p-Index From 2021 - 2026
7.222
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Publikasi Pendidikan Jurnal Tematik Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN GLASSER Jurnal Mitra Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Riset Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu International Journal of Community Service Learning WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research International Journal of Elementary Education Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Journal on Education Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) FONDATIA JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan eL.Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan dan Konseling Pesona Dasar : Jurnal Pendidikan Dasar dan Humaniora Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JTIEE (Journal of Teaching in Elementary Education) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Abdimas Bina Bangsa Journal for Lesson and Learning Studies Jurnal Basicedu Jurnal Profesi Pendidikan (JPP) Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education PANDU: Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum Metta: Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KREATIFITAS SISWA KELAS III SD NEGERI SIDOREJO LOR 01 SALATIGA Andita Putri Surya; Stefanus C Relmasira; Agustina Tyas Asri Hardini
Jurnal Pesona Dasar Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Pesona Dasar Vol 6 No 1
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pear.v6i1.10703

Abstract

This research was conducted to improve learning result and creativity of third grade students of SD NegeriSidorejoLor 01 Salatiga in the third semester in Theme 6 Subtema 2 and 3 by applying the Learning Based Learning (PjBL) model. This study is a classroom action research (PTK) consisting of two cycles. Each cycle consists of two meetings, each of which consists of action planning, action implementation, observation and reflection and 1 evaluation meeting. Data obtained in this study were obtained from observation, document study, test. Data analysis technique used is descriptive quantitative and qualitative. The results showed that the application of learning model of Project Based Learning (PjBL) can improve student learning outcomes and creativity of third grstudents at SD NegeriSidorejoLor 01 Salatiga. At the pre cycle cycle percentage of student learning 46% and then increased in the first cycle as much as 72% and increased again to 92% in cycle II. While the creativity of students in the pre cycle of 29% increased to 51% in the first cycle of meeting 2 and increased to 90% in the second cycle of meeting 2. 
Problem Based Learning: Application as an Effort to Increase Activeness and Critical Thinking Skills of Class IV Elementary School Students Ayu Wijayanti; Agustina Tyas Asri Hardini
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i1.112168

Abstract

Pelaksanaan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah dalam mengaplikasikan model Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan dan keterampilan berpikir kritis siswa. Subjek penelitian yang digunakan ialah siswa kelas IV SD Negeri 2 Bojong yang memiliki jumlah 23 siswa, terdiri dari 15 siswa laki-laki dan sisanya perempuan berjumlah 8 siswa. Jenis penelitian yang dipakai ialah Penelitian Tindakan Kelas jenis Classroom Research dengan menggunakan model Kemmis & McTaggart. Pelaksanaan tindakan kelas ini diterapkan sejumlah 2 siklus, yaitu pra siklus, siklus I, dan siklus II. Per-siklus terdiri dari 4 tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilakukan pada semester II tahun ajaran 2020/2021. Pelaksanaan teknik penghimpunan data menggunakan tes dan non tes, sedangkan instrumen penelitian memakai soal uraian, lembar observasi, dan rubrik. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti yakni teknik deskriptif komparatif. Hasil penelitian pada kondisi mula-mula atau pra siklus, keaktifan yang dicapai siswa terhitung 37,93%. Siklus I terhitung 60,82% dan pada siklus II mengalami kenaikan menjadi sebanyak 76,02%. Sedangkan saat siklus I, KKM yang dicapai atau siswa yang sudah memenuhi syarat berpikir kritis diakumulasikan dengan rata-rata sejumlah 63,78 dan pada siklus II siswa yang telah berpikir kritis meningkat dengan rata-rata 82,30. Oleh sebab itu, dapat dicapai kesimpulan bahwa keaktifan dan keterampilan berpikir kritis bisa ditingkatkan dengan cara menerapkan model Problem Based Learning.
INCREASING THE 4th GRADE STUDENTS SCIENCE COMPETENCY THROUGH PROBLEM BASED LEARNING MODEL Athalia Arnasari; Agustina Tyas Asri Hardini
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 50 No 2 (2017): July 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.939 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v50i2.11651

