Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PENYELAMATAN LINGKUNGAN DI KAMPUNG BARU NELAYAN CILINCING, JAKARTA UTARA Vidya Kusumawardani; Iqbal Aidar Idrus; Ummi Zakiyah; Dewi Maria Herawati
BERDIKARI Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.869 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v5i1.5538

Abstract

 Masyarakat Kampung Baru Nelayan Cilincing, mayoritasnya hidup berada dibawah garis kemisinan, dengan rata-rata mata pencaharian mereka adalah buruh nelayan. Dengan penghasilan yang tidak menentu dari hasil laut mereka. Kondisi ini diperburuk dengan kondisi laut yang sudah tercemar dengan air limbah industri dan berbagai sampah rumah tangga yang membuat para nelayan semakin sulit untuk menambah hasil tangkapan laut mereka. Masyarakat yang belum perduli dengan penyelamatan lingkungan. Salah satuya dapat dilihat dari banyaknya sampah-sampah yang berserakan disekitar tempat tinggal mereka. Belum teredukasinya pemanfaatan sampah daur ulang agar dapat bernilai ekonomis untuk membantu perekonomian keluarga. Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yaitu sosialisasi kegiatan penyelamatan lingkungan dan pelatihan pemanfaatan sampah daur ulang serta strategi pemasarannya melalui media online. Temuan yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah pengetahuan dan pemahaman tentang lingkungan masyarakat di Kampung Nelayan Baru masih rendah. Mereka juga belum mengetahui bagaimana cara menyelamatkan dan menjaga lingkungan disekitar tempat tinggal mereka. Kepedulian dan kesadaran terhadap lingkungan juga masih rendah sehingga lingkungan disana terkesan sangat kumuh dan kotor. Setelah dilakukan kegiatan ini, masyarakat perlahan mulai sadar terhadap lingkungan dan bahayanya perncemaran lingkungan dari sampah plastik. Mereka juga sudah menyadari bahwa lingkungan tempat tinggal meraka saat ini ternyata sudah tercemar dan sudah mengetahui juga betapa bahayanya pencemaran lingkungan jika tidak segera diatasi dan dicari solusinya. Kemudian kegiatan pelatihan ini juga memberikan pengetahuan yang baru sampah plastik masih bisa dimanfaatkan dan bahkan bisa menjadi penghasilan tambahan untuk kebutuhan sehari-hari. Kegiatan sosialisasi penyelamatan lingkungan dan pemanfaatan sampah daur ulang yang telah membuka pikiran masyarakat di wilayah Kampung Baru Nelayan Cilincing untuk mulai memperhatikan kebersihan lingkungan dengan cara pemanfaatan sampah plastik atau sampah rumah tangga di sekitar tempat mereka tingga sebagai upaya untuk menambah penghasilan. 
Pelaksanaan Program Vaksinasi Kepada Masyarakat Terkait Efektivitas Penanganan Covid-19 Di Pademangan Jakarta Utara Iqbal Aidar Idrus
The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA) Vol 8, No 1 (2022): THE INDONESIAN JOURNAL OF PUBLIC ADMINISTRATION (IJPA) | JANUARI - JUNI 2022
Publisher : Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Science, Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/ijpa.v8i1.6206

Abstract

Kurangnya kepercayaan masyarakat Kecamatan Pademangan Jakarta Utara terhadap Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu kendala dalam memberikan pelayanan public untuk memutus mata rantai pandemi Covid -19. Begitu pula dengan tingkat kesadaran masyarakat Kecamatan Pademangan dalam hal Kesehatan sangat rendah, serta masih minimnya edukasi dan sosialisasi tentang vaksinasi dari instansi terkait. Masyarakatpun tidak mencari tahu manfaat dari vaksinasi Covid-19. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk memberikan pengetahuan tentang vaksinasi Covid-19 dengan metode Miles dan Huberman (1984). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kecamatan Pademangan kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang memusat dari pada satu unit tertentu dari berbagai fenomena. Pemilihan penelitian dengan pendekatan studi kasus dikarenakan dapat meneliti masalah-masalah yang mendalam dan bersifat factual. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa metode pengumpulan data seperti Wawancara, Dokumentasi, dan Observasi. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kecamatan Pademangan Jakarta Utara. Hasil penelitian yang dilakukan ini menunjukkan bahwa sesuai dengan alat analisis dari indicator efektivitas program vaksinasi Covid-19, yaitu: Produktivitas dari tenaga Kesehatan dan instansi terkait , Kualitas dari vaksinasi Covid-19, Efisiensi dalam memberikan pelayanan, Fleksibilitas dalam perubahan, Kepuasan masyarakat dalam pelayanan Vaksinasi, Keunggulan dalam melayani masyarakat, Pengembangan dari Puskesmas Kecamatan Pademangan Jakarta Utara. Pelaksanaan program Vaksinasi Covid-19 sudah tercapai dengan cukup baik berdasarkan pengukuran indicator program sehingga pelaksanaan program pemerintah pada bidang Kesehatan di Puskesmas Kecamatan Pademangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat calon peserta Vaksinasi Covid-19 sudah cukup efektif. Dalam pelaksanaannya masih ditemukannya factor penghambat yang bersumber dari masyarakat dan harus bisa diatasi agar dapat memutus mata rantai Covid-19, sehingga pelayanan dapat berjalan dengan baik dan terbentuk Kerjasama antara pemberi layanan dan pengguna layanan.Kata Kunci : Efektivitas . Vaksinasi. Covid-19
Dampak Sosioekonomi Masyarakat Lokal Terhadap Pertambangan Timah dan Potensi Pendapatan Daerah Sektor Sumber Daya Alam Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung Ranto Ranto; Iqbal Aidar Idrus; Komang Jaka Ferdian
Jurnal Pemerintahan dan Politik Lokal Vol 5 No 1 (2023): JGLP, MEI 2023
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jglp.v5i1.789

