Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science

Pengembangan Sistem Pengelompokan Belajar Mahasiswa pada Matakuliah Struktur Data dengan Metode K-Means Yogi Yunefri; Eddisyah Putra Pane; Sutejo Sutejo
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 2 No 2 (2019): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.252 KB) | DOI: 10.31539/intecoms.v2i2.812

Abstract

The development of science and technology requires tertiary institutions as formal education institutions, to be able to produce qualified and competent graduates. Learning about higher education needs to be more innovative and creative in producing learning and responsive to labor needs. "Successful constraints of lecturers in teaching Data Structure subjects do not have learning models that approach students with abstract theories that are difficult for students to understand, to overcome these conflicts. learn with the Application of Cooperative Oriented Problems. However, in terms of grouping learning with the application of this method, it still takes a relatively long time to do individual testing several times to find a suitable group, so that the learning grouping is less than optimal. The method used in this study is K-Means Clustering, from the software that was built to help instructors in the subject of data structure in the process of grouping tutoring students. Grouping methods can be implemented to build valid student guidance grouping software. Keywords: Learning Grouping System, Clustering, K-Means
Efektivitas Redefine Rumbai Optimizing Service (Red Rose) Di Kantor Kecamatan Rumbai Pebriana Marlinda; Yogi Yunefri
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 4 No 1 (2021): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v4i1.1835

Abstract

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi maka pemerintah dituntut untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik khususnya pelayanan publik berupa layanan elektronik atau E-services, sehingga pemerintah mengeluarkan PERMENPAN RB RI Nomor 30 Tahun 2014 tentang Pedoman Umum Masyarakat. Regulasi inovasi layanan ini menuntut pemerintah daerah berlomba-lomba menciptakan inovasi dalam pelayanan publik. Menindaklanjuti regulasi tentang inovasi pelayanan, Pemerintah Kabupaten Rumbai menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik yang disebut Redefine Rumbai Optimizing Service atau disingkat RED ROSE. Aplikasi ini dapat mengelola informasi dalam pengelolaan dokumen pertanahan di Kecamatan Rumbai. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, analisis yang digunakan adalah model interaktif dalam siklus interaktif dalam analisis kualitatif adalah ekstensi dan kontinuitas. Dari hasil dan pembahasan penelitian diperoleh kesimpulan bahwa aplikasi Redefine Rumbai Optimizing Service (RED ROSE) sudah berjalan dengan baik, hanya saja belum efektif karena aplikasi ini belum melibatkan masyarakat secara langsung dalam penggunaannya
Chatbot Pada Smart Cooperative Oriented Problem Menggunakan Natural Language Processing dan Naive Bayes Classifier Yogi Yunefri; Yogi Ersan Fadrial; Sutejo Sutejo
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 4 No 2 (2021): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v4i2.2704

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan yang formal, untuk dapat menghasilkan lulusan yang bermutu dan kompeten. Pembelajaran pada perguruan tinggi seharusnya lebih inovatif dan kreatif dalam menghasilkan lulusan serta responsif akan kebutuhan tenaga kerja. “Kendala yang dialami dosen dalam mengajar matakuliah Struktur Data adalah belum adanya model pembelajaran yang mendekatkan mahasiswa dengan teori abstrak yang sulit untuk dipahami mahasiswa, untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu adanya model pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas belajar yang dimiliki mahasiswa dengan cara melakukan chatbot belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Naive Bayes Classifier, dari Perangkat lunak yang dibangun dapat membantu pihak dosen pada mata kuliah struktur data dalam proses bimbingan belajar mahasiswa. Metode Naïve Bayes Classifier dapat diimplementasikan untuk membangun perangkat lunak chatbot bimbingan belajar mahasiswa
Mengukur Pemahaman konsep dan karakter Mahasiswa Kesmas dengan pengembangan LMS (Learning Management System) Berbasis WEB Reno Renaldi; Mohd. Rinaldi Amartha; Yogi Yunefri; Rizer Fahlepi
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 5 No 1 (2022): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v5i1.3449

Abstract

Di masa Revolusi Industri 4.0 sekarang perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dalam bidang pendidikan dengan adanya e-learning. Apalagi dimasa pandemic E-learning sangat membantu dosen dalam meningkatkan keaktifan mahasiswa baik dalam memberikan materi dan penugasan, forum diskusi maupun aktivitas lain, sehingga karakter mahasiswa dapat terbentuk dengan sendirinya melalui e-learning. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan Software Learning Management System (LMS) untuk kegiatan pembelajaran online, program pembelajaran elektronik dan mudah dimengerti. Selain itu, penelitian ini juga untuk melihat respon dari mahasiswa dengan penggunaan LMS serta menguji keefektifannya dalam meningkatkan pemahaman konsep dan mengembangkan karakter mahasiswa Kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Uji produk menggunakan Pre Experimental Design dengan jenis Pretest and Posttest One Group Design. Instrumen penelitian berupa angket uji ahli, angket tanggapan, tes tertulis dan angket observasi karakter. Analisis data uji kefektifan menggunakan uji gain. Hasil tanggapan mahasiswa kesehatan masyarakat untuk keseluruhan aspek dengan hasil 87,4% dengan kategori sangat baik. Hasil uji gain pemahaman konsep sebesar 0,60 dengan kategori sedang, artinya LMS efektif meningkatkan pemahaman konsep seorang mahasiswa. Sedangkan uji gain karakter 0,16 kategori rendah, artinya belum efektif mengembangkan karakter mahasiswa.