Claim Missing Document
Check
Articles

Mangrove Ecosystem sustainability Effort in Essential Ecosystem Areas (KEE) of Teluk Pangpang Banyuwangi Regency Yanuar Yogha Pradana; Farida Pulansari; Rossyda Priyadarshini
Journal of Social Science Vol. 4 No. 3 (2023): Journal of Social Science
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jss.v4i3.581

Abstract

This study aims to determine priority alternative efforts in managing the mangrove ecosystem of KEE Teluk Pangpang Kab. banyuwangi. Process Hierarchy Analysis or AHP is used to determine priority alternatives in efforts to sustain mangrove ecosystems. A total of six (6) people who were expert informants were taken as respondents using purposive sampling consisting of community leaders, heads of Fishermen's groups, heads of Farmers' groups, Fisheries Service, and Academics. The results of the analysis show that for an alternative to violence, the mangrove ecosystem KEE Teluk Pangpang (Kedunggebang Village), Kab. banyuwangi, the main factor that must be considered is social (weight value = 0.689) with the most important aspect including involving community participation in the management of mangrove ecosystems (weight value = 0.701). Meanwhile it shows that alternative priority scales and efforts to sustain the mangrove ecosystem of KEE Teluk Pangpang (Kedunggebang Village) Kab. Banyuwangi with AHP, namely the order of priority is Ecotourism (weight value = 0.429), Silvofhisery (weight value = 0.377) and Traditional Fisheries (weight value = 0.194). Thus, alternative ecotourism efforts are a top priority in the sustainability of the mangrove ecosystem of KEE Teluk Pangpang (Kedunggebang Village) Kab. Banyuwangi. Ecotourism In terms of ecosystem sustainability, it is defined as an alternative tourism product that has the goal of developing sustainable tourism, namely tourism development that is ecologically feasible and ethically just and provides social benefits to the community.
Pelatihan Pembuatan Kompos Sebagai Pemanfaatan Sampah Organik Di Lingkungan Pondok Pesantren MaQis Al-Hamidy 4 Adin Kurniawan; Antono Landjar Patoman; Wahyu Mukti Jaya Nata; Zulham Yahya; Rossyda Priyadarshini; Zainal Abidin Achmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/pengabmas.v5i4.371

Abstract

Garbage is a residual material produced by a household. Waste can become a problem if it is not managed properly. MaQis Al-Hamidy 4 Islamic Boarding School is a boarding school that is well known among Madurese people. This Islamic boarding school has an environment where lots of trees grow, resulting in quite a lot of dry leaf waste. This of course provides both disadvantages and advantages for the residents of Islamic boarding schools. Therefore, it is necessary to conduct training for residents of Islamic boarding schools in the form of making compost from dry leaf waste so that it can provide benefits for residents of Islamic boarding schools and for the environment. The purpose of this training is to provide education about environmental management, especially in the utilization of organic waste which can be used as material for making compost. The method in implementing this training uses descriptive analysis as well as direct waste management practices. The result and impact of this training is that students gain useful skills in organic waste management and become agents of change in protecting the environment.
EFEKTIVITAS SERAPAN P DAN HASIL PADI (Oryza sativa L.) SAWAH AKIBAT PEMBERIAN PUPUK Si DAN ASAM HUMAT Muhammad Dzikrullah; Wanti Mindari; Rossyda Priyadarshini
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 9 No. 1 (2021): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Publisher : Agrotechnology Study Program, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambahan jumlah penduduk serta masalah alih fungsi lahan yang terus meningkat menimbulkan masalah ketahanan pangan. Program pemerintah telah dilakukan seperti perluasan lahan marginal daerah pesisir pantai yakni lahan salin. Tujuan penelitian untuk mengkaji efektivitas serapan P akibat pemberian asam humat dan silika terhadap produksi tanaman padi sawah. Metode penelitian disusun dengan rancangan acak kelompok yang diulang 3 kali. Luasan tanam ukuran 2x2 m2, perlakuan 4 macam meliputi : a. kontrol b. asam humat c. silika d. asam humat + silika. Hasil penelitian menunjukkan pemberian asam humat + silika berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan padi dengan rata-rata tinggi tanaman 85,74 cm pada 10 mst dan hasil produksi padi sebesar 4,20 ton.ha-1. Asam humat + silika juga mampu memperbaiki sifat kimia tanah : pH 6,95 KTK 40,24 dan P-tersedia 197,6. Hal tersebut karena kemampuan asam humat dapat mengkhelat dengan melepas ikatan P dari jerapan unsur logam dan silika dapat meningkatkan kadar P di dalam tanah menjadi bentuk yang lebih tersedia bagi tanaman.
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa Hendra Usnaini; Novirina Hendrasarie; Rossyda Priyadarshini
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 14 No. 2 (2022): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v14i2.28

