Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Optimalisasi Potensi Air Tanah Sebagai Sumber Daya Berkelanjutan Untuk Mendukung Kegiatan Sosial-Ekonomi Masyarakat Di Desa Tantan Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi Arista Yulanda, Yudi; Sucitra Amin, Sarwo; Heltria, Septy; Nahlunnisa, Hafizah; Dinanty, Fawwaz; Abel Azzahra; Meta Dinda Pangaribuan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Hutan Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Hutan
Publisher : Program Studi Kehutanan, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/962kyw27

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting, namun ketersediaannya masih menjadi permasalahan serius di wilayah pedesaan, termasuk Desa Tantan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi. Desa ini belum mendapatkan layanan PDAM dan masyarakat masih bergantung pada sumur gali yang kerap mengalami kekeringan serta kualitas air yang kurang layak.egiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kedalaman air tanah menggunakan metode geolistrik konfigurasi Schlumberger. Pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan (survei awal dan koordinasi dengan mitra), pelaksanaan (pengambilan data geolistrik serta diskusi dengan masyarakat), dan tindak lanjut (sosialisasi hasil, pendampingan, dan penyusunan peta potensi air tanah). Efektivitas sosialisasi diukur menggunakan analisis N-gain melalui pretest dan posttest terhadap peserta. Hasil menunjukkan rata-rata pemahaman masyarakat meningkat dari kategori rendah menjadi sedang hingga tinggi, dengan nilai rata-rata N-gain sebesar 0,517 (kategori sedang). kegiatan menghasilkan peta kedalaman air tanah sebagai dasar pembangunan sumur bor produktif, dan juga memperkuat kemandirian desa dalam mengelola sumber daya air untuk mendukung kebutuhan sosial-ekonomi secara berkelanjutan. Kata Kunci: air bersih, metode geolistrik, akuifer, N-gain, Desa Tantan
Rekonsiliasi Rencana Penambangan Bulanan Terhadap Aktual Penambangan pada PT Caritas Energi Indonesia Kabupaten Sarolangun Jambi Anang Murtiyoso; Wahyudi Zahar; Yudi Arista Yulanda
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan Vol 5, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v5i1.21933

Abstract

Penerapan Good Mining Practice mensyaratkan perlunya akurasi penambangan terhadap rencana penambangan. Analisis dapat dilakukan melalui rekonsiliasi antara design terhadap aktual survey progress. Hasil dari rekonsiliasi penambangan menunjukkan area yang sesuai design (In of plan) dan area yang tidak sesuai berupa overcut, over-stripping dan undercut. PT. Caritas Energi Indonesia Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi terdapat ketidaksesuaian produksi rencana dan aktual pada bulan September, ketidaksesuaian produksi tentu juga berdampak pada ketidaksesuain rencana penambangan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat ketidaksesuaian rencana dan aktual yaitu berupa area undercut, overcut, dan overstripping. Volume overcut sebesar 36.542,13 BCM, undercut sebesar 136.686,81 BCM, dan overstripping sebesar 376,21 BCM, Untuk volume overburden yang tertambang pada front 1 sebesar 170.639,76 BCM, pada front 2 sebesar 44.324,47 BCM, pada front 3 sebesar 24.746,03 BCM. Faktor penyebab ketidaksesuaian dipengaruhi oleh ketersedian alat yang tidak terpenuhi yang disebabkan banyak alat yang breakdown unscheduled sehingga dari komposisi 7 fleet hanya terealisasi 4 fleet. Selain itu, terdapat juga faktor pengawasan dan pengaruh cuaca yang mempengaruhi movement alat yang berdampak pada posisi penempatan dan penggalian fleet yang tidak sesuai. Dampak yang ditimbulkan adalah perlunya penyusunan rencana ulang berupa redesign rencana tambang dan penyesuaian ketersediaan alat di bulan berikutnya agar dapat mengejar lokasi-lokasi yang tertinggal pada bulan sebelumnya.
Perancangan sequence penambangan pada kuartal I Tahun 2024 di PT Bintang Sukses Energi Alfadiansyah Alfadiansyah; Yudi Arista Yulanda; Wahyudi Zahar
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan Vol 6, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v1i1.27684

