Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Miwiti Creative Space Semarang: Modern Business With Fundraising Capital (Crowdfunding) Irawan, Joseph Aldo; Pamungkas, Imang Dapit; Khotimah, Novi; Samsiah; Agustian, Adinda; Danurdara, Ananta Budhi; Sukmadi; Darmawan, Haryadi; Hapsari, Dian Indriana
Journal of Consumer Studies and Applied Marketing Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Integrasi Sains Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58229/jcsam.v2i1.163

Abstract

The tourism business plays a significant role in economic income, with creative spaces emerging as a notable trend in the industry. The Ministry of Tourism and Creative Economy promotes these spaces to support creative economy entrepreneurs. One critical issue aspiring entrepreneurs face is securing capital, leading to the adoption of crowdfunding methods. Miwiti Creative Spaces, a pioneer in Semarang, has explored this fundraising method. This study investigates the application of crowdfunding methods in the contemporary tourism business. Employing a qualitative descriptive method supported by documentation, the research identifies various stages implemented by Miwiti Creative Spaces in applying crowdfunding to meet their needs. The findings indicate that crowdfunding can effectively address funding challenges for new entrepreneurs. Specifically, the study reveals that Miwiti Creative Spaces follows a structured approach, beginning with identifying potential projects suitable for crowdfunding. They then plan strategically to reach potential backers, leveraging social media and other digital platforms for outreach. The process involves continuous communication with supporters to build trust and maintain interest, ensuring transparency and accountability throughout the funding period. The study underscores that crowdfunding provides a financial solution and fosters community and engagement among supporters. This can enhance the visibility and reputation of new ventures. Consequently, the research concludes that crowdfunding is a viable and beneficial method for overcoming funding barriers in the creative economy sector. This insight is valuable for policymakers and entrepreneurs leveraging crowdfunding for business development.
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA HALAL LOMBOK : PELUANG, TANTANGAN, NILAI KOMPETITIF YANG DIMILIKI Revina Amanda Putri; Aisyah Amirah Yasmin; M. Hiqmah Ameirindo; Anggia Quamella Hanovi; Ida Erlinda; Adhi Setya Putra; Acep Unang Rahayu; Sukmadi; Haryadi Darmawan
Jurnal Pariwisata Prima Vol. 2 No. 1 (2024): MARET
Publisher : P2PKM Politeknik Pariwisata Prima Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep pariwisata Halal dapat diterapkan pada berbagai lokasi. Indonesia sebagai negara yang memiliki penduduk bermayoritas menganut agama islam, menjadi lokasi yang memenuhi syarat utamanya. Melalui pariwisata, Indonesia dikenal oleh seluruh dunia. Kebutuhan pariwisata yang beraneka ragam memunculkan konsep pariwisata baru. Salah satunya adalah konsep pariwisata ramah muslim. Pada Indonesia, konsep ini diterapkan khususnya di daerah Lombok. Penerapannya di Lombok didukung dengan perkembangan pariwisata yang berkelanjutan serta dukungan pemerintah didalamnya. Dengan metode kualitatif, peneliti menjalankan rangkaian kegiatan dan memaparkan hasil temuan baik dalam bentuk data maupun naratif. Pengumpulan data dilaksanakan baik untuk data primer maupun sekunder dibantu dengan proses dokumentasi dan dioleh dengan teknik triangulasi data. Temuan pada beberapa lokus dilihat dari berbagai sudut pandang yang menghasilkan kesimpulan berupa peluang dan tantangan. Peluang dan tatangan ini dapat dijadikan sebagai dasar penilaian mandiri guna mempersiapkan Lombok dalam persaingan yang lebih besar baik menghadapi wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.
PEMBELAJARAN HOSPITALITY MELALUI PROGRAM GAMIFIKASI PADA CALON HOTELIER (MAHASISWA PERHOTELAN UDINUS) Joseph Aldo Irawan; Emik Rahayu; Izza Ulumuddin Ahmad Asshofi; Haryadi Darmawan
Jurnal Pariwisata Prima Vol. 2 No. 1 (2024): MARET
Publisher : P2PKM Politeknik Pariwisata Prima Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran modern menjadi tuntutan pada era 4.0. Salah satu media pembelajaran kontemporer adalah quizizz web tool. Melalui quizizz, tenaga pengajar dapat melakukan kegiatan belajar yang jauh lebih seru. Istilah penggunaan game dalam pembelajaran disebut gamifikasi. Sebanyak 34 mahasiswa perhotelan UDINUS menggelar uji coba penggunaan media pembelajaran ini. Dengan metode deskriptif kuantitatif dan pendampingan dokumentasi, data terkait tingkat keberhasilan pembelajaran gamifikasi menggunakan quizizz akan dikumpulkan dan diolah. Dalam proses pembelajaran, masalah dapat terjadi dari suatu system error atau human error, dosen dapat mencegah kedua faktor tersebut di masa depan. Namun, hasil hanya 65% dari hasil belajar mendasari perlunya evaluasi berkala untuk penggunaan alat web quizizz di masa mendatang. Selain itu, faktor pendukung lainnya harus disiapkan untuk menerapkan metode pembelajaran melalui quizizz dengan sempurna.
Enhancing Educational Strategies for Sustainable Tourism in the Geopark Area: A Case Study Geopark Maros Pangkep Andi Muhammad Yusuf Randy; Haryadi Darmawan; Sutanto Leo
Journal of Economic Education and Entrepreneurship Studies Vol. 5 No. 1 (2024): VOL. 5, NO. 1 (2024): JE3S, MARCH 2024
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62794/je3s.v5i1.3323