Abstract

Penanganan sungai pada Daerah Aliran Sungai (DAS) harus dilakukan secara integral, tidak dilakukan secara parsial, guna menjadi dasar dalam evaluasi terhadap banjir. Pada Pertemuan sungai Kerekeh dan Sungai Semongkat pada DAS Sumbawa harus dilakukan penelitian terkait daya tampung sungai/saluran dan identifikasi vegetasi pada pertemuan sungai tersebut, mengingat hamper setiap tahunnya sungai Brang Biji sebagai sungai yang menjadi muara dari pertemuan Sungai Kerekeh dan Sungai Semongkat selau terjadi banjir. Berdasarkan klasifikasi sungai berdasarkan lebar, sungai tersebut dikategorikan sungai kecil dengan karakteristik aliran yang berbeda, terbukti debit aliran Sungai Kerekeh sebesar 3,278 m³/detik lebih besar dibandingkan debit aliran sungai semongkat sebesar 0,442 m³/detik. Adapaun vegetasi pada pertemuan sungai tersebut terdiri dari pohon bambu, jati, nangka, sengon, pisang, kelapa, tumbuhan katang-katang dan tanaman widuri serta pohon malaka. Menghitung besarnya curah hujan rencana menggunakan Metode Gumbel dan Metode Haspers digunakan untuk menghitung debit banjir rencana. Curah hujan rencana diketahui sebesar 196,23 mm, sedangkan debit banjir rencana mencapai 79,483 m³/detik pada periode ulang hujan 10 tahun. Dari hasil perhitungan pada 5 (lima) titik pengamatan, hanya pada titik pengamatan ke-1 yang memiliki daya tampung saluran sebesar 150,31 m³/detik lebih besar dari pada debit banjir rencana yaitu sebesar 79,483 m³/detik dan tidak berpotensi banjir.Sedangkan ke-4 (empat) titik pengamatan yang lain dinyatakan berpotensi banjir karena daya tampung saluran lebih kecil dari debit banjir rencana yang diketahui sebesar 79,483 m³/detik.
KAJIAN EFEK PEMBERIAN KASCING DAN BIOCHAR SEKAM PADI TERHADAP KETERSEDIAAN N DAN PRODUKSI CABAI RAWIT (Capsium frutescens L.) PADA ENTISOL DELTA SUNGAI PORONG Aliza Masayu Ramadhani; Siswanto Siswanto; Rossyda Priyadarshini
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3379

