Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Membumikan Multikulturalisme Imam Bukhori
HUMANISTIKA : Jurnal Keislaman Vol 5 No 1 (2019): January
Publisher : Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.058 KB) | DOI: 10.36835/humanistika.v5i1.40

Abstract

Proses pembumian multikulturalisme merupakan sebuah fenomena yang menarik dan cukup menantang. Multikulturalisme yang mengasumsikan pada adanya keberterimaan terhadap berbagai kultur/budaya yang beragam merupakan sunnatullah yang kita tidak bisa mengelakkannya. Oleh karena itu diperlukan proses untuk senantiasa mengimplementasikan keberterimaan tersebut dengan senantiasa berusaha membumikan multikulturalisme. Proses tersebut bisa dilakukan dengan pewarisan kultur/budaya baik dengan proses sosialisasi, enkulturasi, maupun internalisasi yang dimulai dari organ terkecil masyarakat yaitu individu sampai dengan organ-organ besar masyarakat yaitu lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan organisasi kemasyarakatan dan lain sebagainya. Pendidikan dengan basis multikulturalisme mengasumsikan kesempatan yang sama bagi setiap peserta didik untuk mewujudkan potensi sepenuhnya, penyiapan peserta didik untuk berpartisipasi penuh dalam masyarakat antar budaya, penyiapan pengajar agar memudahkan belajar yang efektif tanpa memandang persamaan atau perbedaan budaya dengan dirinya, partisipasi aktif sekolah dalam menghilangkan penindasan dalam segala bentuknya, pendidikan harus berpusat pada peserta didik dengan mendengarkan aspirasi dan pengalaman peserta didik, pendidik, aktivis, dan yang lain harus mengambil peranan lebih aktif dalam mengkaji kembali semua praktek pendidikan, termasuk teori belajar, pendekatan mengajar, evaluasi, psikhologi dan bimbingan, materi pendidikan dan buku teks, dan lain-lain.
Implementasi Fungsi Dan Peran Masjid Sebagai Salah Satu Pengembangan Pendidikan Agama Bagi Masyarakat Didesa Kamalkuning Evita Nur Aini; Imam Bukhori
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.944 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4646

Abstract

Masjid adalah rumah allah yang sudah betul-betul diyakini oleh sebagian orang muslim. Selain itu masjid juga memiliki fungsi dan peran yang sangat penting bagi seluruh masyarakat muslim sejak mulai dari periode nabi Muhammad saw sampai periode sekarang ini. selain itu pula, masjid yakni sebagai pusat segala kegiatan dan aktifitas sosial serta pendidikan masyarakat yang beragama islam. Maka, Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui fungsi dan peran masjid sebagai salah satu pengembangan pendidikan agama bagi masyarakat yang mana terletak didesa kamalkuning. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini ialah pendekatan kualitatif. Adapun sumber data peneliti yang dimanfaatkan untuk menggali sebuah informasi dalam penelitian ini yaitu takmir dan pengurus masjid sebagai sumber data primernya, sedangkan masyarakat sebagai sumber data sekundernya. Teknik pengumpulan datanya berasal dari observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara reduksi dat, penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis yang didapatkan ialah masjid memiliki fungsi dan peranannya sebagai sumber pengembangan pendidikan agama yang telah dilaksanakan secara maksimal oleh takmir dan pengurus masjid yang berada didesa kamalkuning .
Analisis Metode An Nahdhiyah Terhadap Pemahaman Membaca Al Qur`An Di TPQ Baitul Abror Hidayati Hidayati; Imam Bukhori
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.07 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4739

Abstract

Metode merupakan pokok penting dalam proses pembelajaran, begitupula pembelajaran Al Qur an. Uniknya, di daerah kecamatan kraksaan mulai menerapakan metode “Baru” yaitu metode AN Nahdhiyah yang berupaya untuk mengajarkan Al Qur an pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode An Nahdliyah dalam pembelajaran Al Qur an, dengan latar penelitian di TPQ dusun Sukunan.Penelitian empirik ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode study kasus. Teknik observasi langsung dan wawancara terstruktur digunakan untuk memperoleh data penelitian. Kemudian, data tersebut akan di analisa dengan teknik pendataannya, penyajian data, dan kesimpulan. Akhirya, uji keabsahan data melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa :metode An Nahdliyah sangat efektif dalam memberikan bimbingan, sebab metodenya menyenangkan,tidak membosankan,dan menggunakan ketukan dari tongkat klasikal.Penerapan metode An Nahdliyah dilakukan secara beberapa tahap , yaitu tahapan pengenalan huruf,memahami ketukan secara murotal bacaan,membaca secara bersama-sama.
METODE PENANAMAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL PADA SISWA KELAS RENDAH (STUDI PADA MI DI MWCNU LP. MAARIF KRAKSAAN) Imam Bukhori
EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo, East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.699 KB) | DOI: 10.33650/edureligia.v2i1.756

