Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis Pelaksanaan dan Pengawasan Kegiatan Perkebunan Kelapa Sawit Di PT. Wawasan Kebun Nusantara Kecamatan Seluas Rahayudi, Yulian; Safriadi, Novi; Priyanto, Heri
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.746 KB)

Abstract

Areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia tersebar di berbagai provinsi, salah satunya adalah provinsi Kalimantan Barat, di mana luas areal yang digunakan 1.060.250 Ha (berdasarkan data statistik luas lahan dan produksi hasil perkebunan Kalimantan Barat tahun 2014). PT. Wawasan Kebun Nusantara merupakan perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit yang terletak di Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang. Kebun Sungai Sentangau merupakan salah satu kebun yang dimiliki PT. WKN yang memiliki luas areal sekitar 5000 Ha. Kegiatan perkebunan seperti panen, pemupukan, tebas gawangan, piringan, pruning dan pasar pikul merupakan kegiatan utama yang terjadi pada kebun ini. Perkebunan dengan areal luas seperti ini mendasari diperlukannya sistem informasi yang dipergunakan untuk membantu pengawasan kegiatan pada jenis pekerjan yang terjadi. Rancang bangun sistem informasi geografis pelaksanaan dan pengawasan kegiatan perkebunan kelapa sawit di PT. Wawasan Kebun Nusantara Kecamatan Seluas ini menggunakan metode penelitian yang terbagi menjadi studi literatur, analisa kebutuhan, pengumpulan data, permodelan sistem, pembuatan aplikasi, pengujian sistem, analisis hasil pengujian dan penarikan kesimpulan. Motode perancangan dilakukan dengan flowchart dan diagram Unified Modeling Language (UML). Metode pengujian dilakukan dengan dua tahap yaitu pengujian aplikasi dan pengujian pengguna. Untuk pengujian aplikasi digunakan pengujian black box, sedangkan untuk pengujian pengguna menggunakan kuesioner yang diinterprestasikan dalam perhitungan Mean Opinion Score (MOS). Aplikasi SIG ini dibangun berbasis web menggunakan framework codeigniter. Pengguna aplikasi ini dibedakan menjadi dua yaitu admin dan manajer. Dari hasil pengujian aplikasi oleh pengguna, penilaian aplikasi mendapatkan nilai kategori sangat setuju pada ketiga aspek yaitu aspek rekayasa perangkat lunak, komunikasi visual dan fungsionalitas, sehingga dapat simpulkan aplikasi dapat membantu dan mempercepat pencarian informasi yang akurat mengenai pelaksanaan dan pengawasan kegiatan perkebunan dan mempermudah pihak manajemen perkebunan dalam mengambil keputusan.
RANCANG BANGUN APLIKASI KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PDAM TIRTA KHATULISTIWA KOTA PONTIANAK DENGAN METODE CUT OFF POINT BERBASIS ANDROID Zoraya, Rinne Dwi; Yulianti, Yulianti; Priyanto, Heri
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.604 KB)

Abstract

Kepuasan pelanggan terhadap pelayanan PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak berkaitan dengan tingkat kualitas pelayanan dan penyediaan air minum / air bersih. Pemenuhan kebutuhan tersebut erat kaitannya dengan kualitas pelayanan yang dapat diukur dengan melihat keluhan dan umpan balik dari masyarakat, diantaranya kualitas air, distribusi dan pelayanan. Metode Cut-Off Point digunakan dengan maksud memastikan derajat kebutuhan kriteria. Kuesioner yang berisi kriteria-kriteria yang ada dibagikan ke sejumlah responden (pengguna Android) yang memiliki pengalaman dan keahlian di bidang terkait untuk memberikan penilaian. Hasil uji terhadap pemilihan jawaban yang terdiri atas 48 soal untuk kemudian dibandingkan dengan nilai cut-off sebesar 2,5 untuk menghasilkan Indeks Kepuasan Pelanggan. Hasil uji kompatibilitas menunjukkan aplikasi dapat berjalan pada sistem operasi android v4.1 (Jelly Bean) hingga android v5.1 (Lollipop). Aplikasi juga tidak menguras memori karena hasil pengujian penggunaan memori mengindikasikan bahwa digunakan hanya berkisar 25-30 MB. Keluaran aplikasi berupa umpan balik kepada PDAM Tirta Khatulistiwa mengenai kepuasan pelanggan terhadap pelayanan dengan melihat Indeks Kepuasan Pelanggan yang merupakan rekapitulasi dari pilihan pengguna terhadap aplikasi yang dirancang dalam bentuk mobile dan web.
Sistem Informasi Lalu Lintas Ternak (Studi Kasus Dinas Pertanian dan Peternakan Kayong Utara) Sania, Sania; Priyanto, Heri; Yulianti, Yulianti
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1347.275 KB) | DOI: 10.26418/justin.v8i1.36097

