p-Index From 2021 - 2026
6.384
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JDM (Jurnal Dinamika Manajemen) International Journal of Nusantara Islam Media Wisata Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Jurnal Manajemen Resort dan Leisure Journal of Management and Business Review Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ecodemica : Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Jurnal Pariwisata Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Kesehatan Medika Saintika JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) International Journal of Marketing and Human Resource Research SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Jurnal Kajian Pariwisata Jurnal Sains Manajemen Jurnal Kolaboratif Sains Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Research of Service Administration Health and Sains Healthys Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Pendidikan dan Perhotelan Journal of Accounting and Finance Management (JAFM) Business Management Media Bina Ilmiah Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Innovative: Journal Of Social Science Research El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia International Journal of Nusantara Islam J-CEKI Nusantara : Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Perhotelan
Claim Missing Document
Check
Articles

Paradigma sosiologis: Pemberdayaan Perempuan Dalam Kuliner Tradisional Sunda di Desa Girimekar Syarifuddin, Didin
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 2 (2024): (DECEMBER 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i2.10340

Abstract

Kaum perempuan sering diidentikkan hanya dengan urusan domestik, sehingga peran mereka dalam masyarakat diabaikan, menyebabkan partisipasi mereka dalam kegiatan usaha lebih rendah dibandingkan laki-laki dan pemberdayaan perempuan tidak maksimal, termasuk kaum perempuan di Desa Wisata Girimekar. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pemberdayaan perempuan dalam kegiatan kuliner tradisional dalam perspektif Sosiologi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara mendalam terhadap perempuan yang terlibat dalam sektor kuliner tradisional. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengungkapkan dampak pemberdayaan perempuan dalam kegiatan kuliner tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kuliner tradisional di Desa Wisata Girimekar mencerminkan kearifan lokal yang berpadu dengan nilai sosial dan keindahan alam. Partisipasi perempuan dalam memproduksi makanan tradisional memperkuat ikatan sosial, melestarikan tradisi, dan berkontribusi pada perekonomian masyarakat. Pemberdayaan perempuan dalam kuliner tradisional mencakup aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Perempuan tidak hanya mengembangkan keterampilan memasak, tetapi juga berperan penting dalam ekonomi keluarga, serta melestarikan warisan budaya kuliner tradisional. Pemberdayaan perempuan ini mencerminkan fenomena sosial yang melibatkan peran gender, norma budaya, dan jaringan sosial. Perempuan berperan sebagai pelestari tradisi sekaligus agen perubahan yang meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendukung pengembangan usaha kuliner. Pemberdayaan perempuan di Desa Wisata Girimekar perlu diperkuat melalui akses yang lebih baik terhadap modal, pendidikan, teknologi, serta pelatihan berkelanjutan.
Modal Sosial dan Dinamika Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Desa Wisata Berkelanjutan Syarifuddin, Didin
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11660

Abstract

Transformasi sosial-ekonomi melalui pengembangan desa wisata menuntut integrasi modal sosial, yaitu kepercayaan, jaringan dan resiprositas, agar inisiatif berbasis masyarakat lebih efektif dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah secara mendalam peran dimensi modal sosial dalam memfasilitasi partisipasi aktif warga, mobilisasi sumber daya lokal, dan inovasi produk pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal di tiga desa terpilih di Kabupaten Bandung. Teknik pengumpulan data meliputi social mapping, wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis tematik kolaboratif yang melibatkan partisipan sebagai mitra reflektif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa kepercayaan antar anggota masyarakat dan terhadap institusi lokal menjadi fondasi koordinasi kolektif. Jaringan internal memfasilitasi organisasi dan forum kolaborasi, sedangkan kemitraan eksternal membuka akses dukungan teknis dan sumber daya. Praktik resiprositas meningkatkan solidaritas dan keberlanjutan aksi bersama. Sintesis antardimensi mengungkap sinergi yang memperkuat mobilisasi, inovasi, dan identitas budaya desa. Modal sosial merupakan faktor kunci dalam pemberdayaan komunitas dan pembangunan desa wisata berkelanjutan. Disarankan penguatan forum musyawarah rutin, penyediaan platform digital kolaboratif, formaliasi mekanisme pinjam-meminjam aset, serta program pelatihan berkelanjutan. Pendekatan ini layak dijadikan blueprint untuk replikasi dan peningkatan kapasitas kelembagaan lokal di wilayah lain.
Sinergi Pariwisata Budaya dan Pembangunan Keterikatan Sosial dalam Ruang Publik di Taman Lembah Dewata Lembang Shallomitha, Sharon Rosie; Syarifuddin, Didin
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5843

