Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penerapan Pendekatan Saintifik Berbantuan Metode Brain Gym pada Materi Getaran dan Gelombang di Kelas VIII Semester I SMP Negeri 6 Palangka Raya Tahun Ajaran 2023/2024 Sari, Indah; Suhartono; Hartanto, Theo Jhoni
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 5 No. 2 (2023): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v5i2.11920

Abstract

Penelitian ini menggunakan Pendekatan Saintifik Berbantuan Metode Brain Gym. Tujuan penelitian ini mengetahui: (1) keterampilan psikomotor siswa, (2) ketuntasan hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental dengan desain one shot case study. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 6 Palangka Raya. Sampel penelitian sebanyak satu kelas dengan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengamatan keterampilian psikomotor dan tes hasil belajar kognitif siswa dengan jumlah 28 soal. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan psikomotor dalam proses pembelajaran dari 28 siswa yang mengikuti tes, diperoleh 9 siswa (31,14%) dengan katergori sangat baik, 11 siswa (46,43%) dengan kategori baik, dan 6 siswa (21,43%) dengan kategori cukup baik. Hasil belajar kognitif siswa dari 28 siswa yang mengikuti tes diperoleh 22 siswa tuntas dan 6 siswa tidak tuntas. Ketuntasan klasikal tuntas karena diperoleh 78,57% siswa tuntas dan mencapai standar ketuntasan klasikal yang ditetapkan yaitu ≥75%. TPK yang tuntas sebanyak 17 TPK dari 21 TPK yang digunakan dengan persentase TPK 80,95%.
Penerapan Problem Based Learning Berbantuan Media PhET untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Listrik Statis Khalifatus Sakdiyah; Hartanto, Theo Jhoni; Mustika, Maya
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 6 No. 1 (2024): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v6i1.12547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran dengan model problem based learning berbantuan media PhET. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental menggunakan desain one group pretest and posttest. Sampel pada penelitian ini adalah kelas IX-6 dengan jumlah 31 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling) dengan asumsi seluruh kemampuan peserta didik dalam kelas tersebut dianggap homogen. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes hasil belajar kognitif dengan jumlah 29 butir soal. Hasil uji-t berpasangan (paired sample t-test) menunjukkan sig. (2-tailed) lebih kecil dari 0,005 dimana nilai signifikansinya < 0,001 maka H0 diterima. Hasil uji-t berpasangan tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan rata-rata hasil belajar kognitif sebelum dan setelah mengikuti pembelajaran dengan model PBL berbantuan media PhET. Peningkatan hasil belajar kognitif berdasarkan hasil analisis uji N-Gain sebesar 0,762 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil dan pembahasan, disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik setelah menerapkan model problem based learning berbantuan media PhET.
Penerapan PBL dengan Multi-Representasi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP Sapetrus, Frency; Dinata, Pri Ariadi Cahya; Hartanto, Theo Jhoni
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 7 No. 2 (2025): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v7i2.19597

Abstract

Permasalahan rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran IPA masih sering dijumpai, khususnya ketika mereka dihadapkan pada materi yang membutuhkan pemahaman konseptual dan pemecahan masalah. Kondisi ini menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu mendorong peserta didik untuk berpikir lebih mendalam dan aktif terlibat dalam proses belajar. Problem Based Learning dengan Multi-Representasi didefinisikan sebagai model pembelajaran berbasis masalah yang menggunakan berbagai bentuk representasi untuk menyajikan informasi, mendukung penyelesaian masalah, dan memperdalam pemahaman peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Multi-Representasi efektif dalam meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta didik SMP di kota Palangka Raya pada Materi Usaha dan Energi. Penelitian ini menggunakan desain pre- experimental design dengan “One Grup Pretest Posttest”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP di kota Palangka Raya, dengan sampel penelitian adalah peserta didik kelas VIII-B berjumlah 15 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan berpikir kritis sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata skor keterampilan berpikir kritis peserta didik sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan yang ditunjukan dengan nilai mean pretest sebesar 21,917 dan mean posttest meningkat menjadi 64,083. Hasil uji statistik inferensial menggunakan uji Uji Wilcoxon Signed-Rank Test (alternatif uji karena data posttest tidak normal) menunjukkan bahwa penerapan model PBL dengan pendekatan Multi-Representasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik, dengan nilai Z = - 3,412 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) < 0,001 pada taraf signifikansi α = 0,05. Selain itu, hasil perhitungan N-Gain Score dengan nilai rata-rata N-Gain keseluruhan adalah 0,54 menunjukkan kategori peningkatan sedang. Sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan PBL dengan multi-representasi secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa penerapan model PBL dengan pendekatan Multi-Representasi dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dan penguatan kompetensi abad ke-21.
Pelatihan Penyusunan Potensi Investasi Kabupaten Kapuas Zulfauzan, Ricky; Hartanto, Theo Jhoni; Nugroho, Piter Joko; Putra, Kharisma Nugraha; rahman, rahman; Hutahaean, Saulim DT; Panjika, Yunus Praja
Kahayan : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): November : KAHAYAN (JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jak.v2i3.23546

Abstract

This community service activity aims to enhance the capacity of local government officials in systematically compiling the investment potential of Kapuas Regency based on data-driven analysis. The training was conducted on 27 November 2025 at the DPMPTSP Hall of Kapuas Regency using a participatory and capacity-building approach. The activity consisted of material preparation, theoretical sessions on investment potentials and opportunities, interactive discussions, a workshop on drafting investment potential documents, mentoring, and evaluation. The results indicate an improvement in participants’ understanding of investment concepts, techniques for identifying priority sectors, and standards for preparing investment potential documents in accordance with the guidelines of the Ministry of Investment/BKPM. Participants were able to produce initial drafts of sectoral investment potentials covering aspects of location, resources, infrastructure, value-added opportunities, and market prospects. The final evaluation shows that the training effectively strengthened the analytical and technical skills of local officials and supported the government’s efforts to provide more accurate, communicative, and competitive investment information.
Menumbuhkan Minat Sains Sejak Dini: Kegiatan Pengenalan IPA di SDN 1 Tumbang Rungan: Cultivating Interest in Science from an Early Age: Science Introduction Activities at SDN 1 Tumbang Rungan Suhartono, Suhartono; Sundari, Resti; Vari, Yonatan; Fauzi, Toni Dwi; Hartanto, Theo Jhoni; Dinata, Pri Ariadi Cahya
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 12 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i12.10630

Abstract

Introducing science to elementary school students in a fun way is a strategic step in establishing a foundation for scientific thinking from an early age. However, the reality in the field shows that the science learning approach is still conventional and less interactive. The limited use of experiments or engaging exploratory activities contributes to a lack of interest and enthusiasm for science among elementary school students. This diminished interest ultimately leads to a poor understanding of scientific concepts. To tackle this challenge, this community service initiative is centered around the theme "Fun and Enjoyable Science Educational Activities for Elementary School Students to Foster Early Interest in Science." This activity is designed with an educational approach that incorporates games and simple experiments relevant to students' daily lives. This community service project is divided into three stages: preparation, which involves collaborating with the school, developing tools and practicum modules, and assigning tasks; execution, where science concepts are introduced to students; and assessment, which focuses on measuring both teacher and student interest in the activities. The exercise successfully cultivated students' interest and excitement for science, as indicated by the responses from both teachers and students in the questionnaires. Every student demonstrated a high level of curiosity and active participation, expressing a desire to repeat the experiment at home. Teachers provided positive feedback, expressing that the practicum module was easy to understand, relevant to the learning material, and could be implemented with simple tools and materials available around the school.