Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Long-Suffering of Diabetes Mellitus and Hospital Readmission among Adult with Type 2 Diabetes Mellitus : A Multicenter Study Restika, Indah; Sulfikar, Andi; Wijayaningsih, Kartika Sari; Tawil, Selviana
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 6 No. 5 (2023): International Journal of Nursing and Health Services (IJHNS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35654/ijnhs.v6i5.753

Abstract

Background: Type 2 diabetes mellitus is a chronic metabolic disease with abnormal glucose metabolism, constituting a complex health problem. As a chronic disease, people with diabetes mellitus have a high hospital hospitalization risk. Objective: This study aims to examine the correlation between diabetes mellitus duration and the incidence of hospital readmission in individuals with type 2 diabetes mellitus. Method: This study was a multicenter-based cross-sectional survey. This study was conducted in 5 hospitals in Makassar City, South Sulawesi. The research sample was 291 patients with diabetes mellitus, who were selected using a purposive sampling technique. Result: 207 respondents (71.1%) have had diabetes mellitus for 1-5 years and have been readmitted, while ten respondents (3.4%) have had diabetes mellitus for 6-10 years and have been readmitted. Meanwhile, two respondents (0.7%) who have had diabetes for more than ten years have not been readmitted. The Chi-square test resulted in a score of 0.026 (<0.05). Conclusion: Diabetes mellitus significantly impacts the risk of hospital readmission in Makassar City. Patients who have had diabetes for longer tend to comprehend the disease process and have better self-management. Recommendation: diabetes control should be improved in patients who have had diabetes for a long time to reduce readmissions. Future research should focus on developing approaches to effectively preventing hospital readmission incidents
Terapi Mindfulness pada Ibu Hamil dengan Preeklampsia Ernawati , Ernawati; Wa Mina La Isa; Wijayaningsih, Kartika Sari; Mutmainna , Amriati; Mato , Rusni; Muzakkir , Muzakkir; Darwis Darwis; Mayangsari , Denny Novita
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i3.459

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang berisiko tinggi terhadap ibu dan janin. Selain manajemen medis, intervensi non-farmakologis seperti mindfulness terbukti efektif dalam mengurangi stres dan tekanan darah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup ibu hamil dengan preeklampsia melalui pelatihan terapi mindfulness. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Tamalate, Makassar, dengan melibatkan 20 ibu hamil berisiko preeklampsia. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, praktik teknik pernapasan sadar, meditasi terpandu, dan relaksasi tubuh secara progresif. Evaluasi dilakukan melalui pretest-posttest dan wawancara singkat. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta serta penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada sebagian besar responden. Terapi mindfulness terbukti dapat menjadi pendekatan tambahan yang efektif dan aman dalam penatalaksanaan preeklampsia. Rekomendasi diberikan untuk integrasi terapi ini dalam layanan antenatal care berbasis komunitas.
Pola Makan dan Aktivitas Fisik sebagai Faktor Risiko Diabetes Melitus Khatimah, Husnul; Masdalis, Masdalis; Lestari, Dinda Tri; Wijayaningsih, Kartika Sari
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 7 No. 4 (2025): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/d7d1dz25

Abstract

This study aims to examine the relationship between diet and physical activity and the incidence of diabetes mellitus. The research method used an analytical survey with a cross-sectional study design. Based on the statistical test results, there was a relationship between diet and physical activity and the incidence of diabetes mellitus, with a p-value of 0.01 (diet) and a p-value of 0.005 (physical activity). In conclusion, a relationship exists between diet and physical activity and the incidence of diabetes mellitus. Irregular diet, consumption of foods high in sugar and fat, and a sedentary lifestyle can increase the body's risk of developing insulin resistance and ultimately lead to a diagnosis of diabetes mellitus.   Keywords: Physical Activity, Diabetes Mellitus, Diet
Efektivitas Terapi Posisi Semi-Fowler dan Pemberian Zat Besi terhadap Status Oksigenasi dan Hemoglobin Anak dengan Gagal Napas Akut Ringan di Ruang Perawatan Intensif Khatimah, Husnul; Wijayaningsih, Kartika Sari
Nutrition Science and Health Research Vol 4 No 1 (2025): Nutrition Science and Health Research
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/nutrition.v4i1.5337