Abstract

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Pengujian dan Penyidikan Penyakit Hewan merupakan bagian dari Dinas Peternakan Kayong Utara. Pada Balai Pengujian dan Penyidikan Penyakit Hewan sistem informasi sangat berpengaruh dalam mendukung peningkatan pembangunan peternakan dan pelayanan veteriner (mengenai penyakit hewan) nasional. Pelaksaan pelayanan pengawasan veteriner perlu dilakukan identifikasi dan pengawasan terhadap lalulintas ternak. Peraturan Bupati Pasal 1 No. 16 Tahun 2018, lalu lintas ternak adalah keluar-masuk antar daerah/pulau, mutasi dan keluar-masuk daerah produk peternakan. Pelaksanaan pengawasan lalu lintas ternak antar kabupaten dilakukan di Pos Pemeriksaan Ternak atau PPT (check point) oleh Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan di Kabupaten/Kota. Tujuan dari penelitian adalah membangun sebuah sistem informasi yang dapat membantu kepala bidang peternakan dan kesehatan hewan dalam membuat kebijakan, evaluasi dan administrasi peternakan dan kesehatan hewan. Kepala bidang peternakan dan kesehatan hewan memiliki tugas dan fungsi melakukan kontrol dan koordinasi terhadap lalu lintas ternak, meliputi jumlah dan kondisi hewan ternak pada Dinas Pertanian dan Peternakan Kayong Utara. Metodologi penelitian yang dilakukan yaitu studi literatur, analisis kebutuhan, pengumpulan data, perancangan, implementasi, pengujian dan penarikan kesimpulan. Model pengembangan sistem menggunakan konsep System Development Life Cycle (SDLC). Pengujian sistem dilakukan dengan pengujian black box dan aspek usability. Hasil pengujian black box adalah sistem dapat bekerja dengan baik dan hasil dari pengujian usability dengan 3 orang responden dari 8 pertanyaan, 6 diantaranya memiliki nilai diatas 80%. Sehingga disimpulkan sistem dapat membantu kepala bidang peternakan dan kesehatan hewan dalam membuat kebijakan, evaluasi dan administrasi peternakan dan kesehatan hewan.
Rancang Bangun Aplikasi Penyisipan Berita dengan Internet Content Adaptation Protocol Rahayadi, Agus; Priyanto, Heri; Anra, Hengky
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1129.489 KB)

Abstract

Teknologi penyebaran berita dilakukan dengan dua cara yakni melalui media online dan media offline, namun perkembangan banyak dilakukan pada media online. Media offline tidak banyak mengalami perkembangan dikarenakan penggunaan media offline dinilai terbatas pada ruang lingkup tertentu. Namun pada ruang lingkup tertentu seperti perkantoran sangat efektif menyebarkan berita melalui media offline. Sehingga perlu adanya pengembangan teknologi media offline, salah satunya yakni dengan pemanfaatan Internet Content Adaptation Protocol (ICAP). Maka penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan ICAP sebagai media penyisipan berita. Pengembangan metode ICAP dimaksudkan untuk mempermudah penyebaran informasi di suatu tempat yang memiliki jaringan area lokal. Penyisipan berita dilakukan dengan menginterupsi paket data yang akan dikirimkan ke klien, sehingga klien menerima tampilan yang sudah dimanipulasi dengan tambahan berita. Format berita yang ditampilkan di klien berupa banner yang berada pada bawah halaman yang diakses klien melalui jaringan internet. Aplikasi web dinamakan Web Integrated System e-Announcement (WISe) dibuat untuk pengaturan berita yang ditampilkan di klien. Aplikasi WISe merupakan aplikasi berbasis web yang dibuat dengan pemograman PHP (Hypertext Preprocessor), sehingga admin dapat melakukan perubahan berita yang akan ditampilkan pada klien. Standar ISO 9126 diterapkan untuk melakukan pengujian sistem yang melingkupi pengujian Functionality, Reliability, Usability, Efficiency, Maintainability, dan Portability. Dari hasil pengujian di dapatlah hasil penelitian yang menunjukan bahwa aplikasi berjalan dengan baik dengan keamanan yang cukup tinggi dan berita berhasil tampil dengan baik pada browser yang berbeda lintas platform, namun dengan mengimplementasikan ICAP memakan waktu akses lebih lama dibandingkan tidak mengimplementasikan ICAP.
ANALISIS DAN PERBANDINGAN IMPLEMENTASI METODE SIMPLE QUEUE DENGAN HIERARCHICAL TOKEN BUCKET (HTB) (STUDI KASUS MAKOSAT BRIMOB POLDA KALBAR) Helmy, Dulianto; Priyanto, Heri; S, Anggi Srimurdianti
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1372.473 KB)