Abstract

This study investigated the impact of vermicompost and rice husk biochar on nitrogen (N) availability and cayenne pepper production in Entisol soil in the Porong River Delta. A factorial complete randomized design was employed, comprising two factors: vermicompost (0, 10, 20, and 30 tons ha-1) and rice husk biochar (0, 10, 20, and 30 tons ha-1), with three replications, resulting in 48 plants. Initial soil analysis revealed pH of 7.84, c-organic content of 0.15%, CEC of 20.54 cmol/kg-1, ammonium concentration of 102.95 ppm, and nitrate concentration of 98.63 ppm. Vermicompost exhibited a higher c-organic content (14.84%) compared to rice husk biochar (10.20%). Application of vermicompost at 20 tons ha-1 and biochar at 30 tons ha-1 significantly influenced the availability of NH4+ in chili plants at the initial stage. Moreover, vermicompost at 30 tons ha-1 without biochar significantly affected NH4+ availability in chili plants at 90 days after planting. Vermicompost treatment at 30 tons ha-1 demonstrated a substantial effect on soil NH4+ availability. However, vermicompost application did not significantly affect NO3- availability.  Keywords: vermicompost, rice husk biochar, cayenne pepper production INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian kascing dan biochar sekam padi terhadap ketersediaan nitrogen (N) dan hasil produksi cabai rawit pada Entisol Delta Sungai Porong. Penelitian dirancangan menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan dua faktor, yaitu kascing (dalam dosis 0, 10, 20, dan 30 ton ha-1) dan biochar sekam padi (dalam dosis 0, 10, 20, dan 30 ton ha-1), diulang sebanyak 3 kali. Hasil analisis tanah awal menunjukkan nilai pH 7,84, C-organik 0,15%, KTK 20,54 cmol kg-1, amonium 102,95 ppm, dan nitrat 98,63 ppm. Kascing memiliki kandungan C-organik lebih tinggi (14,84%) dibandingkan biochar sekam padi (10,20%). Pemberian kascing 20 ton ha-1 dan biochar 30 ton ha-1 berpengaruh signifikan terhadap ketersediaan NH4+ pada tanaman cabai di awal penanaman. Pemberian kascing 30 ton ha-1 tanpa biochar berpengaruh signifikan terhadap ketersediaan NH4+ pada tanaman cabai pada usia 90 hari setelah tanam. Perlakuan kascing 30 ton ha-1 memberikan efek yang signifikan terhadap ketersediaan NH4+ tanah. Namun, pemberian kascing tidak berpengaruh signifikan terhadap ketersediaan NO3-. Kata kunci: kascing, biochar sekam padi, produksi cabe rawit
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA HOLIMOMBO DALAM PENGELOLAAN AIR TANAH SEBAGAI SUMBER AIR BERSIH Iskandar, Ahmad; Kamur, Sudarwin; Syaiful, Muhammad; Hidayah, Euis Nurul; Rossyda Priyadarshini; Nurherdiana, Silvana Dwi; Asrianto, Rifky Asrianto; L, Irwan; urniawan, Ahmad Triantono K; Kadir, Muhammad Fajar Abdul; Risnawati, Risnawati; Juliawan, Enry
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.21053

Abstract

Desa Holimombo memiliki berbagai potensi sumberdaya alam. Potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh Desa Holimombo yaitu potensi kelautan, geologi, serta hidrologi pariwisata. Salah satu permasalahan di Desa Holimombo yaitu tidak adanya sumber air permukaan. Sumber air yang dimanfaatkan masyarakat selama ini merupakan air yang keluar dari celah batu, tetapi mengalami percampuran dengan air laut (intrusi air laut) sehingga rasa air yang digunakan menjadi asin. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan air tanah sebagai sumber air bersih. PKM ini dilakukan di Desa Holimombo Kecamatan Wabula Kabupaten Buton pada tanggal 6 Oktober - 2 November 2023. Metode yang digunakan yakni sosialisasi, pengeboran air tanah, dan pelatihan pengukuran kualitas air. Pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan air tanah sebagai sumber air bersih berkontrubusi besar terhadap pembangunan daerah. Keberadaan air tanah hasil pengeboran di Desa Holimombo dapat menjadikan daerah tersebut mandiri akan sumber air bersih. Air yang selama ini digunakan dengan kondisi yang tidak layak minum sesuai dengan standar Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492 Tahun 2010 bisa ditinggalkan dengan adanya sumber air baru.
Karakteristik Sifat Fisik Tanah Wilayah Hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Rejoso Kabupaten Pasuruan Putri, Peggy Rahmawati; Purwadi, Purwadi; Priyadarshini, Rossyda
Jurnal Solum Vol 20, No 1 (2023)
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsolum.20.1.39-45.2023

