Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

The Improvement of Motorcycle Washing Skills Using Task Analysis Method for Children with Mild Intellectual Disabilities in Phase F at SLB Negeri 1 Harau Ridwan, Muhammad Adek; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Ardisal, Ardisal; Taufan, Johandri; Yuliana, Syari
The Future of Education Journal Vol 4 No 7 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i7.929

Abstract

This study is based on the problems faced by students with mild intellectual disabilities in class X at SLB Negeri 1 Harau, who still experience difficulties in performing the skill of washing motorcycles. The aim of this research is to determine the improvement of motorcycle washing skills using a task analysis approach. This research is experimental, employing the Single Subject Research (SSR) design model A-B. The subject of the study is one student with mild intellectual disabilities in class X. The task analysis technique is used as the independent variable, while motorcycle washing skills serve as the dependent variable. Data were collected through performance tests and analyzed visually using a progress chart. The results of the study show that during the baseline phase (A) over three consecutive sessions, the motorcycle washing skills were at 40%. After receiving intervention using the task analysis technique for seven sessions, the skill percentage gradually increased to 53%, 60%, 73%, 80%, 86%, 93%, and eventually reached 100%. This indicates that the use of task analysis is effective in improving motorcycle washing skills for children with mild intellectual disabilities.
APLIKASI BACARA DALAM BELAJAR MEMBACA PERMULAAN UNTUK ANAK DISLEKSIA Hamida, Nazilatul; Marlina, Marlina; Iswari, Mega; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Yuliana, Syari; Triswandari, Retno; Taufan, Johandri; Arnez, Gaby
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 3 (2025): September (Regular Issue)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i3.854

Abstract

For children with learning disabilities such as dyslexia, early reading skills often present a challenge that hinders literacy achievement. Difficulty recognizing letters and connecting sounds is a major obstacle in the learning process. Therefore, innovative, interactive, and adaptive learning media are needed to meet the child's specific needs. This research aims to develop the Bacara application as an interactive learning medium to improve early reading skills in children with dyslexia. The development process uses a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model, which includes the stages of Analysis, Design, Development, and Implementation. Evaluation is limited to the Implementation stage due to time and condition limitations. The Bacara application is designed using Articulate Storyline software, equipped with material features, interactive quizzes, audio guides, and the use of dyslexia-friendly fonts. Data collection techniques and tools through observation, interviews, tests, and validation tests by media experts, material experts, and language experts. The results of the study indicate that the Bacara application is declared feasible in terms of content and appearance, practical in use, and has the potential to be used as a supporting medium in developing early reading skills in dyslexic children. This media is suitable for widespread use and is recommended to be accompanied by training for educators so that its use can run optimally according to the needs of children.
Pengembangan Media Geometry Rotation Wheel untuk Pengenalan Bentuk Geometri pada Disabilitas Intelektual Meylani Tiara Evi; Setia Budi; Ardisal, Ardisal; Safaruddin, Safaruddin; Endang Sri Handayani; Syari Yuliana; Mardhatilla Zulpiani; Yosa Yulia Nasri
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3485

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan media pembelajaran Geometry Rotation Wheel yang ditujukan untuk membantu peserta didik dengan disabilitas intelektual dalam mengenal bentuk geometri bangun datar. Latar belakang penelitian didasarkan pada hasil studi pendahuluan di SLB Amal Bhakti Sicincin yang menunjukkan rendahnya partisipasi siswa serta kurangnya efektivitas media konvensional seperti flash card dalam pembelajaran geometri. Metode yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) model Richey and Klein dengan tiga tahap perencanaan, produksi, dan evaluasi. Media yang dikembangkan kemudian divalidasi oleh ahli media dan ahli disabilitas intelektual serta diuji kepraktisannya melalui uji coba terbatas pada siswa. Dari proses validasi yang dilakukan oleh ahli memperoleh skor 91,25% kategori sangat valid, sedangkan uji praktikalitas memperoleh nilai 100% dengan kategori sangat praktis. Temuan ini membuktikan bahwa Geometry Rotation Wheel layak digunakan dalam proses pembelajaran karena tidak hanya sesuai dengan standar kelayakan media, tetapi juga mampu menarik minat siswa dalam belajar. Dengan demikian, media ini dapat menjadi alternatif pembelajaran interaktif yang mendukung pemahaman konsep geometri dasar. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengembangkan cakupan bentuk geometri yang lebih kompleks serta menambahkan fitur interaktif agar dapat menjangkau kebutuhan siswa secara lebih luas.
Efektivitas Bermain Engklek yang Dimodifikasi dalam Peningkatan Kemampuan Eksplorasi Warna pada Anak Disabilitas Intelektual Septiani, Annisa; Ardisal, Ardisal; Nurhastuti, Nurhastuti; Safaruddin, Safaruddin; Yuliana, Syari
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135084

