Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Edukasi Budaya Literasi Sebagai Upaya Menumbuhkan Kebiasaan Membaca pada Siswa UPTD SDN 074056 Dahana Humene Eka Periaman Zai; Dernius Hura; Indah Wijaya Lase; Operianus Mendrofa; Edward Harefa; Otilina Gulo
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): Edisi Juli
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya minat baca dan belum terbentuknya budaya literasi di sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Kondisi tersebut juga ditemukan di UPTD SDN 074056 Dahana Humene, di mana kebiasaan membaca siswa belum berkembang secara optimal akibat terbatasnya pembiasaan literasi dan pemanfaatan sumber bacaan di lingkungan sekolah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi siswa melalui edukasi dan pendampingan dalam membangun kebiasaan membaca yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi dengan pihak sekolah, sosialisasi budaya literasi, diskusi dan identifikasi permasalahan, pendampingan guru, serta praktik implementasi kegiatan literasi di kelas. Sasaran kegiatan meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa UPTD SDN 074056 Dahana Humene. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program mendapat respons positif dari seluruh peserta. Guru memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai strategi pengembangan budaya literasi, sedangkan siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan membaca bersama, membaca mandiri, dan menceritakan kembali isi bacaan. Program juga mendorong sekolah untuk mengoptimalkan pembiasaan membaca melalui kegiatan literasi rutin dan pemanfaatan pojok baca sebagai bagian dari lingkungan belajar. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat budaya literasi di sekolah dasar melalui peningkatan keterlibatan guru dan siswa dalam aktivitas membaca. Keberlanjutan program diharapkan mampu membentuk kebiasaan membaca yang lebih baik, meningkatkan kemampuan literasi dasar peserta didik, serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang literat, aktif, dan berkarakter.
Analisis Implementasi Inovasi Pendidikan: Penelitian Operianus Mendrofa; Eka Periaman Zai; Indah Wijaya Lase; Samselinar Lase
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai strategi dan model inovasi pembelajaran yang relevan dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital, termasuk penerapan desain thinking, pembelajaran berbasis proyek, serta pemanfaatan video sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas proses belajar-mengajar. Melalui pendekatan studi literatur yang komprehensif, kajian ini juga mengidentifikasi peran inovasi teknologi dalam membentuk Pusat Sumber Belajar yang interaktif serta mengevaluasi dampak penerapan strategi seperti blended learning dan flipped classroom terhadap peningkatan kompetensi siswa di era revolusi industri 4.0. Kajian ini juga menekankan urgensi penguatan literasi digital bagi peserta didik sebagai ukuran kualitas kerja di lingkungan digital serta perlunya integrasi sains dan teknologi untuk memenuhi standar pendidikan abad 21 bagi guru dan siswa. Kesimpulandari penelitian ini adalah inovasi pendidikan bukan hanya soal mengganti buku dengan gadget, tapi soal mengubah pola pikir, metode, dan kecakapan melalui literasi digital agar selaras dengan kemajuan teknologi.
ANALISIS PENERAPAN INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN BERBASIS SOAL KONTEKSTUAL KELAS V DI SD NEGERI 071202 HELEZALULU Besti Ratna Hulu; Indah Wijaya Lase; Delipiter Lase; Agnes Renostini Harefa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.6055

Abstract

Instrumen penilaian pengetahuan berbasis soal kontekstual dirancang untuk menilai pemahaman konsep peserta didik melalui masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan kemampuan peserta didik mengaitkan konsep dengan konteks nyata. Namun, observasi awal dan wawancara dengan guru kelas V SD Negeri 071202 Helezalulu menunjukkan bahwa instrumen penilaian masih didominasi soal prosedural, sedangkan soal kontekstual lebih sering digunakan sebagai latihan daripada alat penilaian. Guru juga mengalami kendala dalam menyusun soal kontekstual karena keterbatasan waktu dan penyesuaian dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan dan karakteristik instrumen penilaian pengetahuan berbasis soal kontekstual pada materi pecahan kelas V. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian dilakukan melalui tes tertulis, tugas individu, dan soal cerita yang berkaitan dengan pengalaman sehari-hari peserta didik. Instrumen yang digunakan telah memuat konteks nyata, berbentuk soal cerita, sesuai dengan capaian pembelajaran, serta mendorong kemampuan berpikir dan pemecahan masalah. Kendala utama yang ditemukan adalah kesulitan peserta didik memahami soal cerita dan operasi pecahan campuran. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan instrumen penilaian yang lebih kontekstual dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
PENGARUH MEDIA PUZZLE EDUKATIF TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 071059 HILIBADALU Yernima Lombu; Hardikupatu Gulo; Indah Wijaya Lase; Edward Harefa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.6061

