Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal EnviScience (Environment Science)

Rancangan dan Tanggap Darurat terhadap Bahaya Kebakaran di Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada Surabaya Wicaksono, Rizky Rahadian; Aniriani, Gading Wilda; Ningsih, Eka Sarofah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.631 KB) | DOI: 10.30736/2ijev.v2iss1.47

Abstract

Rumah Sakit adalah salah satu tempat yang tidak terlepas dari bahaya kebakaran, untuk mengurangi dan mencegah  kerugian  materil  dan  korban  jiwa  maka  diperlukan  suatu  rancangan  dan  tanggap  darurat  terhadap bahaya  kebakaran.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  memperoleh  informasi  gambaran  pelaksanaan rancangan  dan  tanggap  darurat  terhadap  bahaya  kebakaran  di  Rumah  Sakit  Bhakti  Dharma  Husada  Surabaya. Penelitian  ini  adalah  penelitian  deskriptif  dengan  pendekatan  kualitatif.  Metode  penelitian  dengan  wawancara mendalam, FGD, dan observasi. Sumber informasi dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang ditambah dengan dua orang informan ahli. Berdasarkan hasil penelitian, rancangan dan tanggap darurat terhadap bahaya kebakaran di Rumah Sakit Bhakti Dharma husada  masih  memerlukan banyak perbaikan. Belum dibentuknya regu khusus penanggulangan  kebakaran,  sarana  penanggulangan  kebakaran  yang  tersedia  hanya  APAR,  dan  jumlah  serta pemasangan  APAR  yang  ada  juga  tidak  sesuai  standar  yang  berlaku,  frekuensi  pelatihan  dan  simulasi penanggulangan  kebakaran  jarang  dilakukan.  Saran  penelitian  adalah  segera  dibentuk  regu  khusus penanggulangan  kebakaran.  dilakukan  juga  sosialisasi  mengenai  prosedur  penanggulangan  kebakaran  kepada seluruh  karyawan  dan  pengunjung  rumah  sakit.  Untuk  sarana  dan  prasarana  yang  ada,  terutama  APAR  perlu diperbaiki  dalam  pemasangan  agar  disesuaikan  dengan  peraturan  yang  ada.  Pelatihan  dan  simulasi penanggulangan kebakaran juga harus lebih sering dilakukan, terutama kepada karyawan baru
Pemanfaatan Ubi Jalar (Ipomea batatas) sebagai obat mabuk perjalanan Sulistiono, Eko; Ningsih, Eka Sarofah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 4 No. 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainabl
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v4i1.134

Abstract

Lamongan merupakan daerah yang cukup subur sebagai penghasil polo pendem. Salah satu polo pendem yang cukup banyak di hasilkan di lamongan yaitu ubi jalar. Ubi jalar yang dikenal dengan bahasa asing Ipomea batatas, selama ini hanya dimanfaatkan sebagai makanan ternak, keripik maupun di rebus sebagai penganti nasi karena kandungan karbohidratnya yang tingi. Selain itu ternyata masih banyak kandungan dalam ubi jalar yang belum diketahui dan di manfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  zat yang terkandung dalam ubi jalar (Ipomea batatas), mengetahui dapat tidaknya ubi jalar (Ipomea batatas) dimanfaatkan sebagai obat anti mabuk serta mengetahui nama zat yang terkandung dalam ubi jalar (Ipomea batatas) yang dapat dimanfaatkan sebagai obat anti mabuk. Metode yang digunakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen karena melakukan eksperimen tentang kandungan zat yang terdapat pada Ubi Jalar (Ipomea batatas)  dan manfaatnya. Hasil dari penelitian Ubi jalar (Ipomea batatas) mengandung antioksidan. Kandungan kimia pada ubi jalar adalah protein, lemak, karbohidrat, kalori, serat, abu, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, vitamin B1, B2, C, dan asam nikotinat, oligosakarida. Ubi jalar putih mengandung 260 mkg (869 SI) betakaroten per 100 gram, ubi merah yang berwarna kuning emas tersimpan 2900 mkg (9675 SI) betakaroten, ubi merah yang berwarna jingga 9900 mkg (32967 SI). Ubi jalar (Ipomea batatas) dapat dimanfaatkan sebagai obat anti mabuk perjalanan. Beta karoten dan kalium yang terkandung dalam ubi jalar (Ipomea batatas) yang dapat dimanfaatkan sebagai obat anti mabuk perjalanan.
Implementasi Program Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan) pada Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Dukun Kabupaten Gresik Sulistiono, Eko; Ningsih, Eka Sarofah; Fazira, Era
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v5i1.223

Abstract

Jamban sehat merupakan sarana untuk Buang Air Besar bagi masyarakat yang telah memenuhi standart dan persyartan kesehatan yang Tidak mengakibatkan terjadinya penyebaran langsung bahan bahna yang berbahaya bagi manusia akibat pembuangan kotoran manusia. Program STBM dilaksnakan dengan metode pemberdayaan yakni pemicuan. Sama hal nya dengan program pemberdaya lainya, implementasi program ini juga bersifat partisipasi. Pemerintah sebagai fasilitor dan pelaksana program berupaya mengajak masyarakat berpartisispasi secara sadar untuk meningkatkan akses sanitasi, oleh karena itu pemerintah kabupaten maupun upt puskesmas dukun mulai merancang berbagai program dan kebijakan yang berkaitan dengan meningkatkan kebutuhan sanitasi. Di 15 desa wilayah kerja UPT Puskesmas Dukun 15 Desa sudah merubah perilaku dari yang BABS menjadi stop BABS perilaku tersebut karena adanya pemicuan serta kepemilikan jamban sehat. Masih 13 Desa yang 100% mempunyai sarana jamban sehat, penerapan di wilayah kerja puskesmas dukun sudah mendekati ODF. Pengimplementasiam program STBM (stop BABS) di wilaya Puskesmas Dukun sebagian besar sudah baik dan sesuai.