Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Transformasi Fungsi Masjid Sebagai Sarana Ibadah Dan Rekreasi Dalam Perkembangan Perkotaan: Studi Kasus: Masjid 99 Kubah di Makassar Wijayanti, ST Ratna; Muhibuddin, Andi; Bahri, Syamsul
Urban and Regional Studies Journal Vol. 6 No. 2 (2024): Urban and Regional Studies Journal, Juni 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v6i2.4497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran Masjid 99 Kubah sebagai medium ibadah dan rekreasi bagi warga Kota Makassar, dengan fokus pada aspek harmoni sosial dan pengembangan kota. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan kuantitatif berupa nilai atau skor atas jawaban yang diberikan oleh responden terhadap pertanyaan pertanyaan yang ada dalam kuesioner. Data dianalisis dengan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid 99 Kubah Kota Makassar secara simultan memainkan peran yang signifikan sebagai sarana ibadah dan rekreasi, interaksi masjid dengan masyarakat Kota Makassar sangat positif, serta dampak peran masjid dalam fungsi ibadah dan rekreasi terhadap harmoni sosial dan pengembangan kota Makassar sangat signifikan. This study aims to gain a deeper understanding of the role of the 99 Dome Mosque as a medium of worship and recreation for the citizens of Makassar City, focusing on aspects of social harmony and city development. The type of research used in this study is a quantitative approach in the form of a value or score on the answers given by respondents to the questions in the questionnaire. The data were analyzed by multiple linear regression methods. The results showed that the 99 Dome Mosque of Makassar City simultaneously plays a significant role as a means of worship and recreation, the interaction of mosques with the people of Makassar City is very positive, and the impact of the role of mosques in worship and recreation functions on social harmony and development of the city of Makassar is very significant.
Efektifitas Penerapan Sistem Manajemen Terpadu Dalam Peningkatan Kinerja Gani, Muhammad Jufri; Muhibuddin, Andi; Bahri, Syamsul
Paradigma Journal of Administration Vol. 1 No. 2 (2023): Paradigma Journal of Administration, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v1i2.3883

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas penerapan sistem manajemen terpadu (SMT) (ISO series) Dalam Peningkatan Kinerja Pada PT Pelindo Jasa Maritim Makassar. Tahapan-tahapan yang dilaksanakan mulai dengan pelaksanaan Audit Internal, Rapat Tinjauan Manajemen, Audit Eksternal Badan Serftifikasi dan tindaklanjut hasil temuan audit internal/ekternal, sehingga tahapan yang dilaksanakan sesuai dengan kaidah dan klausul yang di persyaratakan oleh sistem manajemen terpadu (ISO Series) dimaksud seperti komitmen, kebijakan, sasaran, pembentukan tim internal, gap analisis, pendidikan dan latihan (diklat) kompetensi Sistim Manajemen Terpadu (ISO series). Adapun faktor pendukung penerapan sistem manajemen terpadu (ISO series) dalam peningkatan kinerja PT. Pelindo Jasa Maritim Makassar, yakni komitmen manajemen, sarana dan prasarana, komunikasi yang efektif dan ketersediaan dana, adapun faktor penghambat yakni budaya kerja, kompetensi dan target waktu. The result of the research showed that the effectiveness of implementing an Integrated Management System (SMT) (ISO series) in improving performance at PT Pelindo Jasa Maritim Makassar. The stages implemented starting with the implementation of an Internal Audit, Management Review Meeting, External Audit of the Certification Body and follow-up on the result of internal/external audit finding, so that the stages carried out are in accordance with the rules and clauses required by the integrated management system (ISO Series) referred to as commitment, policy, target, internal team formation, gap analysis, education and training (training) Integrated Management System competency  (ISO series).  The supporting factors for implementing an integrated management system (ISO series) in improving the performance of PT. Pelindo Jasa Maritim Makassar are management commitment, facility and infrastructure, effective communication and availability of funds, while the inhibiting factors are work culture, competence and time target.
Pendugaan Parameter Genetik Tanaman Cabai Katokkon Capsicum chinense Jacq. Dengan Iradiasi Sinar Gamma Tonggo, Iva Irwanti; Muhibuddin, Andi; Nasution, Muhammad Arif
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 2 No. 1 (2024): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v2i1.2979

