Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan

KARAKTERISTIK ALAT TANGKAP PURSE SEINE DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KENDARI (PPS) SULAWESI SELATAN Mahendra Jaya Made; Yulia Estmirar Tanjov; Rakhma Fitria Larasati; Iptu Gatot; Aditya Bramana
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i1.461

Abstract

Jaring pukat cincin (purse seine) merupakan sebuah alat tangkap ikan berbahan jaring yang dioperasikan dengan metode melingkari gerombolan ikan, yang akan membentuk mangkuk pada proses pengoperasiannya. Purse seine yang digunakan oleh nelayan Kendari mempunyai karateristik tersendiri pada konstruksi purse seine dibandingkan dengan kapal Slerek di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik alat tangkap purse seine yang ada di Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari. Pengumpulan data diperoleh dengan melakukan perhitungan dan pengukuran secara langsung terkait dengan konstruksi alat tangkap purse seine. Selain itu, pengumpulan data terkait dengan alat tangkap purse seine juga dilaksanakan menggunakan metode wawancara. Karakteristik alat tangkap purse seine didasarkan melalui analisis parameter teknis alat tangkap. Prinsip perhitungannya yakni dengan menentukan rasio antara daya tenggelam dengan daya apung komponen yang menyusun jaring purse seine. Pukat cincin yang digunakan nelayan di PPS Kendari pada umumnya memiliki dimensi panjang 400 meter dan dalam 60 meter. Sehingga dapat diklasifikasikan termasuk ke dalam golongan pukat cincin berukuran sedang. Nilai rasio antara daya apung dengan daya tenggelam yang dimiliki oleh jaring ini sebesar 1,81. Nilai rasio ini masih tergolong baik. Ciri khas alat tangkap di daerah ini adalah penggunaan cincin, yang mana cincin tersebut memiliki 2 fungsi yakni sebagai pemberat dan sebagai tempat lewatnya tali kerut.
KUALITAS HASIL TANGKAPAN IKAN LAYANG DELES (Decapterus macrosoma) PADA KMN. BUKIT SAFA Larasati, Rakhma Fitria; Tanjov, Yulia Estmirar; Adnyana, I Putu Agus
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i3.1399

Abstract

KMN. Bukit Safa is a fleet that uses pelagic purse seine fishing gear with one ship. One of its main catches is the shortfin scad (Decapterus macrosoma). To maintain the quality of the caught fish and prevent damage that could lower its market value, it is important to implement proper handling methods on board the ship. This research was conducted with the aim of describing the physical condition of the fish after being brought on board and determining the freshness quality of the fish after the handling process on the ship. The research was conducted from February 23 to April 5, 2024, on the KMN. Bukit Safa, which is based at the Kendari Oceanic Fishing Port. The data collection method in this study used observation, interviews, and documentation techniques. To assess the freshness of the fish, it refers to the organoleptic evaluation SNI 2729:2021 on fresh fish. The data were analyzed quantitatively with reference to SNI 2346:2015 on sensory testing guidelines for fishery products and then analyzed descriptively. The physical condition of the fish brought onto the ship during the study was intact, lightly damaged, and heavily damaged. Based on the data analysis for the quality assessment results of the flying fish, there were several fish that experienced a decline in quality but were still in a fresh condition. The freshness of the fish is influenced by the quantity of the catch, the handling techniques used on the ship, the amount of ice used during handling, and the duration of the freshness assessment after the fish handling process on the ship.