Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Melalui Kegiatan Bercerita Dengan Media Wayang Gepit Kelompok B Tk Kusuma Mulia Ringinpitu Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri Hamidah, Husnul; Amir, Rudi; Alam, Kahrul
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 5, No 2 OKT (2024)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa melalui kegiatan bercerita dengan media wayang gepit kelompok B di TK Kusuma Mulia Ringinpitu Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian sebanyak 15 peserta didik. Tema pembelajaran pada siklus I dan II adalah Binatang. Perbaikan pembelajaran menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas model rancangan Kemmis & Taggart. Setelah dilakukan tindakan yang disepakati yaitu Peningkatan kemampuan berbahasa pada akhir perbaikan kegiatan pengembangan. Secara kuantitatif berdasarkan grafik hasil pencapaian pembelajaran akhir siklus II, telah terjadi peningkatan kemampuan berbahasa peserta didik dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 80%. Dengan demikian, 80% peserta didik kelompok B TK Kusuma Mulia Ringinpitu Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri telah memiliki kemampuan berbahasa minimal berkembang sesuai harapan (BSH).Kata kunci: Kemampuan Berbahasa, metode bercerita, media, wayang gepit
Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Dalam Berbicara Melalui Metode Bermain Peran Pada Kelompok A Di TK Aisyiyah 08 Mojokerto Hafsari, Reza Nur; Amir, Rudi; Alam, Kahrul
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 5, No 2 OKT (2024)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan bahasa memiliki empat aspek yaitu menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Kemampuan berbicara merupakan cara untuk mengkomunikasikan keinginan dalam bentuk bahasa verbal. Berdasarkan analisis data yang ada pada kemampuan bahasa masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam berbicara hal ini disebabkan karena kurangnya media di gunakan di Kelompok A TK Aisyiyah 08. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan bahasa dalam berbicara melalui kegiatan bermain peran pada kelompok A Di TK Aisyiyah 08 Kota Mojokerto. Metode yang digunakan pada penelitian yaitu ada 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Materi yang di bahas menggunakan metode bermian peran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bermian peran dapat meningkatkan prestasi belajar anak. Peningkatan terlihat kondisi pada prosentase siklus 1 diperoleh 45%, Siklus II 83,3%. Pembelajaran di TK dapat berlangsung secara optimal apabila pendidik menerapkan metode bermian peran dengan cara belajar seraya bermain, bermain seraya belajar.Kata Kunci: Kemampuan, Bahasa Anak, Berbicara, Bermain Peran
Penggunaan Metode Proyek Dalam Meningkatkan Kemampuan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun Pada Kelompok B Di Tk Islam Tirtayasa Indriasari, Fanny Sevilani Dewi; Amir, Rudi; Alam, Kahrul
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 5, No 2 OKT (2024)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Metode Proyek sehingga dapat Meningkatkan Sosial Anak Usia 5-6 tahun di TK Islam Tirtayasa Serang Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan dengan menggunakan instrumen berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I, kemampuan sosial anak meningkat pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dengan persentase 40%. Pada siklus II kemampuan sosial anak pada kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB) mengalami peningkatan dengan persentase 70% anak berhasil mencapai indikator-indikator kemampuan sosial anak pada kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB). Dengan demikian, proses pembelajaran melalui metode proyek dapat dikatakan berhasil karena di kelas B1 TK Islam Tirtayasa Serang Banten telah mencapai indikator peningkatan kemampuan sosial pada kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB).Kata kunci: metode proyek, kemampuan sosial, anak usia dini, kelompok B
Budidaya Sayuran Dengan Vertikultur Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Masyarakat Komplek Perkotaan: id Nasrah Natsir; Kartini Marzuki; Amir, Rudi; Latang; Febriansya
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.10661

Abstract

The growth of the population presents new challenges to food availability. One effort to enhance food adequacy, resilience, and self-sufficiency is the utilization of home garden spaces. However, in urban areas, limited land often becomes a barrier to maximizing yard use. Verticulture techniques offer a solution for vegetable cultivation in restricted spaces. This community service activity aims to introduce verticulture-based vegetable planting as a strategy to strengthen household food security. The participants consisted of residents from several housing complexes within the Somba Opu Subdistrict, Gowa Regency. The program was carried out through lectures and hands-on practice. The activity produced positive outcomes for the participants. Cognitively, their knowledge of verticulture-based vegetable cultivation increased significantly. Meanwhile, in terms of psychomotor skills, there was also an improvement in their ability to grow various types of vegetables using verticulture techniques.
Pemanfaatan Jagung Sebagai Sumber Gizi Alternatif Untuk Menekan Angka Stunting Di Kabupaten Takalar Marzuki, Kartini; Amir, Rudi; Asri, Muhammad; Arsyad, Yolandika; Alamsyah, Muhammad Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10858