Abstract

Masalah penelitian dalam studi ini adalah tentang dampak sosioekonomi dari industri pertambangan timah di Kabupaten Belitung Timur, serta potensi pendapatan melalui skema Dana Bagi Hasil Sumberdaya Alam yang belum optimal dalam mendorong distribusi pendapatan SDA untuk digunakan secara efektif di daerah. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah mix-method dengan melakukan analisis data dan statistik untuk menggambarkan hubungan antara kontribusi industri pertambangan terhadap pertumbuhan ekonomi, tingkat Indeks Pembangunan Manusia, dan dampak sosioekonomi lainnya di Kabupaten Belitung Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi dari industri pertambangan di Belitung Timur sangat signifikan dalam lima tahun terakhir, dan pertumbuhan sektor ini cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Dampak sosioekonomi dari industri pertambangan timah di Belitung Timur termasuk penyediaan lapangan kerja, peluang bekerja dan berusaha dengan skema kemitraan, serta pembentukan kawasan ekonomi baru. Selain itu, sektor pertambangan juga berpengaruh pada berbagai aspek kehidupan sosioekonomi masyarakat seperti tingkat pengangguran, akses terhadap pelayanan kesehatan, infrastruktur, pendapatan perkapita, pertumbuhan industri kecil dan menengah, dan akses pelayanan perbankan semisal koperasi dan simpan pinjam. Namun demikian, potensi pendapatan melalui skema Dana Bagi Hasil Sumberdaya Alam (DBH SDA) yang merupakan salah satu instrumen untuk mendorong ruang “lebih” bagi kapasitas fiskal daerah kaya sumberdaya alam, ternyata belum optimal dalam mendorong distribusi pendapatan SDA untuk digunakan secara efektif di daerah, meskipun ditemukan fakta ada potensi peningkatan penerimaan daerah yang cukup signifikan di sektor ini.
PELAKSANAAN PROGRAM VAKSINASI KEPADA MASYARAKAT TERKAIT EFEKTIVITAS PENANGANAN COVID-19 DI PADEMANGAN JAKARTA UTARA Iqbal Aidar Idrus; Rachmat Widiharto Haryadi Widiharto
The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA) Vol 9, No 1 (2023): THE INDONESIAN JOURNAL OF PUBLIC ADMINISTRATION (IJPA) | JANUARI- JUNI 2023
Publisher : Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Science, Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/ijpa.v9i1.6179

