Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase di TK Aba Ngadipuro 1 Kab. Magelang Jawa Tengah Astuti, Ida Yuni; Amir, Rudi; Alam, Kahrul
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan melalui kegiatan kolase dengan menggunakan media bahan alam untuk meningkatkan kemampuan motorik halus Anak Usia Dini. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian anak TK ABA Ngadipuro 1 Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang Tahun ajaran 2021/2022 pada kelompok B berjumlah 15 anak. Pada pelaksanaan penelitian ini dilakukan dalam 3 siklus dimana setiap siklus terdapat 4 tahapan terdiri dari (1) Perencanaan (2) pelaksanaan tindakan (3) observasi (4) Refleksi. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan diolah melalui persentase ketuntasan atau keberhasilan belajar secara kelompok. Dengan demikian berdasarkan analisis hasil dan pembahasan dapat disimpulkan penerapan kegiatan kolase dengan media bahan alam dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak di TK ABA Ngadipuro 1, dengan pencapaian ketuntasan atau keberhasilan belajar mencapai 85%. Disarankan pada guru TK agar menggunakan kegiatan kolase dengan menggunakan media bahan alam untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Dipilihnya bahan alam karena bahan yang mudah didapat dilingkungan harga terjangkau dan aman untuk anak-anak.
Literasi Digital Pemuda dalam Konteks Pemberdayaan Masyarakat di era Society 5.0 Setiadi, Dudi; Nurhayati, Sri; Ansori, Ansori; Zubaidi, Mohamad; Amir, Rudi
Society Vol 11 No 1 (2023): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v11i1.491

Abstract

The purpose of this study is to determine the level of digital literacy among the member of youth organization (commonly called Karang Taruna) of Cicau Hamlet, Gadobangkong Village, Ngamprah Sub-district, West Bandung Regency, West Java Province, Indonesia, focusing on the use of the Internet in the context of community empowerment in the fields of self-development and economy. Case study methodology is employed, with data gathering approaches consisting of in-depth interviews, documentation studies, and observations of fifteen (15) Karang Taruna member informants. The findings of the study indicate that: The youth digital literacy in computer operation and Information and Communication Technology (ICT) abilities in the internet area are fairly strong, but there is still opportunity for improvement through enhancing infrastructure for stable internet connections and educating youth about the most recent ICT advances. When it comes to creating digital products in a variety of formats and models, youth have a low degree of digital literacy. This is due in part to a lack of imagination and creative thinking skills among digital content creators. Youth require continual training to increase their digital literacy and ability to create various types of digital material, which will contribute to the expansion of Indonesia’s creative economy sector. Youth digital literacy must be improved in terms of their ability to collaborate in the digital space, and education about collaboration must be conducted in accordance with digital ethics and security so that the youth of the Indonesian nation can collaborate with respect and remain safe from cybercrime. Youth still lack the digital literacy necessary to pick and filter legitimate and hoax-free content. Digital literacy pertaining to the ability to use digital technology for youth economic empowerment is included in the category of lacking because youth are still not literate and digitally proficient in using digital technology to increase income, raise their economic level through business opportunities in the digital space, and use digital wallets for sales transactions. Youth digital literacy in relation to self-development is also still weak and must be focused to add insight into access to information in the digital realm for career development and self-potential. As well as the usage of communities that are favorable to youth growth and self-healing. This study recommends intensive training and assistance for youth in digital content creation, as well as financial literacy education related to capital management and digital-based creative economy business opportunities.
Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Melalui Kegiatan Bercerita Dengan Media Wayang Gepit Kelompok B Tk Kusuma Mulia Ringinpitu Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri Hamidah, Husnul; Amir, Rudi; Alam, Kahrul
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 5, No 2 OKT (2024)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa melalui kegiatan bercerita dengan media wayang gepit kelompok B di TK Kusuma Mulia Ringinpitu Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian sebanyak 15 peserta didik. Tema pembelajaran pada siklus I dan II adalah Binatang. Perbaikan pembelajaran menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas model rancangan Kemmis & Taggart. Setelah dilakukan tindakan yang disepakati yaitu Peningkatan kemampuan berbahasa pada akhir perbaikan kegiatan pengembangan. Secara kuantitatif berdasarkan grafik hasil pencapaian pembelajaran akhir siklus II, telah terjadi peningkatan kemampuan berbahasa peserta didik dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 80%. Dengan demikian, 80% peserta didik kelompok B TK Kusuma Mulia Ringinpitu Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri telah memiliki kemampuan berbahasa minimal berkembang sesuai harapan (BSH).Kata kunci: Kemampuan Berbahasa, metode bercerita, media, wayang gepit
Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Dalam Berbicara Melalui Metode Bermain Peran Pada Kelompok A Di TK Aisyiyah 08 Mojokerto Hafsari, Reza Nur; Amir, Rudi; Alam, Kahrul
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 5, No 2 OKT (2024)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan bahasa memiliki empat aspek yaitu menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Kemampuan berbicara merupakan cara untuk mengkomunikasikan keinginan dalam bentuk bahasa verbal. Berdasarkan analisis data yang ada pada kemampuan bahasa masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam berbicara hal ini disebabkan karena kurangnya media di gunakan di Kelompok A TK Aisyiyah 08. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan bahasa dalam berbicara melalui kegiatan bermain peran pada kelompok A Di TK Aisyiyah 08 Kota Mojokerto. Metode yang digunakan pada penelitian yaitu ada 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Materi yang di bahas menggunakan metode bermian peran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bermian peran dapat meningkatkan prestasi belajar anak. Peningkatan terlihat kondisi pada prosentase siklus 1 diperoleh 45%, Siklus II 83,3%. Pembelajaran di TK dapat berlangsung secara optimal apabila pendidik menerapkan metode bermian peran dengan cara belajar seraya bermain, bermain seraya belajar.Kata Kunci: Kemampuan, Bahasa Anak, Berbicara, Bermain Peran
Penggunaan Metode Proyek Dalam Meningkatkan Kemampuan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun Pada Kelompok B Di Tk Islam Tirtayasa Indriasari, Fanny Sevilani Dewi; Amir, Rudi; Alam, Kahrul
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 5, No 2 OKT (2024)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Metode Proyek sehingga dapat Meningkatkan Sosial Anak Usia 5-6 tahun di TK Islam Tirtayasa Serang Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan dengan menggunakan instrumen berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I, kemampuan sosial anak meningkat pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dengan persentase 40%. Pada siklus II kemampuan sosial anak pada kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB) mengalami peningkatan dengan persentase 70% anak berhasil mencapai indikator-indikator kemampuan sosial anak pada kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB). Dengan demikian, proses pembelajaran melalui metode proyek dapat dikatakan berhasil karena di kelas B1 TK Islam Tirtayasa Serang Banten telah mencapai indikator peningkatan kemampuan sosial pada kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB).Kata kunci: metode proyek, kemampuan sosial, anak usia dini, kelompok B
THE INFLUENCE OF EDUCATORS’ COMMUNICATION SKILLS, EMOTIONAL MATURITY, AND NON-DISCRIMINATION ATTITUDES ON LEARNERS’ MOTIVATION IN NON-FORMAL EQUIVALENCY EDUCATION IN INDONESIA Amir, Rudi; Marzuki, Kartini; Natsir, Nasrah; Nirwana, Nirwana; Nurhayati, Sri; Boriboon, Gumpanat; Olugbade, Damola; Qolamani, Khalid Ilias Basheer
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Number 1 (January 2026)
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jpm.v7i1.6561

