Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Kandungan Unsur Mineral Pada Area Bekas Tambang Emas Placer Dengan Metode X-Ray Fluorescence Ferdinandus Ferdinandus; I Putu Putrawiyanta; Novalisae; Noveriady Noveriady; Immanuel Nababan; Matius Yosefhin
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 8 No 4 (2024): G-Tech, Vol. 8 No. 4 Oktober 2024
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/gtech.v8i4.5604

Abstract

The lack of knowledge and technology in small-scale community gold mining means that many concentrations of other valuable mineral elements cannot be identified and retrieved. This research aims to determine the remaining elemental content in former small-scale community gold mining areas. The research method is by taking leftover mining material at the research location and then preparing and analyzing it using the X-ray Fluorescence (XRF) method. The research results from the 9 sample points taken showed that the concentrations of the elements Si (Silica) and Fe (Iron) were the most dominant with an average value of Silica (Si) 85% and Iron (Fe) 7.37%. It can be concluded that at the research location there are still other mineral elements of economic value besides gold that are not mined and utilized.
Estimasi Sumber Daya Batubara PT Lautan Hutan Lestari Blok D Site Lemo Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalimantan Tengah Sirait, Josua; Tanggara, Deddy N.S.P.; Putrawiyanta, I Putu; Noveriady, Noveriady; Ganang, Nuansa Mare Apui
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16627

Abstract

Sumber daya batubara (coal resources) adalah bagian dari endapan batubara dalam bentuk dan kuantitas tertentu serta mempunyai prospek beralasan yang memungkinkan untuk ditambang secara ekonomis. PT Lautan Hutan Lestari merupakan Salah satu Perusahaan pertambangan dengan produksi batubara. Penambangan yang dilakukan Oleh PT Lautan hutan Lestari adalah Metode Open Pit dengan membagi tiap - tiap blok. Tujuan dari penelitian ini adalah untu menentukan arah sebaran batubara dan mengestimasi sumber daya batubara di daerah penelitian. Metode yang digunakan untuk mengestimasi sumber daya batubara adalah Metode Circular. Metode Circular adalah metode dengan bentuk lingkaran dengan radius lingkaran merupakan jarak informasi terluar sebagai batas (area of influence) sesuai dengan ketetapan SNI 5015:2019. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kondisi geologi daerah penelitian dikategorikan ke dalam kondisi geologi moderat. Hal ini bisa dilihat dari aspek sedimentasi yaitu ketebalan lapisan sedikit bervariasi, dan kesinambungan lapisan batubara sampai ratusan meter, dan percabangan beberapa. Aspek tektonik menunjukkan adanya sesar namun cukup jarang,lapisan terlipat sedang, dan kemiringan landai serta kualitas sedikit variasi. Dapat disimpulkan bahwa arah sebaran batubara berarah barat daya ke timur laut N 80° E dan nilai dip sebesar 8 - 100. Jumlah sumber daya batubara terukur adalah 5.421.200 mT, sumber daya batubara tertunjuk adalah 5.421.200 mT, serta sumber daya batubara tereka adalah 3.197.00 mT.
Pemetaan Titik Lokasi Infrastruktur di Desa Penda Pilang dengan Menggunakan GPS Map Garmin 64 SC, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah Noveriady Noveriady; Novalisae Novalisae; I Putu Putrawiyanta; Ferdinandus Ferdinandus; Neny Fidayanti
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 3 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i3.5002

Abstract

Community Service Program (PKM) Mapping Infrastructure Location Points using satellite-based GPS in Penda Pilang Village in order to prepare location information and types of infrastructure facilities available, and can be used as a base map in future infrastructure development. The product resulting from this activity is a Map of Infrastructure Location Points in Penda Pilang Village, Kurun District, Gunung Mas Regency, Central Kalimantan Province. On the map, there are 9 (nine) physical infrastructures consisting of Village Gate, Church, Village Office and BPD, PAUD, Kindergarten, Elementary School, Middle School, Posyandu, and Community Health Center.
PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ANGKUT PADA KEGIATAN OVERBURDEN REMOVAL DAN COAL GETTING Putrawiyanta, I Putu; Nadeak, Romualdo; Nababan, Immanuel
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jt.v8i1.10955