Abstract

PT Bintang Sukses Energi merupakan perusahaan kontraktor jasa pertambangan yang dipercaya oleh pihak (owner) yakni PT Bara Sentosa Lestari untuk menjalankan project pengupasan overburden. Untuk penambangan pada kuartal I Tahun 2024 PT Bintang Sukses Energi sudah memiliki target expose batubara dan pit limit penambangan, namun belum memiliki rancangan sequence penambangan per bulan. Sequence penambangan ini diperlukan untuk mempermudah proses penambangan terkait dimana posisi expose batubara paling efisien dan pembuatan akses mobilitas alat tambang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rencana produksi overburden dan membuat rancangan sequence penambangan batubara pada kuartal I tahun 2024. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif dengan sumber data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui target produksi overburden pada Bulan Januari 579.300 BCM dan coal expose 94.967 MT, Bulan Februari overburden 648.700 BCM dan coal expose 111.844 MT, Bulan Maret overburden 655.800 BCM dan coal expose 119.236 MT. Untuk sequence penambangan Bulan Januari berada di bagian pit Pinang Selatan dengan kapasitas overburden 635.427 BCM dan coal expose 105.479 MT, Bulan Februari dengan kapasitas overburden 666.539 BCM dan coal expose 117.568 MT. Dan Bulan Maret dengan kapasitas overburden 688.987 BCM dan coal expose 127.597 MT.
Geotechnical zonation and bearing capacity assessment for risk-informed foundation design in the heterogeneous soils of Girsang Sipangan Bolon, Indonesia Nata, Refky Adi; Ren, Gaofeng; Andas, Jukepsa; Yulanda, Yudi Arista; Rahmi, Hisni; Syahmer, Verra
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2026.131.9567

Abstract

Subsurface?failures, often caused by poor site investigation, are a serious issue in geotechnical engineering. This research focused on unpredictable soil response at a geologically complex site in Girsang Sipangan Bolon District, Indonesia, where very high significant variation in subsoil conditions led to foundation failure. The subsurface profile was studied, and the ultimate bearing capacity (UBC) was first characterized in this research for safe foundation design. The site investigation utilized 11 boreholes, including Standard Penetration Tests (SPTs) and undisturbed sampling. They processed the readings using Meyerhof's theory and determined the UBC for strip, pad, and circular foundations. The findings showed extremely high subsurface heterogeneity (with SPT-N values between very soft top layers and ultra-dense rock-coral). Therefore, there?is a large variation in the predicted UBC. Based on statistical analysis of the data, clear geotechnical zones were defined, with some boreholes showing high, consistent capacity and others showing locally weak strata. Fill and ring foundations also had greater theoretical bearing?capacities than rectangular footings. The main conclusion is that?sufficiently pronounced subsurface heterogeneity requires site-specific geotechnical investigations to minimize the risk of differential settlement. Therefore, foundation design cannot be uniform throughout the site; deep foundations, such as end-bearing piles, are suggested in highly variable zones to transfer loads to competent strata and ensure long-term structural safety.
Tin Mineralization in Tanjung Genting Sandstone, Terap Village, Bangka Belitung Islands Province Sihombing, Esra Deliana; Utama, Hari Wiki; Yulanda, Yudi Arista
EKSPLORIUM Vol. 46 No. 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/eksplorium.2025.11421

Abstract

The research area is located in Terap Village, Tukak Sadai District, South Bangka Regency, Bangka Belitung Islands Province. The research was conducted at PT Timah Tbk. The purpose of this study was to understand the geology of the study area and the mineralization present, as well as the rocks that serve as the source of mineralization in the study area. The methodology used in this study was direct geological mapping and laboratory analysis in the form of petrography, XRF, XRD, and mineragraphy. The stratigraphy obtained included the Tanjung Genting sandstone unit, the Klabat granite intrusion, and alluvial sediment units. The petrographic analysis revealed quartz wacke and lithic wacke. Portable XRF analysis revealed a tin content of 2183 ppm. The XRD analysis revealed clay minerals in the form of goethite, quartz, kaolinite, muscovite, and illite. The mineragraphy analysis revealed cassiterite and hematite mineralization. The research concludes that this mineralization can be grouped into the greisenized deposit type, with the Cassiterite + Hematite mineral group only found in the mineralization zone with the highest Sn element content obtained in the research area of 2183 ppm.
Estimasi Sumberdaya Batubara Menggunakan Metode Kriging di PT. Inti Bara Perdana, Taba Penanjung Qurratul A’yun; Hisni Rahmi; Yudi Arista Yulanda
JURAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v5i1.8164

