This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering Majalah Forum Teknik UGM INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) Jurnal Buana Informatika TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Jurnal Informatika Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik PROSIDING CSGTEIS 2013 JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Jurnal technoscientia Prosiding SNATIF Prosiding SNATIKA Vol 01 (2011) Telematika : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Rekayasa Sipil Prosiding Semnastek International Journal of Advances in Intelligent Informatics Scientific Journal of Informatics ODONTO Dental Journal Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Indonesian Journal on Computing (Indo-JC) IJoICT (International Journal on Information and Communication Technology) Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Dental Journal (Majalah Kedokteran Gigi) Communications in Science and Technology Jiko (Jurnal Informatika dan komputer) Jurnal Informatika Jurnal Masyarakat dan Budaya IJIES (International Journal of Innovation in Enterprise System) JISKa (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga) Refleksi Pembelajaran Inovatif IJITEE (International Journal of Information Technology and Electrical Engineering) JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Odonto dental journal Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemampatan Intraframe pada Citra Sekuensial Menggunakan Gelombang Singkat Biorthogonal Albertus Joko Santoso; Lukito Edi Nugroho; Gede Bayu Suparta; Risanuri Hidayat
Jurnal Buana Informatika Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v3i1.315

Abstract

Abstract. In the sequential image compression process there are two compression processes known as intraframe and interframe compressions. This paper focuses on intraframe compression on an image sequence by using the 14 Biorthogonal wavelet. Intraframe compression utilizes spatial redundancy within a frame. This happens because there is a correlation between a pixel with its neighboring pixels. This research uses different changes between frames in sequential images by moving the camera, and shifting objects in the middle. Then each sequential image is tested by using the 14 Biorthogonal wavelet toward its PSNR and compression ratio (%). The results of  the research can be concluded that the Biorthogonal 2.4 has the highest PSNR. As for the compression ratio, they show that the Biorthogonal 3.1 produces the highest compression ratio (%).Keywords: Sequential image, intraframe compression, compression ratio, PSNR, wavelet Abstrak. Pada citra sekuensial dikenal dua proses pemampatan yaitu pemampatan intraframe dan pemampatan interframe. Pada makalah ini lebih difokuskan pada pemampatan intraframe dari suatu citra sekuensial yang menggunakan 14 wavelet Biorthogonal. Pemampatan intraframe memanfaatkan redundansi spasial yang terdapat dalam suatu bingkai. Hal ini disebabkan karena adanya korelasi antara sebuah piksel dengan piksel di sekitarnya. Penelitian ini menggunakan perubahan antar bingkai pada citra sekuensial, yaitu kamera yang bergerak dan obyek di tengah bergerak. Kemudian setiap citra sekuensial diuji dengan 14 wavelet biorthogonal terhadap PSNR dan prosentase rasio kompresinya. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik beberapa kesimpulan, yaitu pada pemampatan intraframe wavelet Biorthogonal 2.4 menghasilkan PSNR tertinggi. Sedangkan untuk porsentase rasio kompresi terlihat bahwa Biorthogonal 3.1 menghasilkan rasio kompresi tertinggi.Kata Kunci: citra sekuensial, pemampatan intraframe, prosentase rasio kompresi, PSNR, gelombang singkat
Pemodelan Lingkungan Virtual untuk Interaksi Avatar Berbasis Context Pada Proyek Digital Life at Campus (DiL@C) Haruno Sajati; Lukito Edi Nugroho; Ridi Ferdiana
Jurnal Buana Informatika Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v3i2.321

