Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Nilai Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Zai, Eka Periaman; Lase, Indah Wijaya; Harefa, Edward; Gulo, Sumangeli; Duha, Maria Magdalena
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8643

Abstract

Implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar perlu dilakukan oleh semua pihak secara berkesinambungan. Untuk mengembangkan pendidikan karakter dalam pembelajaran PKn dapat dilakukan dengan mengembangkan isi pembelajaran PKn, memilih pendekatan, metode, atau strategi pembelajaran yang akan digunakan, serta proses pembelajaran PKn. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif normatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan pendidikan PKn dapat terwujud berdasarkan target yang ingin dicapai peneliti. Pendidikan karakter yang dibangun melalui pembelajaran ini adalah nilai-nilai yang diajarkan berdasarkan mata pelajaran seperti kedisiplinan, kemandirian, kerjasama, dan tanggung jawab. Selain itu, kegiatan pembelajaran yang mengaktifkan siswa melalui proyek atau pemecahan masalah akan memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran PKn. Integrasi dilakukan dengan memadukan nilai-nilai karakter dalam RPP dan konsistensi siswa dalam menerapkan nilai-nilai tersebut di luar sekolah. Dalam mengukur hasil, guru memberikan buku penilaian kepada siswa.
Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak Lase, Indah Wijaya; Zai, Eka Periaman; Harefa, Edward
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12207

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memperoleh informasi tentang pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah penggerak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yang menggambarkan subjek mengenai situasi dan data yang terkumpul selama observasi dan wawancara, sehingga menghasilkan informasi yang bermanfaat dan mudah dipahami oleh pembaca. Penelitian ini menguraikan dan memberikan gambaran tentang bagaimana Kurikulum Merdeka diterapkan di sekolah penggerak. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kurikulum di sekolah penggerak telah dilakukan secara optimal dan masih berlangsung, meskipun masih terdapat banyak kekurangan dan hambatan dalam pelaksanaannya. Kunci kesuksesan dalam penerapan kurikulum di sekolah penggerak terletak pada kesediaan kepala sekolah dan para guru untuk melakukan perubahan. Sebagai pemimpin, kepala sekolah harus mampu mengubah pola pikir Sumber Daya Manusia di sekolah tersebut agar mau melakukan perubahan, sehingga Kurikulum Merdeka dapat diimplementasikan secara optimal.
Optimalisasi Media Digital sebagai Sarana Penguatan Karakter Siswa Sekolah Dasar di Abad 21 Lase, Indah Wijaya; Zai, Eka Periaman
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.5139

Abstract

Digital technology in the 21st century plays a crucial role in elementary education, not only as a medium for delivering information but also as a tool for strengthening students' character, including cooperation, responsibility, and self-confidence. This qualitative descriptive research was conducted on August 7, 2025, with fourth-grade students at UPTD SDN 070986 Ononamolo1 Lot in Pancasila Education subject. Data were collected through interviews, observations, and implementation of interactive media, then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results indicate that the purposeful use of interactive PowerPoint presentations can enhance student engagement and strengthen character values in a more engaging and meaningful way.
Implementasi E-Democracy pada Tingkat Program Studi: Transformasi Praktik Demokrasi Mahasiswa dalam Pemilihan HMPS PGSD di Universitas Nias Zai, Eka Periaman; Lase, Indah Wijaya
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.5149

Abstract

This study aims to analyze the implementation of e-democracy and the quality of student participation in the election of the Head of the Student Association of the Elementary School Teacher Education Study Program (HMPS PGSD) at Nias University. The research uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews with the election committee, HMPS chair candidates, and student voters, limited observation of the election process, and a study of documentation of the election based on the University of Nias' Integrated Academic Information System (SIMAT). Data analysis was conducted using an interactive analysis model that included data reduction, data presentation, and conclusion drawing, and was reinforced with source and method triangulation to maintain data validity. The results showed that the implementation of e-democracy through SIMAT increased the efficiency, transparency, and accessibility of student participation because voters could exercise their voting rights without being bound by space and time. However, the quality of student participation is still dominated by procedural and symbolic aspects, while deliberative involvement is relatively limited. The lack of interactive dialogue space, low digital democracy literacy, and the dominance of e-voting mechanisms mean that e-democracy is not yet optimal as a means of learning democracy.