Abstract

This research aims to improve student learning outcomes in natural sciences for grade 4, the second term of the academic year 2016/2017 at SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga through the Problem Based Learning model. This classroom action research was conducted in two cycles. Subjects of this study are the fourth grade students of SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga, consisted of 14 male students and 9 female students. Data collection was using non-test and test techniques.  Results show that in pre cycle condition, student who pass are 11 students (47.82%), i.e. 14 students in cycle I (60.86%), and 20 students (86.95%) in cycle II. The average score in pre cycle condition was 59.13, 68.73 in cycle I, and 75.04 cycle II.  Therefore, the application of Problem Based Learning model in lecturing science in the fourth grade of Mangunsari 02 Elementery School Salatiga, can improve the student learning activity.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SD Wahyu Windarti; Agustina Tyas Asri Hardini
JURNAL TEMATIK Vol 10, No 2 (2020): JURNAL TEMATIK
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jt.v10i2.19592

Abstract

This research is a pre-experimental that aims to find out how to the implementation of Discovery Learning in terms of the students critical thinking skills in grade V Elementary math subjects . The research design used in this research is pretest-posttest design. The sample in the research were 30 students of grade V elementary school. There are three data collection techniques used in this research, namely test techniques that include pretests and pottest, of and documentation. The Analytical techniques used include the validity test and reliability test using the T-Test. The results of T-test analysis showed that the significance value is 0.00 < 0.05, then H0 rejected Ha accepted or could beconcluded that there was a influence on the implementation of Discovery Learning to the critical thinking ability of class V elementary students in mathematics. It is also supported from data that shows the acquisition of student grades after the Discovery Learning model is set up where 27 students have a value above 81 (90%) Compared to the model 's acquisition of the value of 69 (70%).
Mewujudkan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Menggunakan Model Make A Match Agustina Tyas Asri Hardini
Publikasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.476 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v10i2.10712

