p-Index From 2021 - 2026
4.862
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Didaktika : Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Psikoislamedia : Jurnal Psikologi IJISH (International Journal of Islamic Studies and Humanities) Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Instructional Development Journal Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Al-Mujahidah : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Continuous Education : Journal of Science and Research Ar-Rasyid: Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal Of Human And Education (JAHE) Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Khazanah : Journal of Islamic Studies JEER (Journal of Elementary Educational Research) Journal of Educational Sciences Bunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Tadris: Jurnal Pendidikan Islam Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Maharot : Journal of Islamic Education Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Reflektika
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Metode Iqra' dalam Pengembangan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Anak Usia Dini di RA Islamiyah Gunung Melayu Labuhanbatu Utara Aziz, Mursal; Napitupulu, Dedi Sahputra; Jamil, Azrun
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i3.2809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas metode Iqra’ dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an Anak Usia Dini. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif lapangan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Penelitian ini dilaksnakan di RA Islamiyah Gunung Melayu Kabupaten Labuhanbatu Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Iqra’ di RA Islamiyah Gunung Melayu dilakukan secara sistematis, bertahap, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Metode ini efektif meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an melalui pendekatan individual, pengulangan materi, dan bimbingan guru yang sabar dan konsisten. Meskipun belum semua anak mencapai hasil sempurna, metode ini terbukti berhasil dan banyak digunakan di lembaga pendidikan Islam karena kesederhanaannya serta kemudahan dalam penerapannya.
ELEMEN-ELEMEN PSIKOLOGI DALAM ALQURAN STUDI TENTANG NAFS, ‘AQL, QALB, RUH, DAN FITRAH Napitupulu, Dedi Sahputra
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 4 No. 1 (2019): PSIKOISLAMEDIA : JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v4i1.6350

Abstract

This paper describes the elements in the Noble Qur'an, psychology term that will be scrutinized is the nafs ' aql, qalb, ruh and fitrah. By using the library study results showed that nafs was the side that shows human beings concerning the potential good and bad. While 'aql is a power to acquire knowledge therefore has the power to make sense of abstract objects that captured the five senses. As for the definition of a substance is the qalb smooth functioning and getting to know the nature of things as well as have the ability to reflect. Ruh make man has servant of God purity. Tend to things eternal, peace and quiet. Fitrah is innate for religious and believe in God, with an innate human potential has been given more to believe in God, but over time people became disobedient to God because the environment shape it. The fifth element of psychology to be able to walk properly and is functioning to its fullest potential according to their respective wants always always cleaned and maintained from various forms of disobedience. This concept is the one who makes the difference between Islamic psychology with conventional psychology.
Instilling Religious Culture in Cultivating Obedient Attitudes and Noble Morals at MI Bunayya North Labuhanbatu (Penanaman Budaya Religius Dalam Menumbuhkan Sikap Taat Dan Berakhlak Mulia di MI Bunayya Labuhanbatu Utara) Aziz, Mursal; Napitupulu, Dedi Sahputra; Wulandari, Rizki
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i2.871

Abstract

Budaya religius juga mencakup spiritual atau pendidikan religius. Anak tidak hanya mendapat pelajaran mengenai agama di madrasah namun juga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pengabdian dan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penanaman budaya religius dalam menumbuhkan sikap taat dan berakhlak mulia di MI Bunayya Labuhanbatu Utara. Adapun hasil temuannya yaitu bentuk kegiatan budaya religius di MI Bunayya Suakrame Baru Labuhanbatu Utara yaitu: berdoa dan membacakan surat pendek sebelum pelajaran dimulai, Literasi, Safari Ramadhan. Sedangkan bentuk kegiatan religious yang dimasukkan ke dalam program ekstrakulikuler adalah: tilawah dan silat. Penerapaan budaya religius dalam meningkatkan ketaatan dan berakhlak mulia di MI Bunayya Sukarame Baru Labuhanbatu Utara berjalan dengan lancar. Budaya religius diharapkan dapat membentuk peserta didik berprilaku dengan norma-norma ajaran Islam dan menumbuhkan kecerdasan pada aspek spiritual siswa. Kegiatan budaya religius di MI Bunayya Labuhanbatu Utara merupakan ciri khas yang ada di MI Bunayya Sukarame Baru Labuhanbatu Utara. Guru beserta peserta didik menjalankan kegiatan tersebut sesuai dengan aturan yang ada. Guru juga menjadi contoh dan sekaligus menjadi pengevaluasi kegiatan.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Modeling the Way Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas IV SDN 010139 Perk. Gunung Melayu Siregar, Ainurrizkani; Aziz, Mursal; Napitupulu, Dedi Sahputra
PEMA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i1.712

