangan Tim
PEMETAAN UMKM INDUSTRI KREATIF DI WILAYAH PRIANGAN TIMUR: IDENTIFIKASI KEUNGGULAN DAYA SAING LOKAL Ratih Purbasari; Wijaya Chandra; Ning Rahayu; Erna Maulina
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.175 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i1.16083

Abstract

ABSTRACT This research tries to improve local competitive advantage through of creative industry potentials development. The research method used is qualitative approach and contextual technique of local competitive advantage development in East Priangan region with the following stages (1) Collecting secondary data through literature review and related intitutions (2) Understanding of local competitive advantage and creative industries concept (3) Mapping creative industries potential (4) Identifying the most potentialy creative industries and analysis. The results showed that the sub-sectors of the most potential creative industry in each region are the Mendong Handicraft Industry (Tasikmalaya City), the Akar Wangi Handicraft Industry (Garut Regency), the Coconut Handicraft Industry (Ciamis Regency) according to the competitive advantage concept. They also have local resources and supported by government protection policies. Moreover they have both domestic and foreign markets. In order to have competitive advantage sustainability, required collaboration and cooperation of all related parties in an entrepreneurial ecosystem of each creative industry regions.  Keywords : Local Competitive Advantage, Creative Industry, East Priangan, ABSTRAKPenelitian ini berupaya untuk membantu meningkatkan keunggulan daya saing lokal melalui pengembangan potensi industri kreatif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan teknik kontekstual mengenai pengembangan keunggulan daya saing lokal di wilayah Priangan Timur dengan tahapan (1) Mengumpulkan data sekunder melalui tinjauan pustaka dan institusi terkait (2) Pemahaman konteks keunggulan daya saing lokal dan industri kreatif (3) Pemetaan potensi industri kreatif (4) Identifikasi industri kreatif yang paling berpotensi dan analisisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subsektor dari industri kreatif yang paling berpontensi di masing-masing daerah adalah Industri Kerajinan Anyaman Mendong (Kota Tasikmalaya), Industri Kerajinan Akar Wangi (Kab. Garut), Kerajinan Lidi Kelapa (Kab. Ciamis) berdasarkan konsep keunggulan daya saing, memiliki sumber daya lokal dan dukungan kebijakan perlidungan dari pemerintah, serta telah memiliki pasar domestik dan luar negeri. Untuk memiliki keunggulan daya saing berkelanjutan, dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama dari semua pihak yang terlibat di dalam ekosistem kewirausahaan di setiap wilayah industri kreatif tersebut.Kata kunci : Keunggulan Daya Saing Lokal, Industri Kreatif, Priangan Tim
IDENTIFIKASI AKTOR DAN FAKTOR DALAM EKOSISTEM KEWIRAUSAHAAN : KASUS PADA INDUSTRI KREATIF DI WILAYAH PRIANGAN TIMUR, JAWA BARAT Ratih Purbasari; Chandra Wijaya; Ning Rahayu
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 3 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v5i3.29003

Abstract

This study aims to identify actors and factors involved in the process of knowledge transfer through various networks in the entrepreneurial ecosystem, by taking the case of the creative industry in the East Priangan region which is recognized as having competitive advantages. This identification is important to determine the actors and factors involved in the creative industry entrepreneurial ecosystem in the East Priangan region as an effort to improve the quality of entrepreneurship. The research method used is a qualitative approach and contextual techniques regarding knowledge transfer with the stages (1) Collecting secondary data through literature review (2) Understanding the concept of entrepreneurial ecosystems and creative industries (3) Identifying actors and factors that play a role in the entrepreneurial ecosystem and their analysis. Data collection was carried out by in-depth interview observation. From the research results identified social community actors (surrounding communities) as the most important actors in the entrepreneurial ecosystem and supporting service factors are factors that are incompatible with the entrepreneurial ecosystem model that is the reference in this study. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan aktor dan faktor yang terlibat dalam proses transfer pengetahuan melalui berbagai jaringan yang ada di dalam ekosistem kewirausahaan, dengan mengambil kasus pada industri kreatif di wilayah priangan timur yang diakui telah memiliki keunggulan daya saing. Identifikasi ini penting dilakukan untuk mengetahui aktor dan faktor yan terlibat dalam ekosistem kewirausahaan industri kreatif di wilayah Priangan Timur sebagai upaya peningkatan kualitas kewirausahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan teknik kontekstual mengenai transfer pengetahuan dengan tahapan (1) Mengumpulkan data sekunder melalui tinjauan pustaka, (2) Pemahaman konsep ekosistem kewirausahaan dan industri kreatif, dan (3) Identifikasi aktor dan faktor yang berperan dalam ekosistem kewirausahaan dan analisisnya. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam. Dari hasil penelitian diidentifikasikan aktor masyarakat sosial (masyarakat sekitar) sebagai aktor yang paling berperan di dalam ekosistem kewirausahaan, serta faktor layanan pendukung merupakan faktor yang tidak sesuai dengan model ekosistem kewirausahaan yang menjadi acuan pada penelitian ini.  
ANALYSIS OF ISLAMIC ORGANIZATIONAL CULTURE IN FOSTERING ORGANIZATIONAL INNOVATION ON RABBANI HOLDING, BANDUNG Ratih Purbasari; Nurillah Jamil Achmawati Novel
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.047 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v1i1.9092

