Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Desa Binaan Berbasis Pengembangan Sentra Bawang Merah Unggul Ramah Lingkungan Muhibuddin, Andi; Mahmud , Haris; Ilyas, M. Irham; Fada, Andi Tenri; Muhibuddin, Andi Firman
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2025): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i3.2972

Abstract

This Empowerment Program for Assisted Villages aims to develop an environmentally friendly red onion production center. The environmentally friendly technologies used include the application of plant-based biopesticides, enhanced organic liquid fertilizers, and organic fungicides. The activities were carried out through several stages, namely: (1) program socialization, (2) training, (3) technology implementation, (4) mentoring and evaluation, and (5) program sustainability stages. The sustainability of this program involves providing in-kind assistance to farmer groups. Evaluation is carried out by administering pre-tests and post-tests to the targeted farmer groups. The program's target farmer groups are the Anugerah farmer group (16.5 Ha) and the Passamuturukang farmer group (10.5 Ha).The results of this program implementation show that: (a) red onion productivity significantly; (b) the managerial ability of the farmer groups in managing red onion businesses increased; (c) the revenue of the farmer groups increased; (d) the knowledge of the farmer groups on seedling and red onion cultivation increased; and (e) the financial management understanding of the farmer groups increase. Based on these results, it can be concluded that this program successfully improved the farmers' capacity and red onion production through the implementation of environmentally friendly technology.
Respon Pertumbuhan Tanaman Cabai Merah Capsicum annum L. Pada Pemberian Pupuk Organik Cair Rebung Bambu Dan Trichoderma sp. Hismawati, Hismawati; Muhibuddin, Andi; Nasution, Muhammad Arief
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 2 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Juli 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i2.4818

Abstract

Red chili (capsicum annum L) is one of the important horticultural plants cultivated commercially. This study began in March to July 2024 at the Integrated Farming System Education Garden, Faculty of Agriculture, Bosowa University in Bontoramba Village, Pallangga District, Gowa Regency, South Sulawesi. The purpose of this study was to determine the combination of liquid organic fertilizer from bamboo shoots and Trichoderma sp. which influenced the growth of red chili plants. This study used a randomized block design with five treatments, namely F0 (without POC + Trichoderma sp. as a control), F1 (POC 100ml/liter + Trichoderma sp. 40 g), F2 (POC 150ml/liter + Trichoderma sp. 50 g), F3 (POC 200ml/liter + Trichoderma sp. 60 g), F4 (POC 250ml/liter + Trichoderma sp. 70 g), and 3 replications. The results of the study showed that the best growth was in the F4 treatment with a combination dose of POC 250ml/liter + Trichoderma sp. 70 g which was able to provide growth in plant height, number of leaves, stem diameter, and fruit weight per plant. Cabai Merah Capsicum annum L. merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura penting dibudidayakan secara komersial. Penelitian ini dimulai pada bulan Maret sampai Juli 2024 di Kebun Pendidikan Integrated Farming System Fakultas Pertanian Universitas Bosowa di Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kombinasi pupuk organik cair rebung bambu dan Trichoderma sp. yang memberi pengaruh pertumbuhan terhadap tanaman cabai merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan yaitu F0 (tanpa POC+ Trichoderma sp. sebagai kontrol), F1 (POC 100ml/liter + Trichoderma sp. 40 g), F2 (POC 150ml/liter + Trichoderma sp. 50 g), F3 (POC 200ml/liter + Trichoderma sp. 60 g), F4 (POC 250ml/liter + Trichoderma sp. 70 g). serta 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan terbaik yaitu pada perlakuan F4 dengan dosis kombinasi POC 250ml/liter + Trichoderma sp. 70 g yang mampu memberikan pertumbuhan pada tinggi tanaman, jumlah helai daun, diameter batang, dan berat buah pertanaman.
Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat Solanum Lycopersicum L. Dengan Pemberian Kombinasi Takaran Pupuk Kandang Sapi Dan Volume Air Melalui Sistem Irigasi Tetes Tunggal, Putri; Muhibuddin, Andi; Amirudin, Amirudin
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 2 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Juli 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i2.4834

