Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Bilangan Asli 1-10 Melalui Model Pembelajaran Guided Discovery Learning pada Peserta Didik Gangguan Spektrum Autisme (GSA) Lestari, Rizki; Nurhastuti, Nurhastuti; Iswari, Mega; Arnez, Gaby; Yuliana, Syari
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 6 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i6.4456

Abstract

The background of this research stems from the low ability to recognize numbers in children with ASD due to the lack of variety in teaching methods and engaging learning media. This study aims to describe the process and demonstrate the results of applying the Guided Discovery Learning (GDL) model in improving the understanding of natural numbers 1–10 in students with Autism Spectrum Disorder (ASD) at SLB Negeri Muara Bungo. This research uses Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of four meetings. The research subject is a teacher who teaches in a second-grade class. The data were collected through observation and learning outcome tests, and then analyzed qualitatively and quantitatively in a descriptive manner. The research results show a significant increase in the ability to recognize natural numbers 1–10, with the average score of students rising from 15% in the pre-cycle to 65% in Cycle I, and reaching 92% in Cycle II. This improvement demonstrates that the Guided Discovery Learning model is effective in helping GSA children understand number concepts concretely and enjoyably through exploratory activities and gradual guidance.  
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Konsonan Menggunakan Media Board Game pada Anak Disabilitas Rungu Diana, Putri; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Sopandi, Asep Ahmad; Yuliana, Syari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan bahwa dengan menggunakan board game sebagai media pembelajaran bisa meningkatkan kemampuan mengenal huruf konsonan pada peserta didik dengan hambatan pendengaran di SLB Al-Azhar Bukittinggi. Metodologi yang diterapkan adalah Single Subject Research (SSR) memakai desain A-B-A, dan data dianalisis menggunakan grafik visual. Pada pengamatan awal baseline (A1), kemampuan pengenalan huruf konsonan perolehan data 35%, 35% dan 35% yang menunjukkan perlunya intervensi. Setelah penerapan board game, terjadi peningkatan signifikan selama fase intervensi (B) dengan perolehan data 40%, 45%, 50%, 65%, 85%, 90% dan 90%. Pada kondisi baseline (A2) diperoleh data 90%, 90% dan 90%. Temuan ini menunjukkan bahwa board game efektif sebagai media pembelajaran yang menarik dan interaktif, yang membantu peserta didik disabilitas rungu dalam mengenal huruf konsonan. Kesimpulannya, penelitian ini menegaskan bahwa media pembelajaran inovatif board game dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan proses belajar peserta didik disabilitas rungu dalam mengenal huruf konsonan, serta memberikan dampak positif bagi peserta didik.
Peningkatan Keterampilan Mencuci Sepeda Motor Tanpa Sentuh melalui Model Project Based Learning Fikri, Muhammad; Damri, Damri; Nurhastuti, Nurhastuti; Yuliana, Syari
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): September - December
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8169

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan vokasional mencuci sepeda motor tanpa sentuh pada siswa disabilitas intelektual ringan yang masih kesulitan memahami penggunaan alat serta langkah kerja secara mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan mencuci sepeda motor tanpa sentuh melalui penerapan model project based learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian tindakan kelas  dengan dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas dua siswa disabilitas intelektual ringan pada kelas vokasional perbengkelan fase D, dengan peneliti berperan sebagai observer dan guru sebagai fasilitator. Data dikumpulkan melalui observasi, asesmen kinerja, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif deskriptif menggunakan persentase ketuntasan keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam menyiapkan alat dan bahan serta melaksanakan langkah-langkah mencuci sepeda motor tanpa sentuh dengan benar. Nilai rata-rata keterampilan meningkat dari kategori “kurang” pada pra-siklus menjadi “baik” pada siklus II, dan seluruh siswa mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran. Penerapan model project based learning terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan vokasional, partisipasi aktif, dan kemandirian belajar siswa disabilitas intelektual ringan. Disarankan agar guru pendidikan khusus menerapkan model Project Based Learning secara berkelanjutan dalam pembelajaran keterampilan vokasional lainnya untuk menumbuhkan kemandirian dan kesiapan kerja peserta didik.
Efektifitas Keterampilan Perbengkelan Sepeda Motor melalui Direct Instruction pada Peserta Didik Disabilitas Intelektual Ringan Alfitrah, Diva Zaki; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Nurhastuti, Nurhastuti; Taufan, Johandri; Yuliana, Syari
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): September - December
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8170