Abstract

This study raised concerns about the Islamic culture on Rabbani Holding, which has been widely known as a company that produces products of Islamic fashion in Bandung and has received awards from various institutions. Nevertheless, Rabbani  keep innovating organization driven by company dynamic and its cultural values. Research on islamic culture at a fashion company area  is still rare in Bandung due to fashion business itself has been just rapidly growing in recent years. Thus, it becomes very interesting subject to study, especially if associated with organizational innovation. This study used qualitative research methods through extracting information (interviews) in depth, literature, and field observations. Data processed by the coding technique and analyzed descriptively. The results showed that Islamic organizational culture in Rabbani Holding has been implemented consistently and continously evolving. Islamic culture which has been applied in Rabbani is fundamental in driving performance in all its business functions, where its culture consists of consumer focus, employee focus, quality focus and organization focus which includes the core values of Rabbani organizational  innovation.
ANALISIS KOPERASI MODERN DI ERA DIGITAL : FROM VALUES TO GREATNESS Ratih Purbasari; Sam'un Jaja Raharja
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 3 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v6i3.36272

Abstract

This study aims to analyze modern cooperatives in the digital era by raising the locus of cooperatives in the Greater Bandung Region. This study uses mixed methods (Mixed Methods) with a descriptive approach. This research was conducted on cooperatives in the Greater Bandung Region covering Bandung City, West Bandung Regency, Cimahi City and Bandung Regency by involving 40 cooperative administrators as respondents and 10 informants. The research data were analyzed descriptively qualitatively by using a triangulation process. The results of the study show that the condition of modern cooperatives as a whole is in a very good category, so it has the potential to continue to be developed towards digitalization. Suggestions for further research is to examine the innovation and productivity of modern cooperatives using a system dynamics approach. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis koperasi modern di era digital dengan mengangkat lokus koperasi di Wilayah Bandung Raya. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada koperasi di Wilayah Bandung Raya mencakup Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung dengan melibatkan 40 pengurus koperasi sebagai responden dan 10 informan. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan proses triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi koperasi modern secara keseluruhan berada dalam kategori yang sangat baik, sehingga memiliki potensi untuk dapat terus dikembangkan ke arah digitalisasi. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah mengkaji inovasi dan produktivitas koperasi modern dengan menggunakan pendekatan sistem dinamika.
PELATIHAN SOCIAL MEDIA MARKETING BAGI PENGURUS KOPERASI-KOPERASI DI KECAMATAN PANYILEUKAN KOTA BANDUNG Sam'un Jaja Raharja; Herwan Abdul Muhyi; Arianis Chan; Ratih Purbasari
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i1.36042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan, ketrampilan dan penggunaan Social Media Marketing pada koperasi-koperasi di Kecamatan Panyileukan Kota Bandung. Hal ini didasarkan atas fakta bawah salah satu masalah yang dihadapi koperasi pada umumnya, dan koperasi-koperasi di Kecamatan Panyileukan Kota Bandung pada khususnya berkaitan dengan pemasaran produk atau jasa. Selama ini kegiatan pemasaran dilakukan secara konvensional, bahkan terbatas pada anggotanya.  Sementara dengan semakin berkembangnya teknologi internet, ada alternatif pemasaran secara online. Untuk dapat melakukan pemasaran secara online   dibutuhkan pengetahuan media sosial. Berdasarkan hasil indentifikasi masalah dibutuhkan upaya pelatihan Social Media Marketing bagi Para Pengurus Koperasi di Kecamatan Panyileukan Kota Bandung. Tujuan pelatihan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam penggunaan media sosial dalam kegiatan usaha koperasi. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap analisa awal, dimana dilakukan survei, observasi dan pelibatan pihak terkait lainnya. Tahap kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan melibatkan narasumber internal dan narasumber eksternal. Hasil pelaksanaan pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kepemilikan marketplace, pengetahuan umum media sosial dan pengetahuan teknis media sosial pemasaran peserta.  Disarankan adanya bimbingan teknis lebih lanjut agar pasar peserta dapat mengimplementasikan social media marketing dalam pemasaran produk dan jasa pada koperasinya
PEMANFAATAN LAHAN KOSONG: MENGUPAYAKAN KETAHANAN PANGAN GLOBAL DALAM KESEHARIAN MASYARAKAT LOKAL DI RW 12, DESA SAYANG, JATINANGOR, SUMEDANG Zaenal Muttaqin; Deasy silvya Sari; Ratih Purbasari
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2018): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.718 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v5i3.20062