Abstract

This study investigated the relationship between educators’ communication skills, emotional maturity, and non-discrimination attitudes and their influence on learner motivation in equivalency education programs at SPNF SKB Takalar, Indonesia. Equivalency education, designed to provide alternative pathways for individuals who did not complete formal schooling, requires sustained learner motivation to achieve its social and educational goals. The study aimed to identify the extent to which these three educator attributes contribute to learner engagement and persistence. A quantitative descriptive-correlational design was employed. The population included 115 learners enrolled in equivalency programs, with a random sample of 40 participants. Data were collected using structured questionnaires assessing communication skills, emotional maturity, non-discrimination attitudes, and learner motivation. Statistical analysis involved descriptive measures and Pearson product-moment correlations to examine associations among the variables. Findings revealed that all three attributes were rated as “fairly good” by learners and significantly correlated with learner motivation. Communication skills emerged as the strongest predictor, highlighting the importance of clarity, immediacy, and relational engagement. Emotional maturity demonstrated a strong link with motivation, emphasizing empathy, resilience, and regulation in shaping supportive classroom climates. Non-discrimination attitudes were also significant, underscoring the role of fairness and inclusivity in fostering learners’ confidence and persistence.
Budidaya Sayuran Dengan Vertikultur Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Masyarakat Komplek Perkotaan: id Nasrah Natsir; Kartini Marzuki; Amir, Rudi; Latang; Febriansya
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.10661

