p-Index From 2021 - 2026
6.944
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JDM (Jurnal Dinamika Manajemen) International Journal of Nusantara Islam Media Wisata Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Jurnal Manajemen Resort dan Leisure Journal of Management and Business Review Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ecodemica : Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Jurnal Pariwisata Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Kesehatan Medika Saintika JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung International Journal of Marketing and Human Resource Research SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Jurnal Kajian Pariwisata Jurnal Sains Manajemen Jurnal Kolaboratif Sains Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Research of Service Administration Health and Sains Healthys Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Pendidikan dan Perhotelan Journal of Accounting and Finance Management (JAFM) Business Management Padma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Bina Ilmiah Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Innovative: Journal Of Social Science Research El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia International Journal of Nusantara Islam Jurnal Cendekia Ilmiah Nusantara : Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Perhotelan JIMI
Claim Missing Document
Check
Articles

Legitimasi Kebijakan Publik Di Era Disinformasi Studi Sosiologis Tentang Respons Masyarakat Terhadap Program Makan Bergizi Gratis Di Indonesia: Legitimacy of Public Policy in the Age of Disinformation A Sociological Study of Public Response to Free Nutritious Meal Programs in Indonesia Prayudha Satya Bhakti; Didin Syarifuddin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9662

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan publik di Indonesia yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak usia sekolah serta mendukung keberlanjutan pendidikan. Namun, di era digital, program ini menghadapi tantangan terkait legitimasi akibat maraknya disinformasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis bentuk disinformasi, persepsi masyarakat, dan dampaknya terhadap legitimasi kebijakan MBG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disinformasi muncul dalam bentuk narasi politisasi program, isu kualitas makanan, dan persepsi negatif terkait anggaran, yang memengaruhi sikap masyarakat; sebagian mendukung karena manfaat langsung, sementara sebagian lain bersikap skeptis terhadap niat pemerintah. Rendahnya literasi digital dan komunikasi publik yang bersifat top-down memperkuat penyebaran informasi tidak akurat sehingga mengurangi partisipasi dan kepercayaan masyarakat. Legitimasi kebijakan publik dalam konteks ini tidak hanya ditentukan oleh efektivitas program, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah membangun interaksi sosial dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan legitimasi MBG memerlukan strategi komunikasi yang transparan, edukasi literasi digital, pelibatan aktif masyarakat, serta sistem klarifikasi cepat terhadap informasi palsu. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pembuat kebijakan untuk merancang program publik yang lebih efektif dan mampu mempertahankan legitimasi di tengah tantangan disinformasi.
Modal Sosial dan Dinamika Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Desa Wisata Berkelanjutan Syarifuddin, Didin
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11660

Abstract

Transformasi sosial ekonomi melalui pengembangan desa wisata menuntut integrasi modal sosial yaitu kepercayaan jaringan dan resiprositas agar inisiatif berbasis masyarakat lebih efektif dan berkelanjutan Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah secara mendalam peran dimensi modal sosial dalam memfasilitasi partisipasi aktif warga mobilisasi sumber daya lokal dan inovasi produk pariwisata Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal di tiga desa terpilih di Kabupaten Bandung Teknik pengumpulan data meliputi social mapping wawancara mendalam observasi partisipatif serta analisis tematik kolaboratif yang melibatkan partisipan sebagai mitra reflektif Hasil penelitian menggambarkan bahwa kepercayaan antar anggota masyarakat dan terhadap institusi lokal menjadi fondasi koordinasi kolektif Jaringan internal memfasilitasi organisasi dan forum kolaborasi sedangkan kemitraan eksternal membuka akses dukungan teknis dan sumber daya Praktik resiprositas meningkatkan solidaritas dan keberlanjutan aksi bersama Sintesis antardimensi mengungkap sinergi yang memperkuat mobilisasi inovasi dan identitas budaya desa Modal sosial merupakan faktor kunci dalam pemberdayaan komunitas dan pembangunan desa wisata berkelanjutan Disarankan penguatan forum musyawarah rutin penyediaan platform digital kolaboratif formaliasi mekanisme pinjam meminjam aset serta program pelatihan berkelanjutan Pendekatan ini layak dijadikan blueprint untuk replikasi dan peningkatan kapasitas kelembagaan lokal di wilayah lain < p>
The Influence of Education, Training and Work Experience on Employee Competence at Mall X in Bandung City Fauzzia, Willma; Komara, Endang; Syarifuddin, Didin
Business Management Vol 5, No 1 (2026): Business Management Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/bisnis.v5i1.10176