Abstract

Tomato plants (Solanum Lycopersicum L.) are one of the horticultural vegetable commodities cultivated in Indonesia. Tomatoes also contain carbohydrates, proteins, fats and calories, and are one of the agricultural commodities that can support the economy. Drip irrigation is one of the surface irrigation systems by providing water between plant lines. This study aims to determine the interaction of the ratio or dose of the combination of cow manure with the amount of water through a drip irrigation system. This study was carried out by the Integrated Farming System Education Garden, Faculty of Agriculture, Bosowa University, on JL. Raya Poros Sapayya, Bontoramba Village, Palangga District, Gowa Regency, South Sulawesi. This research was started in May to July 2024. This research used a Randomized Block Design (RAK) with 5 treatments, namely (2,160 ml/polybag + 200 grams of cow manure), (1,440 ml/polybag + 300 grams of cow manure), (1,080 ml/polybag + 400 grams of cow manure), (864 ml/polybag + 500 grams of cow manure), (720 ml/polybag + 600 grams of cow manure and 3 replications. The results of the study showed the best growth and production, namely 720 ml/polybag + 600 grams of cow manure which was able to provide the best growth and production. Tanaman tomat (Solanum Lycopersicum L.) adalah salah satu komoditas sayuran hortikultura yang dibudidayakan di Indonesia. Tomat juga mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan kalori, serta menjadi salah satu komoditas pertanian yang dapat menunjang perekonomian. Irigasi tetes adalah termasuk salah satu sistem irigasi permukaan (surface irrigation) dengan cara pemberian air di antara jalur-jalur tanaman. Penelitian bertujuan untuk mengetahui interaksi rakaran atau dosis dari kombinasi pupuk kandang sapi dengan jumlah air melalui sistem irigasi tetes. Penelitian ini dilaksanakan Kebun Pendidikan Integrated Farming System Fakultas Pertanian Universitas Bosowa, di JL. Raya Poros Sapayya, Desa Bontoramba, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Penelitian ini dimulai pada Mei sampai Juli 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan yaitu (2,160 ml/polybag + 200 gram pupuk kandang sapi), (1,440 ml/polybag + 300 gram pupuk kandang sapi), (1,080 ml/polybag + 400 gram pupuk kandang sapi), (864 ml/polybag + 500 gram pupuk kandang sapi), (720 ml/polybag + 600 gram pupuk kandang sapi serta 3 ulangan. Hasil Penelitian menunjukkan pertumbuhan dan produksi terbaik yaitu 720 ml/polybag + 600 gram pupuk kandang sapi yang mampu memberikan pertumbuhan dan produksi terbaik.
Penerapan E-Government Dan Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar Ilham, Muh.; Muhibuddin, Andi; Juharni, Juharni
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2025
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v5i1.6416

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan E-Government, budaya kerja, motivasi, serta sarana dan prasarana terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 29 responden ASN di BPBD Kota Makassar. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan E-Government berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN dengan nilai signifikansi 0,000. Selain itu, budaya kerja, motivasi, serta sarana dan prasarana juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,000; 0,000; dan 0,014. Uji F membuktikan bahwa keempat variabel tersebut berpengaruh secara simultan terhadap kinerja ASN. Temuan ini mengindikasikan bahwa optimalisasi E-Government, peningkatan budaya kerja, motivasi, dan penyediaan sarana-prasarana yang memadai dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kinerja ASN di BPBD Kota Makassar. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengambil kebijakan dalam merancang program peningkatan kinerja aparatur di sektor penanggulangan bencana. This study aims to analyze the influence of E-Government implementation, work culture, motivation, and facilities on the performance of Civil Servants (ASN) at the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Makassar City. A quantitative research method was employed, utilizing a survey approach with questionnaires distributed to 29 ASN respondents at BPBD Makassar. Data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS. The results indicate that E-Government implementation has a positive and significant effect on performance, with a significance value of 0.000. Additionally, work culture, motivation, and facilities also significantly influence performance, with significance values of 0.000, 0.000, and 0.014, respectively. The F-test confirms that these variables collectively impact ASN performance. These findings suggest that optimizing E-Government, enhancing work culture, motivation, and providing adequate facilities can be effective strategies to improve ASN performance at BPBD Makassar. This study provides practical contributions for policymakers in designing programs to enhance civil servant performance in the disaster management sector.
Implementasi Kebijakan Dinas Kesehatan Dalam Penanganan Gizi Buruk Pada Balita Di Kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat Daya Kalampung, Stephanie M.; Muhibuddin, Andi; Juharni, Juharni
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2025
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v5i1.6422