Abstract

The purpose of the research is to describe the methods of multicultural values implanting for early students in madrasah ibtidaiyahs on MWCNU LP Ma’arif Kraksaan subdistrict. The method that used to succeed the implanting of multicultural values are story telling, playing, study tour, inuring, modelling and reading poems. The most used method is story telling and inuring. The using of those methods are to give mutual understanding for the multicultural values such as openness, humanity, tolerance, mutually help, justness, equality and brotherhood, good thought, and have a great affection to the nation. By using those methods, the students behaviour could be changeable from refusing the others that differents become accepting and friendly with the others.  The constrains also appear while impalnting multicultural values, such as the lack of knowledge in story telling techniques media used by teachers, the inconsistency of posture in school and the circumstances where the students live.
Pandangan Ulama terhadap Pergaulan Laki-Laki dan Perempuan dalam Masa Bhekalan di Desa Kedungsari Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo. Imam Bukhori
Asy-Syari’ah : Jurnal Hukum Islam Vol 1 No 1 (2015): Asy-Syari`` ah Juni 2015
Publisher : Fakultas Syariah Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/assyariah.v1i1.202

Abstract

This research has an objective to know the phenomenon of Bhekalan tradition and the opinion of Ulama’ Kedungsari village Maron subs district Probolinggo regency to the social intercourse between male and female in Bhekalan period. This research is qualitative descriptive qualitative, by using social definition paradigm that is included to sociology paradigm. Meanwhile, the approach in this research uses phenomenon approach, because this research tries to understand and mean the social phenomenon. In acquiring data, the researcher uses three methods, those are: observation, interviewing, and documentation. The result of the research shows that the intercourse between male and female in Bhekalan period is fax and free and it become a custom in Kedungsari village. And those thing is cannot be rid of Ulama’. Ulama’ in that village is forced to be more creative in delivering their dakwah. Ulama’ from Kdungsari village should suggest that to restrict male and female intercourse in Bhekalan period until they get married.
Manajemen Peningkatan Mutu Kinerja Guru Di Sekolah Menengah Atas Islam Raudlatul Khair Jatiadi Gending Probolinggo Shofyatul Hasaniyah; Imam Bukhori; Muhammad Hifdil Islam
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.328 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5709

Abstract

Proses Penelitian di SMA Islam Raudlatul Khair ini bertujuan untuk mengetahui sebuah manajemen yang di gunakan untuk meingkatkan mutu kinerja guru di SMA Islam Raudlatul Khair. Bagaimana fungsi manajemen di gunakan seperti bagaimana perencanaan peningkatan mutu kinerja guru, pengorganisasian peningkatan mutu kinerja guru, pelaksanaan peningkatan mutu kinerja guru dan evaluasi peningkatan mutu kinerja guru di sekolah tersebut. Metode yang peneliti gunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan berikut beberapa metode dalam mendapatkan data hasil penelitian yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sasaran penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Berikut beberapa hasil penelitian yang peneliti dapatkan yaitu: 1) perencanaan peningkatan mutu kinerja guru di SMA Islam Raudlatul Khair sudah terlaksana dengan baik salah satunya dengan mengadakan rapat antar kepala sekolah para guru dan para pendidik lainnya. sehingga dapat di diketahui bagaimana perencanaan yang tepat dalam meningkatkan mutu kinerja guru. 2) pengorganisasian peningkatan mutu kinerja guru di SMA Islam Raudlatul Khair sudah cukup baik dalam melaksankan roda organisasi baik dari kepala sekolah dan para guru, kepala sekolah memberikan pekerjaan disesuaikan dengan kemampuan kompetensi dan kemampuan akademik yang dimiliki guru 3) pelaksanaan peningkatan mutu kinerja guru di SMA Islam Raudlatul Khair belum cukup baik karena terkendala fasilitas dan alat yang mendukung proses belajar mengajar.4) Evaluasi peningkatan mutu kinerja guru di SMA Islam Raudlatul Khair dilakukan dengan cara memberikan arahan dan melakukan perbaikan kinerja guru.
Analisis Efektifitas Dan Peran Pembiayaan Ijarah Multijasa Pada Pelaku Usaha Mikro di BMT Maslahah Cabang Besuk Agung Siti Nur Aini; Imam Bukhori; Nuntufa Nuntufa
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.105 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5855

Abstract

Produk pembiayaan ijarah multijasa adalah salah satu produk di BMT Maslahah Cabang Besuk Agung. BMT Maslahah Cabang Besuk Agung merupakan salah satu lembaga keuangan syariah dari sebuah yang telah berdiri sejak tahun 2014.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana efektifitas pembiayaan ijarah multijasa pada pelaku usaha mikro di BMT Maslahah Cabang Besuk Agung? (2) Bagaimana peran pembiayaan ijarah multijasa pada pelaku usaha mikro di BMT Maslahah Cabang Besuk Agung? Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas dan peran pembiayaan ijarah multijasa pada pelaku usaha mikro di BMT Maslahah Cabang Besuk Agung. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriftif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Dengan metode pengumpulan data melalui, observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah yaitu efektifitas pembiayaan ijarah multijasa pada pelaku usaha mikro di BMT Maslahah Cabang Besuk Agung bisa dikatakan baik atau efektif karena anggota yang mengajukan pembiayaan ijarah multijasa pada pelaku usaha mikro memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak BMT, dan rajin membayar angsuran sehinggan tidak terjadi kredit macet. Sedangkan peran pembiayaan ijarah multijasa pada pelaku usaha mikro di BMT Maslahah Cabang Besuk Agung yaitu Pihak BMT sebagai pemberi modal dan Anggota yang mengajukan pembiayaan sebagai penerima modal.
Performance Supervisor Dalam Pengembangan Bahasa Asing Di Pondok Pesantren Zainul Hasanain Genggong Pajarakan Probolinggo Rizkiatun Hasanah; H.Imam Bukhori; Ismatul Izzah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.458 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6036