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan siswa disabilitas intelektual ringan dalam melakukan kegiatan perbengkelan sepeda motor, khususnya teknik menambal ban yang menuntut ketelitian dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menambal ban sepeda motor melalui penerapan model pembelajaran Direct Instruction pada siswa disabilitas intelektual ringan di SLB Negeri 1 Ranah Pesisir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Single Subject Research (SSR) dan desain A-B, di mana fase A (baseline) menggambarkan kondisi awal tanpa perlakuan, sedangkan fase B (intervensi) menunjukkan kondisi setelah penerapan model Direct Instruction. Subjek penelitian adalah satu siswa disabilitas intelektual ringan yang dipilih berdasarkan hasil asesmen keterampilan awal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis visual grafik untuk menilai perubahan level, tren, dan stabilitas antara kedua fase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan menambal ban sepeda motor setelah diberikan perlakuan, di mana kemampuan siswa meningkat dari 52% pada fase baseline menjadi 100% pada akhir fase intervensi. Temuan ini membuktikan bahwa model Direct Instruction efektif dalam meningkatkan keterampilan perbengkelan, terutama dalam aspek ketepatan dan kemandirian siswa disabilitas intelektual ringan. Rekomendasi penelitian ini adalah agar guru di sekolah luar biasa menggunakan model Direct Instruction sebagai alternatif pembelajaran keterampilan praktik yang terstruktur, konkret, dan mudah dipahami oleh siswa berkebutuhan khusus.
Efektivitas Media Google Sites untuk Meningkatkan Pembelajaran IPAS Bagi Anak Tunarungu Fepiana, Indrika; Iswari, Mega; Nurhastuti, Nurhastuti; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Yuliana, Syari
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.2124

Abstract

This research is motivated by the problem found in phase C, namely a deaf student who has difficulties in learning science and science in the material where living things live. This study aims to prove whether the use of google sites learning media is effective in improving the learning of deaf students in science and science subjects in the material where living things live in SLB Negeri 1 Pariaman. This study uses a type of experimental research in the form of Single Subjeck Research (SSR) with an A-B-A design. The subjects in this study are phase C deaf students at SLB Negeri 1 Pariaman. The data collection techniques in this study are observation and tests. The data was analyzed using qualitative and quantitative descriptive. The results of the study showed that in the baseline condition (A1) which was carried out three observations and obtained a stable percentage of 20%. In the intervention condition (B) which was carried out 5 times with a stable percentage of 100%. In baseline conditions (A2) which were carried out 3 times, a stable percentage of 100% was obtained. Based on the results of the study, it can be concluded that google sites media is effective in improving students' ability to understand science and science learning on the material where living things live for deaf students
Efektifitas Media Video Tutorial Meningkatkan Keterampilan Seni Grafis (Sablon Cukil) pada Anak Disabilitas Intelektual Ringan Zalda, Nanda; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Tsaputra, Antoni; Yuliana, Syari
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 7 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i7.4504

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of video tutorial media in improving linocut screen-printing skills among eighth-grade students with mild intellectual disabilities at SLB Negeri 1 Ranah Pesisir. The research employed a Single Subject Research (SSR) A–B design, consisting of a baseline phase without intervention and an intervention phase using video tutorials. The participant was one student who experienced difficulties in carving image patterns. Data were collected through direct observation using a skill assessment sheet and analyzed visually by examining changes in level, trend, and stability. The findings show a significant improvement in the student's linocut skills, increasing from 56% during the baseline phase to 100% at the end of the intervention. These results indicate that video tutorial media is effective in enhancing vocational skills, particularly linocut screen-printing, and serves as an innovative, concrete, and engaging learning strategy for students with mild intellectual disabilities.