Abstract

Latar Belakang: Anak dengan gagal napas akut ringan sering mengalami penurunan saturasi oksigen (SpO₂) dan kadar hemoglobin, yang dapat memperburuk kondisi klinis jika tidak ditangani secara tepat. Penanganan multidisiplin yang melibatkan keperawatan anak, perawatan kritis, dan intervensi gizi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan status klinis anak. Tujuan: Mengetahui efektivitas kombinasi intervensi posisi semi-Fowler dan suplementasi zat besi dalam meningkatkan saturasi oksigen dan kadar hemoglobin pada anak usia 5–12 tahun dengan gagal napas akut ringan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen pretest-posttest tanpa kelompok kontrol, melibatkan 30 anak yang dirawat di Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Intervensi yang diberikan meliputi posisi semi-Fowler selama 30 menit dua kali sehari dan pemberian suplementasi zat besi oral selama lima hari. Pengukuran SpO₂ dilakukan menggunakan pulse oximeter, dan kadar hemoglobin diukur melalui pemeriksaan laboratorium. Hasil dan Pembahasan: Terdapat peningkatan signifikan pada saturasi oksigen dari rata-rata 92,6% menjadi 96,3% (p = 0,002) dan kadar hemoglobin dari 10,1 g/dL menjadi 11,5 g/dL (p = 0,004) setelah intervensi. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi posisi semi-Fowler membantu memperbaiki ventilasi paru, sementara suplementasi zat besi meningkatkan kapasitas pengangkutan oksigen oleh darah. Kesimpulan: Kombinasi intervensi posisi semi-Fowler dan suplementasi zat besi terbukti efektif dalam meningkatkan status oksigenasi dan kadar hemoglobin pada anak dengan gagal napas akut ringan. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan yang integratif dan aplikatif dalam praktik klinis keperawatan anak.
Perlakuan Brain Gym Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Pampang Kota Makassar Meys, Meys; Syaipuddin; Sari Wijayaningsih, Kartika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v5i2.1918

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian paling umum di dunia, karena banyak faktor yang dapat menjadi penyebabnya seperti faktor umur, genetik dan juga karena faktor gaya hidup. Maka dari itu diperlukan adanya sebuah terapi komplementer selain terapi obat yang dikonsumsi oleh penderita hipertensi dalam mempertahankan kualitas hidupnya.  Adapun salah satu terapi komplemeter yang dapat diterapkan adalah senam otak (Brain Gym). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh perlakuan Brain Gym terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pampang Kota Makassar. Metode penelitian ini pre eksperimen dengan desain the one group pre test-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pampang dengan total 111 orang dengan pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik non-probability dengan pendekatan purposive sampling, di dapatkan 30 responden dengan kriteria umur 40-60 Tahun. Pengambilan data menggunakan tensi digital dan juga lembar  observasi kemudian di analisis dengan menggunakan uji Wilcoxon (p<0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya pengaruh perlakuan Brain Gym terhadap penurunan tekanan darah dengan nilai signifikan (p=0,000). Maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh perlakuan Brain Gym terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pampang Kota Makassar.
Pemberian Zat Gizi Enteral Metode Intermittent Feeding terhadap Volume Residu Lambung pada Pasien Kritis Sari Wijayaningsih, Kartika; Mutmainna, Amriati; Mina La Isa, Wa; Ernawati, Ernawati; Mato, Rusni; Darwis, Darwis; Muzakkir, Muzakkir; Khatimah, Husnul
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 November 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v5i2.1025