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi 1. Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI, 2. Tidak tersedianya media yang dapat dilihat oleh siswa, 3. Metode mengajar guru masih terpaku kepada metode ceramah, 4. Guru belum melibatkan siswa dalam prosaes belajar  aktif. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian PTK dengan melihat secara langsung bagaimana proses yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran di Kelas IV SDN 010139 Perk. Gunung Melayu dalam meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakanModeling the Way mata pelajaran pendidikan agama Islam. Selain itu untuk menambah informasi lebih peneliti menggunakan metode wawancara sebagai media dalam pengumpulan informasi lainnya. Berdasarkan analisi data pada penelitian ini, maka penulis mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1). Hasil belajar PAI pada materi mengenal ketentuan shalat sebelum menggunakan model pembelajaran Modeling The Way sangat rendah. Terbukti hanya 4 siswa atau 16% yang tuntas di atas KKM. 2). Hasil belajar siswa meningkat, hasil penelitian ini berupa peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI materi Mengenal Ketentuan Shalat. Pada saat pre-test diperoleh hasil persentase ketuntasan belajar siswa sebesar (52%) dengan nilai rata-rata (61,6%) dengan jumlah siswa yang tuntas 13 orang dan siswa yang belum tuntas 12 orang atau (48%). Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata kelas mencapai 83,6% dengan tingkat ketuntasan 88%. 3). Dengan diterapkannya model pembelajaran Modeling The Way siswa lebih antusias dan termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran dibanding dengan sebelum diberinya tindakan.
Peningkatan Nilai-Nilai Islam pada Anak Usia Dini melalui Lagu Keislaman pada RA SPS Diva Kids Desa Damuli Kebun Pitri, Pitri; Aziz, Mursal; Napitupulu, Dedi Sahputra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bermula dari kurangnya minat membaca Al-Quran dikalangan pelajar. Dilakukan di PAUD Fithri, Desa Teluk Pulai Dalam, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, penelitian ini bertujuan untuk menggali strategi yang diterapkan untuk meningkatkan minat membaca Al-Quran di lembaga tersebut. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan untuk mengamati langsung proses pembelajaran yang dilakukan guru di PAUD Fithri guna meningkatkan minat membaca Al-Quran. Selain itu, wawancara juga dilakukan untuk mengumpulkan data tambahan guna mendukung penelitian ini. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa temuan penting sebagai berikut: 1) Metode tahfizh yang digunakan guru dalam pengajaran membaca dan menulis Al-Quran terbukti efektif. Metode ini disesuaikan dengan bahan ajar sehingga memudahkan siswa dalam memahami pembelajaran. 2) Penerapan metode tahfizh secara signifikan meningkatkan minat membaca dan menulis Al-Qur'an siswa. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan membaca dan menulis Al-Quran siswa dengan teknik yang benar, serta menunjukkan keseriusan, ketekunan dan kepuasan dalam menguasai keterampilan tersebut. 3) Metode tahfizh yang diterapkan berhasil meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an siswa. Peningkatan tersebut terlihat dari hasil angket yang menunjukkan kemajuan dalam penguasaan huruf, bacaan dan tanda baca Al-Qur'an. Pada siklus I, 53% siswa belum bisa membaca Al-Qur'an, namun setelah diterapkan metode tahfizh pada siklus II, 75% siswa sudah mampu membaca Al-Qur'an. Pada siklus III, 85% siswa menunjukkan kemajuan yang lebih bagus dalam kemampuan membaca Al-Quran. Secara keseluruhan, PAUD Fithri yang terletak di Desa Teluk Pulai Dalam, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, efektif menerapkan metode tahfidz untuk merangsang minat membaca di kalangan siswa.
Penerapan Metode Storytelling dalam Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Anak dengan Kalimat Thayyibah Aziz, Mursal; Napitupulu, Dedi Sahputra; Suriaty, Suriaty
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2024): Oktober 2024-Januari 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v4i3.512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode storytelling dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak dengan kalimat thayyibah di TK Aisyiyah II, Desa Sukarame, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan metode storytelling pada materi kalimat thoyyibah, diperoleh sebanyak 7 siswa yang menyelesaikan dan 23 siswa yang tidak menyelesaikannya. Namun, setelah belajar menggunakan metode storytelling untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak dengan kalimat thoyyibah pada siklus I dan siklus II, diperoleh data bahwa kemampuan berbahasa anak telah meningkat. Hasil tes siklus pertama diperoleh oleh 13 siswa yang menyelesaikan dan 17 siswa yang belum selesai. Berdasarkan data tersebut, dapat dikatakan bahwa terjadi peningkatan kelengkapan hasil belajar siswa pada siklus I. Kemudian hasil tes siklus II menunjukkan 27 siswa yang telah menyelesaikan dan 3 siswa yang belum selesai. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dikatakan bahwa terjadi peningkatan kelengkapan hasil belajar siswa sebesar 30% dari siklus I ke siklus II. Respon siswa dalam proses pembelajaran menggunakan metode storytellingpositif, karena siswa hanya fokus pada prosesor pembelajaran, semua siswa mengikuti prosesor pembelajaran, mengikuti pembelajaran dengan disiplin, mereka termotivasi dalam berpartisipasi dalam pembelajaran, dan menjalin kerjasama yang baik antar siswa dalam prosesor pembelajaran dengan strategi ini.
The Role of Parental Communication in Improving Early Childhood Language Intelligence Through Learning the Qur'an and Hadith Chandra, Monica; Aziz, Mursal; Napitupulu, Dedi Sahputra
Al Hikmah Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 9 No 1 (2025): IJECIE
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v9i1.872

