Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Monta Ayatullah, Ayatullah; Wahidah, Wahidah
ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 4 (2024): Agustus
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/arteri.v5i4.459

Abstract

When examining the Incidence Rate (IR) and Case Fatality Rate (CFR) of dengue fever cases from 1990 to 2015, Indonesia consistently ranked among the highest globally. In 2022, the NTB region reported a total of 3,193 dengue cases, resulting in 8 fatalities. Research from the Bima District Health Office recorded 584 confirmed cases from January to April of that year, while Monta Health Center reported 79 cases in 2023. This study aims to identify factors influencing dengue fever incidence within the Monta Health Center’s jurisdiction. A quantitative, ross-sectional research design was employed, with a total sample size of 40 drawn using total sampling methods. Findings indicate no significant association between nutritional status and dengue incidence (p=0.170), but there is a significant relationship between environmental factors and dengue cases (p=0.01), as well as between knowledge levels and dengue cases (p=0.00). Recommendations include that Monta Health Center staff conduct educational sessions on the importance of maintaining nutritional status, environmental hygiene, and health awareness, by promoting clean and healthy living behaviors (PHBS) among the local community.
Innovation Digital Literacy Public Administration In Indonesia: National Survey Data Samudra, Dio; Tamamudin, Tamamudin; Ayatullah, Ayatullah
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i2.757

Abstract

This research analyses the level of digital literacy in public administration in Indonesia through a systematic literature study approach. The study reviewed data from accredited journals from 2019-2024 with a focus on the relationship between digital literacy and public information disclosure. The results showed that 65.3% of users were still at a low to medium level, with significant gaps between basic operation skills (7.2/10) and advanced data analysis (3.4/10). There is a significant disparity between urban (6.8/10) and rural (4.2/10) communities in the understanding of digital information. Hypothesis testing confirmed strong relationships between digital literacy and data accessibility (r=0.783), public participation (β=0.534) and government accountability (β=0.623). Demographic analysis showed the 18-35 age group performed best (7.2/10), with a progressive decline in older age groups. Training programmes proved effective with a 72% increase in scores, despite infrastructure constraints. The study recommends the development of a standardised policy framework and continuous evaluation to address the digital divide. The implementation of AI showed a 38% increase in effectiveness, while the mobile approach improved accessibility by 65%. The findings confirm the important role of digital literacy in improving the effectiveness of public administration in Indonesia, although there are still gaps that need to be addressed through a comprehensive and sustainable approach.
Optimalisasi Media Pembelajaran Digital Melalui Pendampingan dan Pelatihan Mahasiswa STIT Palapa Nusantara Lombok dalam Magang III dan KKN Terpadu Nasri, Ulyan; Walad, Muzakkir; Rasyidi, Abdul Haris; Ayatullah, Ayatullah
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i1.608

Abstract

Optimalisasi media pembelajaran digital sangat penting di era digital, terutama untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa STIT Palapa Nusantara, Lombok, dalam mengoptimalkan media pembelajaran digital melalui pendampingan dan pelatihan yang terarah selama program Magang III dan KKN Terpadu. Metode yang digunakan meliputi sesi pelatihan, diskusi kelompok fokus, dan pendampingan langsung di lokasi magang dan KKN. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait penggunaan media digital dalam pendidikan. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif untuk menilai efektivitas program. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan mahasiswa untuk merancang dan menerapkan media pembelajaran digital, yang berdampak positif pada proses pembelajaran di sekolah mitra. Kesimpulan dari program ini adalah bahwa pendampingan dan pelatihan yang intensif dan berkelanjutan secara efektif meningkatkan keterampilan media digital mahasiswa. Implikasi dari hasil ini menekankan pentingnya integrasi media digital dalam kurikulum dan program pengabdian masyarakat di perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
THE ROLE OF EDUCATION IN PROMOTING SUSTAINABLE SOCIAL CHANGE Utari, Reviana; Ayatullah, Ayatullah
Bina Bangsa International Journal of Business and Management Vol. 5 No. 1 (2025): Bina Bangsa International Journal of Business and Management
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/bbijbm.v5i1.129

