Claim Missing Document
Check
Articles

SURVEY TERHADAP PERANAN DINAS PERINDAGKOP DAERAH KAB. NGANJUK DALAM PEMBINAAN INDUSTRI KECIL ( STUDI PADA SENTRA INDUSTRI DAN USAHA KECIL GENTENG DESA KALORAN KEC. NGRONGGOT KAB. NGANJUK ) Purnomo Sidik; Agustin Sukarsono; Erna Habibah
CYBER-TECHN Vol. 15 No. 01 (2021): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan industri kecil saat ini sangat penting artinya bagi kesejahteraan masyarakat. Karena dapat menopang perekonomian dan meningkatkan taraf kehidupan masyarakat menengah ke bawah. Selain itu, apabila dilihat secara geografis, produk industri kecil memperoleh proteksi alami. Namun dalam perkembangannya, peranan industri kecil mendapat banyak kendala dan tidak jarang keberadaannya mudah gulung tikar. Hal ini disebabkan adanya beberapa kendala, diantaranya dalam bidang permodalan, kualitas sumber daya, sarana dan prasarana, serta bidang pemasaran yang terbatas. Sehingga hal ini dapat mempengaruhi produk yang dihasilkan. Selanjutnya akan berdampak pada rendahnya tingkat pendapatan, yang mempersulit pengumpulan modal yang dibutuhkan untuk pengembangan usahanya. Untuk itulah peranan pemerintah dalam membina industri kecil sangat diperlukan agar industri kecil tersebut dapat berkembang lebih pesat dan tetap menjaga kualitas produk yang ada.Guna mendukung hal tersebut diatas dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif, yaitu suatu metode penelitian yang menekankan pada studi untuk memperoleh gambaran mengenai suatu gejala pada saat penelitian dilakukan terhadap para pelaku industri kecil genteng di desa Kaloran, kecamatan Ngronggot, kabupaten Nganjuk. Melalui analisa statistik deskriptif, maka ditunjukkan variabel tingkat kemanfaatan peranan Dinas Perindagkop Kabupaten Nganjuk cukup tinggi. Ini dirasakan oleh para pelaku industri kecil yang dapat diketahui dari peningkatan pendapatan dari tahun ke tahun. Dengan didukung pembinaan secara berkelanjutan.Dari hasil analisa diatas berarti dapat disimpulkan bahwa dengan pembinaan dari Dinas terkait dan lembaga mandiri yang mengakar pada masyarakat akan mampu mendongkrak semangat usaha para pelaku industri kecil untuk melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas baik dari segi perencanaan, pengembangan rencana,
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PRODUK BUBUK KEDELAI INSTAN MARASAKE (Studi kasus pada UPT. Makarti POMOSDA Tanjunganom Nganjuk) M. Asmin Firmansyah; Achmad Syaichu; Agustin Sukarsono
CYBER-TECHN Vol. 14 No. 02 (2020): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia industri persaingan yang semakin ketat saat ini menyebabkan setiap industri dituntut mampu bersaing dan mampu mengikuti persaingan sehingga mendorong industri tersebut semakin tumbuh dan berkembang. Untuk menjamin kelangsungan hidup dan perkembangan suatu perusahaan, maka diperlukan suatu perencanaan yang strategis agar dalam pelaksanaannya terarah dan terpadu. Salah satunya adalah strategi pemasaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keputusan yang harus diambil oleh pihak menejer pemasaran untuk meningkatkan promosi. Analisis yang digunakan untuk menentukan perumusan strategi pemasaran UPT. MAKARTI POMOSDA dijabarkan melalui pendefinisian SWOT (strenght/kekuatan, weakness/kelemahan, opportunity/peluang, threats/ancaman). Setelah pemasangan faktor-faktor SWOT dapat disusun berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki UPT. MAKARTI POMOSDA didapat strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk pembelian produk oleh warga jamaah, menjaga kualitas produk, meningkatkan teknologi alat produksi dan meningkatkan komunikasi, melakukan kegiatan promosi dengan terencana dan memaksimalkan kinerja sumberdaya manusia yang ada. Dengan menggunakan skor terbobot internal dan eksternal. Matriks IFE 2,68 sedangkan adalah EFE dengan total sebesar 2,43. Berada pada posisi sel V yaitu (Hold and Maintain) memperbaiki produk atau jasa. Strategi yang cocok dengan posisi ini adalah strategi yang diterapkan tanpa mengubah arah strategi yang telah diterapkan. Dari hasil strategi itu semua perlu diadakan penelitian lebih lanjut terkait analisis SWOT guna menjalin kerjasama untuk memperluas jaringan pemasaran.