Abstract

Penelitian ini bertempatkan di Taman Lembah Dewata, Bandung, Jawa barat yang membahas tentang interaksi budaya serta bagaimana hal ini memperkuat keterikatan sosial antara pengunjung, pengelola dan penduduk setempat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, isi penelitian ini mengungkap bagaimana dampak sinergi budaya dengan melalui proses wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata budaya di Taman Lembah Dewata berhasil meningkatkan keterikatan sosial. Pengunjung dari berbagai latar belakang lebih terhubung dengan budaya lokal melalui acara dan festival. Fasilitas seperti pusat informasi budaya, restoran khas daerah, dan event kebudayaan semakin memperkuat keterikatan ini. Percampuran budaya yang terjadi tidak hanya meningkatkan rasa kebersamaan dan toleransi, tetapi juga memikiki dampak positif bagi sektor pariwisata. Dalam penelitian ini memfokuskan pentingnya kerjasama antara komunitas lokal, pemerintah, dan sektor swasta dalam mendukung pariwisata. Promosi efektif, pengembangan infrastruktur berkelanjutan, dan pelatihan bagi pelaku pariwisata menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya tarik destinasi. Dengan langkah-langkah ini, Taman Lembah Dewata diharapkan terus berkembang sebagai destinasi unggulan, sekaligus menjadi model inspiratif bagi wisata berbasis budaya yang inklusif dan berkelanjutan. Keaslian budaya lokal yang dipertahankan, sambil mengakomodasi kebutuhan wisatawan modern, menjadi kunci sukses dalam pengembangan destinasi wisata.
STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KUNJUNGAN PASIEN PADA KLINIK NUKLIR SERPONG SETELAH PERUBAHAN KEBIJAKAN ORGANISASI Inna Intani Mustopa; R.Poppy Yaniawati; Didin Syarifuddin
Media Bina Ilmiah Vol. 20 No. 2: September 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The organizational transformation from BATAN to BRIN, as mandated by Presidential Regulation No. 78 of 2021, has significantly impacted the operations of the Serpong Nuclear Clinic. This change was followed by a decline in patient visits and regulatory uncertainties regarding clinical services. This study aims to analyze the challenges and opportunities faced by the clinic, identify effective marketing strategies, and assess their implementation in increasing patient visits post-restructuring. The study employed a mixed method approach, combining quantitative and qualitative methods. Quantitative data were collected through questionnaires distributed to 100 respondents, while qualitative insights were obtained through in-depth interviews with key informants. The findings indicate that the clinic possesses strengths in service offerings, pricing (free services), human resources, and efficient service processes. However, it faces weaknesses in suboptimal promotional efforts and low employee perception of service quality. SWOT analysis positioned the clinic in Quadrant I, suggesting an aggressive (growth) strategy that leverages internal strengths to capitalize on external opportunities. Regression analysis confirmed that the 7P marketing mix strategy has a significant impact on patient visit numbers, contributing 46.24% to the variance, with the product dimension being the most influential factor. The proposed strategic implementations include internal promotion programs, brand strengthening, basic digital marketing, diversification of preventive services, and improved cross-unit communication. These initiatives are expected to enhance employee awareness, increase service utilization, and ensure the clinic’s long-term sustainability
The Influence of Work Life Balance, Mental Health and Burnout on the Work Motivation of Employees at The Bogorejo Community Health Center, Blora District Sari, Dhiastika Nanda; A. Rohendi, A. Rohendi; Syarifuddin, Didin
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 4 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i4.9320