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of playing modified hopscotch in improving color exploration skills in children with mild intellectual disabilities. This study uses a quantitative approach with an experimental method of Single Subject Research (SSR) type A-B-A design on one subject of a fourth-grade child at SLB Negeri 1 Padang. The observed color exploration skills include the ability to show and group three basic colors (red, yellow, and blue). The results showed that the color exploration skills in the form of the ability to show and group basic colors from the baseline phase (A1) carried out during four meeting sessions obtained a percentage of 25%. In the intervention phase (B) the percentage was stable in the fifth to eighth meetings for showing basic colors at 100% and in the third to eighth meetings the percentage was stable at 100% for grouping basic colors. In the baseline session (A2) which was carried out during four meeting sessions had a stable percentage of 100%. Thus, playing modified hopscotch is proven to be effective in improving color exploration skills in children with mild intellectual disabilities. 
Efektivitas Metode Bermain Sambil Belajar Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Peserta Didik Disabilitas Intelektual di SLB Negeri 1 Harau Salamah, Jihan Nur'alif; Triswandari, Retno; Nurhastuti, Nurhastuti; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Yuliana, Syari
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134655

Abstract

Kemampuan membaca permulaan menjadi aspek paling penting dalam keterampilan membaca. Karena untuk memasuki tahap membaca lanjutan seseorang memiliki kemampuan dalam membaca permulaan. Namun, pada kenyataannya masih banyak peserta didik yang masih belum bisa menguasai tahapan membaca permulaan, salah satunya peserta didik disabilitas intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode bermain sambil belajar terhadap kemampuan membaca permulaan peserta didik dengan disabilitas intelektual di SLB Negeri 1 Harau. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) desain A-B-A. Subjek penelitian adalah satu peserta didik dengan hambatan intelektual ringan. Metode bermain sambil belajar digunakan untuk membantu peserta didik dalam meciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan efektif sehingga peserta didik dengan disabilitas intelektual dapat mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes kemampuan membaca permulaan. Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan membaca permulaan pada peserta didik disabilitas intelektual setelah menggunakan metode bermain sambil belajar. 
Counting Box : Cara Seru Membuat Penjumlahan Lebih Mudah Bagi Peserta Didik Disabilitas Intelektual Syukriani, Viola; Efrina, Elsa; Marlina, Marlina; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Yuliana, Syari
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135522

Abstract

Penelitian ini berawal dari temuan di SLB Peduli Anak Bangsa Payakumbuh, di mana seorang siswa disabilitas intelektual ringan mengalami kesulitan melakukan penjumlahan hingga hasil maksimal 10. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan penjumlahan tersebut melalui penggunaan media counting box. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen Single Subject Research (SSR) desain A-B-A. Variabel terikat adalah kemampuan penjumlahan, sedangkan variabel bebas adalah media counting box. Data dikumpulkan melalui tes dan dianalisis secara visual grafik. Hasil menunjukkan kondisi baseline (A1) dengan persentase stabil 53%, intervensi (B) mencapai 80%, dan baseline (A2) meningkat menjadi 87%. Kesimpulannya, media counting box efektif meningkatkan kemampuan penjumlahan hingga hasil maksimal 10 pada peserta didik disabilitas intelektual ringan.
Meningkatkan Keterampilan Menghias Tote Bag melalui Model Direct Instruction bagi Peserta Didik Disabilitas Intelektual Ringan Afrilian, Regyna; Iswari, Mega; Tsaputra, Antoni; Trsiwandari, Retno; Yuliana, Syari
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menghias tote bag pada peserta didik disabilitas intelektual ringan melalui model direct instruction. Penelitiin ini dilakukan pada tiga peserta didik disabilitas intelektual ringan kelas IX di SLB Peduli Anak Bangsa Payakumbuh menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari empat pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan menghias tote bag. Skor keterampilan peserta didik sebelum diberikan tindakan yaitu ZA 30%, F 28%, dan JL 46%. Setelah diberikan tindakan pada siklus I, terjadi peningkatan kemampuan dengan skor perolehan ZA 66%, F 62%, dan JL 76%. Penelitian dilanjutkan pada siklus II untuk memaksimalkan kemampuan peserta didik dengan skor akhir yang didapatkan ZA 98%, F 96%, dan JL 98%. Ketiga peserta didik mampu menyelesaikan seluruh tahapan menghias tote bag secara mandiri dengan hasil akhir kerapian, keserasian pemilihan warna, dan langkah-langkah pengerjaan. Temuan ini menunjukkan bahwa model direct instruction efektif dalam meningkatkan keterampilan menghias tote bag pada peserta didik disabilitas inteektual ringan.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Huruf Braille melalui Media Scrambel bagi Peserta Didik Penyandang Disabilitas Netra Hermawan, Putrie Aura; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Taufan, Johandri; Yuliana, Syari
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan huruf Braille bagi peserta didik penyandang disabilitas netra melalui penggunaan media pembelajaran scramble. Latar belakang penelitian ini adalah kesulitan peserta didik kelas IV di SLB Negeri Binjai dalam membedakan huruf-huruf Braille yang memiliki posisi titik berlawanan, seperti huruf d, f, e, i, h, j, r, dan w. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan metode Single Subject Research (SSR) desain A–B. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang peserta didik tunanetra kelas IV yang mengalami hambatan dalam membaca permulaan huruf Braille. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, yang kemudian dianalisis secara visual baik dalam maupun antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, kemampuan membaca permulaan huruf Braille peserta didik hanya mencapai skor 69%. Setelah dilakukan intervensi dengan media scramble selama 10 sesi, skor meningkat secara signifikan menjadi 96%. Media scramble terbukti efektif dalam membantu peserta didik mengenali, membedakan, dan menyusun huruf Braille secara lebih tepat dan akurat. Selain itu, media ini juga meningkatkan motivasi, konsentrasi, dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Berdasarkan data yang diperoleh, hipotesis penelitian diterima, yaitu bahwa media scramble dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan huruf Braille pada peserta didik penyandang disabilitas netra.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Kata Melalui Media Digital Flipbook pada Peserta Didik Disabilitas Intelektual Sedang Juniarti, Veni; Tsaputra, Antoni; Budi, Setia; Yuliana, Syari
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134598