Abstract

The lack of public trust in the Pademangan District of North Jakarta in the Covid-19 Vaccination is one of the obstacles in providing public services to break the chain of the Covid-19 pandemic. Likewise, the level of public awareness of Pademangan District in terms of Health is very low, and there is still a lack of education and socialization about vaccination from related agencies. The public does not even know the benefits of the Covid19 vaccination. This is what motivated the author to provide knowledge about Covid-19 vaccination with the Miles and Huberman method (1984). This study aims to determine how effective the implementation of the Covid-19 vaccination at the Pademangan District Health Center is to the community. The method used is a descriptive qualitative approach. This research uses a case study approach that focuses on one particular unit of various phenomena. The choice of research with a case study approach is because it can examine deep and factual problems. The instrument used in this research is in the form of data collection methods such as interviews, documentation, and observations. Objective: The purpose of this study was to determine the effectiveness of the implementation of the Covid19 vaccination at the Pademangan District Health Center, North Jakarta. The results of this research show that according to the analytical tools of the indicators of the effectiveness of the Covid-19 vaccination program, namely: Productivity of health workers and related agencies, Quality of Covid-19 vaccination, Efficiency in providing services, Flexibility in change, Community satisfaction in services. Vaccination, Excellence in serving the community, Development of the Pademangan District Health Center, North Jakarta. The implementation of the Covid-19 Vaccination program has been achieved quite well based on the measurement of program indicators so that the implementation of government programs in the Health sector at the Pademangan District Health Center in providing services to the community of prospective Covid-19 Vaccination participants is quite effective. In its implementation, it is still found inhibiting factors originating from the community and must be overcome in order to break the Covid-19 chain, so that services can run well and cooperation is formed between service providers and service users.
PELATIHAN PEMBUATAN ECO-ENZYME SEBAGAI USAHA PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK PADA LEVEL RUMAH TANGGA KEPADA MASYARAKAT KELURAHAN SUNTER AGUNG Hendra Wijayanto; Angella Rosha Pangestu; Sisman Prasetyo; Iqbal Aidar Idrus DM; Yuliana Yuliana
BERDIKARI Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v6i1.6822

Abstract

Eco enzyme adalah salah satu teknologi pengolahan sampah organik yang potensial di masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme bagi masyarakat khususnya warga masyarakat di Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi teknologi dan pemanfaatan eco enzyme melalui ceramah dan diskusi interaktif, dilanjutkan dengan demonstrasi cara pembuatan eco enzyme oleh praktisi dan aplikasi teknologi oleh peserta. Evaluasi dilakukan terhadap proses yang meliputi kehadiran, semangat/antusiasme, dan respon/tanggapan peserta terhadap kegiatan pelatihan, serta terhadap produk eco enzyme yang dihasilkan oleh peserta. Hasil pengabdian menunjukkan kegiatan pelatihan telah mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi eco enzyme. Hasil evaluasi menunjukkan respon, semangat, penerimaan, kehadiran dan partisipasi masyarakat khususnya para remaja karang taruna dalam kegiatan pelatihan sangat baik. Produk eco enzyme yang dihasilkan oleh peserta telah memenuhi beberapa indikator, yaitu warna kecoklatan, bau khas buah dengan sedikit aroma alkohol, pH asam (3-4), dan tidak ditumbuhi jamur atau belatung. 
POLITIK EKOLOGI : KEBIJAKAN PENANGANAN BANJIR ROB DI PEKALONGAN Herlina Muzanah Zain; iqbal Aidar Idrus; Angella Rosha Pangestu; Madi Ramadhan
The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA) Vol 9, No 1 (2023): THE INDONESIAN JOURNAL OF PUBLIC ADMINISTRATION (IJPA) | JANUARI- JUNI 2023
Publisher : Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Science, Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/ijpa.v9i1.6840

Abstract

This study is about the strategy for dealing with tidal flooding in the Pekalongan coastal area through various good policies contained in regulations and forms of cooperation with various stakeholders. Tidal floods, which are still occurring today, have become the driving force for the birth of new policies. This study aims to find out the main causes of the failure of policy implementation in handling tidal floods. Qualitative approach Research using the method of collecting data from literature review, review of government documents and other relevant articles as a research design. The results of this study indicate that the policy for handling tidal floods is influenced by the factor of weak law enforcement in disposing of batik waste which pollutes the environment which is considered to exacerbate tidal floods, not yet synchronizing with other supporting policies. The regional government has not been synchronized with other supporting policies in order to accelerate the handling of tidal floods, such as the municipal government carrying out large-scale developments in the midst of their efforts to deal with tidal floods. Increasing mutual understanding between the government and the community to protect the environment together because tidal floods are also caused by climate change factors which are nothing but human activities.
Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Terhadap Generasi Pemuda di Sungai Bambu: Studi Kasus di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jakarta Utara Idrus, Iqbal Aidar; Lukito, Muhammad Dipo
Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024 - Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ahsana.v2i1.333