Abstract

This research aims to analyze the role of education as an agent of social change in the context of local and global communities, as well as identifying how educational institutions contribute to community development through various learning approaches. The research method used is a literature study with a descriptive qualitative approach, which examines various previous research results and secondary data from scientific articles, international institutional reports, and case studies in various countries, including South Africa, Portugal, England and Indonesia. The research results show that education is capable of being a catalyst for significant social change through community involvement, inclusive non-formal education, strengthening entrepreneurship in the curriculum, and responsiveness to social and technological change. This study highlights the importance of collaboration between educational institutions and communities, innovation in the curriculum, and strengthening students' social and economic competencies. Recommendations from this research emphasize the need for government, educational institutions and society to expand strategic partnerships and strengthen sustainable community-based education programs to create positive and sustainable social change.
Hadis Tentang Takdir Perspektif Sunni dan Syiah Ayatullah, Ayatullah; Kurnia Agus Malia Putri; Sakti Hanusa Bhakti, Al Furqon; Ma'ali, Romi; Rahman, Muhammad
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/vpzs2h58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingan hadis takdir melalui pandangan Sunni dan Syi'ah mengenai konsep taqdir dalam Islam, dengan bersumber pada hadis-hadis yang relevan dari kedua mazhab, yaitu hadis sunni berdasarkan Kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim Sedangkan Syi’ah Berujuk Pada Kitab Al-Kafi Al-Kulaini. Sunni dan Syiah adalah dua kelompok dalam Islam yang selain Al-Qur'an, juga menjadikan kitab-kitab hadis sebagai pedoman utama. Namun, mereka sering menghadapi kesulitan dalam berkomunikasi karena perbedaan dalam pengembangan dan penilaian kualitas hadis. Sehingga menimbulkan bagaimana pemahaman hadis-hadis sunni dan syi’ah dalam mebandingkan taqdir? Artikel ini mengeksplorasi cara Sunni dan Syi'ah memahami serta menerapkan konsep tersebut, serta dampak perbedaan dalam penekanan dan interpretasi terhadap pemahaman umat Islam secara umum. Penelitian ini menggunakan metode deskriktif analisis dengan pendekatan kualitatif untuk menggali makna. Yang melibatkan penggunaan berbagai jenis literatur, khususnya buku-buku, sebagai sumber utama informasi. Hasil penelitian ini yaitu baik Sunni maupun Syiah sepakat bahwa Allah memiliki pengetahuan mutlak dan kekuasaan atas segala sesuatu, namun pendekatan dan penekanan pada peran manusia dalam menentukan takdir mereka bervariasi di antara keduanya.
Ajaran Sosio-Teologi dalam Kitab Nūr al-Ẓalām Sharḥ ‘Aqīdah al-‘Awwām Karya Syaikh Nawawi al-Bantanī (1813-1898 M.) Muhammad, M. Khoirul Huda; Ayatullah, Ayatullah; Maria, Maria Ulfa Anshor
Paradigma: Jurnal Kalam dan Filsafat Vol. 7 No. 1 (2025): Paradigma: Jurnal Kalam dan Filsafat
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/paradigma.v7i1.46916