Abstract

Abstract - Sat Brimob Polda Kalbar yang merupakan salah satu satuan kerja jajaran Polda Kalbar mengemban tugas sebagai satuan elit Kepolisian Daerah Kalimantan Barat untuk menanggulangi gangguan keamanan dalam negeri berkadar tinggi di wilayah hukum Polda Kalbar tentunya memerlukan jaringan internet untuk kepentingan instansi. Sering kali terjadi permasalahan pada jaringan internet antara lain yaitu pada saat pengiriman data terkadang koneksi menjadi time-out sehingga data yang dikirimkan lambat, rusak dan bahkan tidak sampai tujuan. Oleh karena itu dalam pemakaian satu jaringan dibutuhkan pengaturan akses atau bandwidth demi kelancaran akses internet. Pemakaian internet dengan jumlah pemakai (user) yang cukup banyak mengakibatkan load akses internet yang cukup tinggi. Jika akses internet tidak dikelola maka akan mengakibatkan pemakaian antar user yang tidak seimbang. Ada user yang memiliki koneksi yang cukup cepat, dan ada yang lambat, bahkan ada yang tidak dapat akses sama sekali.Hierarchical Token Bucket (HTB) merupakan teknik penjadwalan paket yang sering digunakan pada router-router berbasis Linux. Dengan adanya penerapan manajemen bandwidth dengan metode Hierarchical Token Bucket (HTB) pada jaringan kantor Mako Sat Brimob, diharapkan adanya perbaikan Quality of Service (QoS) dan mampu memanfaatkan bandwidth yang tersedia pada saat keadaan traffic jaringan sedang tidak sibuk. Sehingga pada saat traffic jaringan dalam keadaaan tinggi maka client akan mendapatkan alokasi bandwidth sesuai dengan nilai limit-at. Sedangkan pada saat traffic jaringan dalam keadaan rendah maka client akan mendapatkan alokasi bandwidth sesuai dengan nilai max-limit.Parameter-parameter QoS yang diukur adalah throughtput, packet loss, delay, jitter, dan Mean Opinion Score (MOS). Pengukuran terhadap parameter QoS yang telah dilakukan pada jaringan simple queue didapatkan nilai 3,00 dengan kategori “BAGUS” dalam standar TIPHON dan rata-rata download sebesar 0,92 Mbps dan upload sebesar 0,47 Mbps. Sedangkan pada Hierarchical Token Bucket (HTB) nilai QoS jaringan mengalami perbaikan positif menjadi 3,20 dengan kategori “BAGUS” dalam standar TIPHON dan nilai rata-rata download sebesar 4,17 Mbps dan upload sebesar 0,73 Mbps. Sehingga setelah menerapkan metode HTB pada jaringan kantor Makosat Brimob Polda Kalbar penggunaan bandwidth yang disediakan oleh ISP mampu digunakan secara dinamis dengan menyesuaikan keadaan traffic jaringan.  
Rancang Bangun Aplikasi Pembelajaran Tulang Penyusun Rangka Tubuh Manusia Akmal, Khairul; Priyanto, Heri; Nasution, Helfi
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1090.874 KB)

