Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor Lingkungan yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wiliayah Kerja Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya: Analysis of Environmental Factors Associated with the Incidence of Diarrhea in Toodlers in the Working Area of the Pahandut Health Center Palangka Raya Arif, Ahmad; Lestari, Rizki Muji; Baringbing, Eva Prilelli
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i3.8963

Abstract

Latar Belakang Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan dan penyebab kematian pada balita. Faktor lingkungan yang kurang mendukung dapat menyebabkan tingginya angka kejadian diare. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor lingkungan yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja puskesmas pahandut. Metode Penelitian yang digunakan adalah Total Sampling. Desain penelitian ini mengunakan survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian sebanyak 53 orang ibu yang berkunjung ke Puskesmas Pahandut. Data penelitian ini di ambil dengan menggunakan kuesioner setelah di tabulasi data di analisis secara univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-squere. Hasil Berdasarkan uji chi-square dengan sotfware SPSS 16, di peroleh hasil faktor sumber air bersih dengan nilai p = 0,046 < = 0,05. Faktor jenis tempat pembuangan tinja dengan nilai p = 0,003 < = 0,05, dan faktor sarana pembuangan sampah dengan nilai p = 0,091 > α 0,05). Kesimpulan Ada hubungan yang signifikansi antara sumber air bersih dengan kejadian diare, ada hubungan yang signifikasi antara jenis sarana pembuangan tinja dengan kejadian diare, tidak ada hubungan yang signifikasi antara sarana pembuangan sampah dengan kejadian diare.
Pengaruh Pemberian Promosi Kesehatan Tentang Anemia Melalui Model Small Group Discussion (SGD) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pada Remaja Putri di Kelas X SMAN 4 Palangka Raya: The Effect of Health Promotion About Anemia Through the Small Group Discussion (SGD) Model on Knowledge Improvement Among Female Adolescents in Grade X at SMAN 4 Palangka Raya Pitriana, Marta; Lestari, Rizki Muji; Baringbing, Eva Prilelli
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i3.9028

Abstract

Saat ini remaja putri cenderung melakukan tindakan diet yang tidak sehat dengan membatasi asupan nutrisi dan zat besi akibat khawatir terhadap kenaikan berat badan dan penampilan tubuhnya sehingga menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti anemia. Pengetahuan memiliki peran penting bagi remaja putri untuk mengetahui berbagai hal yang berkaitan dengan anemia. Promosi kesehatan menjadi upaya dalam pencegahan primer terhadap anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian promosi kesehatan tentang anemia melalui model Small Group Discussion (SGD) terhadap peningkatan pengetahuan pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan pre-experimental design dengan jenis penelitian yaitu one group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ini berjumlah 36 responden, yaitu siswi kelas X.1, X.2 dan X.3 SMAN 4 Palangka Raya. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data menggunakan uji Paired sample t-test. Hasil uji Paired sample t-test (p value = 0,000 atau p<0,05), yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian promosi kesehatan tentang anemia melalui model Small Group Discussion (SGD) terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri di kelas X SMAN 4 Palangka Raya. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu promosi kesehatan dengan model Small Group Discussion (SGD) terbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan pada remaja putri dikarenakan mampu mendorong remaja putri untuk aktif berdiskusi dan berbagi informasi sehingga mampu memecahkan suatu masalah. Saran yang diberikan yaitu untuk melakukan kemitraan dengan fasilitas kesehatan terkait pemberian promosi kesehatan rutin tentang Anemia bersamaan dengan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD).
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Diet pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya: Correlation Between Knowledge Level and Dietary Compliance in Type II Diabetes Millitus Patients in the Work of the UPT Kayon Health Center Palangka Raya Rosalina, Mayna Maria; Lestari, Rizki Muji; Baringbing, Eva Prilelli
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i3.9035

