Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

The Impact of Entrepreneurial Characteristics on the Success of Online Fresh Produce Businesses in Medan Chyntia Winata Luis; Sri Ariani Safitri; Rika Fitri Ilvira
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 24 NO 01 2025 (MARCH)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.24.01.53-78

Abstract

This research aims to analyze entrepreneurial characteristics, business success, and the influence of entrepreneurial characteristics on business success. The number of samples in this research was 38, using a purposive sampling method. The research results show that the average score level on the entrepreneurial characteristics indicator is 148.8, with a percentage of 78.2% (high category). Not only that, but business success also has an average score of 134.3 with a rate of 70.6% (high category), and there is a significant influence between Entrepreneurial Characteristics (KW) and Business Success (KU). The t-statistical value of Entrepreneurial Characteristics (KW) on Business Success (KU) is 28.476, more significant than the t-table 1.68. This means there is a substantial difference of 28.476 between the average of the two variables and the relationship between them. Apart from that, the resulting research p-value of 0.000 is smaller and much lower than the alpha value (0.05), which means it is significant and rejects H0. The suggestions in this research are for online fresh fruit and vegetable business actors to improve their management skills and strategies in running their businesses and further improve strategies in utilizing the technology used in promotions to attract customer attention. Buy and be better able to market their products inside and outside the city by becoming entrepreneurs. Entrepreneurial characteristics have a significant influence on business success.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kakao di Kecamatan Semadam Kabupaten Aceh Tenggara Jannus Roberto; Rika Fitri Ilvira
Jurnal Agrisep Vol. 26 No. 2 (2026): Volume 26 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Departemen Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala associated with AAI (Asosiasi Agribisnis Indonesia). Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam, Banda Aceh, 23111, Indonesia. Email: agrisep@usk.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agrisep.v26i2.241

Abstract

This study aims to analyze the factors that influence cocoa production in Semadam District, Southeast Aceh Regency. Cocoa is one of the mainstays of the plantation sector that plays an important role in the economy, especially in Southeast Aceh Regency which is the largest cocoa producing area in Aceh Province. However, there is a fluctuation in production from year to year which indicates the need for a study of production factors. Data were obtained from 38 cocoa farmer respondents selected by purposive sampling. The analysis method used is the Cobb-Douglas production function, with independent variables including land area, labor, seeds, fertilizers, and pesticides, and the dependent variable is cocoa production. The results of the study showed that simultaneously all variables had a significant effect on cocoa production. Partially, the variables of land area, seeds, and fertilizers had a positive and significant effect, while labor and pesticides did not have a significant effect. The coefficient of determination (R²) of 0.948 indicates that 94.8% of the variation in cocoa production can be explained by the five variables. This study recommends increasing the efficiency of the use of production inputs to optimize cocoa yields.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI TEBU DI DESA SEI BULUH KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Dina Elvira Lubis; Rika Fitri Ilvira
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agro Nusantara
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v5i1.4356

Abstract

Sektor perkebunan memegang peranan penting dalam pembangunan nasional. Berdasarkan harga yang berlaku, subsektor perkebunan mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Salah satu sektor perkebunan yang menjadi pusat perhatian adalah tebu. Tebu merupakan komoditas perkebunan nasional yang memiliki potensi pasar yang menjanjikan untuk dikembangkan. Tebu berpotensi sebagai produk perkebunan yang dapat dibudidayakan secara intensif dan berkelanjutan. Namun permasalahan terkait modal dan lahan yang dimiliki sering menjadi faktor penghambat para petani tebu. Sehingga usaha tani tebu kurang diminati masyarakat padahal memiliki keuntungan yang menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kelayakan Finansial Usaha Tani Tebu Di Desa Sei Buluh Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Hasil penelitian menemukan bahwa keuntungan dari hasil usaha tani tebu sangat menjanjikan sebagai investasi jangka panjang dan Menunjukkan bahwa usaha ini berada pada posisi yang menguntungkan.
Keberlanjutan Agrowisata: Sebuah Tinjauan Literatur Review Dengan Publish or Perish (POP) dan Vosviewer Hasrat Jan krisman Laoli; Rika fitri Ilvira
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/mqrvb326

Abstract

Agrowisata merupakan sektor strategis yang mengintegrasikan pertanian dan pariwisata. Namun, pencapaian keberlanjutan jangka panjang memerlukan keseimbangan multidimensi. Artikel ini menyintesis literatur mengenai faktor-faktor penentu keberlanjutan agrowisata yang mencakup empat pilar: ekonomi, sosial, lingkungan, dan kelembagaan. Metode penelitian yang digunakan adalah *Systematic Literature Review* (SLR) disertai analisis bibliometrik menggunakan perangkat lunak Publish or Perish (PoP) dan VOSviewer terhadap 200 artikel yang diterbitkan antara tahun 2006 dan 2026. Temuan tinjauan menunjukkan adanya pergeseran dari dominasi awal motif keuntungan ekonomi menuju tata kelola kelembagaan dan ketahanan ekologis di era modern. Analisis visual menggunakan VOSviewer mengungkapkan terbentuknya empat klaster yang saling terkait, dengan aspek kelembagaan berperan sebagai jangkar bagi dimensi-dimensi lainnya. Penelitian mengenai agrowisata telah berkembang melampaui orientasi ekonomi tradisional pada periode 2006–2015—yang awalnya hanya berfokus pada diversifikasi pendapatan petani dan kewirausahaan, seperti di Italia, Amerika Serikat, dan Spanyol. Pada periode 2016–2026, penelitian beralih pada penguatan dimensi sosial melalui pemberdayaan masyarakat (pariwisata berbasis masyarakat atau *Community-Based Tourism*), sementara isu lingkungan global mendorong lahirnya paradigma baru yang berpusat pada ketahanan lanskap, adaptasi perubahan iklim, dan praktik pertanian berkelanjutan, sebagaimana terlihat di Indonesia, Malaysia, dan Tiongkok. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya sinergi antara regulasi pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat lokal demi menjamin keberlanjutan agrowisata yang adaptif terhadap perubahan iklim dan transformasi digital.