ANALISIS PERBAIKAN MESIN CROWN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DI PT. Z Nailul Izzah; Agustin Sukarsono
CYBER-TECHN Vol. 14 No. 02 (2020): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan penerapan total productive maintenance dan melihat faktor mana dari six big losses yang dominan mempengaruhi terjadinya penurunan efektivitas mesin/peralatan. Metode yang digunakan adalah Overall Equipment Effectiveness, sementara penyelesaian masalah dilakukan dengan mengumpulkan data yang terkait dengan waktu kerusakan mesin, waktu perawatan mesin, waktu pemasangan mesin dan waktu produksi mesin. Dari hasil penelitian diperoleh nilai Overall Equipment Effectiveness sebesar 21,87%. Persentase dominan dari masing-masing faktor six big looses adalah Idling and minor stoppages sebesar 39,28%, dan breakdown loss sebesar 6,50%. Usulan perbaikan yang dihasilkan dari analisis diagram sebab akibat pada faktor-faktor yang menjadi prioritas utama adalah dengan melatih para operator, pemeliharaan mesin harus lebih intensif, pemeriksaan harus teliti, suhu ruangan harus sesuai dengan suhu mesin.
IMPLEMENTASI LINE BALANCING DALAM INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT SAPI (Studi Kasus pada UD. RESTU KULIT, MAGETAN) Anshori Tajikusumawan; Denny Kurniawati; Agustin Sukarsono
CYBER-TECHN Vol. 14 No. 02 (2020): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Restu Kulit merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang penyamakan kulit. Yaitu mengolah kulit mentah, lembar-lembar kulit yang baru turun dari penyembelihan hingga jadi lembaran-lembaran yang siap diolah menjadi sepatu kulit, jaket kulit, sabuk, dompet dan lain sebagainya. Perusahaan yang berlokasi di dalam kawasan lingkungan industri kecil (LIK) Magetan, Jawa Timur ini menjalankan sistem produksi semi job order yaitu terus memenuhi permintaan baik yang secara rutin maupun tidak rutin. Dalam pengerjaannya, aliran material proses produksi secara rutin, sering tidak lancar. Ketidak lancaran itu terjadi karena panjangnya proses yang harus dilalui dan antrean bahan baku yang terjadi di beberapa stasiun kerja. Antrean itu terbentuk selain karena faktor harus menunggu proses selanjutnya menyelesaikan tugas juga karena tingginya iddle time yang terjadi akibat tenaga kerja yang sedikit. Hal tersebut membuat beberapa proses penyelesaian produk menjadi terlambat. Karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah ingin melihat perbandingan hasil sebelum dan sesudah penerapan line balancing dalam proses basah penyamakan kulit di UD. Restu Kulit. Dari perhitungan line balancing menggunakan metode ranked position weight telah didapatkan nilai yang semakin baik. Ini ditunjukkan dari nilai iddle time yang sebelumnya 44 jam setelah diterapkannya line balancing hanya tinggal 8,5 jam. Balance delay yang sebelumnya 38,09 % setelah diterapkannya line balancing hanya tinggal 10,625 %. Efisiensi lintasan yang sebelumnya 62,17% setelah diterapkannya line balancing meningkat jadi 89,375%. Hasil penelitian ini menghasilkan metode keseimbangan lini yang optimal.
