Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Tendon and Nerve Gliding Exercise untuk Mengurangi Nyeri Pergelangan Tangan pada Pekerja Jaja Gipang Yasoda, Ni Made Hari; Parwata, I Made Yoga; Larashati, Ni Putu Dwi; Permadi, Agung Wahyu
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i2.2472

Abstract

Latar Belakang: Keluhan musculoskeletal merupakan salah satu contoh penyakit akibat kerja yang dapat timbul di tempat kerja. Keluhan pergelangan tangan dan telapak tangan adanya tanda-tanda dan gejala mati rasa jari. Tendinitis merupakan salah satu keluhan pergelangan pada tangan yang salah satunya disebabkan oleh faktor pekerjaan seperti postur yang tidak baik secara terus menerus dapat menyebabkan inflamasi pada tendon. Pemberian tendon and nerve gliding exercise sebagai salah satu penanganan terhadap keluhan pada tangan yang dapat mengurangi rasa nyeri pada terowongan carpal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh tendon and nerve gliding exercise terhadap penurunan nyeri gerak pergelangan tangan pada pekerja jaja gipang di UD.Mutiara Indah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh tendon and nerve gliding exercise terhadap penurunan nyeri gerak pergelangan tangan pada pekerja jaja gipang di UD.Mutiara Indah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan design one group pre-test and post-test dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Dengan jumlah sampel dalam penelitian adalah 9 orang pekerja jaja gipang. Intervensi dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. pengukuran nyeri dilakukan dengan menggunakan alat ukur visual analog scale (VAS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-Test menunjukan nilai signifikan yaitu 0,000 (p<0,005) sehingga terdapat peningkatan yang signifikan setelah pemberian intervensi. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian bahwa, dapat disimpulkan bahwa tendon and nerve gliding exercise berpengaruh terhadap penurunan nyeri pergelangan tangan pada pekerja jaja gipang di UD. Mutiara Indah.
Pelatihan Dasar Pemrograman HTML dan CSS Untuk Pelajar Nofriadi, Nofriadi; Kurniawan, Edi; Permadi, Agung
Jurnal Pengabdian Harapan Bangsa Vol. 3 No. 2: Mei 2025
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jphb.v3i2.363

Abstract

Dalam era teknologi sekarang, informasi sangat mudah untuk di akses. Informasi tersebut harus disuusn secara terstruktur dan sistematis sesuai dengan aturannya. Dalam membuat informasi tersebut, dapat dilakukan melalui pembuatan website. Pembuatan website untuk sekarang ini harus lah dapat dilakukan oleh para pelajar. Pentingnya memberikan pelatihan dasar dalam HTML dan CSS kepada siswa sebagai bagian dari pengenalan mereka pada dunia pengembangan web. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali pelajar dengan pemahaman dasar tentang bagaimana membangun dan mendesain halaman web yang fungsional dan estetis. Dalam Kegiatan ini, berbagai metodologi pengajaran digunakan, termasuk pembelajaran praktis, demonstrasi langsung, dan latihan mandiri. Siswa diperkenalkan pada konsep-konsep dasar seperti struktur HTML, penggunaan elemen dan atribut, serta prinsip-prinsip dasar CSS untuk styling. Selain itu, pelatihan ini juga mencakup pengenalan pada praktik terbaik dalam penulisan kode dan desain responsif. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan siswa dalam menggunakan HTML dan CSS. Kegiatan ini menekankan pentingnya integrasi pembelajaran pemrograman web dalam kurikulum sekolah untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di era digital. Diharapkan, dengan keterampilan dasar ini, siswa dapat mengembangkan minat yang lebih mendalam dalam bidang teknologi dan informatika, serta siap untuk mengejar pendidikan atau karir lebih lanjut dalam pengembangan web.
The Role of Physiotherapy In Physical Fitness To Measure Balance and Coordination Putra, Ida Bagus Acarya; Permadi, Agung Wahyu; Yasa, I Made Astika; Parwata, I Made Yoga
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 11 No. 4 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v11i4.1541

