Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL PENGEMBANGAN DESA WISATA MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA CIBURIAL Didin Syarifuddin
Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi) Vol 6 No 3 (2022): Edisi September - Desember 2022
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.761 KB) | DOI: 10.31955/mea.v6i3.2298

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan model pengembangan desa wisata melalui pemberdayaan masyarakat di Desa Ciburial. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan model perencanaan pembangunan pariwisata yang berbasis pemberdayaan masyarakat melalui penyadaran, pengkapasitasan dan pendayaan. Analisis data dilakukan terhadap data hasil wawancara mendalam untuk mengetahui respon masyarakat mengenai tahapan proses pengembangan desa wisata melalui pemberdayaan masyarakat. Hasil penelitian menjelaskan bahwa masyarakat menyadari pentingnya pengembangan kapasitas diri untuk membentuk sikap, perilaku dan pola pikir yang dapat menumbuhkan keyakinan, semangat, dan motivasi dalam membangun Desa Ciburial dengan berbagai macam potensi yang dimilikinya sehingga menjadi desa wisata. Masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam budi daya lebah madu, pengembangan organisasi, serta membangun nilai kebersamaan, kerjasama, saling menghargai dan menghormati, saling membantu, saling percaya, kerja keras, tolong menolong, rasa keadilan serta motivasi yang dapat menumbuhkan rasa aman, nyaman, tumbuh semangat dan motivasi diri dalam mencapai kemandirian. Masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan untuk memaksimalkan produksi lebah madu dan memaksimalkan hasil penjualan, disamping penambahan stup koloni lebah yang berdampak pada peningkatan jumlah hasil panen madu, sehingga bertambahnya peluang dalam keberlanjutan pengembangan desa wisata.
STRATEGI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA GURU DI SD PIT BHASKARA SUBANG Comariah Raden Ayu; Purwadhi; Didin Syarifuddin
Jurnal Sains Manajemen Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsm.v5i1.956

Abstract

Perencanaan kepala sekolah dapat membantu guru-guru dalam meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan pembelajaran. Pengendalian merupakan proses dalam mengukur kinerja dan tindakan yang dilakukan dipastikan dapat berhasil sehingga mencapai tujuan yang telah ditentukan. Kepala sekolah dalam mewujudkan strategi manajerial terdapat proses yang perlu dilaksanakan untuk meningkatkan produktivitas kerja guru dengan cara formulasi strategi, implementasi strategi dan evaluasi strategi Pada aspek pengendalian dilakukan melalui proses pengawasan melalui kegiatan supervisi, dan memberikan punishment. Kepala sekolah sebagai Administrator yang bertanggung jawab agar lancarnya dalam melaksanakan pendidikan dan pengajaran di sekolahnya, serta sebagai perancang strategi manajerial melibatkan pihak-pihak diantaranya, guru, pengawas, yayasan dan komite Pada proses yang akan dilaksanakan oleh kepala sekolah terdiri dari, formulasi strategi yang meliputi visi, misi, tujuan, strategi dan kebijakan kepala sekolah dalam meningkatkan produktivitas kerja guru, kemudian implementasi strategi yang terdiri dari, program, anggaran dan prosedur. Dan yang terakhir evaluasi dan pengendalian, dimana dalam hal ini merupakan hal yang penting untuk melihat apakah program yang telah direncanakan mencapai tujuan atau belum.
Value of Tourist Attraction in Villa Kancil Kampoeng Soenda Bandung Regency Didin Syarifuddin
International Journal of Nusantara Islam Vol 8, No 1 (2020): International Journal of Nusantara Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijni.v8i1.8782

Abstract

Villa Kancil Kampoeng Soenda is a natural and artificial tourist area, which is an attraction for tourists. But in 2019, the level of visits to Villa Kancil has decreased, possibly because of the development of tourist attractions that have not been maximized. This study aims to explain the causal relationship between tourist attraction and revisit intention and the value of Villa Kancil Kampoeng Soenda tourist attractions. The method used is descriptive and verificative to describe the research variables and explain the causal relationship between tourist attraction variables and revisit intention in Villa Kancil Kampoeng Soenda, through simple linear regression analysis. The population was tourists visiting during 2018, with a sample size of 200 people. The results of the study explained that Villa Kancil Kampoeng Soenda is an integrated tourist area that combines two natural and artificial tourist attractions, providing its own value for tourists who visit, namely the growth of satisfaction that leads to the growth of comfort and security during a visit at Villa Kancil Kampoeng Soenda. This tourist attraction was built by the authenticity of the rural environment landscape, a variety of natural and artificial attractions, the uniqueness of the natural environment in the form of rice fields and fish ponds, humidity and warmth typical of the tropics, a healthy and clean environment, and security guarantees during a visit. This tourist attraction provides a very high value for tourists, so it becomes a determining factor for the growth of repeat visits. The maximum supply of tourist attractions has an impact on the high value of tourist attractions, so that the impact on the high level of return visits to Villa Kancil Kampoeng Soenda.
Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata di Kampung Wisata Cireundeu, Cimahi, Jawa Barat Didin Syarifuddin
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 4 No. 2 (2023): (DESEMBER 2023) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v4i2.8024