Abstract

Abstract. Campus activities that use information technology increasing rapidly, these activities e.g. studying activity, access to information and so on. The increased activities forces instance has an "assistants" who can help the real user to complete their works and responsibilities. Virtual world allows the user to be in a different context so that it can follow a different activity at one time. Avatar requires a virtual Environment for the activity. This research build a model in virtual world (VES) that would bring together between avatars, virtual objects and context to work in a scenario in Digital Life at Campus (Dil@C). Design written in this paper to formulate a model of Context based communication, system architecture and implementation that can be applied in the virtual world.Keywords: DiL@C, avatar, context, Virtual Environment System (VES). Abstrak. Aktifitas kampus yang memanfaatkan teknologi informasi semakin banyak, Aktifitas ini contohnya perkuliahan, akses informasi dan lain-lain. Peningkatan aktifitas ini memaksa instance di dalam kampus memiliki ”asisten” yang dapat membantu real user untuk menyelesaikan pekerjaan dan tanggung jawabnya. Dunia virtual memungkinkan user dapat berada pada konteks yang berbeda sehingga dapat mengikuti aktifitas yang berbeda pada satu waktu. Pengembangan model avatar yang merepresentasikan user dalam dunia maya membutuhkan lingkungan virtual untuk beraktifitas. Penelitian ini memodelkan sebuah dunia virtual (VES) yang dapat mempertemukan antara avatar, obyek-obyek virtual dan konteks untuk bekerja dalam sebuah skenario dalam Digital Life at Campus (DiL@C). Perancangan yang ditulis dalam paper ini merumuskan model komunikasi berbasis konteks, arsitektur sistem dan implementasi yang bisa diterapkan dalam dunia virtual.Kata Kunci: DiL@C, avatar, konteks, Virtual Environment System (VES).
DESAIN MODEL SPESIFIKASI AKSES PENGGUNA DI LINGKUNGAN JARINGAN BERKECEPATAN RENDAH Ratna Wardani; F. Soesianto; Lukito Edi Nugroho; Ahmad Ashari
Jurnal Informatika Vol 4, No 1: January 2010
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jifo.v4i1.a5270

Abstract

The Internet has the potential to provide universal and easy access to the various types of information services on a single multi-service, but unreliable quality connection can sometime prevent access to the Internet altogether. There are many efforts have been started to resolve the Internet access problem. The main idea behind them is to provide a set of objective parameters that can be used to compare and negotiate in a network. Relatively little emphasis has been put on issues concerning end users, especially on the relationship of user perception and Quality of Service parameters. In order to implement Quality of Service schemes successfully, users must be taken into account to establish users' subjective perceptions of Quality of Service.This paper is concerned to the study of mechanism of providing Quality of Service specification for Internet access in low-quality connection. We propose the conceptual model for the specification of user access and allow the users to specify their subjective preferences through the Quality of Service parameters. This model provides the alternative option for user access if resource availability in the system is limited. The user is given opportunity to define their access and determine the parameter for each application which they are chosen. The system will check the resource availability and then compare to the user preferences. In the case resource availability is lower than user preferences, the system can exchange to another option as determined by user requirements. Keywords: low-quality connection; users’ subjective perception; QoS parameter; QoS specification; resource availability; 
IMPLEMENTASI CASE BASED REASONING UNTUK MENENTUKAN TUJUAN WISATA Billy Kadmiel; Lukito Edi Nugroho; Silmi Fauziati
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.799 KB)

Abstract

Salah satu permasalahan dalam berwisata adalah wisatawan tidak mengetahui daerah wisata yang ingin dikunjungi, biaya akomodasi, serta apa yang akan dicari didaerah wisata. makalah ini menjelaskan tentang implementasi pada DSS dengan metode case based reasoning berbasis aplikasi desktop untuk menentukan daerah wisata. Tujuan dari DSS adalah memberikan rekomendasi daerah wisata sesuai dengan kebutuhan. Metode CBR akan digabungkan dengan pendekatan similarity untuk mencocokan kesamaan dari daerah wisata yang diinginkan oleh wisatawan. Data yang didapatkan dari dinas pariwisata Provinsi Maluku terdapat 313 daerah wisata yang dianalisis menggunakan metode CBR dan teknik Similarity untuk mendapatkan hasil rekomendasi daerah wisata. Kata kunci: Case-Based Reasoning (CBR), Similarity, Wisata dan Decision Support System (DSS)
EVALUASI SISTEM INFORMASI MONITORING SKRIPSI MENGGUNAKAN PRINSIP USABILITY Mochammad Reza Ramadhan; Lukito Edi Nugroho; Selo Sulistyo
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.592 KB)