Abstract

Anatomi manusia merupakan materi pelajaran biologi yang salah satunya membahas struktur penyusun rangka tubuh manusia. Selama ini siswa mempelajarinya hanya melalui buku sehingga memberikan efek jenuh serta mengurangi ketertarikan. Untuk menambah minat belajar dibutuhkan suatu media pembelajaran alternatif. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun aplikasi pembelajaran tulang penyusun rangka tubuh manusia, sehingga dapat menambah ketertarikan siswa untuk belajar. Metode pengembangan aplikasi menggunakan waterfall model dengan beberapa tahapan yang akan dilakukan meliputi: studi literatur, analisis kebutuhan, pembuatan 3D, perancangan sistem, implementasi, pengujian sistem, analisis hasil pengujian dan penarikan kesimpulan. Alat perancangan dalam penelitian ini menggunakan Unified Modeling Language dan pengujian penelitian menggunakan  Blackbox dan Kuesioner. Dari pengujian kusioner didapati hasil berdasarkan aspek fungsional yaitu 20% sangat baik, 55% baik dan 25% cukup baik. Berdasarkan aspek visual yaitu 35.71% sangat baik, 48.57% baik, 15.71% cukup baik. Berdasarkan aspek audio yaitu 10% sangat baik, 50% baik dan 40% cukup baik. Berdasarkan pengoperasian yaitu 46.66% sangat baik, 46.66% baik dan 6.66% cukup baik. Hasil perhitungan pengujian menggunakan skala Likert’s Summated Rating (LSR) memiliki skor 579  berada pada range sangat positif menunjukkan bahwa aplikasi pembelajaran tulang penyusun rangka tubuh manusia dapat menambah daya tarik siswa untuk belajar.
Rancang Bangun Aplikasi Code Sharing Sebagai Alat Bantu Media Interaktif Perkuliahan Pada Mata Kuliah Pemrograman Web Muhammad, Ar Razy; Priyanto, Heri; Safriadi, Novi
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.483 KB)

Abstract

Proses pengembangan aplikasi berbasis web dapat di definisikan sebagai proses pembuatan aplikasi dari yang hanya berupa satu halaman web hingga aplikasi kompleks dengan menghubungkan banyak halaman web. Proses pembelajaran pada mata kuliah pemrograman web kadang dibuat berkelompok agar mahasiswa dapat bekerja sama untuk menyelesaikan tugas yang lebih berat, seperti membuat aplikasi berbasis web yang kompleks, sehingga mahasiswa akan membuat banyak file-file program. Hal ini memungkinkan anggota kelompok untuk membuka dan mengubah data pada file yang sama dalam waktu bersamaan, namun dikarenakan ruang lingkup kerja yang berbeda maka akan ada ketimpangan data antar anggota tim. Sehingga membutuhkan penyesuaian lebih lanjut atas data tertentu agar setiap anggota memiliki data yang sama persis. Oleh karena ini codesharing dibuat sebagai sebuah aplikasi yang mampu menciptakan satu lingkungan kerja bagi anggota tim untuk mendapatkan data terbaru dari file-file yang dibutuhkannya secara realtime. Dikarenakan sifatnya yang realtime maka aplikasi ini dapat dimanfaatkan bagi dosen untuk dijadikan alat bantu media ajar pada proses perkuliahan. Aplikasi codesharing memfasilitasi pengguna untuk menciptakan sebuah project pribadi maupun bersama. Pengguna aplikasi dibedakan menjadi dua yaitu dosen dan mahasiswa. Setiap pengguna diberikan hak akses penuh atas project maupun file-file yang dibuatnya. Pengguna lain diberikan hak akses khusus yaitu dapat mengubah konten dari file-file apabila telah mendapatkan izin akses dari pemilik file. Dari hasil pengujian maka didapatkan bahwa aplikasi codesharing mendapatkan penilaian dari user dengan hak akses dosen sebesar 19 berdasarkan aspek penilaian Rekayasa Perangkat Lunak, 21 berdasarkan aspek penilaian Komunikasi Visual dan 53 berdasarkan aspek Fungsionalitas. Berdasarkan penilaian diatas maka aplikasi termasuk kategori baik. Penilaian user hak akses mahasiswa didapat nilai rata-rata sebesar 21.9 berdasarkan aspek penilaian Rekayasa Perangkat Lunak, 28.55 berdasarkan aspek penilaian Komunikasi Visual dan 47.55 berdasarkan aspek Fungsionalitas. Berdasarkan penilaian diatas maka aplikasi termasuk kategori baik. user menyatakan aplikasi sangat baik apabila diterapkan sebagai media ajar.
Implementasi Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) pada Aplikasi Pemilihan Staf Berprestasi Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak Kariman, Ridho; Priyanto, Heri; Sastypratiwi, Helen
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.63 KB) | DOI: 10.26418/justin.v8i2.38234