Abstract

This study aims to analyze the influence of education, training, and work experience on employee competence at Mall X in Bandung City. The research employs a quantitative method with a descriptive and verificative approach. The population consists of 110 active employees at Mall X, utilizing a saturated sampling technique. Data were collected through questionnaires using a Likert scale and analyzed using multiple linear regression with SPSS version 19. The results indicate that: (1) education has a negative and significant effect on employee competence (t-value = 9.517, p < 0.05); (2) training has a positive and significant effect on employee competence (t-value = 23.218, p < 0.05); (3) work experience has a positive and significant effect on employee competence (t-value = 7.153, p < 0.05); and (4) simultaneously, education, training, and work experience significantly influence employee competence (F-value = 384.034, p < 0.05) with a coefficient of determination (R²) of 91.6%. These findings suggest that while formal education may not directly enhance competence in hard service operations, structured training programs and accumulated work experience significantly contribute to employee competence development in the retail industry.
Pengaruh Pelatihan, Kepuasan Kerja, dan Pemberian Insentif Terhadap Kinerja dan Implikasinya Terhadap Produktivitas Perawat di Rumah Sakit Medina Garut Jawa Barat Fachri Muhammad, Kevin; Purwadhi, Purwadhi; Syarifuddin, Didin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63648

Abstract

Produktivitas tenaga keperawatan merupakan faktor penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, kepuasan kerja, dan pemberian insentif terhadap kinerja perawat serta dampaknya terhadap produktivitas kerja di Rumah Sakit Medina Garut Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif.. Penelitian bersifat analitik observasional dengan desain cross-sectional, melibatkan 146 perawat sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Variabel pelatihan (X1), kepuasan kerja (X2), insentif (X3), kinerja (Y), dan produktivitas (Z) diukur melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan path analysis berbasis Structural Equation Modeling (SEM) dengan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan, kepuasan kerja, dan insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, dengan nilai t hitung masing-masing 8,247; 9,678; dan 9,715 (p-value 0,000). Secara simultan, ketiga variabel memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja (F hitung 313,990 > 2,668). Kontribusi terbesar berasal dari kepuasan kerja (45,4%), diikuti insentif (26,8%) dan pelatihan (14,6%). Selanjutnya, kinerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas dengan t hitung 11,565 dan kontribusi 65,3%. Analisis mediasi juga menunjukkan bahwa pelatihan, kepuasan, dan insentif memengaruhi produktivitas melalui kinerja (F hitung 66,043 > 2,436). Triangulasi data dilakukan untuk memperkuat validitas temuan. Penelitian ini memberikan dasar penting bagi perumusan kebijakan pengembangan produktivitas yang efektif dan berkelanjutan di RS Medina Garut.
Studi Komparatif Persepsi Wisatawan Domestik Terhadap Kualitas Pelayanan Destinasi Wisata di Dua Negara dengan Konteks Sosial dan Budaya Berbeda Radiffa Chikal Nayandra; Didin Syarifuddin
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat persepsi kualitas pelayanan antara wisatawan domestik di Indonesia (Dufan Jakarta) dan Taiwan (Taipei Children’s Amusement Park) serta mengidentifikasi dimensi prioritas yang membentuk loyalitas kunjungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif-komparatif dengan teknik purposive sampling terhadap 40 responden (20 responden Indonesia dan 20 responden Taiwan). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berbasis dimensi SERVQUAL dan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U serta regresi linear berganda. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan persepsi yang sangat signifikan pada seluruh dimensi pelayanan antara kedua negara  (p < 0,001), di mana wisatawan Taiwan secara konsisten memberikan penilaian yang jauh lebih tinggi dibandingkan wisatawan Indonesia. Analisis regresi mengungkapkan bahwa dimensi fisik dan interaksi sosial secara simultan berkontribusi sebesar 79,3% terhadap kepuasan keseluruhan (p = 0,001). Temuan krusial penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi fisik merupakan prioritas utama bagi wisatawan di kedua negara dalam membentuk loyalitas kunjungan, dengan koefisien pengaruh di Indonesia sebesar 0,658 dan di Taiwan sebesar 0,760. Sebaliknya, dimensi interaksi sosial tidak berpengaruh signifikan, bahkan menunjukkan tren negatif di Taiwan (-0,131), mengindikasikan pergeseran perilaku wisatawan yang lebih menghargai fungsionalitas, efisiensi, dan keandalan sistem fisik dibandingkan interaksi sosial yang intens. Secara umum, kualitas pelayanan di Taipei Children’s Amusement Park dinilai lebih baik dalam memenuhi ekspektasi wisatawan dibandingkan Dufan Jakarta.
Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Kebersihan sebagai Keunggulan Kompetitif di Desa Wisata Cisande Sukabumi Erick Aditiya Saputra; Didin Syarifuddin
PADMA Vol 6 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v6i1.2747