Abstract

Background: Physical fitness reflects the body’s ability to perform activities efficiently, supported by optimal balance and coordination. Objective: This study aimed to determine the effect of physiotherapy balance board exercises on improving balance and coordination among students at Dhyana Pura University. Methods: A pre-experimental one-group pre-test post-test design was applied using purposive sampling with 20 participants meeting the inclusion and exclusion criteria. Balance and coordination were assessed using the Standing Stork Test and Hand Wall Toss Test, respectively, before and after 12 training sessions conducted over four weeks. Results: The findings showed a notable improvement in balance, with increases of 22.4% for the right leg and 21.6% for the left leg, alongside a 24.8% enhancement in coordination after the training intervention. Statistical analysis using the paired-sample t-test indicated a significant difference in both balance and coordination (p = 0.000, p < 0.005), confirming a normal distribution and meaningful post-training improvement. These results demonstrate that consistent physiotherapy-based balance board exercises effectively enhance neuromuscular control, stability, and coordination performance. Conclusion: Balance board exercises significantly improve both balance and coordination, highlighting their effectiveness as a physiotherapeutic intervention to enhance physical fitness among university students.
PKM PUSKESMAS CURUGBITUNG: PENINGKATAN KUALITAS TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI BERBASIS WEBSITE UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN SDGS POIN 4 Permadi, Agung; Elistania, Elistania
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v4i1.29723

Abstract

Lebak Regency has the second-highest prevalence of stunted toddlers in Banten, at 27.3%. The causes are not only malnutrition among pregnant women and toddlers but also a lack of maternal understanding of parenting practices that support the development of early childhood (0-6 years). Child development encompasses physical, cognitive, social, and emotional changes from birth to adulthood. At the Curugbitung Public Health Center (Puskesmas), midwives have not been equipped with comprehensive knowledge about child development, such as the Stimulation, Detection, and Early Intervention of Child Development (SDIDTK) program from the Indonesian Ministry of Health. The focus of midwives has remained limited to the 'Growth' aspect, such as height and weight, without considering the 'Development' aspect, which includes cognitive, social, emotional, and language development. Additionally, midwives are unable to provide age-appropriate developmental stimulation due to limited knowledge, time, and facilities. The solution offered by the Community Service team (PKM) from the International Relations Study Program of Universitas Budi Luhur is training to improve the quality of early childhood development based on a website to support the achievement of SDGs goal 4. This training aims to enhance midwives' knowledge and skills in early childhood care and development, with a holistic and integrative website-based learning module. This module facilitates midwives in providing counseling to parents, thereby improving the quality of early childhood education. The outcome of this activity is an increase in knowledge, skills, and the quality of health services, as well as the transfer of knowledge and technology to the community of Curugbitung, Lebak, Banten.
HUBUNGAN OBESITAS TERHADAP MOBILITAS TORAKS SAAT PERNAPASAN INSPIRASI PADA UNIVERSITAS DHYANA PURA BALI Panyonga, Simon; Permadi, Agung Wahyu; Daryono
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2714

Abstract

Dampak obesitas adalah kondisi dimana akumulasi lemak yang abnormal/berlebihan yang dapat menimbulkan efek buruk bagi kesehatan. Mobilitas thorax terjadi perubahan ukuran distensibilitas paru dengan perubahan volume paru karena tekanan pleura dan alveoli. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan obesitas terhadapat mobilitas thorax saat pernapasan inspirasi pada mahasiswa/i. Sampel yang ambil dalam penelitian ini adalah 35 orang yang berusia 18-25 tahun yang dipilih secara sampling purposive berdasarkan dengan kriteria inklusi pada mahasiswa,yang memiliki kategori obesitas dan tidak memiliki gangguan pernapasan, obesitas diukur dengan menggunakan IMT dan mengukur mobilitas thorax diukur dengan munggunakan metline. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan pearson product momen didapatkan korelasi dengan nilai signifikan 0,000 yang menunjukan adanya korelasi antara obesitas dengan mobilitas thorax karena nilai signifikan kurang dari 0,050(p<0,50). Berdasarkan penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa terdapat korelasi serta koefesien korelasi yang kuat antara obesitas dan mobilitas thorax pada mahasiswa dimana tingkat obesitas semakin tinggi maka mobilitas thorax akan semakin rendah
Pendampingan Herbal Dan Pelatihan Senam Jantung Untuk Lansia di Desa Celuk, Sukawati, Gianyar Widhiantara, I Gede; Rosiana, I Wayan; Wiradana, Putu Angga; Sandhika, I Made Gde Sudyadnyana; Permadi, Agung Wahyu; Jawi, I Made
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 6 No. 2 (2022): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.522 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v6i2.2395