Abstract

Penelitian bertujuan mengidentifikasi kebijakan Dinas Kesehatan dalam penanganan gizi buruk pada balita di Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya dan mengkaji implementasi kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan lokasi penelitian di Kabupaten Sorong Selatan. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder melalui teknik observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Dinas Kesehatan dalam menangani gizi buruk pada balita dilaksanakan melalui program penyuluhan kepada masyarakat terkait pentingnya gizi seimbang, pemberian vitamin, suplemen penambah nafsu makan, serta makanan bergizi seperti susu dan biskuit. Selain itu, dilakukan identifikasi penyebab gizi buruk, seperti pola makan, sanitasi, dan pola asuh, serta penyuluhan gizi kepada ibu hamil, anak-anak, dan remaja putri melalui kerja sama dengan puskesmas dan rumah sakit. Implementasi kebijakan dipengaruhi oleh empat aspek utama: komunikasi, sumber daya, disposisi (komitmen pelaksana), dan struktur birokrasi. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi implementasi kebijakan terdiri atas faktor internal, yakni kapasitas sumber daya manusia, ketersediaan anggaran, fasilitas dan infrastruktur, serta sistem monitoring dan evaluasi; serta faktor eksternal, seperti kondisi geografis, kesadaran dan partisipasi masyarakat, budaya lokal, kemitraan lintas sektor, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. This study aims to identify the policies of the Health Office in addressing malnutrition among children under five in South Sorong Regency, Southwest Papua Province and examine the implementation of these policies. A qualitative research approach was employed, with the study conducted in South Sorong Regency. Data were collected from primary and secondary sources through observation and in-depth interviews The findings reveal that the Health Office’s policy in addressing malnutrition is carried out through community outreach programs focusing on balanced nutrition, the provision of vitamins, appetite stimulants, and nutritious food such as milk and biscuits. The approach also includes identifying the main causes of malnutrition—such as eating patterns, sanitation, and parenting—followed by education campaigns on nutrition for pregnant women, children, and adolescent girls in collaboration with local health centers and hospitals. Policy implementation is influenced by four key aspects: communication, resources, disposition (implementers’ commitment), and bureaucratic structure. Factors affecting implementation include internal factors such as human resource capacity, budget availability, facilities and infrastructure, and monitoring and evaluation systems; and external factors such as geographical conditions, community awareness and participation, local culture and customs, cross-sectoral partnerships, and socio-economic influences.
Analisis Spasial-Temporal Hubungan LST dan NDVI terhadap Pembentukan Urban Heat Island di Kota Kendari Alwan; Muhibuddin, Andi; Syafri; Latief, Rudi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i3.31052

Abstract

Percepatan urbanisasi dan dinamika iklim global telah meningkatkan tingkat keparahan dampak Urban Heat Island (UHI), terutama di kota-kota tropis seperti Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji korelasi spasial-temporal antara indeks vegetasi (NDVI) dan LST di Kota Kendari untuk tahun 2015, 2019, dan 2024. Citra satelit Landsat 8 digunakan untuk menghitung NDVI dan LST, yang kemudian dianalisis lebih lanjut dengan metodologi statistik deskriptif, korelasi. Temuan menunjukkan adanya peningkatan suhu permukaan maksimum dari 27,02°C di tahun 2015 menjadi 31,64°C di tahun 2024, bersamaan dengan variasi nilai NDVI yang menunjukkan tren positif di area yang dikonservasi. Hubungan negatif yang konstan antara NDVI dan LST terlihat di tiga tahun penelitian, dengan nilai R² terbesar sebesar 0,4444 yang tercatat pada tahun 2015, yang menandakan pengaruh signifikan vegetasi dalam mengurangi suhu permukaan. Nilai R² yang menurun di tahun-tahun berikutnya menandakan meningkatnya tekanan pembangunan terhadap ekosistem vegetatif. Penemuan ini memvalidasi pentingnya mempertahankan dan meningkatkan RTH sebagai elemen penting dalam perencanaan spasial sebagai pendekatan mitigasi termal dan dalam mengelola efek UHI di wilayah perkotaan tropis.
Dampak Pembangunan Center Point Of Indonesia Terhadap Pendapatan Ekonomi Masyarakat Nelayan Di Kecamatan Mariso Kota Makassar Paembong, Bernadeth; Muhibuddin, Andi; Syafri, Syafri
Urban and Regional Studies Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v6i1.3802