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan partisipasi masyarakat dalam pengembangan Kampung Wisata Cireundeu. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan partisipasi melalui kesempatan, kemauan dan kemampuan masyarakat dalam pengembangan pariwisata di Kampung Wisata Cireundeu. Analisis data dilakukan untuk mengetahui respon masyarakat mengenai sikap dan perilaku dalam pengembangan pariwisata. Hasil penelitian menggambarkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata bahwa masyarakat memiliki kesempatan untuk mendapatkan informasi pariwisata, siap berpartisipasi dalam perencanaan pariwisata, sigap dalam peningkatan ekonomi, bersedia meningkatkan pendidikan dan pembangunan pariwisata berkelanjutan. Masyarakat sadar akan pentingnya daya tarik wisata, termotivasi untuk pengembangan pariwisata, tumbuh kemauan dalam mengatasi masalah, semangat bekerjasama dan semangat belajar untuk berkembang, terbuka dalam menerima perubahan, sehingga memudahkan pengembangan pariwisata. Partisipasi atas dasar kemampuan masyarakat bahwa masyarakat memiliki pendidikan dan keterampilan yang cukup, memiliki pengalaman, memiliki keahlian dalam perencanaan, memiliki kemampuan dalam pengelolaan sumber daya alam, memiliki kesadaran tentang pentingnya keberdayaan, budaya dan warisan budaya. Partisipasi yang dibangun atas dasar kesempatan, kemauan dan kemampuan dapat mempercepat pengembangan pariwisata di Kampung Wisata Cireundeu.
Transformasi Kampung Wisata Bunisari : Paradigma Pengembangan Partisipatif Didin Syarifuddin
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 1 (2024): (JUNI 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i1.9059

Abstract

Masyarakat kampung wisata Bunisari relatif berbeda dengan masyarakat di kampung lain yang kurang menyadari tentang pentingnya partisipasi masyarakat. Masyarakat Kampung Wisata Bunisari memiliki  budaya kerjasama, wirausaha, kebersamaan dan saling percaya sebagai modal dasar tumbuhnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menjelaskan transformasi kampung wisata melalui partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata di Kampung Wisata Bunisari, Desa Girimekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam pengembangan kampung wisata Bunisari. Analisis data dilakukan terhadap data hasil wawancara untuk mengetahui respon masyarakat mengenai sikap dan perilaku dalam partisipasi mereka untuk mengembangkan desa wisata. Hasil penelitian menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan kampung wisata Bunisari menjadi faktor penentu keberhasilan, karena aspirasi masyarakat terintegrasi dalam perencanaan dan implementasi program, memberikan prasyarat utama bagi pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan, serta menyediakan sumber daya ekonomis yang berharga, mengatasi kesenjangan, dan memperkuat daya tahan komunitas secara keseluruhan. Transformasi Kampung Wisata Bunisari menggambarkan perubahan yang signifikan dalam wisata pedesaan, memelihara keberlanjutan desa dengan menjaga lingkungan, budaya, dan meningkatkan ekonomi masyarakat, menjadikan destinasi wisata menarik dengan memanfaatkan potensi alam, budaya, dan sumber daya manusia lokal, serta meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan peluang kerja dan usaha yang berdampak pada pendapatan masyarakat, sebagai dampak partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata.
Strategi Masyarakat Pemilik Usaha Warung dalam Menghadapi Tantangan Digitalisasi (Shopee, Lazada, Bukalapak, dan lainnya) di Taratara Jenie Posumah; Didin Syarifuddin; Meiske Lasut; Paulus Robert Tuerah; Ansela Riantung; Romi Mesra
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 1 (2024): (JUNI 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i1.9849