Abstract

This investigate employments a subjective approach to look at the part of parental communication in upgrading children's dialect insights through the Qur'an and Hadith in PIAUD Labura . Parents play a crucial role in shaping this intelligence, so effective strategies are needed to overcome challenges. One of the key steps is to improve religious understanding by attending Quranic study classes, participating in religious discussions, or reading Islamic books. Establishing a consistent learning routine at home is also essential, such as setting aside time each day to read, memorize, and discuss the Qur'an and Hadith with children. Additionally, creative methods like storytelling about the prophets or using Islamic educational apps can make learning more engaging and enjoyable for children. Good communication between parents and teachers is important to ensure continuity between home and school education. Parents should also actively participate in school meetings and events to support their child’s development more effectively. Moreover, encouraging children to ask questions, engage in discussions, and build a warm emotional connection with them strengthens their involvement in the learning process. Educational technology can be used as a tool to support this learning, and forming small study groups with peers can further encourage interaction and discussion. These strategies enable parents to overcome obstacles and maximize their role in enhancing children's language intelligence through the Qur'an and Hadith.
KARTUN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN AKHLAKUL KARIMAH ANAK USIA DINI Aziz, Mursal; Napitupulu, Dedi Sahputra; Siahaan, Juliyanti
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kartun digunakan sebagai media pembelajaran dalam membentuk akhlakul karimah anak usia dini. Studi ini dilaksanakan di TK Hatinia Barokah Desa Suka Ramai Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Adapun kesimpulan penelitian ini adalah Akhlakul karimah yang ditanamkan di TK Hatinia Barokah Desa Suka Rame, Kecamatan Kualuh Hulu, Labuhanbatu Utara adalah sikap religius, cinta lingkungan, cinta tanah air, jujur, peduli terhadap teman-teman, dan orang tua. Dalam pelaksanaan menanamkan sikap akhlakul karimah tersebut digunakan media dengan penayangan kartun Nussa dan Rara. Pemilihan media ini sangat tepat sebab mayoritas anak suka menonton dan menirukan apa yang mereka lihat. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pembelajaran anak usia dini dengan menggunakan media kartun berhasil membentuk akhlakul karimah siswa.
Strategi Pembelajaran Ekspositori Pada Pelajaran SKI Napitupulu, Dedi Sahputra; Mahariah; Situmorang, Hikmah Bayani; Khoiruna, Izma; Priantono, Djody; Rahmadhani, Viki
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 14 No 2 (2022): Volume 14 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v14i2.1368