Abstract

Zat gizi memegang peranan penting pada perawatan pasien dengan penyakit kritis, karena sering dijumpai gangguan zat gizi sehubungan dengan meningkatnya metabolisme dan katabolisme. Masalah primer dari keadaan sakit pasien akan memburuk bila pemberian zat gizinya kurang adekuat, pasien akan sulit sembuh dan kemungkinan akan menderita berbagai komplikasi serta dampak buruk yang terjadi pasien sering mengalami sepsis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian zat gizi enteral metode intermittent feeding terhadap volume residu lambung pada pasien kritis di Ruang ICU RS AU dr. Dody Sardjoto. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment dengan pendekatan pre test post test design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini Consecutive sampling. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak 10 orang, teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wilcoxon Rank Test. Hasil uji statistic Wilcoxon Rank Test diperoleh p-value 0,005 artinya terdapat pengaruh pemberian zat gizi enteral metode intermittent feeding dalam menurunkan volume residu lambung di Ruang ICU RS AU dr. Dody Sardjoto. Diharapkan Rumah Sakit dapat menerapkan metode pemberian zat gizi intermittent feeding menjadi pilihan dalam pemberian zat gizi enteral khususnya pada pasien kritis. 
Latihan Relaksasi Otot Progresif Pada Lansia Penderita Penyakit Degeneratif Di Kelurahan Tamalanrea Jaya Kota Makassar Fajransi, Andi; Nurbaya, Sitti; Fauzia, Lisa; Sabil, Fitri A; Wijayaningsih, Kartika Sari
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v2i1.30985

Abstract

Degenerative disease is a health condition that is often experienced by the elderly which is characterized by a gradual decline in body function, this disease has various symptoms such as chronic pain, muscle stiffness and decreased mobility so that it is difficult to carry out daily activities. From the results of data collection in RW 01, Tamalanrea Jaya Village, it was found that 50 elderly people had degenerative diseases and complained of body aches, difficulty sleeping soundly and getting tired quickly. Therefore, community service activities were carried out in the form of progressive muscle relaxation training activities where this relaxation training involves relaxing and contracting certain muscles periodically which can help achieve optimal physical and mental conditions. This activity was attended by 30 participants who began with checking blood pressure and blood sugar then simulating progressive muscle relaxation training. Based on the evaluation results, participants felt more relaxed and comfortable. This activity is expected that participants will continue to do progressive muscle relaxation training at their respective homes so that they can improve their quality of life.
Peran Kemandirian Kesehatan Keluarga Terhadap Kontrol Diri pada Individu Penderita Hipertensi Ayu, Shinta Arini; Achmad, Viyan Septiyana; Wijayaningsih, Kartika Sari; Nurajizah, Rhifa Saski
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i3.13921

