Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Dampak Jumlah Plasticizer dalam Nilai Kekerasan Plastik PVC Manurung, Meilani Mandhalena; Leksonowati, Nur Fitria Pujo; Pamungkas, Nurman; Stefani, Windy; Batubara, Ninda Hardina; Purba, Adi Syahputra
JURNAL INTEGRASI Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Integrasi - Oktober 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v16i2.8495

Abstract

This paper provides a detailed investigation into the effects of Trioctyl Trimellitate (TOTM) plasticizer levels on the hardness of Polyvinyl Chloride (PVC) materials. The study reveals an inverse correlation between the level of TOTM plasticizer and the hardness of PVC, with an increase in TOTM levels leading to a decrease in hardness. This trend is consistent across various PVC samples, despite minor variations. The role of plasticizers in determining the physical and mechanical properties of PVC is further explored, emphasizing their function in reducing PVC's crystallinity, thereby producing a clearer and more flexible material. This research contributes to the understanding of how plasticizers can be used to tailor the properties of PVC, leading to the development of two distinct types of PVC: Flexible PVC, which contains a plasticizer, and Rigid PVC, which does not. The findings underscore the importance of plasticizers in material design and engineering, offering valuable insights for future applications.
Studi Pengaruh Nilai Availability Mesin Stamping Terhadap Jumlah Hasil Produksi Purba, Adi Syahputra; Leksonowati, Nur Fitria Pujo; Pamungkas, Nurman; Yuniarsih, Nidia; Batubara, Ninda Hardina; Prasetyo, Dimas
JURNAL INTEGRASI Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Integrasi - Oktober 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v16i2.8536

Abstract

This study aims to analyze the effect of machine availability on production output at PT XYZ. Data collection was conducted from January to March 2024, focusing on machine downtime, total operational hours, and weekly production output. The method used involves the calculation of Mean Time Between Failure (MTBF), Mean Time To Repair (MTTR), and availability, followed by a correlation analysis between availability and production output. The results show a strong correlation between availability and output, with a correlation value of 0.852. In Week 6 and Week 11, machine downtime caused availability to drop to 98.41% and 97.96%, respectively, which directly impacted production output. Based on these findings, it is recommended that PT XYZ improve preventive maintenance and minimize downtime to maintain optimal machine availability and maximize production output
Studi Kasus Kualitas Pengelasan Pada Material A694 F65 Overlay Inconel 625 Claded Menggunakan Metode Kombinasi Gtaw & Smaw Sugondo, Ebeng; Purba, Adi Syahputra; Kms M Avrieldi; Ismiyatun Nurjannah
Jurnal Teknologi Dan Riset Terapan (JATRA) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Riset Terapan (JATRA) - December 2025
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jatra.v7i2.10531

Abstract

Welding is a method of connecting metal that involves melting a portion of the parent and filler metals until they are liquid enough to fuse. Nowadays, welding is becoming more and more common, particularly in the oil and gas sector. Combining GTAW with SMAW techniques is one of them. Because it can create robust and corrosion-resistant joints, the oil and gas industry frequently uses the combination of GTAW and SMAW welding techniques. The welding procedure on ASTM A694/F65 material covered with Inconel 625 will be covered in this study. While Inconel 625 is resistant to corrosion and stress cracking, A694/F65 steel will offer toughness for applications with low temperature field circumstances. The benefits of the various welding techniques are strategically integrated by this combination of welding procedures. While SMAW delivers great mechanical strength and filling efficiency for the fill to cap weld portions, GTAW will offer superior penetration and surface cleanliness on the root weld. The results of the tests, which included visual inspection, Magnetic Particle Inspection (MPI), and Ultrasonic Testing (UT), demonstrated that no evidence of serious flaws exceeding the acceptance criteria of the cited standards AWS D1.1:2025 for MPI and ASME Section VIII Div. 1 Appendix 12 for UT was discovered. It is anticipated that the study will serve as a guide for the welding procedure on gas and oil pipes.
Perancangan Desain dan Simulasi Alat Screening Tray Carrier pada proses Cleaning and Inspection Manurung, Agnes Br; Purba, Adi Syahputra; Andaresta, Windy; Setyanang, Lovan; Ningsih, Tiwi Gustria
Jurnal INOVATOR Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal INOVATOR-On Progress
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/exrh3m85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mensimulasikan alat Screening Tray Carrier yang digunakan untuk mendukung proses Cleaning and Inspection pada IC Tray. Penelitian ini dilakukan di PT. XYZ, sebuah perusahaan multinasional yang bergerak dalam bidang semikonduktor, khususnya dalam proses perakitan dan pengujian Integrated Circuit (IC). permasalahan yang diangkat adalah tidak standarnya penanganan IC Tray yang berpotensi menyebabkan kerusakan fisik dan tidak sesuai dengan prinsip Greenline yang diterapkan oleh perusahaan. Perancangan alat dilakukan menggunakan perangkat lunak Solidwork, kemudian dilakukan simulasi visualisasi melalui Motion Study dan analisis kekuatan struktur menggunakan pendekatan Finite Element Analysis (FEA). Motion Study digunakan untuk menggambarkan bagaimana alat bekerja dalam kondisi operasional, sedangkan FEA digunakan untuk mengetahui tegangan, perpindahan, regangan, dan faktor keamanan struktur saat menahan beban 1 lot IC Tray (3,2kg). Hasil simulasi menunjukkan bahwa alat memiliki distribusi tegangan maksimum sebesar 7,014 MPa dan perpindahan maksimum 0,699 mm, regangan maksimum 0.01, dengan Factor of Safety nya sebesar 20. Simulasi Motion Study menunjukkan bahwa alat berfungsi secara fungsional sesuai dengan kebutuhan operasional. Dengan demikian, alat ini dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan efisiensi, keamanan, serta keteraturan proses handling IC Tray sesuai standar Greenline pada PT XYZ.
Implementasi Rotary Biokomposter dalam Pengolahan Limbah Organik Pertanian Kelompok Tani Harapan Sukses Kec. Sekupang Nur Fitria Leksonowati; Nurman Pamungkas; Meilani Manurung; Hendra Butar-Butar; Ninda Batubara; Adi Syahputra Purba; Windy Stefani; Ita Wijayanti; Kholilur Rahman; Efraim Tambunan
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i2.25498