Abstract

Often the production target is not achieved at PT. Satria Alam Manunggal is a problem that often occurs, this certainly disrupts the company's work cycle. For the planned Overburden Production Target at PT. Satria Alam Manunggal in June 2023 is 287,276 bcm while for coal it is 45,665 tons. However, in research carried out in that month, overburden and coal production was not achieved due to several factors, including the influence of rain, narrow fronts, and also the compatibility factor of loading and digging equipment with transport equipment. From the results of research conducted in June 2023 at PT. Satria Alam Manunggal obtained a tool compatibility calculation result of <1, meaning that the excavator loading tool only worked less than 100%, causing waiting time for the excavator loading tool, in this case it was one of the factors that caused production to not be achieved. In order to overcome these problems, the Company must make efforts to optimize the performance of mechanical equipment. By optimizing these mechanical tools, it is hoped that mining activities can be more optimal so that production can be achieved both in overburden stripping and coal production.
Periode Pemeliharaan Settling Pond WCP 4 Di PT Suprabari Mapanindo Mineral Samosir, Davidson; Luwyk Djanas Usup, Hepryandi; Putrawiyanta, I Putu; Sukmawatie, Neny; Ariyantho Kusma Wijaya, Dody
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18444

Abstract

PT Suprabari Mapanindo Mineral memiliki settling pond yang berfungsi untuk mengelola air limpasan yang membawa partikel padatan yang berasal dari pit penambangan dan settling pond akan mengalami penumpukan sedimen sehingga mengurangi kapasitas dan memperlambat proses sedimentasi. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan periode pemeliharaan pada settling pond serta waktu penyelesaian pemeliharaan kolam secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sumber data berasal dari observasi langsung pada lapangan dan telaah dokumen yang mendukung. Dari hasil penelitian, pada total volume padatan yang berhasil terendapkan sebanyak 417.18 m3/hari untuk periode pemeliharaan pada settling pond diperoleh pada tiap kolam, yaitu kolam 1 dapat dilakukan pemeliharaan pada hari ke – 12, kolam 2 dilakukan pemeliharaan pada hari ke – 23, kolam 3 dilakukan pemeliharaan pada hari ke – 51 (1 bulan 21 hari), kolam 4 dilakukan pemeliharaan pada hari ke – 150 (5 bulan), kolam 5 dilakukan pemeliharaan pada hari ke – 289 (9 bulan 19 hari), dan kolam 6 dapat dilakukan pemeliharaan pada hari ke – 387 (1 Tahun 27 hari). Pemeliharaan menggunakan Excavator Komatsu PC210-10M0 memiliki produktivitas sebesar 608.96 m3/hari dengan waktu penyelesaian pemeliharaan pada semua kolam pengendapan, yaitu 19 hari.
Analisis Dampak Pertambangan Emas Tanpa Izin Terhadap Kualitas Air Sungai Katingan Dan Persepsi Masyarakat Di Desa Garagu Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah Pebryanto, Pebryanto; Saptawartono, Saptawartono; Iashania, Yunida; Wijaya, Dody Ariyantho Kusma; Putrawiyanta, I Putu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20103