Abstract

Jatinangor telah mengalami perubahan. Lahan pertanian telah berubah menjadi area perumahan, komplek, bahkan apartemen. Meski demikian, tidak sedikit dari tanah-tanah yang ada dibiarkan kosong, terbengkalai, dan tidak terurus. Selain tidak enak dipandang, tanah-tanah kosong dikhawatirkan menjadi sarang ular, banyak nyamuk, bahkan menjadi tempat pembuangan sampah secara sembarangan. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan pemanfaatan tanah-tanah kosong di perumahan RW 12, Dusun Caringin, Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Sumedang, sebagai upaya membangun perilaku ketahanan pangan dalam keseharian masyarakat lokal. Metode yang dipergunakan adalah eksperimen. Masyarakat memanfaatkan tanah-tanah kosong untuk ditanami dengan tanaman yang dikonsumsi sehari-hari, seperti sayuran, tanaman bumbu-bumbu, dan umbi-umbian. Hasil dari eksperimen ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan lahan kosong akan memberikan beberapa manfaat bagi masyarakat berupa: terpeliharanya lingkungan dan adanya ketersediaan pangan segar.
PENDEKATAN BERORIENTASI ENTREPRENEURIAL UNTUK MENGAJAR CORPORATE ENTREPRENEURSHIP DI TINGKAT MAGISTER UNIVERSITAS PADJADJARAN Hasan Al Farisi; Margo Purnomo; Ratih Purbasari
Jurnal USAHA Vol 2, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/juuk.v2i2.777

Abstract

 Tujuan  dari penulisan artikel ini adalah untuk mengeksplorasi metode pendekatan entrepreneurial (entrepreneurial-directed) dalam pengajaran CE dengan mengambil studi kasus pada tingkatan magister mahasiswa universitas Padjadjaran. Memanfaatkan metode kualitatif dan observasi untuk mendalami lebih jauh pemahaman dan pandangan mahasiswa secara subjektif untuk melihat bagaimana pendekatan entrepreneurial dapat menjadi efektif dan mempengaruhi pembelajaran CE. Hasil yang didapatkan di dalam penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran non akademis dimana dosen berperan sebagai fasilitator dan mahasiswa sebagai orang yang mengeksplorasi lebih jauh teori yang di dapatkan serta memainkan permainan peran (role-playing) untuk mendapatkan pengalaman masih menjadi efektif di tingkatan mahasiswa magister universitas Padjadjaran.
PENGARUH EMPLOYER BRAND TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA Ratih Purbasari; Leti Arinawati; Suryanto Suryanto
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 8, No 2 (2021): JABE (Journal of Applied Business and Economic)
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jabe.v8i2.9264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh employer brand terhadap employee engagement pada karyawan generasi millennials PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Witel Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survey menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi dengan ukuran 38 orang. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari deskripsi data variabel penelitian, analisis regresi linier sederhana, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa variabel employer brand (X) berada dalam kategori tinggi dengan skor sebesar 3707 dan  variabel employee engagement (Y) juga berada dalam kategori tinggi dengan skor sebesar 2562. Untuk nilai tingkat sensitivitas employer brand terhadap employee engagement karyawan millennials PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Witel Bandung adalah 44% yang ditunjukkan dengan koefisien regresi Y = 29,12 + 0,44X dan koefisien determinasi (KD) sebesar 37,6%. Dalam uji hipotesis, diperoleh  p-value (0,000) < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah  bahwa variabel employer brand mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel employee engagement karyawan generasi millennials PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Witel Bandung, dimana variabel employee engagement memberikan  kontribusi sebesar 37,6% terhadap variabel employer brand, sementara sisanya 62,4% berasal dari konstribusi  variabel lainnya.