Abstract

Limbah organik pertanian yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan penumpukan residu, gangguan sanitasi lingkungan, serta berkurangnya potensi pemanfaatan bahan organik sebagai pembenah tanah. Permasalahan ini juga dihadapi oleh Kelompok Tani Harapan Sukses di Kecamatan Sekupang, Kota Batam, terutama karena kegiatan pertanian menghasilkan sisa tanaman hortikultura yang belum diolah secara optimal. Selain itu, kondisi tanah ultisol yang cenderung masam dan rendah unsur hara membutuhkan dukungan bahan organik secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi rotary biokomposter sebagai alat bantu pengolahan limbah organik pertanian menjadi kompos. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berbasis Project Based Learning (PBL), yang meliputi observasi lapangan, identifikasi kebutuhan mitra, desain dan fabrikasi alat, pelatihan pengoperasian, simulasi penggunaan, serta penyerahan alat kepada mitra. Rotary biokomposter dirancang dengan komponen utama berupa drum berputar, blade pengaduk, rangka penopang, lubang aerasi, sistem pengunci, dan mekanisme putar untuk mendukung pencampuran bahan organik secara lebih merata. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat berhasil difabrikasi, diuji secara fungsional, dan diserahkan kepada Kelompok Tani Harapan Sukses. Mitra juga memperoleh pelatihan mengenai pengisian bahan organik, proses pengadukan, aerasi, serta perawatan alat. Implementasi ini memberikan alternatif teknologi sederhana bagi petani untuk mengolah limbah organik secara mandiri dan mendukung pemanfaatan kompos sebagai bahan pembenah tanah. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan lanjutan, evaluasi kualitas kompos, serta pengujian penerapan kompos pada lahan pertanian mitra.  
Program Mentoring SolidWorks dan Pemesinan: Memahami Sifat Mekanis Beberapa Material melalui Desain dan Produksi Komponen untuk Siswa SMK Meilani Mandhalena Manurung; Nur Fitria Pujo Leksonowati; Adi Syahputra Purba; Hanifah Widiastuti; Windy Stefani; Mutiarani; Ita Wijayanti; Nurman Pamungkas; Ninda Hardina Batubara; Yogantara; Abulija Maskarai
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i2.26723

Abstract

Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa SMK jurusan Teknik Mesin tentang sifat mekanis material melalui mentoring intensif berbasis SOLIDWORKS dan pemesinan. Urgensi program muncul dari pengalaman mengajar mahasiswa teknik mesin di tahun awal perkuliahan, di mana banyak mahasiswa, terutama lulusan SMK, kesulitan memahami konsep sifat mekanis material (kekerasan, kekuatan, keuletan) melalui uji kekerasan, uji tarik, bending, dan pengujian lainnya. Hal ini menghambat kesiapan akademik dan profesional mereka. Program ini diharapkan menanamkan konsep tersebut sejak dini untuk mempersiapkan siswa menghadapi perkuliahan dan dunia kerja. Program dilaksanakan selama satu hari, melibatkan siswa SMK, fokus pada desain komponen menggunakan SolidWorks dan pemesinan pembubutan serta uji kekerasan. Tujuan program ini meliputi peningkatan pemahaman sifat mekanis material; pelatihan keterampilan desain menggunakan SOLIDWORKS; serta memberikan pengalaman pemesinan menggunakan mesin konvensional.
Intergranular Corrosion Rate Analysis of UNS N06625 Overlay Material Based on ASTM G28-2024 Testing Adi Syahputra Purba; Mutia Amalia; Rona Cuana; Nur Fitria Pujo Leksonowati; Abdul Aziz Al Hakim Panjaitan
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING MANUFACTURES MATERIALS AND ENERGY Vol. 10 No. 1 (2026): June 2026 Edition
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jmemme.v10i1.17259