ANALISA PENGEMBANGAN PRODUK SEPATU KULIT DENGAN METODE REKAYASA NILAI DALAM RANGKA PENGHEMATAN BIAYA Eko Sulistiyono; Agustin Sukarsono; Denny Kurniawati
CYBER-TECHN Vol. 16 No. 02 (2022): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data yang di ambil dari SPBU Warujayemg 23 april 2013 , terjadi penurunan pasokan solar hingga 55% di setiap SPBU. Kelangkaan BBM solar yg mengakibatkan kenaikan ongkos jasa ekspedisi, memungkinkan terjadinya kenaikan harga bahan baku.Ditunjang pula bahwa pengembangan produk mempunyai waktu siklus yang semakin pendek. Agar perusahaan tetap dapat bertahan, maka harus selalu dibuat inovasi-inovasi produk yang diharapkan akan mampu meningkatkan volume penjualan. Penghematan biaya (Cost Reduction) dengan metode rekayasa nilai (Value Engineering) banyak digunakan oleh perusahaan. Dengan metode ini akan diperoleh fungsi yang diminta. Penurunan biaya produk dapat dijadikan salah satu strategi dalam kompetisi di dunia usaha dengan tidak mengurangi mutu dari produk tersebut. Penelitian yang dilakukan terhadap produk sepatu kulit di Home Industri Kerajinan Kulit Figha, Magetan bertujuan untuk mengurangi biaya produksi pembuatan sepatu dengan cara mengubah-ubah Loss untuk material. Produk sepatu terdiri dari dua bagian yaitu bagian atas (Upper) dan bagian bawah (Bottom). Komponen-komponen pembentuk sepatu kulit adalah tetap. Hal ini dikarenakan kualitas dari produk sepatu ini sudah tidak diragukan lagi dan juga desain sudah ditentukan oleh pemilik usaha. Hasil akhir yang diperoleh dengan analisa biaya adalah sebelum rekayasa nilai sebesar Rp. 73,500.00 dan setelah rekayasa nilai sebesar Rp. 72204,50, sehingga dapat diperoleh penghematan biaya sebesar Rp. 1295,50 dan perhitungan nilai fungsi sebesar 1,02 yang berarti biaya yang dikeluarkan adalah layak. Produksi sepatu kulit dalam setahun sebesar 900 pasang sepatu. Jadi penghematan yang diperoleh dalam setahun adalah sebesar Rp. 1295,50x 900 pasang/tahun = Rp. 1.165.950/tahun
ANALISIS PERBAIKAN MESIN CROWN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DI PT. Z Nailul Izzah; Agustin Sukarsono
CYBER-TECHN Vol. 13 No. 02 (2019): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan penerapan total productive maintenance dan melihat faktor mana dari six big losses yang dominan mempengaruhi terjadinya penurunan efektivitas mesin/peralatan. Metode yang digunakan adalah Overall Equipment Effectiveness, sementara penyelesaian masalah dilakukan dengan mengumpulkan data yang terkait dengan waktu kerusakan mesin, waktu perawatan mesin, waktu pemasangan mesin dan waktu produksi mesin. Dari hasil penelitian diperoleh nilai Overall Equipment Effectiveness sebesar 21,87%. Persentase dominan dari masing-masing faktor six big looses adalah Idling and minor stoppages sebesar 39,28%, dan breakdown loss sebesar 6,50%. Usulan perbaikan yang dihasilkan dari analisis diagram sebab akibat pada faktor-faktor yang menjadi prioritas utama adalah dengan melatih para operator, pemeliharaan mesin harus lebih intensif, pemeriksaan harus teliti, suhu ruangan harus sesuai dengan suhu mesin.