Abstract

ABSTRAKPopulasi penduduk lansia di Desa Celuk, Sukawati, Gianyar, cukup tinggi dengan rata-rata 200 orang di tiap banjar. Sebagian besar lansia menderita keluhan hipertensi yang merupakan faktor resiko penyakit jantung dan stroke. Hasil wawancara dengan beberapa penduduk Desa Celuk bahwa masyarakat lokal secara empiris masih mempertahankan tradisi pemanfaatan herbal untuk mencegah ataupun mengobati penyakit namun kurang memahami cara pengolahan, dosis dan manfaat yang tepat. Program pengadian ini dilaksanakan selama 5 bulan di Desa Adat Celuk, Sukawati Gianyar. Tujuan dari program ini yaitu mengedukasi manfaat tanaman herbal untuk pencegahan dan terapi keluhan kesehatan lansia, melatih mengolah minuman herbal yang higienis, tepat dosis, meningkatkan kesehatan fisik lansia melalui kombinasi minuman herbal dan aktifitas fisik melalui latihan senam jantung. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini berupa pendampingan dan pelatihan. Target dan luaran dari program pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam mengolah minuman herbal dan meningkatkan kesehatan fisik lansia melalui latihan senam jantung. Hasil kegiatan terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan lansia rata-rata sebesar 50,83 % dalam budidaya dan membuat minuman herbal serta melakukan senam kesehatan jantung.Kata kunci: herbal, latihan fisik, lansia, CelukABSTRACTThe elderly population in Celuk Village, Sukawati, Gianyar, is relatively high, with an average of 200 people in each Banjar. Most of the elderly suffer from hypertension, a risk factor for heart disease and stroke. The results of interviews with several residents of Celuk Village show that the local community empirically still maintains the tradition of using herbs to prevent or treat disease but does not understand how to process them, the proper dosage, and their benefits. This court program was held for 5 months in the Celuk Traditional Village, Sukawati Gianyar. The aim of this program is to educate the benefits of herbal plants for the prevention and treatment of elderly health complaints, train them to process herbal drinks that are hygienic, in the right dosage, improve the physical health of the elderly through a combination of herbal beverages and physical activity through heart exercises. The method applied to this activity is in the form of mentoring and training. The target and outcome of this service program are to increase the knowledge and skills of the elderly in processing herbal drinks and improve their physical health of the elderly through heart exercises. The results of the activity showed an increase in the understanding and skills of the elderly on average by 50.83% in cultivating and making herbal drinks and doing heart health exercises.Keywords: herbs, physical exercise, elderly, Celuk
The benefits of aerobic training for improving quality of life: A Critical Review of Study Agung Wahyu Permadi
WMJ (Warmadewa Medical Journal) Vol 4 No 2 (2019): November 2019
Publisher : Warmadewa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmj.4.2.1016.57-60

Abstract

Aerobic exercise is currently the safest sport for both young and old people. This is because aerobic training provides tiered and targeted training and acts specifically on several muscles. The general purpose of aerobic exercise isto train the body to exercise without stress and excessive psychological disturbances. Then, aerobic exercise is also done in stages such as stretching, strength, and balance of various types of muscle and joint flexibility exercises. This is very useful for the elderly to avoid injury during aerobic training and is able to reduce the psychological disorders that are often experienced by the elderly. In this review, we conclude that aerobic exercise can have a good impact especially on stress levels on quality of life in the elderly.
The Impact of Aerobic Activity Programs on Quality of Life and Cardiovascular Fitness in the Elderly: A Review Agung Wahyu Permadi; Tanjung Subrata
WMJ (Warmadewa Medical Journal) Vol 10 No 1 (2025): May 2025
Publisher : Warmadewa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmj.10.1.10603.48-58

Abstract

Aerobic activity is a gradual and targeted activity designed to enhance the body's ability to utilize cardiac and respiratory capacity (oxygen) effectively in the elderly. The growing number of elderly people and their long-term effects on psychological factors affecting their quality of life. This review aims to evaluate and synthesize scientific evidence on the effects of aerobic activity programs on quality of life and cardiovascular fitness in the elderly. This analysis uses the Preferred Reporting for Systematic Review and Meta-analysis (PRISMA) method. A systematic search was conducted by searching the Cochrane Database of Systematic Reviews, Embase, and Pubmed, independently using the terms "Aerobic", "Elderly", "Cardiovascular fitness", "Prevention", "Quality of life", "QoL", "exercise", "training", "sports", and "Physical". A total of 11 studies were included, demonstrating that engagement in aerobic physical activity leads to significant improvements in various health parameters among the elderly. These enhancements encompass cardiovascular health, physical function, and emotional well-being. A moderate, measured aerobic exercise program integrated into a daily routine can greatly benefit the health and vitality of the elderly. Such activities improve cardiovascular health, enhance physical function, and boost mental and emotional well-being, contributing to a better quality of life as we age.