Abstract

Watershed Characteristics (DAS) are a specific description of watersheds characterized by topography, soil type, geology, vegetation, and land use. Physical characteristics can be the primary reference in planning, implementing, and evaluating appropriate watershed management. The research was carried out from January to August 2022 in the upstream Rejoso watershed (DAS) area, consisting of Tosari and Puspo Subdistricts, Pasuruan Regency, East Java. This study aims to obtain information about physical characteristics in the upstream region of the Rejoso watershed. This study uses a survey method of five land uses in this region. Five land uses namely, potato horticultural gardens with an altitude of 1,850-2,500 masl, horticultural gardens (potato, leek, and cabbage) of 1,350-1,850 masl, and forest land use of 800-1,350 masl are found in this area. Three sampling points were determined for each land use. The results showed that the physical characteristics of the soil in the upstream Rejoso watershed varied greatly with the slope. At the study site was classified as very steep, with soil density from low to medium, soil texture dominated by sand and dust fractions with dusty clay texture class, and permeability classified as slow to medium, moderate, and low to high organic matter content.Keywords: Soil physics, upstream watershed Rejoso
Penilaian Kualitas Air pada Berbagai Penggunaan Lahan di Subsub DAS Kali Gunting Bagian Hulu Jombang Diyaurrachman, Diyaurrachman; Widjajani, Bakti Wisnu; Priyadarshini, Rossyda
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 11 No. 2 (2023): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v11i2.203

Abstract

Subsub DAS Kali Gunting merupakan bagian hilir dari DAS Brantas yang mengalir di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten jombang. Kegiatan pertanian memberikan masukan bahan organik yang dapat meningkatkan kandungan bahan kimia dalam air sungai sehingga diperkirakan memengaruhi kualitas air sungai. Penurunan kualitas air ditandai dengan perubahan warna air dan bau padahal sebagian masyarakat di pinggiran sungai masih memanfaatkan air di kawasan Subsub DAS Kali Gunting untuk kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas air untuk lahan pertanian di Subsubdas Kali Gunting bagian hulu jombang sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Wilayah pengambilan sampel dilakukan di Subsubdas Kali Gunting. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling (sampel tanah) dan grab sampling (sampel air). Pada pengambilan sampel tanah diambil sampel tanah utuh menggunakan ring setiap per penggunaan lahan dengan kedalaman 0-20 cm dan tanah terganggu sebanyak 3 titik per penggunaan lahan yang dikomposit sesuai kedalaman. Pengambilan sampel air 3 titik sampling. Parameter antara lain tekstur, permeabilitas, C-organik, porositas tanah, pH, DO, COD, BOD, TSS, TDS, N-amonia, N-nitrat, dan PO4-. Analisis data menggunakan uji korelasi dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan mutu air di Subsub DAS K. Gunting berdasarkan indeks pencemaran terendah (4,57) terdapat pada pada penggunaan lahan hutan yang termasuk dalam kategori cemar ringan. Indeks pencemaran tertinggi berkisar (5,45) terdapat pada penggunaan lahan kebun masuk dalam kategori cemar sedang. Hasil uji regresi linier berganda menunjukkan parameter BOD dan COD paling berpangaruh terhadap penurun kualitas air di Subsub DAS K. Gunting.
Study of Carbon Emissions Due to Changes in Land Use in Bontang City, East Borneo Princes, Kathlyne Septrilisia; Arifin , Moch; Priyadarshini, Rossyda
Nusantara Science and Technology Proceedings 8th International Seminar of Research Month 2023
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2024.4181

Abstract

Forests are a store of carbon stocks, carbon is transferred from the atmosphere into the plant body through the process of photosynthesis. The occurrence of land conversion and land cover changes can cause the loss of carbon stocks, causing global warming. This study aims to identify changes in carbon stocks (C) due to land use change, as well as carbon emissions caused by the use of industrial forest land, dry land, and horticultural land in Bontang City, the part of East Borneo. Carbon stock in land consists of several components, namely soil carbon, top plant carbon, bottom plant carbon, litter carbon, and necromass carbon. The measurement results show that the largest carbon stock value is found in industrial forest land type 2 with a value of 158.54ton/ha. Carbon emissions occurred in the period 2009 to 2016 on forest land that was turned into type 1 industrial forest land, moor, and horticulture. The carbon emission that occurs is 34.09kton.
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai dengan Rhizobacteria Pemacu Pertumbuhan Tanaman dan Pupuk Organik Cair Adnan, Achmad; Priyadarshini, Rossyda; Purwadi, Purwadi
BIOEDUSCIENCE Vol 8 No 2 (2024): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jbes/14587