PERANCANGAN ULANG KURSI ERGONOMIS UNTUK SISWA KELAS 5 SD POMOSDA Muzayyanah, Dyah Roifatul; Syaichu, Achmad; Sukarsono, Agustin; Santoso, Eko Budi
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 20 No 3 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v20i3.293

Abstract

Perancangan ulang kursi bertujuan untuk mendapatkan ukuran kursi yang ergonomis, guna mencegah adanya risiko gangguan cedera tulang belakang pada siswa kelas 5 SD Pomosda. Perancangan ulang kursi ini menggunakan metode pengukuran antropometri yang mana ukuran kursi didasarkan pada ukuran tubuh siswa. Data antropometri tersebut selanjutnya diolah menggunakan perhitungan persentil guna mendapatkan ukuran kursi yang ergonomis dan sesuai dengan tubuh siswa kelas 5 SD POMOSDA. Berdasarkan pengolahan data tersebut didapatkan hasil ukuran kursi sebagai berikut: tinggi sandaran kursi = 47 cm; lebar sandaran kursi = 33 cm; panjang alas dudukan = 39 cm; lebar alas dudukan = 29 cm; dan tinggi kaki kursi = 37 cm.
Pemberdayaan Budidaya Menggunakan Pola PTSA (Pola Tanam Sehat dan Amanah) Achmad Syaichu; Agustin Sukarsono; Denny Kurniawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI) Vol. 1 No. 01 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan pekarangan atau lahan sela disekitar rumah dapat dijadikan lahan untuk bercocok tanam sehingga dapat memberikan nilai ekonomi buat keluarga. Dengan biaya murah dan dapat dikelola oleh anggota keluarga dengan pola tanam sehat, selain berkualitas dan bergizi tanaman aman secara teratur. Pengembangan sistem pola tanam sehat ini dapat mendukung upaya dari sistem ketahanan pangan. Dengan memperkenalkan pola tanam sehat baik produksi tanaman kombinasi pertanian, obat-obatan dan polo pendem ke dalam lahan pekarangan yang disampaikan pada masyarakat, yang dapat memberikan manfaat ekonomi Jenis sayuran yang dibudidayakan dipilih sayuran berumur 1-3 bulan seperti sawi, kangkung cabut, bayam cabut dan lain-lain. selain itu jenis tanaman sayuran yang dapat dimanfaatkan keluarga seperti tomat, cabe dan jenis tanman rempah-rempah juga dapat dibudidayakan. Penggunaan bahan berupa pupuk organik membantu meningkatkan ketersediaan unsur hara makro dan unsur hara mikro pada tanaman.
Pembuatan Pupuk Bokashi Dan Bisnis Plan Di Desa Ngronggot Agustin Sukarsono; Achmad Syaichu; Eko Budi Santoso
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI) Vol. 1 No. 01 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pupuk buatan dalam hal ini adalah Pupuk Bokashi sebagai pupuk tambahan untuk menopang mahalnya biaya pupuk kimia yang ada di pasaran. Dengan biaya yang relatif murah ini Mengolah limbah rumah tangga menjadi sesuatu yang bermanfaat yang ada disekitar rumah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu peningkatan perekonomian warga khususnya di Desa Ngronggot Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk. Metode yang digunakan adalah takaran dan komposisi limbah yang akan dijadikan pupuk bokashi. pembuatan pupuk bokashi mencakup proses fermentasi limbah organik menggunakan campuran bahan seperti kohe sapi, sekam, bekatul, molase, serta beberapa mikroorganisme menguntungkan seperti yang terkandung dalam manutta gold. Proses fermentasi menghasilkan nutrisi yang lebih mudah di serap tanaman dan menghasilkan pupuk organic bagi tanaman dan tanah. Pembuatan pupuk bokashi meliputi persiapan bahan organic dan campuran mikroorganisme dan proses fermentasi yang berlangsung selama 15 hari. Hasil dari pengabdian ini adalah masyarakat dapat membuat dan meramu komposisi pupuk bokashi sebagai bahan untuk penopang dari perekonomian warga. Hasil dari pengabdian ini adalah pupuk organik Bokashi yang bisa dibuat dan dimanfaatkan untuk menyuburkan tanah dan mempercepat pertumbuhan dari berbagai macam tanaman baik tanaman buah maupun tanaman sayuran.