Abstract

Katokkon chili is local horticultural commodity originating from Toraja and is often called “katokkon pepper”. This chili has good adaptation with a fairly high yield. The people of Toraja and the surrounding area really like this type of chili because it has one of the advantages of a production period that is not too long, around 3-4 months after transplanting. The purpose of this study was to determine the effect of giving a dose of gamma ray irradiation on the genetic parameters of katokkon chili plants. The use of this research as a basis for developing and improving genetics in breeding katokkon chili plants eith a dose of gamma irradiation. The implementation of the research was carried out at BTP. Tamalanrea, Tamalanrea District, Makassar City, South Sulawesi and the Integrated Farming System Education Garden, on Raya Poros Sappaya street, Bontoramba Village, Pallangga District, Gowa Regency. The plants came from the control treatment (D0) and 200 Gray (D1) consisted of 3 replicates for each treatment and each experiment consisted of 15 plants, so that the total number of plants in this study was 90 plants. The research was carried out in the form of a Randomized Block Design (RBD) with a dose of gamma irradiation as the main factor. The results showed that gamma irradiation at doses of 200 Gray could have a genetic effect compared to D0 on flowering age, number of fruit planted, fruit diameter, fruit weight, fruit stalk diameter, fruit length and fruit flesh thickness. Cabai katokkon merupakan komuditas hortikultura lokal berasal dari Toraja dan sering disebut “lada katokkon”. Cabai ini memiliki adaptasi baik dengan daya hasil yang cukup tinggi. Pada kalangan masyarakat Toraja dan wilayah sekitarnya sangat menyukai cabai jenis ini karena memiliki salah satu keunggulan masa produksi yang tidak terlalu lama berkisar 3-4 bulan setelah pindah tanam. Adapun tujuan yang dilakukan dalam penelitian ini mengetahui pengaruh pemberian dosis iradiasi sinar gamma terhadap parameter genetik tanaman cabai katokkon. Kegunaan penelitian ini sebagai dasar dalam mengembangkan dan memperbaiki genetik pada pemuliaan tanaman cabai katokkon dengan dosis iradiasi sinar gamma. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan di BTP. Tamalanrea, Kecamatan Tamalenrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan dan Kebun Pendidikan Integrated Farming System, di Jalan Raya Poros Sappaya, Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Tanaman berasal dari perlakuan kontrol (D0) dan 200 Gray (D1) terdiri dari 3 ulangan pada setiap perlakuan dan masing-masing percobaan terdiri dari 15 tanaman, sehingga jumlah tanaman keseluruhan pada penelitian ini 90 tanaman. Pelaksanakan penelitian dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dosis iradiasi sinar gamma sebagi faktor utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iradiasi sinar gamma pada dosis dosis 200 Gray dapat memberikan pengaruh genetik dibanding D0 terhadap umur berbunga, jumlah buah pertanaman, diameter buah, bobot perbuah, diameter tangkai buah, panjang buah, dan tebal daging buah.
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Cabai Katokkon Capsicum chinense Jacq. Dengan Perlakuan Dosis Pupuk Cangkang Telur Yanti, Risma; Muhibuddin, Andi; Amiruddin, Amiruddin
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 2 No. 1 (2024): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v2i1.3002

Abstract

Katokkon chili pepper (Capsicum chinense Jacq.) is a typical Toraja chili characterized by a higher level of spiciness compared to other types of chili. This research was conducted at Bumi Tamalanrea Permai and Green House of Integrated Farming System Education Garden, Faculty of Agriculture, Bosowa University. The purpose of this study was to determine the real dose of eggshell fertilizer on the growth and production of katokkon chili plants. This study was conducted using Group Randomized Block Design (RBD) with five treatments and three repeats. The treatment used is a dose of eggshell fertilizer. Each treatment was repeated three times, resulting in 15 experimental units. Each experiment consisted of five plant samples, bringing the total to 75 plants. The results of this study showed that eggshell fertilizer treatment at a dose of 75 g / plant gave the best results in the growth and production of katokkon chili plants. Cabai katokkon (Capsicum chinense Jacq.) merupakan jenis cabai khas Toraja yang ditandai dengan tingkat kepedasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis cabai lainnya. Penelitian ini dilaksanakan di Bumi Tamalanrea Permai dan Green House Kebun Pendidikan Integrated Farming System Fakultas Pertanian Universitas Bosowa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dosis pupuk cangkang telur yang nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai katokkon. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah dosis pupuk cangkang telur. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga menghasilkan 15 unit percobaan. Setiap percobaan terdiri dari lima sampel tanaman, sehingga secara keseluruhan terdapat 75 tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan pupuk cangkang telur terhadap dosis 75 g/tanaman memberikan hasil terbaik dalam pertumbuhan dan produksi tanaman cabai katokkon.
Pendugaan Parameter Genetik Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Katokkon Capsicum chinense Jacq Febrianty, Ine; Muhibuddin, Andi; Maulana, Zulkifli
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 2 No. 1 (2024): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v2i1.3008

