Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Terhadap Generasi Pemuda di Sungai Bambu: Studi Kasus di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jakarta Utara Idrus, Iqbal Aidar; Lukito, Muhammad Dipo
Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024 - Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ahsana.v2i1.333

Abstract

Tujuan artikel ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya Kesbangpol Jakarta Utara dalam sosialisasi pembinaan Ideologi dan wawasan kebangsaan serta penerapan Good Governance dalam pelaksanaannya. Metode dalam penelitian menggunakan metode sosialisasi berupa wawancara dan penelusuran dokumen. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa dalam melakukan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan cenderung baik dan sudah menerapkan Good Governance. Dari program kerja yang dilaksanakan Kesabangpol, sudah menerapkan indikator kesuksesan Good Governance, yaitu partisipasi masyarakat, trasnparansi, efektif dan efisien, akuntabilitas dan visi yang strategis. Namun masih ada beberapa kekurangan dalam hal transparansi, yakni kurangnya sosialisasi mengenai anggaran kegiatan dan laporan pertanggung jawaban dan dikarenakan adanya pandemi covid-19, sosialisasi mengenai program bela negara dan seminar kebangsaan terpaksa harus di laksanakan secara daring.
KAPASITAS BIROKRASI DALAM MENGUNAKAN APLIKASI BERBASIS DIGITALISASI DALAM MENINGKATKAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PEMERINTAHAN DAERAH Rohmadi, Denizar Putra Handa; Idrus, Iqbal Aidar
Publicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan Sosial Vol 5 No 1 (2023): : Jurnal Publicio
Publisher : Universitas Panca Marga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51747/publicio.v5i1.1207

Abstract

Pelayanan berbasis digitalisasi sangat membantu pelaksanaan kinerja birokrasi dan meningkatkan SDM dalam memahami pengelolaan digitaisasi di pemerintahan. Sejalan dengan itu , otoritas pemerintah harus dapat memperluas dominasi informasi teknologi dan SDM yang berimajinatif serta mengharapkan berbagai masalah formal dan kasual dengan menggunakan inovasi cerdas yang umumnya digunakan di ruang publik, untuk memperkuat efisiensi kerja. Untuk memahami birokrasi yang cepat dan sigap dalam menawarkan jenis bantuan publik, diperlukan perubahan mendasar. Selain itu, keselarasan perubahan peraturan harus dipertahankan untuk bekerja pada sifat administrasi publik dan memberikan kepercayaan publik pada otoritas pemerintah, sehingga bagian dari bantuan publik terkait SDM dengan perubahan peraturan. inovasi, serta peningkatan administrasi dan otoritas. Proses administrasi elektif yang layak, mengenai ilmu birokrasi teknologi efektif dan lugas adalah kerangka pemerintahan elektronik dengan perspektif granular. Merencanakan perbaikan dengan menitik beratkan pada pelatihan dan persiapan, perubahan dan kemajuan, serta mengisi lowongan yang membutuhkan tenaga ahli berpengalaman dengan menggunakan inovasi merupakan suatu siklus yang merupakan bagian penting dari perencanaan SDM dan sikap mental yang tidak tertandingi dalam perangkat SDM pemerintahan daerah itu sendiri.
Inovasi Sistem Manajemen Administrasi Kependudukan Warga Berbasis Infomasi Elektronik Pada Aplikasi Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta Idrus, Iqbal Aidar; Zakiyah, Ummi
Journal of Political Issues Vol 3 No 2 (2022): Journal of Political Issues
Publisher : Jurusan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpi.v3i2.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi Sistem Manajemen Administrasi Kependudukan Berbasis Informasi Elektronik (Si Mas Gesit) untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi tentang persyaratan yang diperlukan terkait dengan pengelolaan administrasi kependudukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyampaian informasi pelayanan publik dalam inovasi pemerintah daerah dalam bentuk aplikasi web dan menganalisis bagaimana mengoptimalkan penggunaan sistem manajemen administrasi berbasis warga informasi elektronik (Si Mas Gesit). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Si Mas Gesit berisi enam layanan yang dapat diberikan oleh masyarakat. Diantaranya pengurusan kartu tanda penduduk, kartu tanda pengenal anak (KIA), kartu keluarga (KK), perjalanan dalam DKI, perjalanan luar DKI, dan perjalanan dalam DKI. Aplikasi ini memiliki fitur manajemen surat menyurat, informasi catatan layanan harian di loket layanan desa dikelola secara digital dan disimpan menggunakan sistem keamanan barcode. Penggunaan aplikasi Si Mas Gesit melalui sistem monitoring menunjukkan efisiensi penggunaan yang baik. Selain itu, perlu dilakukan optimalisasi penggunaan aplikasi oleh masyarakat umum. Pengenalan dan sosialisasi aplikasi Si Mas Gesit diperlukan dan dikembangkan untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh izin tinggal digital.
STRATEGI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI INDONESIA Idrus, Iqbal Aidar; Astuty, Henny Sri; Kurnia, Heri; Jon, Efriana; Rukhmana, Trisna; Ikhlas, Al
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28563