Abstract

SD Kanisius Cungkup Salatiga merupakan salah satu sekolah yang potensial untuk dijadikan sekolah Adiwiyata, namun warga sekolahnya belum pernah mendapatkan sosialiasasi terkait sekolah Adiwiyata termasuk peserta didiknya. Untuk itu FKIP-UKSW terpanggil untuk membantu melakukan sosialisasi kepada warga sekolah di SD Kanisius Cungkup Salatiga terkait peran untuk menjaga lingkungan hidup. Sosialisasi yang dilakukan dikemas dalam pembelajaran yang menggunakan model make a match yang disesuaikan dengan karakteristik siswa kelas II SD. Berdasarkan lembar kerja peserta didik sebagai evaluasi kegiatan, sejumlah 22 siswa (84,6%) dari 26 siswa telah berhasil membedakan kegiatan yang menjaga lingkungan dan kegiatan yang dapat merusak lingkungan. Siswa mampu memahami tindakan sehari-hari yang dapat dilakukan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.Dengan demikian model make a match yang dilakukan melalui kegiatan pengabdian masyarakat dianggap berhasil meningkatkan pemahaman siswa terkait peran untuk menjaga lingkungan.Aziz, H. A. 2018. Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Dengan Metode Make A Match Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Materi Surah Al-Qodr dan Al-‘Alaq Ayat 1-5 Di Kelas VI Sekolah Dasar Negeri 2 Awang Besar Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan, 4(1).Curran, Lorna. 1994. Metode Pembelajaran Make a Match. Jakarta: Pustaka Belajar.Hosnan. 2014. Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor : Ghalia Indonesia.Kadarusman, G., & Cahyono, B. E. H. 2018. Penggunaan Media Pembelajaran Pohon Ajaib dengan Model Pembelajaran Make A Match untuk Meningkatkan Penguasaan Kosa Kata Bahasa Indonesia Siswa Tunarungu Kelas II SDLB Dharma Wanita Jiwan Kabupaten Madiun. Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 2(1), 61-71.Kurniasih, Imas dan Berlin Sani. 2015. Ragam Pengembangan Model Pembelajaran untuk Peningkatan Profesionalitas Guru. Yogjakarta: Kata Pena.Rusman. 2012. Model-model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru, RajaGrafindo Persada, Jakarta.Tim Adiwiyata Nasional. 2012. Buku PanduanAdiwiyata Sekolah Peduli dan BerbudayaLingkungan. Jakarta: Kementrian LingkunganHidup dan Kementrian Pendidikan danKebudayaan. Yuliana, Erfina dan Yari Dwikurnaningsih. 2019. Penerapan Model Make a Match Berbasis Saintifik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Siswa. Publikasi Pendidikan: Jurnal Pemikiran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Bidang Pendidikan, 9(2).
Blended learning untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar di masa pandemI Covid-19 Arinta Mega Fap; Agustina Tyas Asri Hardini
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.249 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v8i1.39680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar serta motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus di SD Negeri Banyuurip, Boyolali. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas dua serta materi yang digunakan adalah tema enam, yaitu merawat hewan dan tumbuhan. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar secara kognitif pada tiap siklus serta wawancara motivasi belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji ketuntasan rata-rata, uji ketuntasan proporsi, serta uji n-Gain. Hasil peneltian menunjukan bahawa penggunaan blended learning pada prasiklus sampai siklus kedua mengalami peningkatan. Nilai rata-rata hasil belajar siswa yang diajar menggunakan blended learning secara statistik signifikan karena t-hitung melebihi t-tabel (5,41 1,82). Poporsi ketuntasan siswa yang diajar menggunakan blended learning melebihi 75% dengan Z tabel (1,64) Z hitung (182). Terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah diuji menggunakan n-gain berada pada kategori tinggi. Pada hasil wawancara motivasi belajar, siswa lebih menyukai pembelajaran blended learning, sehingga motivasi belajar siswa menjadi lebih tinggi dari pada sebelumnya karena kesesuaian media yang diberikan.Blended learning to improve learning outcomes and study motivation in the pandemic Covid-19AbstractThis research aims to determine the increase in learning outcomes and student learning motivation. This research is a classroom action research with two cycles at SD Negeri Banyuurip, Boyolali. The subjects of this study were students in grade two, and the material used was theme six, namely caring for animals and plants. The instrument used was a test of learning outcomes in each cycle and an interview of student learning motivation. The data analysis technique used is descriptive analysis, average completeness test, proportion completeness test, and n-Gain test. This study indicates that the use of blended learning in the pre-cycle until the second cycle has increased. The average value of student learning outcomes taught using blended learning is statistically significant because the t-count exceeds the t-table (5.41 1.82). The proportion of completeness of students taught using blended learning exceeds 75% with Z table (1.64) Z count (182). And there is an increase in student learning outcomes after being tested using n-gain is in the high category. In the learning motivation interview results, students prefer blended learning so that the student's learning motivation is higher than before because of the suitability of the media given.
Perbandingan Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Dengan Model Problem Solving Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran PPKn Dhea Fatar Kiranadewi; Agustina Tyas Asri Hardini
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i1.33860

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan ditemukan permasalahan kemampuan berpikir kritis siswa yang rendah pada pelaksanaan pembelajaran PPKn, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis ada tidaknya perbedaan tingkat efektivitas antara model problem-based learning dan Problem Solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis belajar PPKn siswa di kelas IV SD. Jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment design) yang menggunakan teknik analisis deskriptif. Desain penelitian pola nonequivalent control group design, uji hipotesis penelitian ini menggunakan uji T independent Sample T test. Subyek penelitian yaitu kelas IV dengan jumlah siswa 58 yang meliputi 28 siswa kelas IV SD. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian tes kepada siswa. Dari hasil nilai postest teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data statistik kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan pengujian hipotesis dengan uji T sig. (2-tailed) diperoleh 0,000 yang artinya lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05) dengan thitung  5,902> ttabel 2,002, dan nilai rata-rata penggunaan model problem based learning yaitu 80,00 yang mengalami peningkatan sedang dengan nilai N-Gain 0,48, sedangkan nilai rata-rata lebih rendah dari model Problem solving yaitu 69,50 dengan nilai N-Gain 0,23. Simpulan penelitian ini adalah model problem based learning terbukti lebih efektif dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis PPKn pada siswa dibandingkan menggunakan model Problem Solving.
Perbandingan Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Dengan Model Problem Solving Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran PPKn Dhea Fatar Kiranadewi; Agustina Tyas Asri Hardini
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i1.33860