Abstract

Artikel ini merupakan sebuah penelitian yang bertujuan untuk memberitahukan strategi pembelajaran ekspositori terhadap para pembacanya. Dan akan membahas tentang penerapan strategi pembelajaran ekspositori pada pelajaran SKI yang merupakan salah satu dari strategi yang dipakai dalam pelaksanaan pembelajaran SKI. Adapun peneliti dalam melakukan riset atau penelitian ini pembahasannya menggunakan metode study pustaka (library research). Mengenai arah atau tujuan dari kegiatan penelitian ini, yaitu upaya menganalisis tentang keefektifan dari strategi.pembelajaran.ekspositori pada pelaksanaan pelajaran SKI pada sekolah. Di mana hasil dari pembahasan ini memperlihatkan bahwa strategi pembelajaran ekspositori cocok untuk digunakan pada pelajaran SKI di sekolah. Pada umunya pembelajaran SKI terkesan monoton dan bahkan membeosankan. Maka dengan adanya strategi pembelajaran ekspositori ini, pembelajaran yang sebelumnya monoton dan membosankan akan menjadi aktif dan menyenangkan. Dan kesimpulan yang didaptkan dari hasil penelitian ini adalah strategi ekspositori cukup efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran SKI, siswa aktif dan tidak bosan dalam pembelajrannya. Strategi ekpsositori ini termasuk metode yang dikerjakan guru guna memberikan penjelasan mengenai fakta (suatu hal benar adanya), gagasan bahkan infomasi yang penting lainnya kepada para siswa.
The Influence of Teacher Communication Patterns in Aqidah Akhlak Education on Students' Academic Achievement Aziz, Mursal; Napitupulu, Dedi Sahputra; Parapat, Fadilani Azmi
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 1 (2025): Islamic Primary Education based on Islamic values
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v8i1.840

Abstract

This study aimed to examine the effect of teacher communication patterns on student academic achievement in Aqidah Akhlak at MIS Islamiyah Londut, North Labuhanbatu. This quantitative correlational study involved 33 students who were selected through purposive sampling. Data were gathered through questionnaires, recordings, and classroom observations, with all instruments validated and tested for reliability. Data analysis employed simple linear regression, a t-test, and R² analysis to assess the relationship between teacher communication and student academic outcomes. The results revealed a significant impact of teacher communication patterns on student achievement. The t-count value (19.334) exceeded the t-table value (1.692), and the R-squared value (0.923) indicated that the communication patterns employed by teachers could explain 92.3% of the variance in student performance. These findings affirm that clear, engaging, and responsive communication in the classroom substantially enhances students' understanding and academic success. This study highlights the importance of effective teacher communication in promoting student learning, especially in values-based subjects like Aqidah Akhlak. It suggests that educators should adopt more interactive and student-centered communication strategies. Training programs and workshops focusing on pedagogical communication skills such as active listening, questioning techniques, and feedback strategies should be prioritized. Additionally, school leaders can incorporate communication quality as a key metric in evaluating teaching effectiveness. For teacher education institutions, these findings support the integration of communication-focused modules into pre-service and in-service teacher training to better equip educators for meaningful classroom interactions.