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS kelas IV SD Negeri 071059 Hilibadalu yang ditunjukkan oleh rata-rata nilai peserta didik masih berada di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media puzzle edukatif terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain posttest-only nonequivalent control group. Sampel penelitian berjumlah 43 peserta didik, terdiri atas 21 peserta didik kelas eksperimen dan 22 peserta didik kelas kontrol dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 73 dan kelas kontrol sebesar 60. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media puzzle edukatif terhadap hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS kelas IV SD Negeri 071059 Hilibadalu. Dengan demikian, media puzzle edukatif berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik.
Penerapan Metode Role Playing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Negeri 077780 Dahadano Kasih Notatema Zalukhu; Eka Periaman Zai; Indah Wijaya Lase; Otilina Gulo
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1194

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Negeri 077780 Dahadano yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih konvesional. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk Mengetahui Penerapan Metode Role Playing Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Negeri 077780 Dahadano, dan (2) Untuk Mengetahui Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV Melalui Penerapan Metode Role Playing. Penelitian ini di laksanakan di  SD Negeri 077780 Dahadano, kecamatan Lotu, Kebupaten Nias Utara, dengan subjek penelitian peserta didik kelas IV semester II tahun 2025/2026 yang berjumlah 19 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, dokumentasi dan tes hasil belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa: pertama, Penerapan metode role playing pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SD Negeri 077780 Dahadano berjalan dengan baik dan mengalami peningkatan pada setiap siklus. Hal ini terlihat dari peningkatan aktivitas guru dari 65,27% pada siklus I menjadi 88,19% pada siklus II serta aktivitas peserta didik dari 62,49% menjadi 93,74%. Kedua, Penerapan metode role playing dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SD Negeri 077780 Dahadano, yang ditunjukkan dari peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari 61,50 dengan ketuntasan klasikal 42,10% pada siklus I menjadi 85,58 dengan ketuntasan klasikal 100% pada siklus II.
Eksplorasi Strategi Guru Dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di Kelas III UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot Joni Blenes Shah Price Zai; Dernius Hura; Indah Wijaya Lase; Trisman Harefa
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan guru dalam penerapan strategi dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran pendidikan pancasila di Kelas III UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot. pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan informan terdiri dari satu guru kelas III dan tiga peserta didik yang dipilih secara purposif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi non-partisipatif, wawancara semi-terstruktur , dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan strategi pembelajaran Problem Based Learning atau pembelajaran berbasis masalah; (2) faktor pendukung penerapan strategi adanya dukungan kepala sekolah, antusiasme peserta didik dalam pembelajaran, ketersediaan media pembelajaran, serta lingkungan kelas yang kondusif; (3) faktor penghambat penerapan strategi adanya keterbatasan waktu pembelajaran, adanya peserta didik yang belum berani menyampaikan pendapat, serta perbedaan kemampuan berpikir peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan strategi pembelajaran Problem Based Learning atau pembelajaran berbasis masalah di Kelas III.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di Kelas V UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot Anggelika Kristiani Bate'e; Eka Periaman Zai; Indah Wijaya Lase; Novelina Andriani Zega
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1196

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik di kelas V UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Kondisi tersebut disebabkan dari penggunaan model pembelajaran yang masih bersifat konvesioanal dan kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick serta meningkatkan hasil belajar peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot, dengan subjek penelitian peserta didik kelas V semester II tahun 2025/2026 yang berjumlah 20 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan desain dalam model penelitian menggunakan model Kemmis dan Taggart dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan pada setiap siklus. Pada siklus I, rata-rata hasil lembar observasi guru 67,49% sedangkan rata-rata lembar observasi peserta didik sebesar 60,62%. Rata-rata hasil belajar peserta didik 66,9 dengan persentase ketuntasan 55%. Pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan, dengan hasil rata-rata lembar observasi guru 91,66% sedangkan rata-rata lembar observasi peserta didik sebesar 91,24%. Hasil belajar peserta didik juga meningkat dengan rata-rata hasil belajar 86,5 dengan persentase ketuntasan mencapai 85%. Dari hasil penelitian di atas, maka implementasi model pembelajaran kooperatif tipe talking stick efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot.
Penerapan Media Genially untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Kelas V SD Negeri 076095 Hilidaura Evan, Evan Pebriana Citranita Gulo; Lase, Indah Wijaya; Gulo, Otilina; Gulo, Hardikupatu
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6077