Abstract

Permasalahan utama bagi mahasiswa dalam pengajuan proposal skripsi adalah ketidakefektifan dan kurang efisiennya proses yang dilalui karena proses itu sendiri masih berjalan secara manual. Mahasiswa harus bertemu langsung dengan dosen-dosen pembimbing untuk mengajukan proposal. Selain itu, permasalahan yang terjadi ketika mahasiswa memulai aktivitas pengerjaan skripsi, terdapat ketidakteraturan jadwal oleh mahasiswa dalam melaporkan progres skripsi. Ketidakteraturan ini membuat dosen kesulitan dalam melakukan monitoring terhadap perkembangan skripsi mahasiswa. Oleh karena itu, untuk menjawab permasalahan permasalahan tersebut, maka dirancang Sistem Informasi Monitoring Skripsi. Sistem ini memiliki fungsi untuk melakukan penjadwalan setiap aktivitas dalam skripsi. Fungsi penjadwalan mencakup mekanisme monitoring, baik kepada mahasiswa untuk menyelesaikan aktivitas sesuai jadwal yang telah dibuat, maupun kepada dosen sebagai media informasi untuk mengetahui progres skripsi mahasiswa. Penelitian ini membahas mengenai evaluasi dari sistem yang telah dikembangkan. Evaluasi terhadap sistem dimaksudkan untuk melihat sejauh mana kesesuaian antara sistem informasi yang sudah dikembangkan dengan tujuan dikembangkannya sistem. Mekanisme evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner untuk mendapatkan gambaran tingkat penerimaan dan kemudahan dalam penggunaan sistem untuk mencapai tujuan organisasi. Evaluasi sistem diukur berdasarkan System Usability Scale (SUS). Hasil penelitian ini menggambarkan secara keseluruhan tingkat penerimaan dan kemudahan oleh pengguna terhadap sistem informasi monitoring skripsi. Kata kunci: sistem informasi, monitoring, skripsi, usability
Prototype Layanan Izin Pemanfaatan Ruang Untuk Akomodasi Pariwisata Menggunakan Service Oriented Enterprise Architecture Framework Desak Putu Juniati; Lukito Edi Nugroho; Eko Nugroho
PROSIDING CSGTEIS 2013 CSGTEIS 2013
Publisher : PROSIDING CSGTEIS 2013

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari— Selama ini, orang membicarakan perizinan hanyasebatas pada penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu(PTSP). Disisi lain, masih ada aspek riil yang belum tertanganidengan baikyaitu bagaimana menyajikan informasi agar mampumemenuhi kebutuhan pemohon izin terkait kepastian lahan yangakan digunakan untuk usaha sesuai denganrencana tata ruangsuatu wilayah.Penelitian ini bertujuan untuk membuatprototypelayanan izin pemanfaatan ruang untuk akomodasi pariwisatapada Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu KabupatenKarangasem.Prototype ini terdiri atas dua layanan utama yaitulayanan frontoffice dan back office.Layanan front office padaprototype ini akan menampilkandata spasial dan data atributterkait informasi kepemilikan lahan (pengecekan sertifikat tanah)dan informasi blok peruntukan lahan dengan melakukanintegrasi dengan Kantor Pertanahan dan Bappeda KabupatenKarangasem.Penelitiandilakukan dengan menggunakanpendekatan ServiceOriented Enterprise Architecture Framework(SOEAF) yang mengintegrasikan model Service OrientedArchitecture (SOA) kedalam kerangka EnterpriseArchitecturemenggunakan perluasan kerangka kerja Zachmandengan menambahkan kolom baru bernama kolom layanan yangmeliputi level kontekstual, konseptual, logikal dan fisik.Penelitianini menghasilkan prototype layanan IPR untuk akomodasipariwisata yang memiliki interoperabilitas data sehingga mampumemberikan kepastian lahan kepadapemohon izin.Kata Kunci— Izin Pemanfaatan Ruang, ServiceOriented EnterpriseArchitecture Framework.
Pemodelan Kedudukan Government Chief Information Officer Indonesia Ilham Suci Putra; Lukito Edi Nugroho
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 17, No 1 (2015): JURNAL IPTEKKOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1227.17 KB) | DOI: 10.33164/iptekkom.17.1.2015.1-18

