Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Application of Technological Innovations in Palm Sugar Processing in Gantarang Village, Sinjai Regency Ichwan K, Muhammad; Bakri, Suardi; ., Herawaty; ., Syahidah; ., Makkarennu; Syahid, Muh.
JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): Community Empowerment through Higher Education Community Service Programs
Publisher : Faculty of Engineering UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jurnal_tepat.v8i1.551

Abstract

This community service program was conducted in Gantarang Village, Sinjai Tengah District, Sinjai Regency—an area prone to landslides. The aim was to improve both the quality and quantity of palm sugar production through the adoption of modern and efficient processing technologies, ultimately enhancing community welfare. The program's partner was KTH Lestari, a local producer that previously relied on manual methods to make low-quality gula batok (molded palm sugar) with lengthy processing times. The initiative introduced product diversification in the form of gula semut (granulated palm sugar), supported by tools such as energy-efficient stoves, crystallization machines, and drying equipment, which accelerated the production process by up to 50%. Evaluation through pre- and post-tests revealed significant improvements: knowledge of gula semut rose from 36.4% to 100%, understanding of production equipment increased from 45.4% to 100%, and awareness of fermentation prevention techniques climbed from 18.1% to 72.7%. Daily production interest grew, and participants’ understanding of the economic potential of gula semut increased from 36.3% to 54.5%. The program also encouraged product innovation, including palm syrup and digital media utilization, with 54.5% of participants beginning to explore online marketing. Overall, the initiative strengthened the community’s technical skills and entrepreneurial capacity based on local commodities, supporting economic resilience in a disaster-prone area.
Efektivitas Pemberdayaan Masyarakat melalui Kegiatan Program Desa Binaan di Kabupaten Pangkep: Effectiveness of Community Development Through The Village Development Program in Pangkep Regency Amir, Mirnawati; Ibrahim, Helda; Bakri, Suardi
Jurnal : Agricultural Review Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/arview.v4i2.1354

Abstract

Pemberdayaan masyarakat ialah proses yang bertujuan mempersiapkan masyarakat agar mampu menghadapi berbagai tantangan, sembari memperkuat struktur kelembagaan yang ada di dalamnya. Tujuan dari upaya ini ialah untuk menumbuhkan kapasitas, meningkatkan kemandirian, serta mendorong tercapainya kesejahteraan yang merata, dalam bingkai keadilan sosial yang berlangsung secara berkelanjutan. Tujuan kajian ini untuk mengetahui kegiatan yang selama ini yang dilakukan pada program Pemberdayaan Desa Binaan di Desa Biringere, Kab. Pangkep dan untuk menganalisis efektivitas Program Pemberdayaan Desa Binaan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Desa Biringere. Kajian ini menggunakan jenis penelitian pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini telah berhasil meningkatkan kesetaraan dalam akses sumber daya dan peluang bagi masyarakat, dengan persentase efektivitas sebesar 91%. Partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap program juga mencapai 91%, menunjukkan bahwa mereka merasa terlibat dan didengarkan dalam pengambilan keputusan. Kemandirian masyarakat meningkat sebesar 90%, dengan mereka merasa lebih mampu mengelola usaha tani secara mandiri. Keberlanjutan program mencapai persentase tertinggi, yaitu 94%, menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat.
Studi Kearifan Lokal Petani Lembang Tumbang Datu dalam Proses Usaha Tani Padi Albertinhennyranteallo Albertinhennyranteallo; Yunus, Awaluddin; Bakri, Suardi
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober : JURRIT: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrit.v4i2.7037

Abstract

Agricultural practices that take local wisdom into account can provide significant benefits to the environment and society. Local wisdom plays a crucial role in sustainable agricultural practices. Time-tested knowledge and practices can provide solutions to the challenges faced by modern farmers, particularly in the context of climate change and environmental degradation. However, despite extensive research, a significant research gap remains, specifically how local wisdom in the Tumbang Datu Valley can be integrated into broader agricultural policies. The research used was descriptive with a qualitative approach. Qualitative research aims to understand social phenomena from the perspective of participants. Initial informants were selected purposively, selecting informants deemed to have extensive knowledge of the conditions in the village under study, using a snowball sampling technique. The first step was to identify key informants, who in this study consisted of 16 traditional leaders and farmers familiar with the culture in Lembang Tumbang Datu and directly involved in the practice. The local wisdom in the rice farming process, from pre-planting, planting, maintenance, to harvesting and post-harvest, is implemented based on ancestral heritage in line with environmental conservation. Farmers demonstrate their concern for nature through natural soil cultivation, selection of superior seeds, use of organic fertilizers, and implementation of efficient planting and irrigation systems. The application of Integrated Pest Management (IPM) and post-harvest technology demonstrates the farmers' ability to adapt to innovation while maintaining local wisdom. Overall, the rice farming system in Lembang Tumbang Datu demonstrates the synergy between tradition and modernity, supporting food security while preserving cultural heritage.
PENGARUH FACEBOOK MARKETPLACE TERHADAP MINAT BELI PRODUK OLAHAN PETANI MILENIAL (STUDI KASUS PADA WILAYAH PROGRAM YESS): The Influence Of Facebook Marketplace On Interest In Buying Processed Products Of Millennial Farmers (Case Study In The YESS Program Area) Arsyad, Kisman; Tri Yunandar, Detia; Sunaryo, Sunaryo; Nurhidayah, Nurhidayah; Bakri, Suardi
Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v20i1.303