Abstract

The growth of the population presents new challenges to food availability. One effort to enhance food adequacy, resilience, and self-sufficiency is the utilization of home garden spaces. However, in urban areas, limited land often becomes a barrier to maximizing yard use. Verticulture techniques offer a solution for vegetable cultivation in restricted spaces. This community service activity aims to introduce verticulture-based vegetable planting as a strategy to strengthen household food security. The participants consisted of residents from several housing complexes within the Somba Opu Subdistrict, Gowa Regency. The program was carried out through lectures and hands-on practice. The activity produced positive outcomes for the participants. Cognitively, their knowledge of verticulture-based vegetable cultivation increased significantly. Meanwhile, in terms of psychomotor skills, there was also an improvement in their ability to grow various types of vegetables using verticulture techniques.
Pemanfaatan Jagung Sebagai Sumber Gizi Alternatif Untuk Menekan Angka Stunting Di Kabupaten Takalar Marzuki, Kartini; Amir, Rudi; Asri, Muhammad; Arsyad, Yolandika; Alamsyah, Muhammad Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10858

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dari komunitas petani dalam memanfaatkan jagung sebagai sumber gizi alternatif untuk mendukung pencegahan stunting. Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang masih signifikan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Takalar yang memiliki prevalensi 24% pada tahun 2024. Rendahnya literasi gizi keluarga dan minimnya diversifikasi pangan lokal menjadi penyebab utama tingginya kasus stunting. Padahal, Kabupaten Takalar memiliki potensi jagung yang melimpah sebagai sumber pangan bergizi alternatif. Metode pelaksanaan PKM meliputi edukasi mengenai dampak stunting, penyuluhan pemanfaatan pangan lokal, serta demonstrasi langsung pengolahan jagung menjadi makanan bergizi seperti sup jagung yang berpotensi disukai anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya diversifikasi pangan lokal, serta meningkatnya keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah jagung menjadi menu sehat dan ramah anak. Intervensi ini juga mendorong perubahan sikap peserta untuk lebih sering memanfaatkan jagung dalam menu keluarga. Secara keseluruhan kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa edukasi gizi berbasis pangan lokal dan praktik pengolahan sederhana mampu meningkatkan kapasitas keluarga dalam penyediaan makanan bergizi sebagai langkah pencegahan stunting. Program ini direkomendasikan untuk diperluas melalui kerja sama berkelanjutan dengan pemerintah desa, kader posyandu, dan lembaga pendidikan masyarakat guna memperkuat pemanfaatan pangan lokal sebagai strategi pemberdayaan keluarga dan percepatan penurunan stunting.
PERAN ORANGTUA DALAM PENGEMBANGAN BAHASA TERHADAP ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK PAUD MUTIARA KASIH GE’TENGAN KECAMATAN MENGKENDEK KABUPATEN TANA TORAJA Tonglo, Soni Rante; Asri, Muhammad; Amir, Rudi; Arsyad, Yolandika
JAPPA: Jurnal Andragogi Pedagogi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 3 (2025): JURNAL JAPPA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jappa.v3i3.55939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam pengembangan bahasa terhadap anak usia 4-5 tahun di tk paud mutiara kasih ge’tengan kecamatan mengkendek kabupaten tana toraja yang terdiri dari kegiatan pendahuluan,inti dan penutup.penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian metode wawancara,obsevasi dan dokumentasi. Triangulasi yang digunakan untuk mejelaskan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam pengembangan bahasa terhadap anak usia 4-5 tahun di tk paud menggunakan peranan orangtua dalam keluarga Context yang meliputi peran orang tua dalam pengembangan bahasa terhadap anak usia 4-5 tahun di tk paud,orangtua/wali murid. Input yang meliputi orangtua,peserta didik , sarana dan prasarana dan dana.
PENGARUH DINAMIKA KELOMPOK TEMAN SEBAYA TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA GAUL PADA REMAJA DI KECAMATAN TALLO, KELURAHAN LEMBO, KOTA MAKASSAR Wulandari, Desy; Asri, Muhammad; Latang, Latang; Amir, Rudi; Ningsih, Kartika Ayu
JAPPA: Jurnal Andragogi Pedagogi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 3 (2025): JURNAL JAPPA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jappa.v3i3.55903

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dinamika kelompok teman sebaya terhadap penggunaan bahasa gaul pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Subjek dari penelitian ini adalah remaja SMA yang ada di Kecamatan Tallo, Kelurahan Lembo, Kota Makassar. Sedangkan objek dari penelitian ini adalah dinamika kelompok teman sebaya. Penggumpulan data ini dilakukan dengan menggunakan angket/kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara dinamika kelompok teman sebaya terhadap penggunaan Bahasa gaul pada remaja.Kata Kunci: Dinamika Kelompok, Teman Sebaya, Penggunaan Bahasa Gaul