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan seorang peserta didik disabilitas intelektual yang belum mampu membaca kata padahal peserta didik sudah berada di kelas XI SMALB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media digital flipbook dalam meningkatkan kemampuan membaca kata. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen Single Subject Research (SSR) menggunakan desain A-B-A. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 19 April sampai 06 Mei 2025. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik disabilitas intelektual di kelas XI SLB Negeri 1 Sungai Pagu.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tiga sesi awal (A1), kemampuan membaca kata peserta didik tetap stabil yaitu 30%. Setelah dilakukan intervensi menggunakan media digital flipbook (B) selama tujuh sesi, kemampuan peserta didik meningkat yaitu 80%. Selanjutnya pada tiga sesi kedua (A2), kemampuan peserta didik menunjukan stabilitas yaitu 90%. Dengan demikian, penggunaan media digital flipbook  terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca kata pada peserta didik disabilitas intelektual sedang.
Meningkatkan Kemampuan Merawat Luka dalam Pembelajaran Bina Diri melalui Metode Backward Chaining bagi Disabilitas Intelektual di Sekolah Luar Biasa Risti, Hanna Nabila; Budi, Setia; Kusumastuti, Grahita; Iswari, Mega; Yuliana, Syari
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 2 (2025): Mey - August
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i2.7944

Abstract

Penelitian ini dilatarbelangi oleh permasalahan yang ditemukan di SLB Autisma Permata Bunda Bukittinggi, dimana terdapat seorang peserta didik disabilitas intelektual ringan yang belum optimal dalam merawat luka pada program bina diri. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan merawat luka dengan menggunakan metode backward chaining pada peserta didik disabilitas intelektual. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan penelitian subjek tunggal (Single Subject Research) dengan desain A-B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes praktik dengan menggunakan instrumen ceklis. Analisis data disajikan dengan grafik. Penelitian ini dilakukan pada seorang siswa disabilitas intelektual kelas IV di SLB Autisma Permata Bunda Bukittinggi. Berdasarkan analisis data yang dilakukan pada 8 pertemuan yang terbagi menjadi 2 kondisi, yaitu baseline (A) dan intervensi (B), diperoleh bahwa pada kondisi baseline (A), data menunjukkan konsistensi dengan persentase kemampuan 52% pada 3 kali pengamatan. Pada kondisi intervensi (B) terdapat peningkatan bertahap dengan persentase 70%, 88%, 92%, 92%, 92%. Oleh karena itu disimpulkan bahwa kemampuan merawat luka lecet pada peserta didik disabilitas intelektual dapat meningkat dengan menggunakan metode backward chaining. Hal ini menunjukkan bahwa metode backward chaining dapat digunakan sebagai metode pembelajaran dalam program bina diri di Sekolah Luar Biasa.