Abstract

Perkembangan teknologi pada saat ini sangat berguna bagi manusia dan memudahkan kita untuk mengatasi berbagai masalah yang membutuhkan waktu lebih efisien, salah satunya yaitu pengambilan keputusan dalam pemilihan staf berprestasi di Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak, karena staf yang memiliki kinerja yang baik merupakan hal penting dalam memajukan dan mempertahankan mutu dinas ini. Saat ini, Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan  dalam mendapatkan rekomendasi staf berprestasi masih dengan cara musyawarah untuk memilih staf berprestasi sehingga memakan waktu yang cukup lama karena banyaknya jumlah staf yang harus dinilai dan diperlukannya keakuratan dalam pemilihan staf berprestasi, serta musyawarah juga sering melibatkan penilaian secara subjektif. Oleh karena itu, dibangunlah sebuah aplikasi untuk pemilihan staf berprestasi pada Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak. Aplikasi ini dibangun berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai basis data. Metode pengambilan keputusan yang digunakan yaitu metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT), metode ini digunakan untuk menentukan nilai bobot dari setiap kriteria, yang kemudian dilakukan proses pengurutan skor akhir dari tertinggi ke terendah (perangkingan) untuk menentukan rekomendasi alternatif terbaik hingga alternatif terburuk. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu pengujian akurasi dengan membandingkan skor akhir dari perhitungan menggunakan cara manual dan perhitungan yang dilakukan oleh aplikasi yang hasilnya hampir sama. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi dapat berjalan dengan baik sesuai dengan fungsinya.
Aplikasi Basis Data Varietas Tanaman Pangan Dan Holtikultura Kalimantan Barat Baginda, Rahmat Hidayat; Priyanto, Heri; Anra, Hengky
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.68 KB) | DOI: 10.26418/justin.v3i3.11146

Abstract

Kondisi lokasi unggulan  Tanaman Pangan dan  Hortikultura di Kalimantan Barat belum terpetakan sesuai dengan potensi wilayah tiap kabupaten/kota yang ada. Badan yang mengelola saat ini adalah suatu Unit Pengembangan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (UPSBTPH) yang berada dibawah naungan Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Barat. Adapun pemetaan yang dilakukan saat ini hanya menggunakan  mapinfo  dan data statistikdimana sistem pemetaan yang menunjang dalam perancangan sebuah pemetaan persebaran tanaman pangan dan hortikultura kebutuhan informasi secara periodik oleh Pemerintah dan  Stake Holder  terkait sangat tinggi untuk dapat mengetahui kondisi yang terjadi pada wilayah penghasil tanaman pangan tersebut. Pemanfaatan Metode  Cluster Observation  yang digunakan dalam Sistem Informasi Pemetaan berguna sebagai metode pemetaan menjadi metode yang dapat membantu dalam mengelompokkan data tersebut.
Sistem Layanan Pengaduan Masyarakat pada Balai Besar POM Kota Pontianak Berbasis Mobile Mu'tashim, M. Alfin; Anra, Hengky; Priyanto, Heri
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.987 KB) | DOI: 10.26418/justin.v8i1.38165

Abstract

Makanan kemasan dan obat yang merupakan salah satu kebutuhan manusia saat ini sudah banyak beredar di Indonesia. Peredaran makanan kemasan dan obat tersebut memerlukan perhatian dari pemerintah Indonesia sehingga pemerintah membentuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengawasi peredaran tersebut. Selain peran BPOM, peran masyarakat sangat penting dalam membantu pengawasan obat dan makanan kemasan yang beredar di pasaran dengan memberikan pengaduan atau laporan kepada BPOM apabila menemukan obat dan makanan kemasan yang bermasalah. Berdasarkan hasil wawancara dengan Balai Besar POM Kota Pontianak bahwa saat ini pengaduan yang masuk dan diproses masih dilakukan secara konvensional melalui pengisian kertas formulir pengaduan hingga masyarakat mendapatkan jawaban dari pengaduannya tersebut. Untuk itu seiring dengan perkembangan teknologi aplikasi berbasis web dan mobile dengan platform Android, banyak cara yang dapat dilakukan untuk mempermudah masyarakat dalam memberikan pengaduan. Salah satu perangkat teknologi yang dapat digunakan adalah ponsel cerdas, maka dibuatlah aplikasi layanan pengaduan masyarakat pada Balai Besar POM Kota Pontianak yang dirancang menggunakan metode Waterfall dan menggunakan Unified Modeling Language (UML). Aplikasi tersebut dapat memudahkan masyarakat dalam memberikan pengaduan mengenai produk obat dan makanan yang beredar di Kota Pontianak, serta sistem yang dibangun bertujuan untuk membantu Balai Besar POM Kota Pontianak dalam memproses setiap pengaduan. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi ini sudah berjalan dengan baik pada perangkat smartphone Android. Hasil perhitungan Skala Likert diperoleh hasil 82,15% yang menerangkan bahwa penelitian ini dapat dikategorikan dengan kriteria berhasil.