Claim Missing Document
Check
Articles

MEMPERKENALKAN FROZEN FOOD TECHNOLOGY PADA KELOMPOK USAHA BERSAMA Hadiyati, Hadiyati; Fatkhurahman, Fatkhurahman; N, Arizal
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 1 No. 1 (2022): Strategi Pengembangan UMKM melalui Pengabdian Masyarakat di Masa Pandemi
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdiankompetif.v1i1.946

Abstract

Masalah daya tahan produk makanan menjadi sebuah kendala tersendiri yang dialami oleh anggota KUB Graha Permai. Tujuan diadakan pengabdian bagi masyarakat ini dimaksudkan agar anggota KUB Graha Permai mendapatkan pengetahuan dan pemahaman dan mampu menghasilkan produk yang tahan lama melalui forzen food teknology. Target yang dicapai dalam pengabdian ini adalah merubah daya tahan produk yang dihasilkan dan meningkatkan penghasilan usaha produk makanan yang tergabung dalam KUBE Graha Permai dan mampu memahami dengan baik tata cara menghasilkan produk yang tahan lama melalui frozen food technology sehingga mampu mengurangi kerugian di masa pandemi ini. Metode yang digunakan adalah memberikan sosialisasi pengenalan tentang apa itu frozen food tecnology, bagaimana cara kerja frozen food tecnology dan merekayasa produk yang ada agar lebih tahan lama. Metode ceramah dan praktek menggunakan frozen food tecnology menggunakan pre test dan pos test akan memberikan penilaian yang lebih nyata kepada mitra akan keberhasilan kegiatan ini. Diharapkan mitra akan mengikuti sosialisasi pengenalan dengan sungguh-sungguh dan ditargetkan menghasilkan pengetahuan dan ketrampilan dalam menghasilkan produk yang tahan lama. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa adanya perubahan pengetahuan, pemahaman dan pengalaman anggota KUBE Graha Permai dalam memahami persoalan menjaga produk makanan agar tetap awet melalui teknologi frozen food.
DEMONSTRASI MENGURUS PERIZINAN PRODUK INDUSTRI RUMAH TANGGA Fatkhurahman, Fatkhurahman
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 1 No. 1 (2022): Strategi Pengembangan UMKM melalui Pengabdian Masyarakat di Masa Pandemi
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdiankompetif.v1i1.949

Abstract

Tujuan diadakan pengabdian bagi masyarakat ini dimaksudkan agar anggota KUB Graha Permai mendapatkan pengetahuan dan pemahaman dan mampu mengurus perizinan industri rumah tangga dan juga pada gilirannya produk yang dihasilkan dapat dijual ke pasar yang lebih ramai lagi. Target yang dicapai dalam pengabdian ini adalah meningkatkan penghasilan usaha produk makanan yang tergabung dalam KUBE Graha Permai dan mampu memahami dengan baik tata cara mengurus dan mendapatkan izin industri rumah tangga sehingga lebih mendapatkan pangsa pasar lebih luas dan lebih dapat bersaing dengan para pesaing yang ada. Metode yang digunakan adalah memberikan sosialisasi tentang tata cara mengurus perizinan IRT. Metode ceramah dan praktek mengajukan pendaftaran izin IRT menggunakan pre test dan pos test akan memberikan penilaian yang lebih nyata kepada mitra akan keberhasilan kegiatan ini. Diharapkan mitra akan mengikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh dan ditargetkan menghasilkan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengurus dan mendapatkan perizinan IRT dapat memberikan manfaat yang lebih baik lagi dalam meningkatkan pendapatan dari usahanya. Hasil pengabdian yang dilakukan di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru berkenaan dengan pengurusan PIRT Produk makanan menunjukkan bahwa antusisme peserta dalam mengikuti penjelasan dari petugas, dimana pengetahuan peserta meningkat mengenai tata cara mengurus perizinan dan pemahaman peserta akan manfaat perizinan juga semakin jelas serta kesiapan peserta dalam untuk mengikuti pelatihan yang akan diberikan dinas kesehatan juga semakin menunjukkan semangat yang baik.
LITERASI PEMASARAN ONLINE PADA ANGGOTA KELOMPOK USAHA BERSAMA GRAHA PERMAI DI KELURAHAN TUAH KARYA KECAMATAN TUAH MADANI Hadiyati, Hadiyati; fatkhurahman, fatkhurahman; N, Arizal
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 1 No. 2 (2022): Inovasi Pengabdian Masyarakat untuk Pemberdayaan UMKM dan Komunitas
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdian_kompetif.v1i2.1263