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor yang menyebabkan penurunan pendapatan masyarakat nelayan Di Kecamatan Mariso dan untuk mengidentifikasi strategi peningkatan ekonomi masyarakat nelayan Di Kecamatan Mariso terhadap pembangunan CPI Kota Makassar. Variabel yang digunakan terdiri dari empat variabel yakni : 1. Jumlah Populasi Nelayan, 2. Kesehatan Masyarakat, 3. Jarak Penangkapan, 4. Tingkat Pendidikan Adapun metode pengambilan sampel penelitian ini menggunakan slovin dengan sampel penelitian masyarakat nelayan di Kelurahan Panambungan yang terkena dampak pembangunan CPI. Metode analisis yang digunakan berupa analisis regresi regresi berganda, uji f, uji t digunakan untuk mengetahui faktor menyebabkan penurunan pendapatan dan analisis SWOT digunakan untuk mengetahui strategi peningkatan ekonomi. Hasil karya ini adalah faktor yang menyebabkan penurunan pendapatan masyarakat nelayan di Kecamatan Mariso terhadap pembangunan CPI Kota Makassar adalah jarak tangkap. Strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan adalah memanfaatkan jumlah populasi nelayan dengan membentuk lembaga pemberdayaan, meningkatkan tingkat pendidikan dengan mensosialisasikan pengaturan penangkapan ikan, meningkatkan tingkat kesehatan dengan meningkatkan kualitas keamanan kapal nelayan, dan mengembangkan mata pencaharian alternatif melalui budidaya dan teknologi tepat guna. The purpose of this study was to identify the factors that caused a decrease in the income of fishing communities in Mariso District and to identify strategies for improving the economy of fishing communities in Mariso District towards the development of CPI in Makassar City. The variables used consist of four variables, namely: 1. Total Fisherman Population, 2. Community Health, 3. Distance of Catching, 4. Level of Education The sampling method for this research uses slovin with research samples of fishing communities in the Panambungan Village which are affected by the development of the CPI . The analytical method used is in the form of multiple regression analysis, f test, t test are used to determine the factors causing a decrease in income and SWOT analysis is used to determine strategies for increasing the economy. The result of this work is the factor that causes a decrease in the income of fishing communities in the Mariso District for the development of CPI in Makassar City, namely the fishing distance. Strategies that can be used to increase the income of fishing communities are utilizing the fishing population by establishing empowerment institutions, increasing the level of education by socializing fishing regulations, increasing the level of health by improving the safety quality of fishing boats, and developing alternative livelihoods through cultivation and appropriate technology
Evaluasi Partisipasi Masyarakat Dalam Revitalisasi Kawasan Permukiman Kumuh: Studi Kasus: Kampung Gembira Gembrong, Jakarta Timur Irwan, Muh. Faad Mauladi; Muhibuddin, Andi; Saleh, Haeruddin
Urban and Regional Studies Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v6i1.3811

Abstract

Pertumbuhan penduduk merupakan karunia tuhan bagi sebuah kawasan perkotaan karena sumber daya manusianya yang bertambah. Pertumbuhan pendudukan akan diiringi dengan meningkatnya kawasan permukiman, pertumbuhan yang semakin tidak terkendali mendorong tumbuhnya permukiman baru. Kurangnya perhatian dan kemiskinan menjadi penyebab lain timbulnya permukiman kumuh. Kampung Pasar Gembrong menjadi salah satu kawasan permukiman kumuh di Jakarta Timur. Pemerintah kemudian melakukan revitalisasi pasca kebakaran yang melanda kampung dan saat ini berganti nama menajadi Kampung Gembira Gembrong. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan paradigma rasionalisme. Penelitian ini menggunakan metode analisis desktriptif dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposeful sampling serta pengumpulan data menggunakan triangulasi data yang terdiri atas pengamatan, wawancara, dan data sekunder. Hasil temuan dan pembahasan menunjukkan bahwa penggunaan metode partisipasi dalam Participatory Rural Appraisal dalam proses perencanaan belum diterapkan. Pengukuran tingkat derajat partisipasi masyarakat, memberikan hasil tingkatan yang berbeda dipengaruhi oleh kondisi tahapannya masing-masing. Disarankan agar mempertahankan desain yang ada kemudian mengembangkan dan meningkatkan visibilitas ruang pada area komunal kampung, Melakukan edukasi kepada masyarakat oleh instansi terkait tentang pengelolaan kampung wisata, serta direkomendasikan kepada peneliti selanjutnya agar dapat meneliti faktorfaktor penyebab partisipasi. Population growth is a gift from God for an urban area because of its increasing human resources. Population growth will be accompanied by an increase in residential areas, increasingly uncontrolled growth encourages the growth of new settlements. The lack of attention and poverty are other causes of slums. Pasar Gembrong Village is one of the slum areas in East Jakarta. The government then revitalized it after the fire that hit the village and currently changed its name to Kampung Gembira Gembrong. This research is qualitative research with a rationalism paradigm. This research uses descriptive analysis methods and sampling techniques using purposeful sampling and data collection using data triangulation consisting of observations, interviews, and secondary data. The measurement of the degree of community participation gives results of different levels influenced by the conditions of each stage. It is recommended to maintain the existing design then develop and increase the visibility of space in the communal area of the village, educate the community by the relevant agencies about managing a tourism village, and recommend to further researchers to be able to examine the factors that cause participation.
Mitigasi Kawasan Rawan Banjir Pada Daerah Aliran Sungai Jeneberang Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis Arifin, Fathul; Muhibuddin, Andi; Saleh, Haeruddin
Urban and Regional Studies Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v6i1.3813