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan ditemukan permasalahan kemampuan berpikir kritis siswa yang rendah pada pelaksanaan pembelajaran PPKn, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis ada tidaknya perbedaan tingkat efektivitas antara model problem-based learning dan Problem Solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis belajar PPKn siswa di kelas IV SD. Jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment design) yang menggunakan teknik analisis deskriptif. Desain penelitian pola nonequivalent control group design, uji hipotesis penelitian ini menggunakan uji T independent Sample T test. Subyek penelitian yaitu kelas IV dengan jumlah siswa 58 yang meliputi 28 siswa kelas IV SD. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian tes kepada siswa. Dari hasil nilai postest teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data statistik kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan pengujian hipotesis dengan uji T sig. (2-tailed) diperoleh 0,000 yang artinya lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05) dengan thitung  5,902> ttabel 2,002, dan nilai rata-rata penggunaan model problem based learning yaitu 80,00 yang mengalami peningkatan sedang dengan nilai N-Gain 0,48, sedangkan nilai rata-rata lebih rendah dari model Problem solving yaitu 69,50 dengan nilai N-Gain 0,23. Simpulan penelitian ini adalah model problem based learning terbukti lebih efektif dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis PPKn pada siswa dibandingkan menggunakan model Problem Solving.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPS PADA PESERTA DIDIK KELAS 2 SD Dyah Anggraini; Stefanus Relmasira; Agustina Tyas Asri Hardini
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 1, No 1 (2018): April : Special Issues
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v1i1.379