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keragaman suku, budaya, agama, dan ras. Keberagaman ini menjadi kekuatan sekaligus tantangan dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan damai. Pendidikan multikultural memegang peranan penting dalam mengajarkan penghargaan terhadap perbedaan dan menanamkan nilai-nilai toleransi serta saling menghormati satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pengembangan pendidikan multikultural di Indonesia. Melalui studi literatur dan analisis mendalam, ditemukan empat strategi utama yang dapat diterapkan, yaitu merevisi kurikulum dengan memasukkan muatan multikultural, meningkatkan kompetensi guru dalam memahami dan mengajarkan nilai-nilai multikultural, menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif dan menghargai perbedaan, serta melibatkan masyarakat dan keluarga dalam penerapan pendidikan multikultural. Meskipun terdapat tantangan seperti adanya prasangka dan diskriminasi dalam masyarakat serta kurangnya pemahaman tentang pentingnya pendidikan multikultural, strategi yang tepat dan dukungan dari semua pihak dapat membantu mengembangkan pendidikan multikultural di Indonesia dan menjadikannya pondasi bagi terciptanya masyarakat yang saling menghargai dan hidup rukun dalam keragaman.
ANALISIS PELAKSANAAN PERMENDESA NOMOR 10 TAHUN 2025 UNTUK MENDORONG KEMANDIRIAN EKONOMI MELALUI KOPERASI DESA MERAH PUTIH DI NAGARI KOTO NAN TIGO IV KOTO HILIE KABUPATEN PESISIR SELATAN citra, fitmawati; Idrus, Iqbal Aidar
DEMOKRASI Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/dmkr.v6i1.4282

Abstract

Penguatan ekonomi desa menjadi salah satu fokus pembangunan nasional, termasuk melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Permendesa Nomor 10 Tahun 2025 diterbitkan untuk memberi pedoman yang lebih jelas mengenai mekanisme persetujuan Kepala Desa dalam pembiayaan KDMP. Penelitian ini bertujuan menelaah bagaimana kebijakan tersebut diterapkan di Nagari Koto Nan Tigo IV Koto Hilie serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, data digali melalui wawancara, observasi dan kajian dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan berjalan, namun belum sepenuhnya optimal. Kapasitas sumber daya manusia, pemahaman terhadap prosedur, serta konsistensi transparansi menjadi faktor yang sangat menentukan. Tantangan seperti administrasi yang belum rapi dan rendahnya kapasitas pengelolaan koperasi juga menghambat efektivitas kebijakan. Penelitian ini menyarankan perlunya penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas pengurus KDMP, serta pengawasan yang lebih sistematis agar kebijakan dapat berdampak nyata pada kemandirian ekonomi desa.
Evaluasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation: Studi Kasus Di Dinas Sosial Kabupaten Luwu Utara Tahun 2026 Arif Taufiek; Iqbal Aidar Idrus; Andi Darmadi
Parapolitika: Journal of Politics and Democracy Studies Vol. 7 No. 2 (2026): PARAPOLITIKA: Journal of Politics and Democracy Studies
Publisher : Program Studi Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jpds.v7i2.15336

Abstract

  This paper will examine the evaluation of the implementation of the Next Generation Social Welfare Information System (SIKS-NG). This system aims to create an integrated database that is accurate, targeted, and accessible in real time by all stakeholders from the central to the local levels. As an innovation, SIKS-NG is not without its challenges. As seen in the implementation of SIKS-NG in North Luwu Regency, several issues have arisen, such as low operator competence at the village level, frequent network errors, and training sessions for operators that are rarely conducted. This paper employs the Context, Input, Process, Product (CIPP) program evaluation framework developed by Daniel Stufflebeam. The methodology employed is a qualitative approach using an evaluation research design, adopting a single-case study design. Primary data were collected through direct observation and interviews, with data analysis involving data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. The results of this study indicate that the context evaluation was conducted well, while the evaluation of operator quality at the village level still requires more attention. Regarding the process evaluation, adequate training for operators needs to be improved, whereas the product evaluation yielded positive results in this study.