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan pemahaman anggota KUB Graha Permai dalam memasarkan produk secara online yakni dengan memanfaatkan media sosial menyebabkan kalah saing penjualan yang dilakukan selama ini, hal ini karena kurangnya kemampuan memahami dan menggunakan media online dalam memasarkan produk. Tujuan diadakan pengabdian bagi masyarakat ini dimaksudkan agar anggota KUB Graha Permai mendapatkan pengetahuan dan pemahaman dan ketrampilan dalam meningkatkan penjualan melalui pemasaran online dengan memanfaatkan media sosial. Target yang dicapai dalam pengabdian ini adalah kemampuan menggunakan media sosial dalam memasarkan produk. Metode yang digunakan adalah memberikan pelatihan pemilihan tempat usaha dalam meningkatkan pemasaran produk yang dihasilkan anggota KUB Graha Permai. Metode ceramah dan kunjungan ke tempat jasa transportasi yakni grab, evaluasi menggunakan pre test dan pos test akan memberikan penilaian yang lebih nyata kepada mitra akan keberhasilan kegiatan ini. Diharapkan mitra akan mengikuti penjelasan dengan sungguh-sungguh dan ditargetkan menghasilkan pengetahuan dan ketrampilan dalam memilih tempat usaha yang baik.Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan pengetahuan dan pemahaman mengenai literasi pemasaran online produk olahan makanan anggota KUBE Graha Permai.
MEMBANGUN KREATIVITAS PRODUK WIRAUSAHA PADA KELOMPOK USAHA BERSAMA GRAHA PERMAI DI KELURAHAN TUAH KARYA KECAMATAN TUAH MADANI Hadiyati, Hadiyati; Fatkhurahman, Fatkhurahman; N, Arizal
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 2 No. 1 (2023): Strategi Pengabdian Masyarakat untuk Peningkatan Kreativitas, Literasi, dan Kes
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdian_kompetif.v2i1.1405

Abstract

Pentingnya daya saing usaha yang dibangun melalui produk kreatif menjadi sebuah keharusan dalam berwirausaha. Masih kurangnya kreasi produk yang dihasilkan anggota kelompok usaha bersama graha permai merupakan persoalan mitra dan selama ini kelompok belum mengagendakan kegiatan ini. Tim pengabdian mengagendakan pelatihan cara membangun kreatifitas produk dalam berwirausaha dengan maksud anggota kelompok mendapatkan ide kreatif produk yang mereka hasilkan sehingga daya saing usaha semakin baik. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan penjelasan arti pentingnya ide kreatif dalam berwirausaha melalui ceramah; Melaksanakan demonstrasi contoh produk kreatif yang dihasilkan dengan maksud membuka wawasan anggota dalam menghasilkan produk kreatif; Memberikan saran ide kreatif seperti apa dari masing-masing produk yang dihasilkan anggota kelompok dalam bentuk Tanya jawab. Adanya perubahan pengetahuan dan pemahaman mengenai membangun kreativitas produk wirausaha pada kelompok usaha bersama graha permai. Terjadi perubahan pasca diberikannya pengabdian kepada anggota KUB Graha Permai, dimana perubahan yang paling besar berada pada arti pentinya produk variatif dibuat dalam rangka meningkatkan penjualan. Pentingnya produk yang inovatif buah dari kreativitas menjadi bagian dari upaya meningkatkan penjualan.
PERILAKU KERJA INOVATIF SEBAGAI MEDIASI PENGARUH FAKTOR INDIVIDU DAN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN UMKM Fatkhurahman, Fatkhurahman; Aznuriyandi, Aznuriyandi; Rajab, Safrul
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL DIKLAT REVIEW
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v9i3.2653