Abstract

This study aims to estimate coal resources using the kriging method at PT. Inti Bara Perdana, Taba Penanjung, Bengkulu. Geostatistical analysis was applied to evaluate spatial variability of coal quality parameters, including total moisture (TM), inherent moisture (IM), ash content (ASH), volatile matter (VM), fixed carbon (FC), and calorific value (CV). The research utilized drilling data with an average spacing of 80 meters. Variogram modeling was conducted using SGeMS software, employing spherical models to determine nugget, sill, and range parameters. The results show a low nugget effect (0%) indicating strong spatial continuity. The obtained ranges vary between 180–1296 meters depending on the parameter. Blo./ck kriging estimation was performed using block dimensions of 25 × 25 × 8 meters and a coal density of 1.3 ton/m³. The total estimated coal resource up to an elevation of 230 m is 253,500 tons. These findings demonstrate that kriging provides reliable resource estimation and supports mine planning optimization. This research contributes to improving coal resource evaluation accuracy and operational decision-making in open-pit mining.
Pemodelan Endapan dan Estimasi Sumberdaya Batubara dengan Block Model di PT Batubara Jambi Lestari Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi Yulian Aliffano; Yudi Arista Yulanda; Muhammad El Hakim
OPHIOLITE: Jurnal Geologi Terapan Vol 7 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/ophi.v7i2.p67-74

Abstract

Jambi Province holds significant potential in energy and mineral resources, particularly coal, part of which has been exploited while others are still under exploration. PT Batubara Jambi Lestari plans to develop an open-pit mine in the northern block of its IUP-OP area, necessitating deposit modelling and coal resource estimation as the basis for mine planning. Thus far, coal modelling has generally relied on stratigraphic models for geological interpretation, whereas the application of block models to coal deposits remains limited. This study seeks to address this gap by examining the use of block models in coal deposit modelling. Resource estimation was conducted using the Nearest Neighbour Point (NNP) method, selected due to its suitability for relatively homogeneous coal deposits, computational efficiency, and minimal bias against local variability. The research focused on the northern block of the Muara Enim Formation, the main coal-bearing formation, with modelling carried out through correlation between drill holes. The resulting model illustrates a deposit shaped like a horse back, characterized by coal seams and sediments arching upward due to compressional forces, with an average dip of 12°. The application of the block model required manual adjustments through a trial-and-error approach to ensure consistency with the geological database, but it successfully represented the geological conditions. The estimation results indicate a measured coal resource of 2,013,750 tons, which provides an important reference for mine planning at PT Batubara Jambi Lestari.
Potensi Logam Tanah Jarang pada Fly Ash dan Bottom Ash Endapan Batubara Peringkat Rendah Formasi Muara Enim Zahar, Wahyudi; Yulanda, Yudi Arista; Wiratama, Jarot; El Hakim, Muhammad
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/wffpht91

Abstract

Logam tanah jarang (LTJ) merupakan komoditas strategis saat ini seiring dengan perkembangan teknologi. Penggunaan LTJ banyak diaplikasikan pada industri pertahanan, kesehatan, mobil listrik, turbin, handphone, laptop, dan teknologi maju lainnya. Keterdapatan LTJ pada umumnya berasosiasi sebagai mineral-mineral aksesoris pada batuan berkomposisi granitoids seperti pada monasit, xenotim, allanit, titanit, dan zircon. Akan tetapi berdasarkan beberapa penelitian ditemukan adanya pengkayaan LTJ pada abu sisa pembakaran PLTU FABA (fly ash dan bottom ash). Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterdapan LTJ pada kondisi batubara Peringkat Rendah di Formasi Muara Enim pada endapan insitu dan pengkayaan pada FABA. Sampel batubara diambil secara grab sampling pada lokasi tambang sedangkan sampel FABA diambil secara grab sampling di PLTU Mulut Tambang. Pengujian Laboratorium dilakukan melalui Uji XRF untuk melihat kandungan oksida mineral dan Laboratorium BRIN untuk dilakukan analisis ICP OES. Hasil analisis XRF menunjukkan elemen oksida utama penyusun batubara pada endapan batubara insitu terdiri atas Fe2O3, MgO, dan SO3. Hasil analisis ICP-OES memperlihatkan terjadi pengkayaan konsentrasi LTJ pada FABA. Pengkayaan paling besar terjadi pada unsur Cerium (Ce) dimana pada Fly Ash terjadi peningkatan 19 kali menjadi 40,12 Ppm dan pada Bottom Ash 17 kali menjadi 37,15 Ppm. Selanjutnya pada Lantanum (La) terjadi pengkayaan 27 kali pada fly ash menjadi 19,02 Ppm dan 24 kali pada bottom ash menjadi 16,86 Ppm. Secara umum pengkayaan terjadi lebih besar pada fly ash dibandingkan dengan bottom ash.
Kajian Teknis Penimbunan Batubara di ROM Stockpile pada PT Caritas Energi Indonesia Provinsi Jambi Rhivand Noprayedi; Juventa; Yudi Arista Yulanda
Journal PEP Bandung Vol 1 No 2 (2024): Journal Applied Geo-mining and Metallurgy
Publisher : PEP Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65706/gm.v1i2.38