Abstract

Abstrak: : Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPS peserta didik kelas 2 SDN Kutowinangun 07 dengan menggunakan model STAD berbantuan media pembelajaran ular tangga. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik, yang awalnya pra tindakan 1,49 (kurang kritis), siklus I menjadi 2,22 (cukup kritis) dan siklus II menjadi 2,85 (kritis). Demikian juga dengan hasil belajar peserta didik yang semula pada pembelajaran pra tindakan 4 peserta didik (26,67%) yang tuntas di siklus I terdapat 11 peserta didik (73,33%) yang tuntas dan siklus II ada 14 peserta didik (93,33%) yang tuntas.Abstract: : This type of research is a classroom action research that aims to improve the ability of critical thinking and learning outcomes of 2nd grade students of SDN Kutowinangun 07 by using STAD model assisted by learning media of snake ladder. The results showed an increase in students' critical thinking skills, initially pre-action 1.49 (less critical), cycle I to 2.22 (critical enough) and cycle II to 2.85 (critical). Similarly, the learning outcomes of learners who initially on the pre-action learning 4 students (26.67%) completed in the first cycle there are 11 students (73.33%) is complete and cycle II there are 14 students (93.33 %) thoroughly.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAAN MODEL GROUP INVESTIGATION (GI) DAN MODEL INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI BANGUN RUANG SISWA KELAS V SD Nova Dwi Setiana; Agustina Tyas Asri Hardini
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.675 KB) | DOI: 10.33751/jppguseda.v3i1.1918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah Matematika siswa yang signifikan dengan menggunakan model Group Investigation (GI) dan model Inkuiri terhadap kemampuan pemecahan masalah Matematika siswa pada mata pelajaran Matematika kelas V SDN Gugus Sultan Agung di Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasy-experiment dengan  jenis  (Nonequivalent Control Group). Populasi  penelitian yaitu kelas V sebagai kelompok eksperimen berjumlah 25 siswa dan kelompok kontrol berjumlah 27 siswa.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, studi dokumen, dan tes. Pengujian prasyarat menggunakan uji Normalitas dan uji Homogenitas. Metode analisis data yang digunakan adalah uji t (independent sample t-test). Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah Matematika siswa dengan penerapan model Group Investigation (GI) dan model Inkuiri di kelas V SDN Gugus Sultan Agung di Kecamatan Argomulyo.  Hasil t hitung sebesar 1,247, df 50 dan signifikansi (2 tailed) sebesar 0,218. Dapat disimpulkan bahwa t hitung lebih kecil dari pada t tabel (1,247 2,03011) dan nilai signifikansinya lebih besar dari 0,05 (0,218 0,05),   Berdasarkan perhitungan hasil belajar kemampuan pemecahan masalah Matematika siswa diperoleh nilai rata-rata pretest 64,52 untuk kelas eksperimen dan 72,00 untuk kelas kontrol serta nilai rata-rata posttest 60,52 untuk kelas eksperimen dan 70,26 untuk kelas kontrol. Jadi kedua model pembelajaran sama-sama efektiftif jika dhitiung dengan t hitung, sehingga untuk mengetahui perbedaan antara model Group Investigation (GI) dan inkuiri dapat dihitung dengan rumus N-Gains. Penggunaan rumus N-Gain dapat diketahui perbedaan bahwa model inkuiri lebih efektif daripada model Group Investigation (GI).
Co-Authors Adiningsih, Tiana Dwi AGNES KUMBARANINGTYAS Aldo Putra Pratama Anastasya Septariani Andita Putri Surya Antaka Adi, Windu Arinta Mega Fap Arlita Akmal, Arlita Artha Sanjaya, Agustinus Victor Athalia Arnasari Ayu Wijayanti Bagoes Pradana Sapoetra Bambang Suteng Sulasmono Bayu Gunawan BAYU WIDODO Beatrix Ela Salu Betles Natalini C. Relmasira, Stefanus Chanifah, Miftichatun Debi Ariska Saputri Dina Salsabella Utami Dwi Afnan Puji Astuti Dwijayani, Rizki Dyah Anggraini Edy Sispariyanto Elisabet Elisabet, Elisabet Elisabeth, Esra Evangelyne, Gabriella Fiana, Rista Okta Firosalia Kristin frianto, Okta frianto, Okta Galuh Rizki Amalia Gamaliel Septian Airlanda Hanita Yulia Hendika Whesli Heri Muftakim Ifma Labaqotul Husna Indha Yunitasari Indira M. S. Ferdinandus Izzah Millati Karima, Amalia Ilmi Kristina Maharani, Kristina kurniawan, Fefiadi Kusuma, Dani Lanmai, Stefen Res Leni Rahmawati leni rahmawati, leni Maria Kurniawati Maria Novita Silalahi Mariana Valianty Mawardi Mawardi Miftichatun Chanifah Muhammad Khusen Mulyono, Bagus Tri Muslimah, Aisyah Ani Nopitasari, Liya Nova Dwi Setiana Noviyanti Noviyanti Nugrahani, Puspitaningtyas Sari Nugrahwidi, Enggaringtyas Dewi Nur Aini, Afita Nur Aini Nur Hidayah Nur Hidayah Nurwandari, Nurwandari Olifvia Rizky Lestari Parhusip, Yohana Prasetya Pindi Darma Hutama Pratiwi, Avelina Sherin Rachelita Arwani Rahayu, Iin Puji Raminah Raminah Ratriastari, Mareta Relmasira, Stefanus C Relmasira, Stefanus C. Ria Setianingrum Rico Dwi Kristanto Rifky Rifky Rista Okta Fiana Rizki Darmawan Rizky Lestari, Olifvia Sapoetra, Bagoes Pradana Sari, Ayuni Ratna SATRIYAS ILYAS Senja, Puti Alleza Kemuning Shalma Hudi Cahyani Slameto Slameto Stefanus C Relmasira Stefanus Christian Relmasira Stefanus Christian Relmasira, Stefanus Christian Stefanus Cristian relmasira Tri Nugroho Budi Santoso Trimahesri, Inandhi Ullul Fatjar Kharomah Valianty, Mariana Wahyu Purnaningsih Wahyu Windarti Wardani, Paulina Widya Widia Sari, Avita Widia Sari, Avita Y.N. Hidayah Yari Dwikurnaningsih Yhusita Tyas Margaretha Yoni Eka Saputra Yuli Maghfiroh Yunita Ery Setyowati Yunitasari, Indha