Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran SAVI terhadap Penguasaan Kosakata dan Keterampilan Menulis Peserta Didik Fase C Kelas V Sekolah Dasar Kurniati, Eka; Gunarhadi, Gunarhadi; Septi Yulisetiani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.6524

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SAVI terhadap penguasaan kosakata dan keterampilan menulis. Model pembelajaran ini lebih menarik, menyenangkan, meningkatkan aktifitas dan kerjasama peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis desain nonequivalent control group design. Populasinya ialah seluruh peserta didik fase C kelas V di Kecamatan Pilangkenceng. Sampel menggunakan teknik probability sampling sehingga didapatkan total sampel sebanyak 132 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melui wawancara, test tulis, unjuk kerja dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan Two Way ANAVA. Hasil penelitian berdasarkan analisis tests of between-subjects effects menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.000 pada faktor Model  <  dari taraf signifikansi 0.05. Maka, model pembelajaran SAVI berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan penguasaan kosakata dan keterampilan menulis peserta didik. Peserta didik mudah mengenali, memahami makna, sehingga lebih mudah menggali ide, mengembangkan paragraf, serta menyusun tulisan yang koheren dan bermakna.
Elementary School Students' Perceptions On The Use Of The Savi Learning Model In Efforts To Improve Writing Skills Kurniati, Eka; Gunarhadi, Gunarhadi; Yulisetiani, Septi
Jurnal Mamangan Vol 12, No 2 (2023): Special Issue
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v12i3.5731

Abstract

Writing is a language skill that needs to be taught seriously because it is related to creative thinking. However, it is inversely proportional to the current reality where learning to write is very less attractive to elementary school students, because it is still the application of a one-way learning model that makes students passive. Currently SDN Luworo 01 and SDN Luworo 03 Pilangkenceng have implemented learning innovations with the SAVI learning model. The purpose of this study is to determine the perceptions of students on the SAVI learning model and how it impacts students. This research is descriptive qualitative, using a survey approach. The research subjects were teachers and phase c learners of class V. Methods for collecting data include documentation, questionnaires, interviews, and observation. Participants totaled 40 people consisting of 2 teachers and 38 students. Data analysis was carried out interactively through the stages of: (a) Collecting data; (b) Data assessment; (c) Interpreting data; (d) Making data conclusions. The results showed that most of the fifth grade students gave positive responses/perceptions to the SAVI learning model and were considered interesting and able to improve students' writing skills. During learning, teachers are also considered capable and have sufficient insight when applying the SAVI learning model in class.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Aplikasi Wordwall terhadap Minat Belajar Siswa pada Materi Hidup Bersama Alam Kelas III SDN Risa Kurniati, Eka; Fiqry, Rizalul; Nurgufriani, Anita; Diana, Nanang; Adiansha, Adi Apriadi
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i2.1644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis aplikasi Wordwall terhadap peningkatan minat belajar siswa kelas III pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SDN Risa. Penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat belajar siswa yang tercermin dari data capaian akademik dan observasi partisipasi kelas, di mana lebih dari 45% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen yang melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan intervensi pembelajaran menggunakan model PBL berbasis aplikasi Wordwall, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar yang memuat empat indikator, yaitu perasaan senang, keterlibatan, ketertarikan, dan perhatian siswa. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak JASP 0.19.3.0 melalui analisis deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen, dengan skor posttest rata-rata sebesar 91,32 (SD = 7,42) dibanding kelompok kontrol sebesar 80,00 (SD = 16,80). Uji statistik menghasilkan t (32) = 2,636; p = 0,013; Cohen’s d = 0,911, menunjukkan efek besar dari intervensi yang dilakukan. Analisis per indikator memperlihatkan peningkatan yang signifikan, dengan nilai p < 0,001 dan Cohen’s d berkisar antara 1,86–3,26. Selain itu, distribusi data yang lebih merata dan pola skewness negatif mengindikasikan bahwa pendekatan ini efektif untuk siswa dengan kemampuan yang beragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model PBL berbasis aplikasi Wordwall secara efektif meningkatkan minat belajar siswa, tidak hanya secara kognitif tetapi juga dalam dimensi afektif dan partisipatif.
Peran Guru Sebagai Teladan Dalam Membangun Budaya Positif Di Lingkungan Sekolah Dasar Eka kurniati; Haifaturrahmah; Syafruddin Muhdar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35035