Abstract

Perusahaan PT Caritas Energi Indonesia site Batubara Jambi Lestari merupakan salah satu perusahaan pertambangan yang bergerak di bidang penambangan batubara. Pada setiap perusahaan pertambangan batubara terdapat area penampungan batubara (stockpile) yang berfungsi sebagai penumpukan sementara antara pengiriman. Sistem penerapan penumpukan batubara menggunakan sistem First In First Out (FIFO), yang dimana harus disediakan jarak antara tumpukan dan tidak boleh melebihi kapasitas maksimum area penumpukan. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu pertama mengetahui kondisi teknis secara aktual, menganalisis teknis pola dan sistem pada area stockpile, serta merekomendasikan desain timbunan, pola dan sistem FIFO pada area stockpile. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil yang dilakukan, kondisi dari stockpile belum dikelola secara optimal dan tidak terdapat Prosedur Operasional Standar (SOP) untuk mengimplementasikan manajemen stockpile. Dari pengukuran di lapangan, ditemukan tinggi stockpile mencapai 7 meter dengan sudut kemiringan lebih dari 35o. Beberapa masalah juga ditemukan di area stockpile, termasuk kurangnya desain penimbunan dan lantai penimbunan yang tidak diperhitungkan. Sistem penimbunan yang sesuai dengan manajemen stockpile berdasarkan KEPMEN ESDM Nomor 1827.K/30/MEM/2018 mengakibatkan pengeluaran batubara tidak selaras dengan hasil coal getting sehingga batubara tertimbun terlalu lama pada area stockpile.Adapun upaya penanganan perbaikan sistem manajemen pada PT Caritas Energi Indonesia site Batubara Jambi Lestari dengan merekomendasikan penerapan sistem FIFO dimana batubara yang terdahulu masuk, harus dikeluarkan terlebih dahulu, perbaikan sistem penimbunan perlu dilakukan untuk menghindari dan meminimalkan terjadinya efek potensial yang dapat terjadi pada penimbunan batubara yang terlalu lama.
Evaluasi Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Sengon (Albizia chinensis) pada Lahan Reklamasi Bekas Tambang Batubara Irianto; Zahar , Wahyudi; Tampubolon, Gindo; Nurdiansyah, Fuad; Yulanda, Yudi Arista
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 24 No. 1 (2024): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/fnspvk88

Abstract

Proses penambangan batubara yang dilakukan secara terbuka dapat menimbulkan dampak negatif yaitu rusaknya lingkungan hidup pasca penambangan. Karakteristik lahan bekas tambang batubara sangat tandus dan terbuka, maka perlu adanya upaya untuk mengembalikan fungsi lahan tersebut yaitu dengan melaksanakan reklamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan reklamasi khususnya mengenai revegetasi lahan bekas tambang batubara. Oleh karena itu dilakukan identifikasi dan evaluasi penerapan teknologinya berdasarkan indikator pertumbuhan tanaman yang dibudidayakan. Lokasi penelitian berada di kabupaten Sarolangun dan kabupaten Batanghari Provinsi Jambi. Area penelitian dilakukan pada lahan disposal tidak aktif yang telah dilakukan reklamasi dan revegetasi berupa tanaman Sengon. Tegakan tanaman sengon hasil revegetasi terdiri dari berbagai tingkatan umur tanaman, yaitu 1 tahun hingga 4 tahun setelah reklamasi. Pengambilan sampel tanaman Sengon berbagai tingkat umur menggunakan sistem purposive sampling. Hasil pengukuran terhadap tinggi tanaman dan diamater batang ditabulasikan dan dibuat kurva pertumbuhan. Selanjutnya pada setiap tingkatan umur tanaman dibuat klaster yang ditentukan berdasarkan persentase kualitas tanaman yaitu excelent, good, maderate dan poor. Berdasarkan hasil pengamatan dapat ditarik kesimpulan bahwa (1) Rata-rata persentase hidup tanaman Sengon untuk semua tingkatan umur di lokasi kabupaten Sarolangun yaitu sebanyak 74,99% (sedang), dan di lokasi kabupaten Batanghari sebanyak 82,71% (baik). (2) Performa tanaman Sengon berdasarkan tinggi tanaman di lokasi kabupaten Sarolangun lebih tinggi dibanding di lokasi kabupaten Batanghari. (3) Tingkat pertumbuhan tanaman Sengon di lokasi kabupaten Sarolangun maupun lokasi kabupaten Batanghari menunjukkan pola yang menurun mulai tahun ke-2 setelah tanam. (4) Tinggi tanaman Sengon di lokasi kabupaten Sarolangun lebih didominansi oleh klaster C (good) dan berdasarkan diamater batang didominansi oleh klaster B (medium). Sedangkan di lokasi kabupaten Batanghari berdasarkan tinggi tanaman maupun diamater batang lebih didominansi oleh klaster B (medium).