Pendampingan Akses Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Untuk UMKM di Wilayah Kabupaten Nganjuk Putut Ade Irawan; Agustin Sukarsono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI) Vol. 1 No. 02 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, keterbatasan akses terhadap permodalan menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi UMKM dalam mengembangkan usahanya. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) hadir sebagai solusi yang ditawarkan pemerintah untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui pembiayaan dengan skema yang lebih mudah dan terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendampingan dalam meningkatkan akses UMKM terhadap program KUR di Kabupaten Nganjuk. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan pengelolaan keuangan, serta pendampingan teknis dalam proses pengajuan KUR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendampingan berhasil meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap manfaat dan prosedur pengajuan KUR, yang ditandai dengan peningkatan jumlah pengajuan KUR di Bank Mandiri KCP Nganjuk. Selain itu, pendampingan juga membantu UMKM dalam menyelesaikan kendala administratif dan memperbaiki manajemen keuangan mereka. Namun, terdapat beberapa tantangan yang masih perlu diatasi, seperti keterbatasan infrastruktur pendukung, rendahnya literasi keuangan, serta sulitnya akses bagi UMKM yang tidak memiliki agunan. Secara keseluruhan, pendampingan ini memberikan dampak positif dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM serta meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola usaha secara profesional. Dengan adanya pendampingan yang lebih intensif dan berkelanjutan, diharapkan UMKM di Kabupaten Nganjuk dapat berkembang lebih baik, meningkatkan daya saing, dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
Co-Authors -, Sumarsono Achmad Syaichu Achmad Syaichu Achmad Syaichu Achmad Syaichu, Achmad Ahsin Daroini Aini Nurul Alganisa Nurfatma Emiya Anang Efendi Anang Efendi Anshori Tajikusumawan Anshori Tajikusumawan Ardath Prahara Setyan Ardath Prahara Setyan Aris Aprian Toza Attaqi, Amirul Irsyad Bakti Yulisar Bakti Yulisar Cici Putri Handayani Cici Putri Handayani Deny Kurniawati Deva Rio Mahardika Deva Rio Mahardika Diyah Ayu Meisari Diyah Ayu Meisari Diyah Ayu Meisari Eddy Ernanto Eddy Yuriancha Eddy Yuriancha Eko Budi Santoso Eko Budi Santoso Eko Budi Santoso Eko Budi Santoso Eko Budi Santoso Eko Sulistiyono Eko Sulistiyono Erna Habibah Erna Habibah Evi Nurbaya, Evi Fahmi Mubarok Febri Khoirul Anwar Johan Alfian Pradana Lika Mar,atush Sholikah Lika Mar,atush Sholikah Listianti, Triana Retno M. Asmin Firmansyah M. Asmin Firmansyah Maulidya Chandriany Mohammad Rifa’I Mohammad Rifa’i Mohammad Riyon Hidayat Mohammad Riyon Hidayat Monika, Marta Muflihah, Nur MUHAMMAD SUBHAN Muhammad Taufan Eko Prasetyo Muzayyanah, Dyah Roifatul Nailul Izzah Nailul Izzah Nur Mufilhah Nur Mufilhah Nur Wakit, Nur Nurul Aini Nurul Aini Nurul Aini Oktavia Ayu Fadhilah Pratiwi, Lindasari Purnomo Sidik Purnomo Sidik Putut Ade Irawan Putut Ade Irawan Putut Ade Irawan Rahayu Dwi Setianingsih Rahayu Dwi Setianingsih Retno Eka Pramitasari Rifa’I Mohammad Rismayatul Husna Rismayatul Husna Roudhotul Badiah SAMSUL ANAM Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Teuku Batha Ibrahim Tito Baskoro Tito Baskoro Uswatun Hasanah USWATUN HASANAH Wahyu HD, Bambang Widodo Widodo Yesi Nurul Hotimah Yeti Sinta Dewi Yeti Sinta Dewi Yuli Agustrimah Yuli Minartiwi Yuli Minartiwi Yuli Minartwi Yuli Minartwi