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana strategi masyarakat pemilik usaha warung dalam menghadapi tantangan digitalisasi (shopee, lazada, bukalapak, dan lainnya) di Taratara. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk menghasilkan gambaran yang menyeluruh, faktual, dan akurat dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Menurut temuan studi lapangan, pemilik usaha warung di Taratara menunjukkan kesadaran dan sikap adaptif terhadap tantangan digitalisasi. Mereka mengakui dampak negatif e-commerce pada pelanggan konvensional, namun juga melihat peluang dalam perubahan ini. Strategi mereka melibatkan pendekatan hibrida: mempelajari dan mengadopsi teknologi digital seperti marketplace dan aplikasi e-commerce, sambil tetap mempertahankan layanan tradisional untuk segmen pelanggan tertentu. Para pemilik warung ini menunjukkan keterbukaan untuk belajar dan beradaptasi, dengan tujuan menjaga relevansi bisnis mereka di era digital tanpa meninggalkan sepenuhnya model bisnis konvensional yang masih bermanfaat bagi sebagian pelanggan.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Serta Dampaknya Terhadap Loyalitas Pasien Rawat Jalan Raden Muhammad Nobel; Didin Syarifuddin; Purwadhi Purwadhi
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 3 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas Pelayanan sangat berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan dalam hal ini pasien penerima jasa pelayanan di rumah sakit. Dampak dari kepuasan  pasien  adalah  loyalitas  pasien  terhadap  rumah sakit tersebut. Loyalitas pasien dipengaruhi oleh kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan secara keseluruhan dimana pasien yang merasa puas akan kembali menggunakan jasa pelayanan, serta merekomendasikan kepada orang lain. Guna pencapaian kualitas pelayanan yang optimal, maka diperlukan pengembangan yang diarahkan terhadap peningkatan mutu dan kualitas pelayanan yang prima yang dapat terukur dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diterima. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana gambaran, pengaruh dan hubungan antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan serta dampaknya terhadap loyalitas pasien rawat jalan di RSUD Cideres Kabupaten Majalengka. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitaitf dengan pendekatan  path analisis dengan SPSS dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan kualitas pelayanan rumah sakit memberikan kontribusi atau terhadap kepuasan pasien sebesar 55,6% dan 44.4% dipengaruhi faktor variabel lain, kepuasan pasien memberikan kontribusi atau pengaruh terhadap loyalitas sebesar 79,4%.dan 20.6% dipengaruhi faktor variabel lain, kualitas pelayanan rumah sakit memberikan kontribusi atau pengaruh terhadap loyalitas sebesar 51.8% dan 48,2% dipengaruhi faktor variabel lain.
Nilai Daya Tarik Wisata Tanaman Organik Syarifuddin, Didin; Musafa
Jurnal Kajian Pariwisata Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v3i1.525

Abstract

ABSTRAK Tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya sayuran organik menjadikan pertanian organik menarik perhatian bagi produsen juga konsumen, sehingga berdampak memiliki daya tarik wisata. Masyarakat lebih menyukai tanaman organik kalaupun harganya lebih mahal, karena masyarakat menyadari tentang pentingnya kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan nilai daya tarik wisata pada tanaman sayuran organik, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengambilan data dilakukan kepada delapan orang informan petani dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai daya tarik wisata pada tanaman organik Kampung Cigiringsing dibangun oleh keaslian sayuran organik yang hijau dan rindang dengan lingkungan alam yang sejuk, kemenarikan tergambar melalui aliran air kali yang bersih bebas dari limbah memberikan kesejukan pada lahan tanaman, keberagaman tergambar dari jenis sayuran yang bervariasi dapat memberikan pengetahuan baru bagi pengunjung, keunikan tergambar dari daya tahun sayuran, rasa yang lebih enak, suasana lingkungan dengan udara segar, terhindar dari pestisida, kebersihan tergambar dari lingkungan terbebas dari polusi udara dan air sehingga memberikan kesegaran, keindahan dan kenyamanan serta keamanan tergambar dari rasa aman wisatawan yang berkunjung ke lahan tanaman serta keamanan masyarakat dalam mengkonsumsi sayuran. ABSTRACT Growing public awareness of the importance of organic vegetables makes organic farming attract attention to producers as well as consumers so that they have tourism attraction. People prefer organic plants even if they are more expensive, because people are aware of the importance of health. The purpose of this study was to explain the value of tourist attraction in organic vegetable plants, using a qualitative descriptive method, data collection was carried out on eight farmer and consumer informants. The results showed that the value of tourist attraction in the organic plants of Kampung Cigiringsing was built by the authenticity of green and shady organic vegetables with a cool natural environment, the attractiveness is illustrated through the flow of clean river water free of waste providing coolness to the plant land, the diversity depicted from the various types of vegetables can provide new knowledge for visitors, the uniqueness is reflected in the vegetable year's power, the taste is better, the environmental atmosphere with fresh air, avoided from pesticides, cleanliness is reflected in the environment free from air and water pollution so as to provide freshness, beauty and comfort as well as security is reflected in the sense of security of tourists visiting the plantation area and the safety of the community in consuming vegetables.
Nilai Modal Sosial Pada Petani Lebah Madu di Desa Wisata Ciburial Syarifuddin, Didin
Jurnal Kajian Pariwisata Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v5i1.1079