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dari komunitas petani dalam memanfaatkan jagung sebagai sumber gizi alternatif untuk mendukung pencegahan stunting. Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang masih signifikan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Takalar yang memiliki prevalensi 24% pada tahun 2024. Rendahnya literasi gizi keluarga dan minimnya diversifikasi pangan lokal menjadi penyebab utama tingginya kasus stunting. Padahal, Kabupaten Takalar memiliki potensi jagung yang melimpah sebagai sumber pangan bergizi alternatif. Metode pelaksanaan PKM meliputi edukasi mengenai dampak stunting, penyuluhan pemanfaatan pangan lokal, serta demonstrasi langsung pengolahan jagung menjadi makanan bergizi seperti sup jagung yang berpotensi disukai anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya diversifikasi pangan lokal, serta meningkatnya keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah jagung menjadi menu sehat dan ramah anak. Intervensi ini juga mendorong perubahan sikap peserta untuk lebih sering memanfaatkan jagung dalam menu keluarga. Secara keseluruhan kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa edukasi gizi berbasis pangan lokal dan praktik pengolahan sederhana mampu meningkatkan kapasitas keluarga dalam penyediaan makanan bergizi sebagai langkah pencegahan stunting. Program ini direkomendasikan untuk diperluas melalui kerja sama berkelanjutan dengan pemerintah desa, kader posyandu, dan lembaga pendidikan masyarakat guna memperkuat pemanfaatan pangan lokal sebagai strategi pemberdayaan keluarga dan percepatan penurunan stunting.
PERAN ORANGTUA DALAM PENGEMBANGAN BAHASA TERHADAP ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK PAUD MUTIARA KASIH GE’TENGAN KECAMATAN MENGKENDEK KABUPATEN TANA TORAJA Tonglo, Soni Rante; Asri, Muhammad; Amir, Rudi; Arsyad, Yolandika
JAPPA: Jurnal Andragogi Pedagogi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 3 (2025): JURNAL JAPPA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jappa.v3i3.55939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam pengembangan bahasa terhadap anak usia 4-5 tahun di tk paud mutiara kasih ge’tengan kecamatan mengkendek kabupaten tana toraja yang terdiri dari kegiatan pendahuluan,inti dan penutup.penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian metode wawancara,obsevasi dan dokumentasi. Triangulasi yang digunakan untuk mejelaskan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam pengembangan bahasa terhadap anak usia 4-5 tahun di tk paud menggunakan peranan orangtua dalam keluarga Context yang meliputi peran orang tua dalam pengembangan bahasa terhadap anak usia 4-5 tahun di tk paud,orangtua/wali murid. Input yang meliputi orangtua,peserta didik , sarana dan prasarana dan dana.
PENGARUH DINAMIKA KELOMPOK TEMAN SEBAYA TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA GAUL PADA REMAJA DI KECAMATAN TALLO, KELURAHAN LEMBO, KOTA MAKASSAR Wulandari, Desy; Asri, Muhammad; Latang, Latang; Amir, Rudi; Ningsih, Kartika Ayu
JAPPA: Jurnal Andragogi Pedagogi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 3 (2025): JURNAL JAPPA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jappa.v3i3.55903

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dinamika kelompok teman sebaya terhadap penggunaan bahasa gaul pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Subjek dari penelitian ini adalah remaja SMA yang ada di Kecamatan Tallo, Kelurahan Lembo, Kota Makassar. Sedangkan objek dari penelitian ini adalah dinamika kelompok teman sebaya. Penggumpulan data ini dilakukan dengan menggunakan angket/kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara dinamika kelompok teman sebaya terhadap penggunaan Bahasa gaul pada remaja.Kata Kunci: Dinamika Kelompok, Teman Sebaya, Penggunaan Bahasa Gaul
Enhancing Scientific Process Skills through Clay-Based Learning Media: An Early Childhood Science Learning Strategy on the Thematic Unit “The Universe” Nirwana, Nirwana; Amir, Rudi; Sadaruddin, Sadaruddin
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2025.104-08

Abstract

This study examined the development and implementation of clay-based experimental media to support early childhood science learning on the theme of the universe. Although early science education has received increasing attention, young children often struggle to understand abstract astronomical concepts because they lack access to tangible, developmentally appropriate learning materials. This study addressed this issue through the integration of art-based, hands-on inquiry activities that emphasize sensory exploration as a basis for conceptual understanding. A descriptive qualitative design was conducted in an early childhood education setting in Makassar, Indonesia, involving seventeen informants consisting of two early childhood teachers, ten children aged five to six years, and five parents. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and document analysis. The research focused on the process of designing and applying clay-based models of the sun, Earth, moon, and stars to simulate day and night through guided experimentation in a play-based learning environment. The findings indicate that children engaged with concrete representations of astronomical phenomena, demonstrated sustained participation in learning activities, and expressed emerging explanations of light, darkness, and Earth’s rotation. The learning process was also characterized by increased teacher–child interaction during inquiry-oriented discussions. Supporting factors included teacher creativity, the accessibility of low-cost materials, and children’s interest in manipulative activities, while constraining factors involved limited instructional time and variation in teachers’ prior experience with arts-integrated science learning. This study contributes to broader debates on early childhood science education by illustrating how low-cost, tactile learning materials mediate children’s engagement with abstract scientific concepts across early learning contexts in resource-limited educational settings.