Abstract

This article aims to capture the socio-theological dimension in the book of ushuluddin Nusantara in the 19th century. The primary source of this research is the book Nūr al-Ẓalām Sharḥ 'Aqīdah al-'Awwām by Nawawi al-Bantanī (1813-1898 A.D.). With the hermeneutics of objectivism subjectivism, the researcher explored the contextual interpretation process of Nawawi al-Bantanī. The results of this study show that Nūr al-Ẓalām Sharḥ 'Aqīdah al-'Awwām is an annotation of the book 'Aqīdah al-'Awwām by Ahmad al-Marzūqī (d. 1864 A.D.). In annotating, Nawawi al-Bantanī does not only emphasize the textual meaning of the book of matan which reflects the views and horizons of its author. Nawawi al-Bantanī also developed his own horizons. For example, in his lecture on the word "bid'ah", Nawawi al-Bantanī traces the objective meaning of the text through an etiomological and terminology approach, then dialogues it with his pre-assumptions. The meeting of these two horizons then encouraged Nawawi al-Bantanī to choose the most relevant meaning, namely bid'ah understood in the paradigm of jurisprudence. Bid'ah in the fiqh paradigm is flexible-varied, some of which actually have a positive meaning. Bid'ah has a positive meaning because it is in harmony with the rules of benefit and maqāsid al-syarī'ah.
Strategi Pemasaran Dalam Persaingan Harga Toko Klontong Di Kabupaten Situbondo Junaedi, Deddy; Ayatullah, Ayatullah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1945

Abstract

 Toko klontong sebagai bagian dari usaha mikro di Kabupaten Situbondo menghadapi persaingan ketat dari toko modern seperti Indomaret dan Alfamart yang menawarkan harga dan pelayanan lebih menarik. Dalam situasi ini, toko klontong perlu menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar dapat bertahan. . Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan Toko Madura dalam sektor ritel lokal enelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang digunakan toko klontong dalam menghadapi persaingan harga, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta memberikan solusi strategi yang relevan. . Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang umum digunakan meliputi fleksibilitas harga, sistem bon, pelayanan personal, jam buka yang panjang, serta kelengkapan barang kebutuhan pokok. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan modal, persaingan toko modern, kurangnya pemahaman digital marketing, fluktuasi harga dari distributor, dan kurangnya inovasi.  Toko klontong dapat tetap bersaing dengan meningkatkan layanan, memanfaatkan media sosial, membuat program loyalitas pelanggan, menyesuaikan produk dengan kebutuhan lokal, serta bekerja sama dengan pelaku usaha lain dan distributor lokal.
Analisis Faktor terhadap Personal Hygiene pada Remaja Putri SMA Cokroaminoto Makassar Ayatullah, Ayatullah; Musiana, Musiana; Pannyiwi, Rahmat; Yuniyanti, Tri Ayu; Rahmawati, Agustini Liviana Dwi; Djunaedi, Djunaedi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13816

Abstract

Personal hygiene adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan atau kesehatan untuk kesejahteraan, baik fisik maupun psikisnya (Laily, 2012). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, status sosial ekonomi, kepercayaan (kebudayaan) dengan personal hygiene pada remaja putri di SMA Cokroaminoto Makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survei analitik dengan metode cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah sisiwi SMA Cokroaminoto Makassar. Pengambilan sampel menggunakan tehnik total sampling, didapatkan 36 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Data yang telah terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan computer program microsoft exel dan program statistic (SPSS) versi 16.0. Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji chi-square (p < 0,05) untuk mengetahui hubungan antar variabel dan uji person untuk mengetahui kekuatan korelasi. Hasil analisis bivariat didapatkan hubungan antara pengetahuan dengan personal hygiene (p = 0.001 < 0,05), terdapat hubungan antara status sosial ekonomi dengan personal hygiene (p = 0,005 < 0,05), dan terdapat hubungan antara kepercayaan (kebudayaan) dengan personal hygiene (p = 0,004 < 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan, status sosial ekonomi, dan kepercayaan (kebudayaan) dengan personal hygiene di SMA Cokroaminoto Makassar, dimana status sosial ekonomi mempunyai pengaruh yang dominan terhadap personal hygiene.
The Concept Of Property Management In The Qur'an And Its Implications In Social Life (Thematic Study According To Al-Azhar Tafsir) Sabila, Hasya; Ayatullah, Ayatullah; Suwarno, Suwarno; Soleh, Rahmat; Alfaruq, Ahmad Yasin
Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 5 No. 1 (2025): Available online since 25 February 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Al Multazam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57163/almuhafidz.v5i1.178