Abstract

Focus penelitian ini adalah bagaimana performance supervisor dalam pengembangan bahasa asing di pondok pesantren Zainul Hasanain Genggong Pajarakan Probolinggo, dan pelaksanaan dalam mewujudkan para santri mengembangkan bahasa asing. Sedangkan tujuannya untuk meneskripsikan proses perencanaan dan pelaksanaan supervisor dalam mewujudkan santri dalam mengembangkan bahasa asing di pondok pesantren Zainul Hasanain Genggong Pajarakan Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif. Pengumpulan data di lakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan yaitu mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan di lakukan dengan cara diskusi teman sejawat dan teknik triangulasi yang menggunakan trianguasi sumber dan metode, hasil penelitian ini bahwa proses pervormance supervisor dalam pengembangan bahasa asing di pondok pesantren Zainul Hasanain, di laksanakan melalui fungsi manajemen, yaitu perencanaan supervisor dalam mengembangkan bahasa asing di pondok pesantren Zainul Hasanain Genggong Pajarakan Probolinggo.
Prosedur Pelayanan Gadai Pada PT. Pegadaian Desa Wangkal Kecamatan Gading Probolinggo di Masa Pandemi Covid-19 Hanifatul Laili; Imam Bukhori; Waqi’atul Aqidah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.669 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3936

Abstract

AbstrakSistem gadai sangat diminati dan menjadi salah satu solusi dalam masalah keuangan karena dalam sistem gadai ada barang jaminan jika pinjaman tidak bisa dilunasi pada waktu yang ditentukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prosedur pelayanan gadai pada PT. Pegadaian Desa Wangkal Kecamatan Gading Probolinggo di masa pandemi covid-19, kendala apa saja yang dihadapi perusahaan dalam prosedur pelayanan gadai pada PT. Pegadaian Desa Wangkal Kecamatan Gading Probolinggo, dan solusi apa yang dilakukan oleh perusahaan dalam menangani kendala prosedur pelayanan gadai pada PT. Pegadaian Desa Wangkal Kecamatan Gading Probolinggo. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam prosedur pelayanan gadai di Desa Wangkal Kecamatan Gading Probolinggo di Masa Pandemi Covid-19 yaitu perlu adanya penambahan persyaratan berupa kartu vaksin. Kemudian kendala-kendala yang di alami yaitu kurangnya SDM dan fasilitas yang ada pada Pegadaian.Kata Kunci: Gadai, Masa Pandemi, Prosedur, Pelayanan
Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Taruna Dra Zulaeha Leces Probolinggo Fiddina Arifa Arifa; Imam Bukhori Bukhori; M. Inzah Inzah
TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 1 (2023): Educational Issues
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpai.6.1.36-44

Abstract

Kurikulum sangat penting untuk keberhasilan pendidikan. Agar tujuan pembelajaran dapat dilaksanakan dan tercapai, guru harus mengikuti kurikulum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi guru tentang penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah. SMP Taruna Dra Zulaeha Leces Probolinggo menjadi lokasi penelitian. Guru Pendidikan Agama Islam adalah subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif interaktif untuk pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian, serta untuk menarik kesimpulan, yang semuanya dilakukan secara bersamaan dan berkesinambungan untuk menjamin validitas penelitian. Catatan lapangan dan wawancara tidak terstruktur dengan guru PAI digunakan untuk mengumpulkan data, yang kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menghasilkan hasil yang valid. 1) Beberapa guru menanggapi Kurikulum Merdeka dengan baik, sementara yang lain tidak. Ini terungkap dari hasil temuan penelitian. 2) Menurut guru, Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dinamis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan guru, siswa, dan sekolah. Untuk mempertahankan dan mencapai tujuan pendidikan di Indonesia, guru percaya bahwa kurikulum merdeka memiliki prinsip-prinsip yang berorientasi pada kebutuhan siswa. 4) Menurut guru, kurikulum merdeka menawarkan kebebasan bagi semua bagian sistem pendidikan, mulai dari sekolah guru hingga siswa, tetapi kelemahannya hanya memerlukan pelatihan berkelanjutan. 5) Guru yang mulai menggunakan kreativitas dan inovasi di kelas menjadi bukti bahwa guru PAI sudah mampu menyesuaikan diri dengan kurikulum merdeka.