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS akibat pembelajaran yang kurang interaktif dan masih konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan media genially serta mengetahui peningkatan motivasi belajar pada materi sistem pernapasan manusia di kelas V SD Negeri 076095 Hilidaura. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek 17 peserta didik. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, angket motivasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media genially berjalan sangat baik dengan persentase kemampuan peneliti sebesar 93,33% dan keterlibatan peserta didik 93,37%. Motivasi belajar mencapai 84,23% dengan kategori sangat baik, serta didukung oleh peningkatan hasil belajar dengan rata-rata 88,23% dan ketuntasan 100%. Dengan demikian, media genially efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Pemanfaatan Generative Artificial Intelligence Sebagai Mitra Belajar dalam Membangun Kemandirian Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Konsep Dasar IPS SD Lase, Indah Wijaya; Mendrofa, Operianus; Zai, Eka Periaman
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 4 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i4.7265

Abstract

The development of Generative Artificial Intelligence (GenAI) presents new opportunities in higher education through its role as an adaptive learning partner. This study aims to explore the use of GenAI as a learning partner to support students' independent learning in the Basic Concepts of Elementary School Social Studies course. This study used a qualitative approach with a case study design in the Elementary School Teacher Education Study Program at Nias University. The research participants consisted of 16 students selected through purposive sampling techniques. Data were collected through observation, in-depth interviews, document analysis, and reflection journals, then analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The results showed that GenAI was used by students to understand concepts, explore ideas, obtain feedback, and reflect on learning. This utilization supports the formation of independent learning behavior through students' abilities to plan, implement, monitor, and evaluate their learning process. Optimizing the use of GenAI is influenced by digital literacy, the ability to create prompts, access to technology, and lecturer assistance in verifying information and maintaining academic ethics. This study shows that GenAI has the potential to support Self-Regulated Learning if it is pedagogically integrated as a learning partner, rather than as a substitute for the role of lecturers or students' thinking processes.
PENERAPAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA PESERTA DIDIK KELAS III SD Erlis Ventri Nosaria Gulo; Envilwan Berkat Harefa; Indah Wijaya Lase; Justin Foera-era Lase
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14487

Abstract

Students' learning outcomes in Pancasila Education in Grade III remained low, as indicated by a class average of 50.00 and classical mastery of only 10.53% in the pre-cycle stage. This condition indicates the need for learning media that provide more concrete learning experiences and actively involve students in the learning process. This study aims to describe the improvement of students' learning outcomes in Pancasila Education through the implementation of Puzzle media in Grade III elementary school. This study employed Classroom Action Research (CAR) based on the Kurt Lewin model, conducted in two cycles, with each cycle consisting of two meetings through the stages of planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 19 Grade III students. Data were collected through learning achievement tests as the main instrument, supported by observations, field notes, and documentation, with the Grade III teacher serving as a collaborator and observer. The results showed an improvement in students' learning outcomes across the research stages. The class average increased from 50.00 in the pre-cycle to 64.53 in Cycle I and 81.53 in Cycle II. Classical mastery increased from 10.53% in the pre-cycle to 52.63% in Cycle I and reached 100% in Cycle II. The improvement occurred following the development of the Puzzle media from introducing the symbols and wording of the Pancasila principles to contextual understanding of the application of Pancasila values in everyday life. Thus, the implementation of Garuda Pancasila Puzzle media can support improved learning outcomes and encourage Pancasila Education to become more active and student-centered. ABSTRAK Hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas III masih rendah, yang ditunjukkan oleh rata-rata hasil belajar sebesar 50,00 dan ketuntasan klasikal sebesar 10,53% pada tahap pra-siklus. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penggunaan media pembelajaran yang lebih konkret dan melibatkan peserta didik secara aktif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan media Puzzle di kelas III sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua pertemuan melalui tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 19 peserta didik kelas III. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar sebagai instrumen utama, serta observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi sebagai data pendukung, dengan guru kelas III sebagai kolaborator sekaligus observer. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dari setiap tahapan tindakan. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 50,00 pada pra-siklus menjadi 64,53 pada Siklus I dan 81,53 pada Siklus II. Ketuntasan klasikal meningkat dari 10,53% pada pra-siklus menjadi 52,63% pada Siklus I dan mencapai 100% pada Siklus II. Peningkatan tersebut berlangsung setelah penggunaan media Puzzle dikembangkan dari pengenalan simbol dan bunyi sila-sila Pancasila menuju pemahaman kontekstual mengenai penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penerapan media Puzzle Garuda Pancasila dapat mendukung peningkatan hasil belajar dan mendorong pembelajaran Pendidikan Pancasila menjadi lebih aktif dan berpusat pada peserta didik.