Abstract

This study aims to analyze the influence of work-life balance, mental health, and burnout on employee work motivation at the Bogorejo Community Health Center in Blora Regency. The background of this study is based on the phenomenon of low work motivation reflected in high rates of lateness and absenteeism, as well as pre-survey results that indicate an imbalance between work and personal life, mental health problems, and high levels of burnout. This study used a quantitative method with a survey approach, involving 56 respondents who were employees of the Bogorejo Community Health Center. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The results showed that work-life balance and mental health had a significant positive effect on work motivation, while burnout had a significant negative effect on work motivation. These findings provide important implications for human resource management in the health sector, particularly in designing policies to improve the welfare and work motivation of health workers.
Green Customer Behavior on Eco-Friendly Products: Innovation Approach Alamsyah, Doni Purnama; Syarifuddin, Didin; Mohammed, Hayder Alhadey Ahmed
JDM (Jurnal Dinamika Manajemen) Vol 9, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jdm.v9i2.15386

Abstract

This aim of the study investigates the correlation of perceived innovation, service innovation and green perceived value on eco-friendly products, to improve customer decision of product with moderation of sex and educational background. The study of eco-friendly product has been common in the world. Indonesia is a country which is not very good at circulation of eco-friendly product. The study is conducted with focuses on eco-friendly products; through experiment survey to customer who has bought eco-friendly products in Bandung city. The research found that perceived innovation, service innovation and green perceived value have correlation. However green perceived value as based of purchase decision of customer can only be improved by perceived innovation of eco-friendly products. Furthermore, sex and customer’s educational background can truly support the correlation of perceived innovation with green perceived value of customer. This research finding explained how important perceived innovation supported by the characteristics (sex, educational background) of customers.
PENGARUH PENGALAMAN MUSEUM EXPERIENCE TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG DI MUSEUM SRI BADUGA Pinaringsih Kristiutami, Yuliana; Puspita Dewi, Dita; Syarifuddin, Didin
JURNAL NUSANTARA Vol 3 No 2 (2020): EDISI 6 AGU 2020
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v3i2.19

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengalaman museum terhadap kepuasan pengunjung di Museum Sri Baduga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-verifikasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dengan menguji hipotesis menggunakan uji R 2 dan uji t. Penelitian ini juga menggunakan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Dari hasil uji statistik, diketahui bahwa pengalaman museum memiliki hasil positif. dan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung dengan koefisien regresi = 0,806 dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.
Nilai Daya Tarik Wisata Tanaman Organik Syarifuddin, Didin; Musafa
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v3i1.525

Abstract

ABSTRAK Tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya sayuran organik menjadikan pertanian organik menarik perhatian bagi produsen juga konsumen, sehingga berdampak memiliki daya tarik wisata. Masyarakat lebih menyukai tanaman organik kalaupun harganya lebih mahal, karena masyarakat menyadari tentang pentingnya kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan nilai daya tarik wisata pada tanaman sayuran organik, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengambilan data dilakukan kepada delapan orang informan petani dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai daya tarik wisata pada tanaman organik Kampung Cigiringsing dibangun oleh keaslian sayuran organik yang hijau dan rindang dengan lingkungan alam yang sejuk, kemenarikan tergambar melalui aliran air kali yang bersih bebas dari limbah memberikan kesejukan pada lahan tanaman, keberagaman tergambar dari jenis sayuran yang bervariasi dapat memberikan pengetahuan baru bagi pengunjung, keunikan tergambar dari daya tahun sayuran, rasa yang lebih enak, suasana lingkungan dengan udara segar, terhindar dari pestisida, kebersihan tergambar dari lingkungan terbebas dari polusi udara dan air sehingga memberikan kesegaran, keindahan dan kenyamanan serta keamanan tergambar dari rasa aman wisatawan yang berkunjung ke lahan tanaman serta keamanan masyarakat dalam mengkonsumsi sayuran. ABSTRACT Growing public awareness of the importance of organic vegetables makes organic farming attract attention to producers as well as consumers so that they have tourism attraction. People prefer organic plants even if they are more expensive, because people are aware of the importance of health. The purpose of this study was to explain the value of tourist attraction in organic vegetable plants, using a qualitative descriptive method, data collection was carried out on eight farmer and consumer informants. The results showed that the value of tourist attraction in the organic plants of Kampung Cigiringsing was built by the authenticity of green and shady organic vegetables with a cool natural environment, the attractiveness is illustrated through the flow of clean river water free of waste providing coolness to the plant land, the diversity depicted from the various types of vegetables can provide new knowledge for visitors, the uniqueness is reflected in the vegetable year's power, the taste is better, the environmental atmosphere with fresh air, avoided from pesticides, cleanliness is reflected in the environment free from air and water pollution so as to provide freshness, beauty and comfort as well as security is reflected in the sense of security of tourists visiting the plantation area and the safety of the community in consuming vegetables.
Nilai Modal Sosial Pada Petani Lebah Madu di Desa Wisata Ciburial Syarifuddin, Didin
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v5i1.1079