Abstract

Penelitian di lakukan pada Sungai Katingan, khususnya Desa Garagu Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air pada Sungai Katingan yang diakibatkan oleh adanya aktivitas penambangan emas dan persepsi masyarakat terkait penggunaan air Sungai Katingan. Berdasarkan hasil uji laboratorium dan standar baku mutu air Sungai Katingan pada kelas I ada 6 paramater yang tidak sesuai dengan standar baku mutu adalah TSS,Fe, Mn, Cu, BOD, serta COD. Pada kelas II yaitu BOD dan Cu, Kelas III yaitu BOD dan Cu, dan kelas IV yaitu DO. Pengambilan persepsi masyarakat menggunakan kuesioner dengan penentuan sampel menggunakan tabel Isaac dan Michael dengan total 100 responden, dengan hasil sebagai berikut yaitu 62 jawaban untuk sarana transportasi air, 41 jawaban digunakan sebagai sarana budidaya ikan air tawar, peternakan serta mengairi tanaman, 13 jawaban untuk MCK dan 22 jawaban tidak menggunakan. Hal ini dapat di simpulkan bahwa kualitas air Sungai Katingan tercemar dengan adanya parameter yang tidak sesuai dengan standar baku mutu air akibat aktivitas penambangan emas serta tidak layak untuk di gunakan pada kelas I-III dan paling aman di gunakan untuk kelas IV (mengairi tanaman) berdasarkan standar baku mutu air. Persepsi masyarakat dengan jawaban terbanyak sebagai sarana transportasi air hal ini karena akses untuk menuju Desa Garagu hanya bisa di akses dengan ferry penyebrangan atau transportasi air. Kata Kunci: Kualitas Air Sungai, Penambangan Emas, Persepsi Masyarakat
Pengaruh Pertambangan Emas Rakyat Skala Kecil (Pesk) Terhadap Kualitas Air Permukaan Sungai Kahayan di Desa Pahawan Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah Situmorang, David Benedictus; Virgiyanti, Lisa; Putrawiyanta, I Putu; Indrajaya, Fahrul; Sukmawatie, Neny
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertambangan emas rakyat terhadap kualitas air Sungai Kahayan di Desa Pahawan, Kabupaten Pulang Pisau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air di beberapa titik, terutama di area pertambangan, tidak memenuhi baku mutu air yang ditetapkan oleh pemerintah. Parameter seperti BOD, COD, Fe, dan pH menunjukkan penurunan kualitas air yang signifikan. Aktivitas pertambangan emas rakyat meningkatkan kadar logam berat, khususnya merkuri, yang berpotensi merusak ekosistem dan membahayakan kesehatan masyarakat sekitar. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya langkah mitigasi untuk mengurangi dampak negatif pencemaran air.
Analisis Penggunaan Kapur dan Kaustik Soda pada Pengolahan Air Tambang di Settling Pond Pit 72 Pt. Unirich Mega Persada Desa Hajak Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara Mahara, Deo; Sukmawatie, Neny; Putrawiyanta , I Putu; Fidayanti, Neny; Ganang, Nuansa Mare Apui
Action Research Literate Vol. 7 No. 11 (2023): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v7i11.200

Abstract

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, produksi batubara di Indonesia meningkat dan dari tingginya produksi batubara, tentu limbah yang dihasilkan dari proses produksi tersebut ikut meningkat salah satunya adalah limbah air tambang. Limbah air tambang perlu olah agar tidak mencemari lingkungan. Adapun cara pengolahan air tambang dimulai dari mengenali keadaan air tambang dan melakukan penetralan pH air tambang pada settling pond untuk mengurangi tingkat asam air tambang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan sampel air tambang yang kemudian dicampur dengan bahan kapur dan kaustik soda untuk mengetahui dosis dan kebutuhan bahan penetralan pH air tambang, mengetahui pengaruh kapur dan kaustik soda pada tinggi endapan, dan waktu keruh jernih yang dibutuhkan untuk kapur dan kaustik soda setelah pengadukan. Penelitian ini melakukan penelitian dengan penelitian deskriptif kuantitatif yang pengolahan datanya dengan cara mendeskripsikan, meneliti, dan menjelaskan sesuatu yang dipelajari apa adanya, dan menarik kesimpulan dari fenomena yang dapat diamati dengan menggunakan angka-angka. Hasil dari penelitian ini mendapatkan nilai besaran dimensi dan fungsi kolam pada settling pond, perhitungan debit air hujan yang masuk ke settling pond, perhitungan debit aktual pompa dari sump yang masuk ke settling pond, nilai dosis dan kebutuhan kapur dan kaustik soda untuk penetralan pH, nilai tinggi endapan, dan nilai waktu keruh jernih kapur dan kaustik soda pada air sampel. Sehingga dari hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi dalam penggunaan kapur dan kaustik soda untuk pengolahan air tambang.
Evaluasi Kesesuaian Rencana Penambangan Dengan Realisasi di Tambang Ks-1 PT. ABC Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalimantan Tengah Ni Putu Ayu Indyastika; I Putu Putrawiyanta; Yunida Iashania; Yosa Yonathan Hutajulu; Saptawartono Saptawartono
Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi 
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juitik.v5i3.1645