Abstract

 Belanja online menjadi alternatif belanja yang saat ini sangat digemari masyarakat. Belanja online kini tak terbatas barang tersier bahkan kebutuhan primerpun sudah dapat dijangkau menggunakan platform belanja online. Penelitian ini mengeksplorasi fenomena belanja online di Indonesia, dengan fokus pada penggunaan Facebook Marketplace oleh petani milenial untuk menjual produk olahan mereka. Dengan lebih dari 3,2 miliar pengguna media online di seluruh dunia, dan 50,7% pengguna internet di Indonesia sering mengunjungi Facebook, platform ini menjadi alat yang efektif untuk memasarkan produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif kuantitatif untuk menganalisis pengaruh Facebook Marketplace terhadap minat beli produk olahan petani milenial. Data dikumpulkan dari 209 responden di empat kabupaten selama tiga bulan dan dianalisis menggunakan regresi linier. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti kurangnya sistem pembayaran terintegrasi dan penulisan harga yang tidak akurat oleh penjual. Meski demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa Facebook Marketplace memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli produk olahan petani milenial. Hal ini didukung oleh tanggapan positif dari responden tentang pengalaman berbelanja mereka di Facebook Marketplace. Penelitian ini juga menemukan bahwa jika Facebook Marketplace meningkat dalam hal pengalaman berbelanja, ini dapat meningkatkan minat beli produk olahan petani milenial. Kesimpulan ini mendukung hipotesis bahwa peningkatan pengalaman berbelanja di Facebook Marketplace dapat memiliki dampak besar pada minat beli produk olahan petani milenial.
The Influence of Domestic Budget Distribution Policy and Fiscal Policy on The Sustainability of Economic Growth Bakri , Suardi; Majid, Jamaluddin; Kusnadi, Iwan Henri; Sari, Dina Fahma; Rusman, Hedar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14824

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak dari distribusi anggaran daerah dan kebijakan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Penelitian ini menggunakan analisis data panel untuk menguji dan menganalisis dampak dari distribusi anggaran dan kebijakan fiskal terhadap perilaku belanja daerah yang berdampak terhadap pertumbuhan perekonomian daerah. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa semakin besar nominal transfer dana yang dilakukan pemerintah daerah akan semakin meningkatkan belanja publik. Hasil lain dari penelitian menunjukkan bahwa perilaku birokrasi di pemerintahan daerah cenderung berupaya meningkatkan anggaran dan proyek publik daripada memenuhi kebutuhan masyarakat dan program kerja secara efektif dan efisien. Kebijakan fiskal akan terpengaruh bila terjadi penurunan belanja daerah sebagai dampak dari jumlah distribusi anggaran yang juga menurun. Kata Kunci: Anggaran Daerah, Perekonomian Daerah, Kebijakan Fiskal
Tingkat Adopsi Praktik Pertanian Organik Bersertifikat pada Petani Padi di Kecamatan Rilau Ale Amaliah, Sri; Said, Amal; Bakri, Suardi
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 12 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i12.5171