Abstract

Salah satu yang bisa dilakukan pada penderita diabetes mellitus adalah memperhatikan pola makan, misalnya dengan melakukan diet diabetes mellitus dengan menjaga pola makan, mengatur jumlah makanan yang di konsumsi, Agar gula darah lebih stabil maka perlu dilakukan pengendalian kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus dengan memperhatikan diet. Untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Diet Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Diwilayah Kerja UPT Puskesmas Kayon Kota Palangkaraya. Menggunakan deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada 52 penderita diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Kayon yang memenuhi kriteria insklusi dan ekslusi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Uji chi square (p value = 1.000 > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes mellitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Kayon. Tidak ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet responden dalam menjalankan diet diabetes mellitus tipe II diwilayah kerja Puskesmas Kayon, hal tesebut dikarenakan faktor yang berperan dalam meningkatkan kepatuhan diet adalah pendidikan pengetahuan, persepsi, motivasi diri, kepercayan diri, lama menderita diabetes melitus, dukungan keluarga dan petugas kesehatan.
Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pahandut: Connection Knowledge Family with Behavior Prevention Transmission Tuberculosis in Region Work UPT Puskesmas Pahandut Elizabeth, Shela Aprilianti; Lestari, Rizki Muji; Baringbing, Eva Prilelli
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i3.9038

Abstract

Salah satu penyebab penularan tuberkulosis dapat terjadi jika keluarga kontak langsung dengan penderita. Cara penularan tuberkulosis ini dapat ditularkan melalui percikan dahak pada saat penderita bersin maupun batuk, terutama pada orang terdekat. Tuberkulosis harus dilakukan pengobatan secara rutin yaitu 6 bulan, jika kurang dari 6 bulan atau tidak tuntas maka tahap pengobatannya akan diulang dari awal serta lama sembuhnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis Diwilayah Kerja UPT Puskesmas Pahandut. Penelitian ini mengunakan deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada 71 perwakilan keluarga penderita tuberkulosis di wilayah kerja UPT Puskesmas pahandut yang memenuhi kriteria insklusi dan ekslusi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil Uji Chi-Square menunjukkan nilai p value = 0,003 (p ≤ 0,05) yang artinya ada Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis Diwilayah Kerja UPT Puskesmas Pahandut. Kesimpulan Pada penelitian ini pengetahuan keluarga dengan perilaku pencegahan adalah memiliki kemampuan dan wawasan yang luas tentang Tuberkulosis. Disarankan agar keluarga dan penderita mengikuti penyuluhan, banyak bertanya dan membaca materi-materi yang berkaitan dengan Tuberkulosis.
Hubungan Motivasi ibu dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Rizki Muji Lestari; Lensi Natalia Tambunan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.428

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang tinggi merupakan permasalahan yang besar dan perlu penanganan yang sungguh-sungguh dari semua pihak masyarakat dan pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi ibu dengan pemilihan metode kontrasepsi di Kabupaten Tulungagung. Desain penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif korelasional dengan pendekatan Cross-sectional. Teknik Sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Dari hasil analisis data menggunakan Chi Square didapatkan ada hubungan antara motivasi ibu dengan pemilihan metode kontrasepsi (p = 0,000) dan ada hubungan antara dukungan suami dengan pemilihan metode kontrasepsi (0,004). Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa motivasi ibu dalam pemilihan metode kontrasepsi mayoritas memiliki motivasi tinggi. Hal ini bisa terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tingkat pendidikan, usia, maupun paritas.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Keberhasilan ASI Eksklusif Rizki Muji Lestari; Sri Mularsih
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.838

Abstract

Family support is the external factor that has the greatest influence on the success of exclusive breastfeeding. The existence of family support, especially from the husband, will have an impact on increasing the confidence or motivation of mothers in breastfeeding. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and the success of exclusive breastfeeding in the Campurdarat Community Health Center work area. The design of this study was a quantitative correlational study with a cross-sectional approach. The sampling technique used was purposive sampling with a sample size of 38 respondents. From the results of data analysis using Chi Square, it was found that there was a relationship between family support and the success of exclusive breastfeeding (0.000). This study shows that family support is good. This can occur because it is influenced by several factors such as education level and employment status.