Abstract

This study aims to analyze the influence of individual and organizational factors on the performance of MSME employees with innovative work behavior as a mediating variable. The study was conducted on MSME actors and employees in Pekanbaru City operating in the creative industry, food and beverage, and trade sectors. The research approach used was quantitative with a survey method. Data were collected through a structured questionnaire from 290 respondents selected using a purposive sampling technique. Data analysis was carried out using the Structural Equation Modeling method based on Partial Least Squares (SEM-PLS) using the SmartPLS 4 application. The results of the study indicate that individual factors have a positive and significant effect on innovative work behavior, as well as organizational factors which are proven to have a positive and significant effect on innovative work behavior. Furthermore, innovative work behavior has a positive and very significant effect on MSME employee performance. The results of the indirect effect test revealed that innovative work behavior plays a significant mediating variable in the relationship between individual factors and MSME employee performance, as well as between organizational factors and MSME employee performance. These findings confirm that improving MSME performance depends not only on individual characteristics and direct organizational support, but also on employees' ability to generate, promote, and implement innovative ideas. This research provides theoretical contributions to the development of innovative work behavior literature and offers practical implications for MSME managers in designing innovation-based performance improvement strategies.
PENGUATAN DAYA SAING UMKM MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK KERUPUK BERBASIS LABU KUNING Fatkhurahman, Fatkhurahman; N, Arizal; Aznuriyandi, Aznuriyandi
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 4 No. 2 (2025): Inovasi Teknologi dan Digital untuk Pemberdayaan UMKM dan Desa Mandiri
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdiankompetif.v4i2.2654

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) face the challenge of increasingly fierce competition, particularly related to limited product variety and low added value from local raw materials. This community service activity aims to strengthen the competitiveness of MSMEs through product diversification using pumpkin crackers as a local food innovation. The target group was members of the Graha Permai Joint Business Group (KUB), which consists of household-scale business owners. The activity was conducted on January 18, 2026, using outreach, demonstrations, and hands-on practice in making pumpkin crackers. The material provided included an introduction to the potential of pumpkin, the importance of product innovation, the stages of the production process, and business development opportunities. The results of the activity demonstrated an increase in participants' knowledge and skills in processing pumpkin into marketable crackers. Furthermore, this activity fostered entrepreneurial awareness and the KUB members' interest in innovating other products using available local raw materials. This community service activity contributed to increasing MSME production capacity, expanding product variety, and creating opportunities for sustainable income generation. Thus, pumpkin-based product diversification can be an effective strategy for strengthening the competitiveness of MSMEs based on local potential.
WHAT DRIVES LECTURERS’ COMMITMENT? EXAMINING THE ROLES OF CULTURE, SUPPORT, AND ENGAGEMENT IN PRIVATE UNIVERSITIES Syahsudarmi, Siti; Juniarti, Atty; Fatkhurahman, Fatkhurahman; Novita, Novita; Norawati, Suarni
Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol. 19 No. 1 (2026): February Edition
Publisher : Faculty of Economic and Business, University of Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jrbm.v19i1.33212

Abstract

Lecturer commitment plays a vital role in the sustainability and performance of private universities. This study investigates how organizational culture and organizational support drive lecturers’ commitment, with work engagement serving as a key explanatory mechanism. A strong organizational culture fosters shared values and behaviors aligned with institutional goals, while organizational support enhances lecturers’ sense of recognition and professional well-being, thereby strengthening engagement in academic responsibilities. Using a quantitative survey of 250 lecturers from private universities in Riau, data were collected through structured questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The results indicate that organizational culture and organizational support have significant positive effects on lecturers’ commitment, both directly and indirectly through work engagement. These findings highlight the importance of cultivating supportive and adaptive organizational environments to enhance lecturer commitment and improve institutional performance.