Abstract

Rilau Ale District in Bulukumba Regency has agroecological conditions that support the development of organic rice, and several farmer groups have begun implementing environmentally friendly cultivation practices. Rising demand for organic rice has encouraged farmers to shift toward production systems that meet certification standards. This study aims to assess the level of adoption of certified organic farming practices among farmers, which is essential for strengthening farmer institutions and improving their capacity to consistently apply certification requirements. The study was conducted from May to July 2025 in Bontobangun, Bajiminasa, Bontoharu, and Karama Villages using qualitative descriptive analysis and a Likert scale. The findings show that adoption of organic certified practices is progressing, although not yet consistent across all stages. Farmers’ awareness is strong, supported by their understanding of organic principles and restrictions on chemical inputs. Their interest has formed through group interactions and perceived environmental benefits. At the evaluation and trial stages, farmers remain at a moderate level, indicating a need for stronger technical and administrative support. The adoption stage has begun to appear but lacks stability due to limited capacity, facilities, and institutional backing. Overall, adoption is in a transitional phase that requires systematic reinforcement to achieve sustainable organic farming.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PERTANIAN PETANI MILENIAL PASCA INTERVENSI PROGRAM YOUTH ENTREPRENEURSHIP AND EMPLOYMENT SUPPORT SERVICES (YESS) DI KABUPATEN BONE Madina, Madina; Bakri, Suardi; Sulfiana, Sulfiana
Agripreneur : Jurnal Pertanian Agribisnis Vol. 14 No. 2 (2025): December: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana implementasi teknologi pertanian memengaruhi pendapatan petani milenial setelah mengikuti Program Dukungan Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan Pemuda (YESS) di Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed-methods) yang menggabungkan survei kuantitatif terhadap 64 penerima manfaat yang dipilih secara purposif dan wawasan kualitatif dari wawancara dan pengamatan lapangan. Teknologi yang diadopsi meliputi mesin pertanian modern, alat pemasaran digital, dan teknik budidaya berbasis data. Hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pendapatan petani setelah mengikuti program (Sig. 0.000 < 0.05). Temuan menunjukkan bahwa adopsi teknologi meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi biaya tenaga kerja, sehingga meningkatkan pendapatan bersih. Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi teknologi berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan keuntungan pertanian dan memperkuat kapasitas kewirausahaan petani milenial. Temuan ini menekankan pentingnya mengintegrasikan pelatihan teknologi dan dukungan keuangan untuk mempromosikan kewirausahaan pertanian yang berkelanjutan di kalangan pemuda.
Strategi Peningkatan Volume Penjualan Boncabe Melalui Metode SOAR Nurul Qalbi; Suardi Bakri; Syamsinar Syamsinar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran produk BonCabe yang dihasilkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai di Desa Biringere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep. Produk BonCabe merupakan hasil olahan cabai lokal yang memiliki potensi nilai tambah ekonomi serta berperan dalam pemberdayaan perempuan pedesaan. Namun demikian, pengembangan pemasaran produk masih menghadapi berbagai kendala, baik dari aspek internal maupun eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive, meliputi ketua dan anggota aktif KWT Teratai yang terlibat langsung dalam proses produksi dan pemasaran. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan proses produksi dan pemasaran, serta menggunakan analisis SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results) untuk merumuskan strategi pemasaran yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran BonCabe dilakukan melalui saluran offline berupa bazar dan pameran, serta saluran online sederhana melalui media sosial WhatsApp. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu anggota dalam produksi sehingga ketersediaan produk belum stabil, serta persaingan dengan produk sejenis dari merek yang lebih dikenal. Hasil analisis SOAR menunjukkan bahwa kekuatan produk terletak pada cita rasa khas dan penggunaan bahan baku lokal, sementara peluang berasal dari meningkatnya tren konsumsi makanan pedas dan perkembangan pemasaran digital. Strategi pemasaran yang disarankan adalah penguatan promosi digital, peningkatan konsistensi produksi, serta pengembangan merek sebagai produk unggulan desa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi pemasaran produk olahan lokal berbasis pemberdayaan KWT.
Analisis Kelayakan Usaha Gula Kelapa di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba Evifirayanti, Evifirayanti; Sulfiana, Sulfiana; Bakri, Suardi
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 1 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i1.5134

Abstract

This study aims to identify the factors influencing the success of coconut sugar enterprises in Kajang District, Bulukumba Regency; analyze the income generated from coconut sugar production; and assess the financial feasibility of coconut sugar businesses in the region. The research employs a mixed-methods approach, combining both qualitative and quantitative methods. This approach was selected to describe the actual conditions of coconut sugar enterprises in the field and to analyze measurable relationships between variables affecting income and business feasibility. The qualitative method was used to explain the socioeconomic characteristics of coconut sugar producers and the conditions of their enterprises, while the quantitative method was used to calculate income, profit, and several financial feasibility indicators Revenue Cost (R/C) Ratio, Benefit Cost (B/C) Ratio, Gross Margin, Net Profit Margin, Return on Investment (ROI), Net Present Value (NPV), and Break-Even Point (BEP).The results show that factors influencing the success of coconut sugar businesses include age, experience, education level, land area, number of dependents, and climatic conditions. Based on the financial analysis, the coconut sugar business is considered feasible to develop. The R/C Ratio value of 2.50 indicates that every Rp1 of cost generates Rp2.50 in revenue. The B/C Ratio of 1.50 signifies that the net profit obtained is 1.5 times the cost incurred. A Gross Margin of 76% reflects efficient use of variable costs, while a Net Profit Margin of 60% indicates that more than half of the total revenue becomes net profit.