Abstract

Katokkon chili or commonly known as "lada katokkon" is a typical Tana Toraja chili that has a shape like peppers but has a smaller size and a distinctive aroma, as well as a spicy taste that is higher than other types of chili. The research was carried out in the form of experiments and arranged according to a Randomized Block Design (RBD) with 4 treatments 3 replications so as to obtain 15 experimental units, this study without using. The purpose of this study was to determine the estimation of genetic parameters of several growth and production characters of katokkon chili plants. This research was conducted at BTP Tamalanrea, Tamalanrea District, Makassar City, South Sulawesi and at the Green House of the Integrated Farming System Educational Garden, located at Raya poros Sapayya street, Bontoramba Village, Palangga District, Gowa Regency.  Based on the results of the study, it can be concluded that the heritability value of plant height, leaf number, stem diameter, flowering age, fruit diameter, and fruit weight per plant has a high heritability value. Medium heritability is found in the character of fruit length and harvest age. Low heritability value is found in the character of fruit stalk length. Cabai katokkon atau biasa di kenal dengan “lada katokkon” merupakan cabai khas Tana Toraja yang memiliki bentuk seperti paprika tetapi memiliki ukuran yang lebih kecil dan aroma yang khas, serta rasa pedasnya yang lebih tinggi dari jenis cabai lainnya. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan dan disusun menurut Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan 3 ulangan sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendugaan parameter genetik dari beberapa karakter pertumbuhan dan produksi tanaman cabai katokkon. Penelitian ini dilaksanakan di BTP Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan dan di Green House kebun pendidikan Integrated Farming System di Jalan Raya poros Sapayya, Desa Bontoramba, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa yang memiliki nilai heritabilitas tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, umur berbunga, diameter buah, dan berat buah per tanaman mempunyai nilai heritabilitas yang tinggi. Untuk heritabilitas sedang terdapat pada karakter panjang buah dan umur panen. Nilai heritabilitas rendah terdapat pada karakter panjang tangkai buah.
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Katokkon Capsicum chinense Jacq. Dengan Berbagai Perlakuan Pupuk Organik Cair Rafidah, Nurul; Nasution, Muhammad Arif; Muhibuddin, Andi
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 2 No. 1 (2024): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v2i1.3018

Abstract

The local chili variety typical of Toraja is known as Pepper Katokkon. The shape is like chili peppers, but in the form of a mini, fat, round and short. This local variety of chili has a fragrant and spicy aroma, so it is much loved by the community. Organic liquid fertilizer, namely, fertilizer that is classified as environmentally friendly, because it is made from organic materials. This study aims to analyze the best dosage of liquid organic fertilizer on plant growth and production. The study was conducted in the form of an experiment arranged according to a Randomized Block Design (RBD) consisting of 5 treatments and 3 replications. The treatment tried was liquid organic fertilizer (POC) consisting of control (without treatment), 2 ml/liter, 4 ml/liter, 6 ml/liter and 8 ml/liter. Each treatment was repeated 3 times to obtain 15 experimental units. Each experimental unit used 5 sample plants so that the total experiment was 75 plants. Cabai varietas lokal khas Toraja dikenal dengan nama Lada Katokkon. Bentuknya seperti buah cabai paprika, namun dalam bentuk mini, gemuk, bulat, dan pendek. Cabai varietas lokal ini memiliki aroma yang harum mewangi dan pedas, sehingga banyak digemari oleh masyarakat. Pupuk organik cair yaitu, pupuk yang tergolong ramah lingkungan, karena terbuat dari bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi dosis pupuk organik cair yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Penelitian dilaksanakan melalui serangkaian percobaan yang diatur menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Rancangan ini terdiri dari 5 variasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Variasi perlakuan yang diuji coba adalah berbagai dosis pupuk organik cair (POC), yakni kelompok kontrol (tanpa perlakuan), 2 ml/liter, 4 ml/liter, 6 ml/liter, dan 8 ml/liter. Setiap variasi perlakuan direplikasi sebanyak 3 kali, sehingga totalnya terdapat 15 unit percobaan. Masing-masing unit percobaan melibatkan 5 tanaman sampel, menghasilkan total 75 tanaman yang diobservasi dalam percobaan ini.