Abstract

Intergranular corrosion is one of the degradation mechanisms that can reduce the reliability of nickel-based alloy materials in corrosive environments. UNS N06625 is well known for its excellent corrosion resistance due to the presence of alloying elements such as chromium, nickel, and molybdenum, which promote the formation of a stable passive layer. This study aims to determine the intergranular corrosion rate of UNS N06625 overlay material based on the ASTM G28-2024 Method A testing standard. Corrosion testing was conducted by immersing specimens in a corrosive solution at boiling temperature for 120 hours, and the corrosion rate was calculated using the mass loss method. The results indicate an intergranular corrosion rate of 0.454 mm/year, demonstrating excellent corrosion resistance. The low corrosion rate is associated with the stability of the microstructure and the effectiveness of the passive oxide layer in inhibiting corrosion processes. Therefore, UNS N06625 overlay material is considered suitable for applications in highly corrosive environments.
Characterization of Mechanical Properties and Melt Flow Behavior of rPET from Waste Bank Sources Using Twin-Screw Extrusion Meilani Manurung; Adhe Aryswan; Adi Syahputra Purba; Benny Hadli Irawana; Kholilur Rahman
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.423

Abstract

Polyethylene terephthalate (PET) is one of the most widely used thermoplastic polymers in packaging applications, contributing significantly to global plastic waste generation. Mechanical recycling of post-consumer PET (rPET) offers a practical solution to reduce environmental impact; however, the variability of feedstock obtained from decentralized waste collection systems, such as waste banks, poses challenges in ensuring consistent material performance. This study aims to characterize the mechanical properties and melt flow behavior of post-consumer rPET derived from waste bank sources and processed using twin-screw extrusion. PET bottle waste was collected, cleaned, and processed into pellets under controlled extrusion conditions. The resulting material was evaluated through melt flow index (MFI) tested at 270°C with an applied load of 2.16 kg in accordance with ASTM D1238, alongside tensile strength, hardness, and elongation at break tests. The results show that the recycled PET exhibits an average MFI of 60.8 g/10 min, tensile strength of 64.1 MPa, hardness of 84.9 Shore D, and elongation at break of 10.9%. The tensile strength falls within the range previously reported for mechanically recycled PET (48.3–72.4 MPa), while the low elongation at break reflects reduced ductility consistent with thermo-mechanical degradation. This study provides preliminary baseline data on the properties of rPET sourced from waste bank systems, offering foundational insights into its potential suitability for rigid secondary manufacturing applications where structural stability is prioritized over flexibility, pending broader validation with larger sample sizes and direct comparative testing against commercially recycled PET.
Co-Authors Abdul Aziz Al Hakim Panjaitan Abulija Maskarai Adhe Aryswan Adhitomo Wirawan Aditya Dwi Putra Fajar Ahmad Farhan, Ahmad Ahmad Hamim Thohari Amalia, Mutia Andaresta, Windy Annisa Fyona Ari Wibowo Baehaqi Batubara, Ninda Hardina Benny Hadli Irawana Butar, Hendra Butar Cahyo Budi Nugroho Cuana, Rona Danang Cahyagi Dimas Prasetyo Dupan, Pandi Dzulfikar, Mohamad Alif Efraim Tambunan Erna Juwita Fajrin, Aulia Good Rindo Hanifah Widiastuti Hendra Butar-Butar Hermawan, Muhammad Ghandy Razzaki Irdia Raihan, Haura Ismiyatun Nurjannah Ita Wijayanti Juliarni Kholilur Rahman Khollilurrahman, Kholillurrahman Kms M Avrieldi Lalu Giat Juangsa Putra Leo Van Gunawan Louisa Riaunal Sitompul, Dharma Manalu, Ari Angga Manurung, Agnes Br. Manurung, Meilani Mandalena Marbun, Abri Andry Saresa Mega Fatimah Rosana Mega Gemala Meilani Mandhalena Manurung Meilani Manurung Mohamad Alif Dzulfiqar Mufariz, Mufti Fathonah Mufti Fathonah Muvariz Muhammad Zaenuddin Mutia Amalia Mutiarani Mutiarani Mutiarani MUTIARANI MUTIARANI Muvariz, Mufti Fathona Natanael Tampubolon, Franssius Naufal Abdurrahman Prasetyo Nidia Yuniarsih Ninda Batubara Ninda Hardina Batubara Ningsih, Tiwi Gustria Nugroho Pratomo Ariyanto Nur Fitria Leksonowati Nur Fitria Pujo Leksonowati Nurman Pamungkas Nurul Fadilah, Nurul Nurul Laili Arifin Nurul Ulfah Putra, Gelby Anggara Rafly, Stevian Rahman Hakim Ramadhan, M. Noviriandi Rangga Saputra Ritonga, Fatima Sari Rohmat, Abdul Rona Cuana Roza Puspita Sapto Wiratno Satoto Setyanang, Lovan Simanjuntak, Jefri Kemri Rodi Samuel Sugondo, Ebeng Windy Stefani Yogantara Yusri Aksyaputra, Muhammad