Abstract

This study aims to evaluate the level of conformity between the mining plan and its actual implementation in Pit Ks-1 of PT. ABC during the period of April 2025. The evaluation was conducted to determine the level of production achievement and to identify the factors causing discrepancies between the planned design and the actual field conditions. The research employed a descriptive-quantitative method, utilizing mine planning software to analyze and compare the planned mining sequence with the actual progress in the field. The analysis focused on the conformity between the planned mining sequence and the actual pit conditions, as well as the achievement of production targets. The results show that the actual overburden removal reached 872,819 bcm or 89% of the target of 981,990 bcm, while coal production reached 38,130 tons or 54% of the target of 70,000 tons. Based on the evaluation of the mining sequence conformity, the study area was dominated by undercut conditions (insufficient excavation), with a smaller portion of overcut (excess excavation), and several areas that were in plan (aligned with the design). The main factor contributing to the discrepancy between the plan and the actual mining realization was environmental conditions, particularly the high rainfall intensity during the study period. The total rainfall hours exceeded the planned working schedule, resulting in reduced Effective Working Hours (EWH). This condition caused slippery haul roads and flooded pit fronts, which hindered equipment movement and lowered operational productivity.
Analisis Kesesuaian Pemanfaatan Air Pada Lubang Bekas Tambang Pasir di Daerah Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah Aljack, Andreas Asi; Putrawiyanta, I Putu; Saptawartono, Saptawartono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas penambangan pasir sangat banyak dilakukan di Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu dan merupakan salah satu sektor utama mata pencaharian masyarakat setempat. Lubang-lubang bekas tambang pasir yang ditinggalkan tanpa adanya melakukan pengelolaan sehingga sebagian bekas lubang galian tersebut terisi oleh air dan sebagian tidak mengandung air. Berdasarkan latar belakang tersebut maka dilakukan analisis Analisi Kesesuaian Pemanfaatan Air Pada Lubang Bekas Tambang Pasir Di Daerah Kelurahan Sei gohong agar nantinya dapat ditemukan kondisi lubang bekas tambang pasir, kualitas air lubang bekas tambang pasir, dan pemanfaatan air pada lubang bekas tambang pasir. Dari hasil penelitian, kondisi lubang bekas tambang pasir A dan B berumur ± 20 tahun yang dapat dikategorikan lubang bekas tambang usia sedang (setengah matang) dan kondisi air yang berada di lubang bekas tambang setiap musim kemarau tidak akan kering, jadi masyarakat sekitar memanfaatkannya air tersebut untuk mengairi tanaman , mencuci kendaraan dan lain-lain. Berdasarkan hasil uji 4 sampel air dilaboratorium menunjukan hasil tidak  sesuai dengan yang terlampir pada bagian IV lampiran II tentang Baku Mutu Air Danau Dan Sejenisnya pada PP No. 22 Tahun 2021 Standar Maksimum Kelas 4 sehingga pemanfaatnya hanya bisa digunakan untuk mengairi tanaman dan digunakan sebagai penyiraman kebakaran hutan