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimotivasi oleh rendahnya tingkat pengelolaan kebersihan lingkungan di Desa Wisata Cisande, yang memengaruhi kualitas dan daya tariknya sebagai destinasi wisata. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan kebersihan lingkungan guna menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan observasi, wawancara, sosialisasi, pendidikan, dan kegiatan bersih-bersih masyarakat. Hasil menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat, kegiatan kebersihan yang lebih terorganisir, kondisi lingkungan yang lebih optimal dan diikuti oleh peningkatan kesadaran tentang pengelolaan sampah yang tepat. Dampaknya tercermin tidak hanya pada peningkatan fisik lingkungan tetapi juga pada perubahan perilaku positif di kalangan masyarakat terhadap kebersihan. Oleh karena itu, pengelolaan kebersihan berbasis masyarakat dapat menjadi keunggulan kompetitif dalam pengembangan Desa Wisata Cisande.
PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI DAN KERJASAMA TIM TERHADAP PERILAKU PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI INSTALASI RAWAT INAP RS X Rezi Erlim; Purwadhi Purwadhi; Didin Syarifuddin
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.3276

Abstract

Komunikasi dan kerjasama tim merupakan dimensi penting dalam budaya keselamatan pasien. Budaya ini mendorong lingkungan kerja kolaboratif yang mendukung pelaporan insiden secara aman dan adil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi organisasi dan kerjasama tim terhadap perilaku pelaporan insiden keselamatan pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit X. Penelitian menggunakan metode deskriptif verifikatif, melibatkan 201 responden dari total 415 perawat dan bidan yang diambil secara accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner elektronik dan dianalisis menggunakan uji regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi organisasi (p=0,001<0,05; OR=8,5%) dan kerjasama tim (p=0,002<0,05; OR=11,1%) berpengaruh signifikan terhadap perilaku pelaporan. Uji simultan juga menunjukkan pengaruh signifikan dari kedua variabel terhadap perilaku pelaporan (p=0,000 <0,05). Namun, besarnya kontribusi kedua variabel terhadap perilaku pelaporan hanya sebesar 19,6%, menunjukkan adanya faktor lain yang turut memengaruhi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa komunikasi yang efektif dan kerjasama tim yang solid dapat meningkatkan perilaku pelaporan insiden keselamatan pasien, mendukung terciptanya budaya just culture di rumah sakit.
Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Pelestarian Rasi di Kampung Adat Cireundeu Anggi Dwiyanti; Didin Syarifuddin
JURNAL ILMIAH MULTIDISIPLIN INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2026): April-Juni
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji partisipasi masyarakat lokal dalam pelestarian budaya pangan rasi (beras singkong) di Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, sebagai simbol identitas Sunda Wiwitan dan kearifan lokal yang berkelanjutan. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan wawancara terhadap Ketua POKDARWIS, Penelitian mengeksplorasi lima dimensi partisipasi: ekonomi (wisata, pengolahan rasi, UMKM, kemandirian pangan), sosial (solidaritas, regenerasi muda, penguatan identitas sosial), budaya (warisan leluhur, ritual adat, representasi visual, simbol ketahanan budaya), lingkungan (praktik Bertani sosial, etnoagrikultur, kesadaran ekologis), serta politik (musyawarah, transparansi, tata kelola berkelanjutan). Kampung Adat Cireundeu, dengan 1.200 jiwa di lahan 64 ha, mempertahankan tradisi rasi sejak 1918 melalui struktur pranata adat, hutan larangan, dan gotong royong, dengan mengembangkan pariwisata berbasis komunitas (CBT) untuk peningkatan kesejahteraan. Temuan menunjukkan partisipasi aktif masyarakat memperkuat ketahanan budaya-ekonomi-lingkungan di tengah modernisasi, dengan potensi CBT mendukung SDGs (Sustainable Development Goals) seperti pengentasan kemiskinan dan pelestarian budaya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model partisipatif untuk kampung adat di Indonesia, menekankan pemberdayaan komunitas sebagai kunci keberlanjutan. Rekomendasi mencakup penguatan kolaborasi pemerintah-komunitas untuk investasi energi terbarukan, pendidikan adat digital, dan diversifikasi produk rasi guna mitigasi tantangan modernisasi.
The Influence of Educational Content, Podcasts, and Patient Testimonials on Instagram on Generation Z's Treatment-Seeking Interest at M Hospital Jakarta Maria Theresia Pinsasia; Rian Andriani; Didin Syarifuddin
International Journal of Marketing & Human Resource Research Vol. 7 No. 1 (2026): International Journal of Marketing and Human Resource Research
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/ijmhrr.v7i1.3349