Abstract

Peran guru sebagai teladan memiliki urgensi yang tinggi dalam membangun budaya positif di lingkungan sekolah dasar karena siswa pada tahap perkembangan usia dini cenderung meniru perilaku orang dewasa di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana guru berperan sebagai teladan dalam membentuk sikap, perilaku, dan nilai positif di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan lima guru dan tiga puluh siswa kelas V di salah satu sekolah dasar negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang konsisten dalam memberikan contoh perilaku disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial mampu menciptakan iklim sekolah yang kondusif serta menumbuhkan budaya positif seperti kerja sama, saling menghargai, dan kepedulian antar siswa. Selain itu, guru yang menjadi teladan juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran dan menekan perilaku menyimpang di sekolah. Dengan demikian, peran guru sebagai teladan sangat krusial dalam menciptakan budaya positif yang berkelanjutan di sekolah dasar, sehingga perlu diperkuat melalui peningkatan kompetensi profesional dan karakter guru.
Microbiological Quality of Packaged Tea Beverages Using the 3M Petrifilm Rapid E. coli/Coliform Count Plate Kurniati, Eka; Cahyo, Fandi Tri Fajar; Romadona, Fitria
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi March 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v11i1.9603

Abstract

Tea is a complementary drink which is currently being served in variety ways and can be found in many places. The form of packaging is also very diverse. Glass bottles, plastic bottles, metal cans, paper cups, and plastic cups are just few of the many different forms of packaging that are available. The Indonesian National Standards Agency has established several requirements that bottled drinking water must fulfill in order to be legally sold in the country; one of these requirements is that it cannot contain any bacteria that could potentially cause disease. However, the reality is that within the community there are still packaged drinks that are not safe for human consumption. This study tested the quality of bottled tea supplied in a university canteen using 10 brands in varying packaging. 3M Petrifilm Rapid E. coli/Coliform Count Plate is utilized. The test results showed that 10 brands of tea packaging that were sold negatively did not contain E.coli and Coliform, which could be seen by the lack of gas bubbles and discoloration on the petrifilm media. This means that all packaged beverage samples sold are safe to drink.
Learners' Perceptions of the Indonesian Learning Process on Writing Skills Materials Kurniati, Eka; Gunarhadi, Gunarhadi; Yulisetiani, Septi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98965

Abstract

Bagi sebagian peserta didik keterampilan berbahasa Indonesia secara tertulis dianggap lebih rumit dibandingkan dengan keterampilan berbahasa lisan. Kompetensi peserta didik yang memiliki anggapan demikian, dalam hal praktik menulis cenderung rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi peserta didik terhadap proses pembelajaran menulis yang dilakukan oleh guru dikelas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan bentuk survey. Teknik pengambilan partisipan menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan melalui: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menganalisis secara deskriptif menggunakan rumus frekuensi relatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru sudah dianggap bagus oleh sebagian besar peserta didik dan guru dianggap telah memiliki wawasan yang cukup dalam memberikan pelajaran dikelas. Adapun persepsi negatif peserta didik disebabkan oleh metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang menarik dan membosankan. Sehingga evaluasi yang perlu diperbaiki yaitu guru diharapkan membuat suatu peningkatan pada proses pembelajaran menulis dikelas dengan menggunakan metode atau inovasi pembelajaran ataupun kreasi pembelajaran sehingga peserta didik dapat belajar dengan mudah, dan menyenangkan walaupun ada keterbatasan sarana prasarana yang dimiliki sekolah.