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis tingkat kerawanan banjir di daerah aliran sungai jeneberang dan menganalisis rencana serta prioritas penanganan mitigasi banjir daerah aliran sungai Jeneberang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menjelaskan hasil secara deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan Analisis menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG), pembobotan dan overlay peta menggunakan ArcGis dan mendapat hasil tingkat kerawanan banjir terbagi menjadi 5 kelas Kerawanan dengan zona yaitu Sangat Berbahaya, Bahaya, Sedang, Rendah, dan Sangat Rendah serta Rencana Prioritas Penanganan berdasarkan Analytical Hierarchy Process Berdasarkan perbandingan antar faktor, peneliti menentukan bahwa prioritas utama dalam penanganan mitigasi banjir harus diberikan kepada upaya-upaya berikut: Rencana Alternatif 5: Mengatur penggunaan lahan, Rencana Alternatif 4: Menetapkan zona perlindungan sekitar tepi Sungai. Rencana Alternatif 3: Menetapkan batasan kemiringan. Rencana Alternatif 2: Menjaga kesuburan tanah dan mengurangi erosi pada jenis tanah tertentu, dan terakhir Rencana Alternatif 1: Mengurangi dampak curah hujan.. The aim of this research is to analyze the level of flood vulnerability in the Jeneberang river basin and analyze plans and priorities for handling flood mitigation in the Jeneberang river basin. This is quantitative research that explains the results descriptively. The research results show that the analysis used a Geographic Information System (GIS), weighting and overlaying the map using ArcGis, and obtained the results of the level of flood vulnerability divided into 5 classes of vulnerability with zones, namely Very Dangerous, Dangerous, Medium, Low, and Very Low, as well as a handling priority plan based on an analytical hierarchy process.Based on a comparison of factors, researchers determined that the main priority in handling flood mitigation should be given to the following efforts: Alternative Plan 5: Regulating land use, Alternative Plan 4: Establishing a protection zone around the river bank Alternative Plan 3: Set slope limits. Alternative Plan 2: Maintain soil fertility and reduce erosion on certain types of soil, and finally Alternative Plan 1: Reduce the impact of rainfall.
Determinasi Faktor Pertumbuhan Pedagang Kaki Lima Di Kawasan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar Akbar, Maulana; Muhibuddin, Andi; Syafri, Syafri
Urban and Regional Studies Journal Vol. 6 No. 2 (2024): Urban and Regional Studies Journal, Juni 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v6i2.4489

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang memengaruhi tumbuh kembangnya pedagang kaki lima di Kawasan Metro Tanjung Bunga Kota Makassar. Lokasi penelitian tesis ini terletak di Kawasan Metro Tanjung Bunga Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif mulai dari pengolahan data hingga analisis yang melalui pengukuran dan perhitungan data numerik. Proses pengambilan sampel sebagai data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pedagang kaki lima yang ada sebagai responden. Data kemudian diolah menggunakan analisis chi-kuadrat untuk mengetahui faktor yang paling memengaruhi tumbuh kembangnya pedagang kaki lima di Kawasan Metro Tanjung Bunga Kota Makassar. Berdasarkan hipotesis penulis, diduga faktor yang paling memengaruhi dalam tumbuh kembang pedagang kaki lima di Kawasan Metro Tanjung Bunga Kota Makassar adalah Kurangnya Lapangan Pekerjaan di Sektor Formal. This research was conducted to identify the factors that influence the growth and development of street vendors in the Metro Tanjung Bunga area of Makassar City. The location of this thesis research is in the Metro Tanjung Bunga area, Tamalate District, Makassar City. Using a quantitative approach from data processing to analysis through measurement and calculation of numerical data. The sampling process as data was carried out by distributing questionnaires to street vendors as respondents. The data was then processed using chi-square analysis to determine the factors that most influence the growth and development of street vendors in the Metro Tanjung Bunga area of Makassar City. Based on the author's hypothesis, it is suspected that the most influencing factor in the growth and development of street vendors in the Metro Tanjung Bunga area of Makassar City is the Lack of Employment Opportunities in the Formal Sector.