Abstract

Tourist destinations in ecologically sensitive areas face significant challenges in balancing visitor management with conservation efforts. The Rammang-Rammang Karst Area in Maros District, part of the proposed UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep, exemplifies these challenges. This study investigates current visitor management strategies in Rammang-Rammang, focusing on physical, regulatory, economic, and educational approaches. Methodologically, the research employs a qualitative descriptive analysis through a case study approach. Data collection includes on-site observations, interviews with key stakeholders such as local tourism authorities, Geopark management, community-based tourism groups, and tour guides, supplemented by document analysis. Triangulation of data ensures reliability and validity. Key findings highlight the effectiveness of existing strategies in managing visitor impacts on both the environment and local culture. Challenges identified include inadequate infrastructure and inconsistent enforcement of regulations. Educational initiatives show promise in raising visitor awareness but require enhancement. The study concludes by recommending integrated strategies that strengthen regulatory frameworks, improve infrastructure, and enhance visitor education to achieve sustainable tourism practices in Rammang-Rammang. This research contributes insights applicable to similar karst landscapes globally, emphasizing the need for tailored approaches that harmonize conservation goals with socio-economic benefits. By addressing these challenges comprehensively, this study aims to support the long-term sustainability and resilience of ecotourism in Rammang-Rammang and comparable geological formations worldwide.
STRATEGI BRANDING DESTINASI WISATA KAMPUNG ADAT CIREUNDEU UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATAWAN Wisnu Bawa Tarunajaya; Sukmadi; Haryadi Darmawan; Anwari Masatip
Media Bina Ilmiah Vol. 20 No. 1: Agustus 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi branding destinasi wisata Kampung Adat Cireundeu, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas strategi branding, serta merumuskan strategi branding yang tepat untuk meningkatkan daya tarik wisatawan. Kampung Adat Cireundeu di Kota Cimahi merupakan komunitas adat yang unik dengan kekuatan budaya lokal seperti tradisi makan singkong sebagai simbol ketahanan pangan, spiritualitas Sunda Wiwitan, rumah adat, serta filosofi hidup harmonis dengan alam. Namun, hingga kini, desa ini belum memiliki branding resmi yang terstruktur sebagai destinasi wisata budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan tematik dan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengevaluasi potensi dan tantangan dalam membangun branding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan budaya dan nilai-nilai lokal Kampung Cireundeu memiliki daya tarik tinggi untuk dikembangkan menjadi identitas destinasi wisata yang autentik. Tantangan utamanya adalah rendahnya kapasitas promosi digital, belum adanya visual branding yang jelas, serta keterbatasan infrastruktur pendukung pariwisata. Strategi branding yang diusulkan adalah dengan mengangkat filosofi lokal "Julang Ngapak", yang mencerminkan kehati-hatian dalam modernisasi sambil tetap berpijak pada nilai adat dan alam. Branding ini diharapkan menjadi dasar narasi destinasi dan identitas visual, sekaligus alat edukasi dan promosi yang dapat meningkatkan keterlibatan wisatawan dan memperkuat posisi Kampung Adat Cireundeu sebagai destinasi budaya yang berkelanjutan.
PENINGKATAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN KE DESA WISATA SIDOWARNO KABUPATEN KLATEN MELALUI PENGALAMAN WISATA YANG UNIK, BERBEDA, DAN MENGESANKAN BAGI WISATAWAN Wisnu Bawa Tarunajaya; Sukmadi, Sukmadi; Haryadi Darmawan; Anwari Masatip
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 12: Juli 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i12.889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke desa Sidowarno, Kabupaten Klaten, melalui pengalaman wisata yang unik, berbeda, dan mengesankan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan daya tarik wisata dan diversifikasi produk wisata memainkan peran penting dalam menarik lebih banyak wisatawan. Selain itu, peningkatan kunjungan wisatawan ini berdampak signifikan pada berbagai aspek ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat setempat. Pengembangan daya tarik wisata di desa Sidowarno melibatkan revitalisasi tradisi lokal, seperti pembuatan wayang, kegiatan tradisi local dan budaya desa, diversifikasi produk wisata, seperti kuliner tradisional dan kerajinan tangan, juga turut meningkatkan minat wisatawan. Upaya ini terbukti efektif dalam menarik berbagai segmen wisatawan, dari wisatawan lokal hingga mancanegara. Pelestarian budaya dan tradisi lokal menjadi salah satu fokus utama. Revitalisasi tradisi pembuatan wayang dan kegiatan edukasi budaya meningkatkan kesadaran dan kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya mereka. Program ini juga memberikan pengalaman edukatif bagi wisatawan, menambah nilai wisata budaya di desa Sidowarno. Pemberdayaan komunitas lokal melalui berbagai program keterampilan dan pelatihan menjadikan masyarakat lebih siap menghadapi perkembangan pariwisata. Kolaborasi dengan pihak eksternal, seperti lembaga pendidikan, pemerintah, dan sektor swasta, memperkuat sinergi dalam pengembangan pariwisata desa. Konservasi alam dan pariwisata berbasis alam menjadi bagian integral dari pengembangan desa wisata Sidowarno. Program ini memastikan bahwa kegiatan wisata tidak merusak lingkungan, melainkan mendorong pelestarian dan penghijauan kawasan desa. Wisatawan diajak berpartisipasi dalam kegiatan konservasi, menambah nilai positif terhadap pengalaman wisata mereka. Pemasaran digital dan kemitraan dengan agen perjalanan menjadi strategi kunci dalam mempromosikan desa wisata Sidowarno. Penggunaan media sosial, website resmi desa, dan platform digital lainnya membantu menjangkau pasar yang lebih luas. Kemitraan dengan agen perjalanan juga memastikan bahwa desa Sidowarno menjadi destinasi yang dikenal dan dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah
STRATEGI PENGEMBANGAN JASA LINGKUNGAN EKOWISATA DIWILAYAH SEMI ARID NUSA TENGGARA TIMUR Almulqu, Aah Ahmad; Sinaldi, Kristina; Darmawan, Haryadi
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 23, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v23i1.7624

Abstract

Taman Wisata Alam (TWA) Baumata is one of the natural tourism located in Kupang. The purpose of this study is to analyze the TWA Baumata current performance towards competitors, analyzing the strengths and weaknesses factors, as well as opportunities and threats of the TWA Baumata. Lastly, formulates a proper alternative strategy for the TWA Baumata. Based on the results of qualitative analysis, the TWA Baumata current performance, there are remain several aspects that need to be improved. The SWOT matrix analysis generates several alternative strategies, including: resource management related to zoning, area function boundaries, improving infrastructure, optimizing natural potential, and capacity development of local communities to actively participate in TWA Baumata management.