Abstract

Social inequalities, such as poverty, limited education access, and wealth disparity, often stem from unjust wealth management. Islam, through the Qur'an, offers comprehensive guidelines on acquiring, consuming, purifying, distributing, and protecting wealth to benefit society. While Islamic finance has been widely studied, research linking wealth management to social implications remains limited. This study analyzes wealth management concepts in the Qur'an based on Tafsir Al-Azhar by Hamka and examines their impact on social welfare. Using a qualitative, literature-based approach with thematic tafsir, the study explores relevant Qur'anic verses in a modern socio-economic context. Findings reveal five key aspects of wealth management: halal acquisition emphasizing justice and spiritual balance, moderate consumption avoiding excess and miserliness, purification through zakat to reduce inequality, distribution via charity and waqf to foster social solidarity, and wealth protection through financial planning and inheritance for future security. The study confirms that applying Islamic wealth management principles can help reduce social inequality, improve welfare, and promote economic justice. It contributes to Islamic economic theory while offering practice al guidance fo individuals and policymakers to manage wealth fairly and sustainably.
Pengetahuan dan Motivasi Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat (Studi Kasus pada Remaja di Kelurahan Soromandi) Ayatullah, Ayatullah; Suat, Hatty; Pannyiwi, Rahmat; Andriani, Fitri; Putri, Safridha Kemala; Megasari, Anis Laela
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.912

Abstract

Kecenderungan remaja laki-laki untuk melakukan hal -hal yang dianggap menantang meningkat dibandingkan remaja perempuan. Kita semua menanggung risiko mengasuh anak seburuk itu. Tujuan : Mengetahui segala bahaya dan dampak dari penggunaan narkoba itu sendiri dan untuk berhenti mengkonsumsi narkoba karena adanya kebutuhan akan rasa aman dari ancaman dari luar. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus , Informan dalam penelitian ini adalah pihak - pihak yang terlibat dalam pelaksanaan analisis pengetahuan dan motivasi putra pemuda secara substansi. Hasil: Penelitian yang peneliti lakukan belum sesuai dengan taksonomi teori bahwa pengetahuan akan menunjang terbentuknya sikap positif, namun pengetahuan tetap tidak melahirkan sikap positif melainkan melahirkan penyimpangan, teori subjektivitas dalam memandang permasalahan sehingga telanjang itu hambatan untuk menjawab kenyataan yang begitu kaku dengan perubahan zaman yang begitu cepat . Taksonomi melahirkan teori pada waktu dan tempat dimana dia lahir, sedangkan teori terjadi karena dua hal yaitu waktu dan tempat sehingga sulit menjawan realitas kontemporer. Teori teori sosial jarang bertahan diatas diatas 50 tahun selalu bertahan atau berlaku dibawah 50 tahun karena proses perubahannya begitu cepat dan perlu infensi ( Temuan baru teori). Kesimpulan: Pengetahuan informan S dan Infoman D tentang dampak dan bahaya penganiayaan menunjukkan bahwa mereka mengetahui segala bahaya dan dampak dari penggunaan pergaulan bebas ini sendiri , Informan S dan informan D merupakan lulusan Sarjana 1 , walaupun tingkat fisioterapinya tinggi dan _ mempunyai pengetahuan yang memumpuni terhadap dampak dan bahaya penyalahgunaan , namun tidak menjadi jaminan untuk menghindari dan tidak menyalahgunakan narkoba , menyebabkan ketersediakan kehidupan pergaulan bebas di sekitar Pelapor begitu mudah didapat. Motivasi dalam penyalahgunaan zat infoman S dan informan _ D sedikit berbeda tetapi ke arah salah satu arahnya adalah dengan menyegarkan kembali pikiran dalam setiap permasalahan yang mereka temui dalam kehidupan sehari- hari.