Abstract

Tujuan artikel ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya Kesbangpol Jakarta Utara dalam sosialisasi pembinaan Ideologi dan wawasan kebangsaan serta penerapan Good Governance dalam pelaksanaannya. Metode dalam penelitian menggunakan metode sosialisasi berupa wawancara dan penelusuran dokumen. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa dalam melakukan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan cenderung baik dan sudah menerapkan Good Governance. Dari program kerja yang dilaksanakan Kesabangpol, sudah menerapkan indikator kesuksesan Good Governance, yaitu partisipasi masyarakat, trasnparansi, efektif dan efisien, akuntabilitas dan visi yang strategis. Namun masih ada beberapa kekurangan dalam hal transparansi, yakni kurangnya sosialisasi mengenai anggaran kegiatan dan laporan pertanggung jawaban dan dikarenakan adanya pandemi covid-19, sosialisasi mengenai program bela negara dan seminar kebangsaan terpaksa harus di laksanakan secara daring.
Analysis of the Impact of Patriarchal Culture on the Role of Women in Politics and Governance Idrus, Iqbal Aidar; Anurlia, Siti; Fadiyah, Dina
Jurnal Studi Ilmu Pemerintahan Vol. 4 No. 1 (2023): JSIP: Jurnal Studi Ilmu Pemerintahan
Publisher : Department of Government Studies, Universitas Muhammadiyah Buton.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/jsip.v4i1.2965

Abstract

Women's representation in politics was echoed since July 7, 1954, by the United Nations Convention on Women's Political Rights. In Indonesia, the birth of Law No. 68 of 1958 established the State Ministry for Women's Affairs in 1978 and ratified the Convention on Women's Political Rights to function to improve women's finances, health, and welfare education. However, it was only in 2003 that the government included a minimum of 30% representation of women in the registration of legislative candidates in Law no. 12 of 2003. Various supports, government regulations, and intense campaigns by feminist activists have not directly had an impact on the existence of women in politics and other fields. The birth of Patriarchal Culture in ordinary society towards both men and women has an impact on the social and political aspects of society and contributes to the achievement of gender equality. This is the background for the author to analyze the impact of patriarchal culture on the role of women in politics. This article uses a literature review approach by collecting several reading sources, both scientific journals and books, and laws. Based on the results of the analysis, there are several impacts from the development of patriarchal culture in society, namely: (1) Marginalization, (2) Subordination, (3) Stereotypes, and (4) Violence. Women who are required to take care of the house, children, and family influence the parenting style of girls. Thus, affecting the representation of women in national political contestation in parliament.
Public Service Innovation on Stunting Overcoming in North Luwu Regency Idrus, Iqbal Aidar; Syah, Syahiruddin
Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmpp.v8i3.54723

Abstract

The dispute of stunting tends to be a severe public health problem in Indonesia, including in North Luwu Regency. Stunting has a long-term impact on children's physical growth, cognitive development, and health. Furthermore, it has the potential to cause lasting health and social problems. Therefore, this research proposes to explore and evaluate public service innovations that have helped overcome stunting in North Luwu Regency. This research implies a qualitative method with a documentation approach and data analysis using Nvivo 12 Plus software, as well as validation through data triangulation from various sources to ensure the accuracy and trustworthiness of the findings. The findings of this study show that North Luwu Regency, through the "Kejar Stunting" Program, has significantly reduced stunting rates through stakeholder commitment, cross-sector collaboration, and a focus on prevention. With solid support from various related parties, this program reduces the prevalence of stunting and has a real positive impact on the welfare of children and families in the region. The "Kejar Stunting" program has been proven to significantly reduce stunting rates in North Luwu Regency through a comprehensive and collaborative approach. This emphasizes the importance of public service innovation in dealing with serious public health problems.
Peran Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Wisata Sawah Desa Gunung Mulia Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara Idrus, Iqbal Aidar; Hakim, Mohammad Lukman
PARAPOLITIKA: Journal of Politics and Democracy Studies Vol. 5 No. 1 (2024): PARAPOLITIKA: Journal of Politics and Democracy Studies
Publisher : Prodi Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jpds.v5i1.6342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam pengembangan wisata sawah Desa Gunung Mulia yang memiliki keindahan alam yang asri, faktor-faktor yang mempengaruhi peran pemerintah desa dalam pengembangan wisata sawah Desa Gunung Mulia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memanfaatkan jenis penelitian deskriptif. Tehnik pengumpulan data menggunakan cara observasi (pengamatan), dokumentasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan teori strategi pengembangan dari Cooper dalam Sunaryo (2013: 159) terdiri dari atraksi, aksesibilitas, fasilitas, kelembagaan. Dari penelitian ini diperoleh hasil peran pemerintah desa dalam pengembangan wisata sawah Desa Gunung Mulia yaitu melakukan strategi pembangunan melalui ,atraksi pemerintah desa terus melakukan inovasi untuk meningkatkan daya tarik wisatawan, aksesibilitas pemerintah desa mengusulkan pembangunan jalan ke pemerintah kabupaten, amenitas pemerintah desa mensosialisasikan kepada POKDARWIS untuk membangun home stay, dan dalam kelebagaan pemerintah sebagai fasilitator. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi peran pemerintah desa dalam pengembangan wisata sawah Desa Gunung Mulia ialah sumber daya manusia dan media promosi