Abstract

This study examines the influence of educational content, podcasts, and patient testimonials on Instagram on Generation Z's willingness to seek treatment at M Hospital Jakarta. The research employs a quantitative approach with a survey method involving 125 Generation Z respondents who actively use Instagram, selected through simple random sampling. Data were collected using validated and reliable questionnaires containing indicators for educational content, podcasts, patient testimonials, and treatment interest variables. Multiple linear regression analysis was used to determine the effect of each variable on treatment interest. The findings reveal that all three variables educational content, podcasts, and patient testimonials significantly influence Generation Z's interest in seeking treatment at M Hospital Jakarta. Educational content demonstrates a positive and significant effect (coefficient 0.298, p < 0.05), podcasts show a positive and significant impact (coefficient 0.352, p < 0.05), and patient testimonials exhibit a positive and significant influence (coefficient 0.287, p < 0.05). Simultaneously, these three variables account for 69.1% of the variance in treatment interest (R² = 0.691, F = 89.941, p < 0.001). These results indicate that health-related content designed attractively and educatively on social media, particularly Instagram, can enhance Generation Z's trust and motivation to utilize healthcare services, while strengthening hospital promotional strategies. This research provides valuable implications for hospitals in designing appropriate and effective social media-based promotional strategies to reach younger generations. Through engaging and educational content, podcasts, and patient testimonials, hospitals can increase treatment interest and build a positive image among Generation Z, who are increasingly active in the digital media landscape
Analisis Sosiologis Peran dan Interaksi Tenaga Kerja terhadap Produktivitas di Industri Farmasi Tara Shinta Yuliani; Didin Syarifuddin
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 6 No. 1 (2026): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v6i1.10900

Abstract

This research focuses on understanding how workforce roles and interactions influence productivity in the pharmaceutical industry, using a case study at PT Novell Pharmaceutical Laboratories Gunung Putri, Bogor. The researchers believe that productivity is not solely determined by technical and procedural aspects but is also shaped by the social dynamics of the workplace. This study employed a qualitative approach, combining literature review, field observations, and in-depth interviews with several employees at PT Novell. This method was used to understand daily work practices in a production environment subject to strict regulations. The findings indicate that a clear division of roles plays a crucial role in maintaining smooth work coordination and reducing the potential for operational errors. Furthermore, the quality of social interactions among workers tends to influence the effectiveness of collaboration, particularly in processes that demand precision and consistency. These findings demonstrate that productivity in the pharmaceutical industry needs to be understood as a result of a combination of technical and social aspects, making a sociological perspective relevant in human resource management.