Abstract

Fenomena sosial yang terjadi dalam bentuk penurunan tingkat ekonomi yang digambarkan dengan tingginya tingkat kemiskinan dan pengangguran, rendahnya daya beli masyarakat dan penurunan nilainilai budaya, tercermin melalui lemahnya kepercayaan masyarakat yang berujung pada renggangnya hubungan sosial dan rendahnya keperdulian sesama manusia sehingga menjauhkan tercapainya kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menjelaskan modal sosial yang dibangun melalui aspek nilai dan norma sosial, kepercayaan, kerjasama, jaringan dan partisipasi. Penelitian ini dilakukan pada petani lebah madu di Kampung Cikurutug Desa Wisata Ciburial. Metode kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam dengan analisis reduksi dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kampung Cikurutug tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang sarat dengan nilai-nilai kehidupan. Nilai kehidupan ini menjadi dasar tumbuhnya nilai-nilai modal sosial yaitu nilai dan norma sosial, kepercayaan, kerjasama, jaringan dan partisipasi. Bangunan nilai modal sosial melekat pada setiap anggota masyarakat yang diwariskan secara turun temurun. Nilai ini diyakini sarat makna dan menunjukkan kebenaran, artinya dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat; bermanfaat, artinya memberikan arah yang jelas dalam menjalani kehidupan; dapat menunjukkan pilihan yang tepat dan terbaik; memiliki tujuan yang jelas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang penuh harmoni dalam membangun Desa Ciburial sebagai Desa Wisata.
PERAN KULINER DALAM MENINGKATKAN CITRA DESTINASI PARIWISATA DESA CILILIN KABUPATEN BANDUNG BARAT: Peran Kuliner, Citra Destinasi, Destinasi pariwisata Nuraeni, Ani; Syarifuddin, Didin
Jurnal Pendidikan dan Perhotelan (JPP) Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN DAN PERHOTELAN
Publisher : Family Welfare Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPPV5i2.04

Abstract

Desa Cililin merupakan desa yang terkenal dengan wisata kuliner wajit dan kerupuk gurilem yang terletak di Desa Cililin kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat. Kuliner di tempat wisata digunakan untuk mempromosikan dan membentuk citra destinasi secara efektif. Citra suatu tempat wisata adalah bagaimana wisatawan melihat dan menilai tempat yang dikunjunginya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian terdiri dari sumber data primer yaitu dari data penelitian hasil kegiatan observasi, wawancara dan dokumentasi secara langsung kelapangan, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan yang berkaitan dengan tema yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuliner memiliki faktor pendukung yakni keberagaman jenis kuliner, Lokasi yang nyaman dan bersih, Kualitas cita rasa dan penyajian, Harga, Ketersediaan Fasilitas pendukung, pelayanan, keberlanjutan dan kearifan lokal, dan promosi. Dan citra destinasi memiliki faktor yakni citra kognitif, citra kognitif dan citra unik. Kata Kunci: Peran Kuliner, Citra Destinasi, Destinasi pariwisata.