Abstract

Fenomena sosial yang terjadi dalam bentuk penurunan tingkat ekonomi yang digambarkan dengan tingginya tingkat kemiskinan dan pengangguran, rendahnya daya beli masyarakat dan penurunan nilainilai budaya, tercermin melalui lemahnya kepercayaan masyarakat yang berujung pada renggangnya hubungan sosial dan rendahnya keperdulian sesama manusia sehingga menjauhkan tercapainya kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menjelaskan modal sosial yang dibangun melalui aspek nilai dan norma sosial, kepercayaan, kerjasama, jaringan dan partisipasi. Penelitian ini dilakukan pada petani lebah madu di Kampung Cikurutug Desa Wisata Ciburial. Metode kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam dengan analisis reduksi dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kampung Cikurutug tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang sarat dengan nilai-nilai kehidupan. Nilai kehidupan ini menjadi dasar tumbuhnya nilai-nilai modal sosial yaitu nilai dan norma sosial, kepercayaan, kerjasama, jaringan dan partisipasi. Bangunan nilai modal sosial melekat pada setiap anggota masyarakat yang diwariskan secara turun temurun. Nilai ini diyakini sarat makna dan menunjukkan kebenaran, artinya dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat; bermanfaat, artinya memberikan arah yang jelas dalam menjalani kehidupan; dapat menunjukkan pilihan yang tepat dan terbaik; memiliki tujuan yang jelas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang penuh harmoni dalam membangun Desa Ciburial sebagai Desa Wisata.
PENGARUH LINGKUNGAN, BEBAN DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KARYAWAN DI RSIA MUTIARA BUNDA Sulistiyanto, Henri; Rosidawati, Imas; Syarifuddin, Didin
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 15 No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v15i1.1278

Abstract

RSIA (Rumah Sakit Ibu dan Anak) merupakan rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan khususnya pada ibu dan anak. Pertumbuhan rumah sakit meningkat pesat dipengaruhi oleh beberapa persaingan, adanya perubahan bidang kependudukan, ilmu pengetahuan dan teknologi, perekonomian, persaingan pasar dan sosial serta sumber daya manusia. Adanya ketidakpuasan karyawan baik dari lingkungan kerja, beban kerja dan kompensasi menyebabkan ketidakstabilan yang dialami rumah sakit sehingga menimbulkan kerugian secara finansial dan menurunnya angka produktifitas karyawan serta dampak lain yang dapat mengganggu kestabilan organisasi rumah sakit. Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh lingkungan, beban dan kompensasi terhadap kepuasan karyawan di RSIA Mutiara Bunda Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian ini adalah cross-sectional design. Sampel pada penelitian adalah karyawan RSIA Mutiara Bunda Malang berjumlah 100 orang, menggunakan Teknik Purposive Sampling. Analisis penelitian menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui hubungan antar variabel (model causal) dengan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan, beban dan kompensasi secara simultan (bersama-sama) berpengaruh terhadap kepuasan karyawan di RSIA Mutiara Bunda Malang. Rumah sakit hendaknya memperhatikan beban kerja karyawan sesuai job desk masing-masing bagian, meningkatkan kompensasi, memberikan reward untuk karyawan teladan, mengatur kondisi lingkungan kerja rumah sakit yang kondusif (fisik dan psikologis) untuk mendukung kinerja karyawan rumah sakit yang lebih optimal. RSIA (Mother and Child Hospital) is a hospital that provides health srvices, especially for mothers and children. The rapid growth of hospitals is influenced by several competitions, changes in population, science and technology, the economy, market and social competition and human resources. The existance of employee dissatisfaction regarding the work environment, workload, and compensation causes instability experienced by hospitals, resulting in financial losses and reduced employee productivity rates as well as other impacts that can disrupt the stability of the hospital organization. The aim of the research was to analyze the influence of the environment, burden, and compensation on employee satisfaction at RSIA Mutiara Bunda Malang. The research method used is a quantitative method with the research design being a cross-sectional design. The sample in the research was 100 employees of RSIA Mutiara Bunda Malang, using purposive sampling technique. Research analysis uses linear multiple regression to determine the relationship between variables (causal model) and AMOS. The results of the research show that environment, burden and compensation simultaneously (together) influence employee satisfaction at RSIA Mutiara Bunda Malang. Hospital should pay attention to employee workload according to the job description of each department, increase compensation, provide rewards for exemplary employees, organize conducive hospital work environment condition (physical and psycological) to support more optimal performance of hospital employees.