Abstract

Survei Peringkat e-Government Indonesia (PeGI) menunjukan  Indonesia perlu membenahi kelembagaannya, menempatkan GCIO pada kedudukan yang tepat dan kuat menjalankan perannya mengembangkan e-Government, tetapi Indonesia belum mempunyai rancangan kedudukan GCIO baku dalam struktur pemerintahan, akibatnya tiap institusi pemerintah menyusun rancangan sendiri berdasar kondisi eksisting dan kebutuhan masing-masing. Kondisi ini menyebabkan peran strategis koordinasi lintas sektoral GCIO sulit terwujud. Langkah penyelesaiannya adalah menyusun standardisasi kedudukan GCIO dalam Pemerintahan Indonesia sehinga membentuk suatu keragaman optimal mendukung peran strategis dan operasional GCIO Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan Focus Group Discussion untuk memodelkan kelembagaan dan kedudukan GCIO dalam struktur pemerintahan Indonesia. Hasilnya adalah usulan model kedudukan GCIO pada struktur Pemerintahan Indonesia, pada jenjang nasional diusulkan CIO adalah Kementerian Koordinator dengan Kominfo dan Kemenpan Reformasi Birokrasi sebagai lini koordinasinya, sedangkan untuk Pemerintah Pusat diusulkan CIO bekedudukan sebagai wakil menteri pada setiap kementerian, dan pada Pemerintah Daerah CIO diusulkan melekat pada Sekretaris Daerah. Kata kunci: Kedudukan GCIO Indonensia, e-Government, peran GCIO Indonesia.
Manajemen Risiko Teknologi Informasi pada e-Government: Ulasan Literatur Sistematis (Information Technology Risk Management on e-Government: Systematic Literature Review) Alifiani Kurniati; Lukito Edi Nugroho; Muhammad Nur Rizal
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 22, No 2 (2020): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.22.2.2020.207-222

Abstract

Manajemen Risiko digunakan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan oleh pimpinan, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki, serta meminimalisir terjadinya risiko yang dapat merugikan organisasi. Implementasi manajemen risiko pada e-government digunakan untuk meminimalisir risiko serta mengurangi dampak negatif terhadap implementasi e-government. Penelitian ini bermaksud melakukan tinjauan literatur sistematis mengenai implementasi manajemen risiko teknologi informasi yang sesuai standar dalam e-government. Dari hasil analisis konten dan deskriptif terhadap literatur, disimpulkan bahwa implementasi manajemen risiko pada organisasi non-profit (pemerintah) dipengaruhi oleh perencanaan sumber daya teknologi informasi, manajemen, kebijakan dan regulasi serta kinerja organisasi. Proses manajemen risiko pada e-government mengadopsi beberapa standar yang dikeluarkan oleh International Standard Organization (ISO), dan implementasinya dapat diintegrasikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan organisasi.
An Approach for Risk Estimation in Information Security Using Text Mining and Jaccard Method Prajna Deshanta Ibnugraha; Lukito Edi Nugroho; Paulus Insap Santosa
Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Vol 7, No 3: September 2018
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.108 KB) | DOI: 10.11591/eei.v7i3.847

Abstract

Involvement of digital information in almost of enterprise sectors makes information having value that must be protected from information leakage. In order to obtain proper method for protecting sensitive information, enterprise must perform risk analysis of threat. However, enterprises often get limitation in measuring risk related information security threat. Therefore, this paper has goal to give approach for estimating risk by using information value. Techniques for measuring information value in this paper are text mining and Jaccard method. Text mining is used to recognize information pattern based on three classes namely high business impact, medium business impact and low business impact. Furthermore, information is given weight by Jaccard method. The weight represents risk levelof information leakage in enterprise quantitatively. Result of comparative analysis with existing method show that proposed method results more detailed output in estimating risk of information security threat.
Adding Synonyms To A Concept In An Ontology Herlina Jayadianti; Lukito Edi Nugroho; Paulus Insap Santosa; Wahyu Widayat; Carlos Alberta Baptista Sousa Pinto
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 1: EECSI 2014
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.475 KB) | DOI: 10.11591/eecsi.v1.363

