Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Efektivitas Pendekatan Etnografi Terhadap Praktik Pembiasaan Ibadah Harian Sebagai Media Pendidikan Agama Islam Bagi Siswa Kelas III MI Darun Najah Tiris Probolinggo Muhammad Fakhrul Islam Mh; Ainur Rofiq Sofa; Imam Bukhori; Abd. Aziz; Muhammad Hifdil Islam
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.6466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan etnografi terhadap praktik pembiasaan ibadah harian sebagai media pendidikan Agama Islam bagi siswa kelas III MI Darun Najah Tiris Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap kebiasaan, nilai, dan makna keagamaan yang hidup dalam lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan keagamaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai pembiasaan ibadah harian di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan etnografi efektif dalam memahami dinamika praktik keagamaan siswa, karena memberikan ruang bagi peneliti untuk terlibat langsung dalam kehidupan sekolah dan menangkap makna ibadah dari perspektif siswa. Kegiatan seperti salat dhuha, membaca doa sebelum dan sesudah pelajaran, membaca Asmaul Husna, dan tadarus Al-Qur’an telah menjadi kebiasaan yang membentuk karakter religius siswa. Guru berperan sebagai teladan dan fasilitator yang menanamkan nilai-nilai spiritual melalui praktik nyata dan pembimbingan moral. Pendekatan etnografi terbukti membantu penguatan pendidikan agama melalui pemahaman konteks sosial, budaya, dan nilai religius yang terinternalisasi secara alami dalam keseharian siswa. Dengan demikian, pembiasaan ibadah harian melalui pendekatan etnografi menjadi media efektif dalam membentuk karakter islami dan memperkuat pengalaman spiritual peserta didik di lingkungan madrasah.
Pengembangan Self-Regulation Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an di Sekolah Dasar Kalianan Krucil Probolinggo Nurul Laili; Ainur Rofiq Sofa; Imam Bukhori; Abd. Aziz; Muhammad Hifdil Islam
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.6477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan self-regulation siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an di Sekolah Dasar Kalianan Krucil Kabupaten Probolinggo. Self-regulation merupakan kemampuan siswa untuk mengelola perilaku, emosi, dan motivasi dalam proses belajar, yang menjadi faktor penting dalam keberhasilan akademik maupun spiritual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap siswa peserta ekstrakurikuler, guru pembimbing, dan kepala sekolah. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mendalam tentang proses pengembangan self-regulation melalui kegiatan Tahfidz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Tahfidz Al-Qur’an efektif dalam membentuk kemampuan siswa untuk merencanakan target hafalan, memonitor kemajuan, dan mengevaluasi capaian secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kesabaran, dan konsistensi dalam berlatih hafalan setiap hari. Guru berperan sebagai motivator dan pembimbing spiritual yang membantu siswa mengembangkan kontrol diri dan ketekunan dalam menghadapi tantangan hafalan. Pembiasaan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an secara teratur juga memperkuat aspek spiritual dan emosional siswa, sehingga mereka mampu mengatur waktu, emosi, dan motivasi dengan lebih baik. Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai program keagamaan, tetapi juga sebagai sarana efektif dalam membentuk self-regulated learners yang disiplin, mandiri, dan berkarakter Islami.
Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembiasaan dan Keteladanan Study Kasus di Kelas III SD Unggulan Cahaya Cendekia Glagah Kecamatan Pakuniran Feby Angelina Putri; Ainur Rofiq Sofa; Imam Bukhori; Abd. Aziz; Muhammad Hifdil Islam
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.6493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan karakter siswa melalui pembiasaan dan keteladanan di kelas III SD Unggulan Cahaya Cendekia Glagah Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang memungkinkan peneliti memahami secara mendalam bagaimana kebiasaan positif dan keteladanan guru diterapkan dalam kehidupan sekolah sehari-hari. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan kepala sekolah, koordinator keagamaan, guru, dan siswa, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan teknik triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan dan kedalaman data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan sehari-hari, seperti disiplin waktu, menjaga kebersihan, berperilaku sopan, dan melaksanakan kegiatan keagamaan seperti shalat duha serta doa bersama, menjadi media efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa. Di sisi lain, keteladanan guru dan lingkungan sekolah berperan penting sebagai model nyata yang ditiru oleh siswa, terutama dalam hal kejujuran, tanggung jawab, kesabaran, dan kepedulian sosial. Kombinasi antara pembiasaan dan keteladanan menghasilkan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan karakter siswa, mencakup aspek disiplin, tanggung jawab, empati, kerja sama, dan kepedulian sosial. Temuan ini sejalan dengan konsep tarbiyah Al-Ghazali dan pandangan Ibn Miskawaih yang menekankan pentingnya latihan moral yang konsisten dan keteladanan dalam pendidikan akhlak. Dengan demikian, pembiasaan dan keteladanan merupakan strategi terpadu yang efektif dalam membentuk karakter siswa secara holistik, kontekstual, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.