Abstract

ABSTRACT The family is the smallest unit in society which is the entry point in efforts to achieve family health status. In the health sector, families have the responsibility to improve and maintain family health. The five functions of family health services can only be carried out well and appropriately if the family receives guidance and guidance in carrying them out. The aim of this research is to identify. The role of family health independence on self-control in individuals suffering from hypertension in Sindangasih Village, Kab. Cianjur. The design of this research is correlation analytical. with a cross-sectional sampling approach using purposive sampling with a total sample of 106 people. Primary data obtained from questionnaires and observation results. The research will be carried out in Sindangasih Village with a period of November 2022 - May 2023. Statistical test results using quantitative correlation research with a significance level (a) <0.05, show that there is a correlation between the role of family health independence and the self-control of hypertension sufferers (p=0.000) in Sindangash Village, Kab. Cianjur, Based on this research, it is hoped that this research will provide information about the role of family independence in the self-control of individuals suffering from hypertension, so that they can achieve optimal levels of family health. Keywords: Family Health Independence, Hypertension, Self-Control, Family  ABSTRAK Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang  merupakan entry point dalam upaya mencapai derajat kesehatan keluarga. Dalam bidang kesehatan, keluarga mempunyai tanggung jawab untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan keluarga.Kelima fungsi pelayanan kesehatan keluarga hanya dapat terlaksana dengan baik dan tepat jika keluarga mendapat pembinaan dan bimbingan dalam menjalankannya. Tujuan dari Penelitian ini mengidentifikasi peran kemandirian kesehatan keluarga terhadap kontrol diri pada individu penderita hipertensi di Desa Sindangasih Kab. Cianjur. Rancangan pada penelitian ini analitik korelasi dengan pendekatan croos-sectional. Sampling menggunakan Purposive sampling dengan jumlah sample 106 orang. Data primer didapatkan dari kuesioner dan hasil observasi. Penelitian di akan lakukan di Desa Sindangasih dengan rentang waktu November 2022 – mei 2023. Hasil uji statistic menggunakan penelitian kuantitatif korelasi dengan tingkat kemaknaan (α) ≤0.05, menunjukkan ada korelasi antara ada korelasi antara peran kemandirian kesehatan keluarga dengan kontrol diri penderita hipertensi (p=0.000) di Desa Sindangasih Kab. Cianjur. Berdasarkan penelitian ini diharapkan menjadi masukan dan informasi tentang peran kemandirian keluarga terhadap kontrol diri individu penderita hipertensi, sehingga dapat mencapai derajat kesehtan keluarga yang optimal. Kata Kunci: Kemandirian Kesehatan Keluarga, Hipertensi, Kontrol Diri, Keluarga
ACTIVELY CONTROL HYPERTENSION TO LIVE LONGER IN THE COMMUNITY OF KAPASA RAYA VILLAGE Sari Wijayaningsih, Kartika; Mutmainna, Amriati; Mina La Isa, Wa; Ernawati, Ernawati; Mato, Rusni; Darwis, Darwis; Muzakkir, Muzakkir; Indrayani, Ferna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/berkarya.v3i02.1089

Abstract

Hypertension has become one of the causes of high mortality and illness and can cause complications such as heart disease, stroke, and kidney failure. The increase in hypertension in Indonesia, including Kapasa Village, is very worrying. Referring to the Government program, this CERDIK activity is considered necessary in order to prevent hypertension complications. The purpose of this research is to implement a community-based government program as an effort to detect and prevent hypertension disease. The method used, the implementation is divided into three stages, namely preparation, implementation, and evaluation. The results of the study showed that the respondents suffered from hypertension with a fairly high range and some respondents had experienced increased cholesterol and a lack of knowledge. This discussion suggests that hypertension is caused by negative behavioral triggers, such as the consumption of unhealthy foods and smoking and alcohol behaviors. The recommendations in this activity are to emphasize the community's compliance to carry out routine blood tests, light exercise in the morning, and the need to increase knowledge as a counter measuring tool for CERDIK to reduce the growth rate of hypertension cases in the community
Randomized Controlled Trial of Mindfulness-Based Therapy on Psychological Distress and Clinical Outcomes in Preeclampsia Ernawati, Ernawati; Wijayaningsih, Kartika Sari; Fajriansi, Andi; Nurafriani, Nurafriani; Alfiah, Alfiah; Hasifah, Hasifah; Mato, Rusni
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 20 No 2 (2025): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v20i2.1939

Abstract

Preeclampsia is one of the leading causes of maternal morbidity and mortality worldwide, often associated with psychological distress that worsens clinical outcomes. This study aimed to examine the effectiveness of Mindfulness-Based Therapy (MBT) on psychological distress and clinical outcomes in women with preeclampsia. A randomized controlled trial was conducted among 60 pregnant women diagnosed with preeclampsia who were randomly assigned into two groups: intervention (MBT + standard care) and control (standard care only). MBT was delivered in six sessions over three weeks, focusing on mindfulness breathing, body scanning, and acceptance strategies. Psychological distress was measured using the Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21), while clinical parameters included systolic and diastolic blood pressure, and proteinuria level. The results showed a significant reduction in stress, anxiety, and depression scores (p < 0.05) in the intervention group compared to the control group. Clinically, the intervention group demonstrated better blood pressure control and reduced proteinuria. Mindfulness-Based Therapy effectively reduces psychological distress and improves clinical outcomes in preeclampsia. Integrating mindfulness interventions into antenatal care could enhance maternal well-being and pregnancy outcomes.