Abstract

Background: Many organic wastes are currently used as organic fertilizers. Giving organic fertilizer to plants has a very good impact on soil and plants. The combination of LOF and PGPR can certainly increase the growth and production of soybean plants.  This research was conducted in Tanjung Sari Village, Rembang, Central Java from November 2021 to January 2022. Analytical activities were carried out at the Land Resources Laboratory, Faculty of Agriculture, National Development University "Veteran" East Java. Method: This research method uses a factorial Completely Randomized Design (CRD) consisting of 9 treatments 3 replicates so that 27 experimental units are obtained. The first factor is PGPR (A), namely A0: Without PGPR A1: Banana Bark, A2: Bamboo Root and the second factor is LOF (B), namely B0: Without LOF B1: Banana stem B2: Bamboo shoots. Result: The results of this study showed that the combination of PGPR + LOF treatments made from local raw materials was effective in helping the growth of soybean plants obtained by the combination A2B2 (PGPR bamboo root + LOF bamboo shoot) with the number of pods 36 pods, and plant height 56.60cm, in terms of c-organic analysis (3.05%), N (0.63%), P (15.37%), K (1.23%). This combination is best because it contains lignocellulase enzyme and growth regulators. Conclusion: The combination of PGPR + local raw material-based LOF is effective in enhancing the growth of soybean plants. 
Co-Authors . Astuti A Astuti A. Hamzah Adin Kurniawan Adnan, Achmad Agung Winarno Agustina, Zalfa Nurrahmah Ahaddiyah, Nur Aini Ahmad Iskandar Aisyah, Aulifia Nisak Alexandra Neovita Tanaya Aliza Masayu Ramadhani Amir Hamzah Antono Landjar Patoman Arifin , Moch Arifin, Moch Arifin, Mochamad Arohman, Dennes Fajar Arum, Dewi Puspa Asrianto, Rifky Asrianto Astuti Astuti B.W. Widjajani Bakti Wisnu Widjajani Budi, Setyo Dewanti, Felicitas Deru Diyaurrachman, Diyaurrachman Elly Syafriani Euis Nurul Hidayah Farida Pulansari Griselda, Merry Haq, Jelita Arinal Hendra Usnaini Hendra Usnaini Ida Ayu Putu Sri Widnyani Jeni, Ken Bening Jiwa Joko Suyono Juliawan, Enry Kadir, Muhammad Fajar Abdul Kamur, Sudarwin Kathlyne Septrilisia Princes Ken Bening Jiwa Jeni L, Irwan Laksono Trisnantoro M. Yuda Namuri Maroeto Maroeto Maroeto Maroeto Maroeto Marthalina, Melda Lely Medina Uli Alba Somala, Medina Uli Alba Moch Arifin Mohammad Idhom Muhammad Dzikrullah Muhammad Dzikrullah Muhammad Muhammad Muhammad Syaiful Novirina Hendrasarie Nur Ramadhan, Ashary Parwi Parwi Priambodo, Alvian Rafif Princes, Kathlyne Septrilisia Purwadi Purwadi Putri, Peggy Rahmawati Ricky Indri Hapsari Risnawati Risnawati S Siswanto Sagran, Arif Abdullah Sahbudin Sahbudin Santoso, Wahyu Septiawan, M Nur Faiz Setyo Budi Santoso Silvana Dwi Nurherdiana Siswanto Solekhah, Bella Agit Sri Umi Lestari Subagiyo, Awalia Azizah Suhari, Reza Hasan Suntoro W.A Suwandi Suwandi Tanaya, Alexandra Neovita Tri Murjoko urniawan, Ahmad Triantono K Wahyu Fikrinda Wahyu Mukti Jaya Nata Wahyu Santoso Wahyu Santoso Wahyu Santoso Wahyu Santoso Wahyu Santoso Wahyu Santoso Wanti Mindari Wanti Mindari Widjajani, Bakti Wisnu Yanuar Yogha Pradana Zainal Abidin Achmad Zulham Yahya