Pendekatan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Kenakalan Siswa Sekolah Dasar: Studi di MI Nurul Mukmin Jatiroto Sumberbaru Jember Imam Bukhori; Ainur Rofiq Sofa; Muhammad Hawal Sholeh
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.6509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab kenakalan siswa kelas III dan mendeskripsikan upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani kenakalan tersebut di MI Nurul Mukmin Jatiroto Sumberbaru Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis untuk memahami pengalaman, praktik, dan makna yang dialami guru dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, serta studi dokumentasi terkait kegiatan pembelajaran dan pembinaan siswa. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenakalan siswa dipengaruhi oleh faktor internal, seperti rendahnya kedewasaan emosional dan kurangnya motivasi belajar agama, serta faktor eksternal, termasuk kurangnya perhatian orang tua dan pengaruh teman sebaya. Upaya guru PAI dalam menangani kenakalan dilakukan melalui pendekatan humanis, religius, dan kolaboratif, seperti teguran halus, pembinaan karakter, keteladanan, doa bersama, dan pelibatan orang tua. Implementasi pendekatan ini memberi dampak positif, antara lain meningkatnya disiplin, menurunnya pelanggaran tata tertib, dan meningkatnya kesadaran beribadah siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi integratif yang melibatkan guru, keluarga, dan lingkungan sosial untuk membentuk perilaku positif dan karakter Islami.
Pemanfaatan Platform Wordwall Sebagai Media Pembelajaran Interaktif di Kelas II SD Cahaya Cendekia Pakuniran Probolinggo Sufiyatul Qumariyah; Ainur Rofiq Sofa; Imam Bukhori; Abd. Aziz; Muhammad Hifdil Islam
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.6498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan platform Wordwall sebagai media pembelajaran interaktif di kelas II SD Cahaya Cendekia Pakuniran Probolinggo serta menganalisis dampaknya terhadap hasil belajar dan motivasi siswa. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala kurikulum, dan guru PAI kelas II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan minat dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Siswa terlihat lebih antusias, partisipatif, dan mudah memahami materi karena disajikan dalam bentuk permainan edukatif yang menarik seperti kuis dan teka-teki. Selain itu, guru merasa terbantu karena media ini mempermudah penyampaian materi dan evaluasi hasil belajar. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan perangkat digital dan jaringan internet yang tidak stabil. Secara keseluruhan, Wordwall terbukti efektif sebagai media pembelajaran interaktif yang mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan inovatif di sekolah dasar.
Pemanfaatan Media Augmented Reality Sebagai Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas V SDN Sumberkembar Kecamatan Pakuniran Probolinggo Halimatus Sa'diya; Ainur Rofiq Sofa; Imam Bukhori; Abd. Aziz; Muhammad Hifdil Islam
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.6410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan media Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada siswa kelas V SDN Sumberkembar Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini berfokus pada bagaimana teknologi AR dapat meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep keagamaan siswa. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media AR menciptakan suasana belajar yang interaktif, menarik, dan bermakna. Siswa menjadi lebih antusias serta mampu memahami konsep keagamaan yang bersifat abstrak, seperti gerakan sholat, wudhu, dan bentuk Ka’bah melalui visualisasi tiga dimensi. Guru dan pihak sekolah menilai bahwa AR mendukung integrasi literasi digital dalam pembelajaran agama, sekaligus menumbuhkan kesadaran spiritual siswa. Dengan demikian, Augmented Reality terbukti sebagai inovasi edukatif yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik terhadap ajaran Islam.
Learning Strategies in Al-Qur'an-Hadith Education within Islamic Religious Education Programs in Schools Lailatul Qomariah; Ainur Rofiq Sofa; Kustiana Arisanti; Ahmad Khumaidi; Abd Aziz; Imam Bukhori
Education and Sociedad Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/edsojou.v4i1.2177

Abstract

This study explores learning strategies employed in Al-Qur'an-Hadith education within Islamic Religious Education (PAI) programs in schools. The research aims to identify instructional approaches used by teachers, examine their implementation in classroom settings, and analyze their contribution to students’ understanding of Qur’anic and Hadith teachings. Using a qualitative case study approach, data were collected through classroom observations, in-depth interviews with teachers and students, and analysis of relevant educational documents. The findings reveal that teachers utilize a combination of lecture, discussion, memorization, contextual learning, collaborative learning, and technology-assisted strategies to facilitate students’ comprehension of religious texts. The integration of active learning methods encourages student participation, critical thinking, and the practical application of Islamic values in daily life. Furthermore, the effectiveness of learning strategies is influenced by teacher competence, learning resources, school support, and students’ learning motivation. The study concludes that diverse and student-centered learning strategies enhance the quality of Al-Qur'an-Hadith instruction by promoting both cognitive understanding and character development. These findings contribute to the development of more effective pedagogical practices in Islamic Religious Education and provide recommendations for improving the teaching and learning of Al-Qur'an-Hadith in contemporary school settings.