Abstract

The purpose of this paper is to provide research based understanding of adding sinonyms to a concept in an ontology. We hypothesize that managing synonyms with a good taxonomy and a good integration process are good approaches to organize and share knowledge. This paper can give a discourse to a group of people in different societies that want to share data using different concepts in the same domain. We will generate a common set of terms based on the terms of several different storage devices, used by different societies, in order to make data retrieval independent of the different perceptions and terminologies used by those societies. We use ontologies to represent the particular knowledge of each society and integration techniques to find relations between terms used in those ontologies.
Co-Authors -, Wikankara Achmad Djunaedi Achmad Djunaedi Agung Darono Agung R Pamungkas Ahmad Ashari Ahmad Ashari Al. Supartinah Santoso Albertus Joko Santoso Alfrina Mewengkang Alif Subardono Alifiani Kurniati Amelia Kusuma Indriastuti Andhika Putra, Jeffry Andityo, Bimo Hario Andityo, Bimo Hario Andrew B. Osmond Anung Asmoro Anung Asmoro Ardi Pujiyanta Ari Hernawan Ari Hernawan Aris Irwanto Aris Rakhmadi Arkham Zahri Rakhman Ashari, Ahmad Auliya, Syafira Azty Acbarrifha Nour B. Osmond, Andrew Baptista Sousa Pinto, Carlos Alberta Billy Kadmiel Cahya Damarjati Carlos Alberta Baptista Sousa Pinto Carlos Sousa Pinto Dani Adhipta, Dani Darono, Agung Dearisma Arfinda Ma'ruf Desak Putu Juniati Dianastiti, Firstya Evi Eka Ismantohadi Eko Nugroho Eko Nugroho Eko Nugroho Eko Nugroho Eko Nugroho Eko Prasetyo Eko Prasetyo Erdianto Setya Wardhana F Soesianto F. Soesianto Fahmi Dhimas Irnawan Faradina Harumi Gede Bayu Suparta Hani Rubiani Hani Rubiani, Hani Hanif Jati Pambudi Haried Novriando Harnen Sulistio Haruno Sajati Herlina Jayadianti Hutagalung, Robertus Halomoan Ilham Suci Putra Indriana Hidayah Ismantohadi, Eka Iyon Sukma Wicaksana Jazi E Istiyanto Jazi E. Istiyanto Julita Hendrartini Juni Nurma Sari Juwairiah Juwairiah Kusuma Adi Achmad Kusuma Adi Achmad Liliek Handoko Lukas Chrisantyo Marcus Nurtiantara Aji Mardhani Riasetiawan Mingsep Rante Sampebua Mochammad Reza Ramadhan Muhammad Nur Rizal Noor Akhmad Setiawan Nur Hasanah Nurtiantara Aji, Marcus Nurul Kholisatul Ulya Oyas Wahyunggoro Pantjawati Sudarmaningtyas Pantjawati Sudarmaningtyas Paulus Insap Santosa Prajna Deshanta Ibnugraha Quroti A’yun Ratna Wardani Ridi Ferdiana Risanuri Hidayat Rizal, Muhammad Nur Robertus Halomoan Hutagalung Rudy Hartanto Sasongko Pramono Hadi Selo Sulistyo, Selo Silmi Fauziati Soesianto, F. Sri Suning Kusumawardani Sujoko Sumaryono Suryono Suryono Suryono Suryono Syifaun Nafisah Titien S. Sukamto Triana Puspita Ningrum Wahyu Widayat Wahyu Widayat Wahyu Widayat Wahyu Widayat Warsun Najib Wenny Afiati Novia Sari Wicaksana, Iyon Sukma Wicaksana, Iyon Sukma Widayat, Wahyu Widyawan Wiro Santoso Waas Wisudawan, Hasbi Nur Prasetyo