Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

RAGAM BAHASA DALAM MEDIA SOSIAL TIKTOK: AKUN GERALD VINCENT DAN IDOEL IMOETS Hasby Fauzan Ode; La Yani Konisi; Rachman
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2014

Abstract

This study aims to describe the language variations used by speakers in the comments sections of the TikTok accounts @Gerald Vincent and @Idoel Imoets. The research background is based on the role of language as a means of communication that continues to evolve and adapt to the needs of its users, particularly in digital interactions on social media. The method used was descriptive qualitative, using reading and note-taking techniques and documentation through screenshots of comments containing elements of language variations. The data obtained were then selected, classified, and analyzed to identify the types of language variations based on the speakers. The results show that of the eight types of language variations, only three were found in TikTok comments: slang, colloquial, and vulgar, with 41 slang words, 21 colloquial words, and 3 vulgar words, respectively. Acrolect, basilect, jargon, argot, and ken did not appear in the data. These findings illustrate the variety of Indonesian language developing in the digital space and reflect the communication patterns of the younger generation. This research is expected to contribute to the development of linguistics, particularly in the study of Indonesian Language and Literature Education.
KONFLIK TOKOH DALAM NOVEL BUNDA, AKU NGGAK SUKA DIPUKUL KARYA JAQUENZA EDEN Dewi Astuti; Sumiman Udu; La Yani Konisi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2605

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik tokoh dalam novel Bunda, Aku Nggak Suka Dipukul karya Jaquenza Eden. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan dan pendekatan objektif. Data penelitian berupa satuan teks, baik narasi, dialog, frasa, maupun kalimat yang menunjukkan konflik tokoh. Data dikumpulkan melalui teknik baca intensif, baca analisis, dan catat, kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan berdasarkan unsur intrinsik karya sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin menjadi bentuk konflik paling dominan yang dialami terutama oleh Ajisaka Mahendra Bagaskara (Aji), Laras, Theo, Haidar, dan Aleyya, dengan gejala berupa ketakutan, kecemasan, rasa bersalah, penyesalan, kesedihan, dan keputusasaan. Konflik fisik tampak melalui tindakan kekerasan langsung yang dialami Aji, sedangkan konflik sosial tampak melalui ketegangan keluarga, kekerasan verbal, penolakan, dan pertentangan antartokoh. Temuan ini menunjukkan bahwa konflik dalam novel tidak hanya berfungsi sebagai penggerak alur, tetapi juga menjadi sarana representasi kekerasan domestik, tekanan psikologis, dan rapuhnya relasi keluarga.