Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Brain Gym Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia Prasekolah Di PAUD Dewi Sartika Desa Mensung Kecamatan Mepanga Devi, Sefti Rani; Lestari, Katrina Feby; Siauta, Viere Allanled
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.17672

Abstract

Perkembangan motorik kasar pada anak merupakan hal penting yang dimana berkaitan erat dengan saraf, otak dan stimulasi yang diterima oleh anak. Kegiatan brain gym dapat menjadi salah satu stimulasi yang dapat diberikan kepada anak karena melalui gerakan yang ada pada brain gym dapat menstimulasi otak anak. Berdasarkan observasi awal yang yang dilakukan pada 6 orang anak di PAUD Dewi Sartika, masih ditemukan anak dengan perkembangan motorik kasar yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pengaruh brain gym terhadap perkembangan motorik kasar pada anak usia prasekolah di PAUD Dewi Sartika Desa Mensung Kecamatan Mepanga. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain penelitian pre eksperimental serta pendekatan one group pretest posttest. Hasil dari tes terhadap motorik kasar anak sebelum dilakukan brain gym menunjukan sebagian besar anak dengan hasil suspek yaitu sebanyak 6 orang (54,55%) dan setelah dilakukan brain gym didapatkan sebagian besar anak dengan hasil normal pada motorik kasarnya yaitu sebanyak 10 orang anak (90,90%). Hasil uji Wilcoxon Sign Rank didapatkan p value 0,025 yang dimana p value < 0,05 dan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh brain gym terhadap perkembangan motorik kasar pada anak usia prasekolah di PAUD Dewi Sartika Desa Mensung Kecamatan Mepanga. Kata Kunci: Brain Gym, Perkembangan Motorik Kasar.
EDUKASI MOIST WOUND HEALING PADA MASYARAKAT DI DUSUN BATURITI DESA GUNUNG SARI Lestari, Katrina Feby; Irfan, Mohamad; Fadila, Nurul; Sintiawati, Ni Wayan; Anggreni, Ni Gusti Ayu; Sudiari, Ni Made Dwi; Humolungo, Nurlela H.; Walili, Marzelina; Sanjaya, Komang; Dahlan, Maharani M.; Tebisi, Juwita Meldasari; Urbaningrum, Vidya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29103

Abstract

Luka adalah rusaknya suatu jaringan serta struktur dan fungsi dari anatomis kulit. Perawatan luka yang tidak tepat dapat membuat proses penyembuhan luka lebih lama karena aliran darah dan suplai O2 ke sekitar luka tidak lancar, sehingga dapat menyebabkan luka menjadi kronik serta meningkatkan resiko infeksi pada area luka. Salah satu bentuk pencegahan infeksi pada luka yaitu peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai perawatan luka melalui edukasi metode moist wound healing. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait perawatan luka dengan metode moist wound healing. Metode yang digunakan adalah penyuluhan disertai tanya jawab. Hasil dari 60 sampel didapatkan bahwa sebelum dilakukan edukasi terdapat 20% responden memiliki pengetahuan baik, 57% responden memiliki pengetahuan cukup dan 23% responden memiliki pengetahuan kurang sedangkan setelah edukasi didapatkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan yang dilihat dari responden aktif dan antusias dalam menjawab pertanyaan yang diberikan pemateri. Kesimpulan: Edukasi perawatan luka menggunakan metode moist wound healing pada masyarakat di Dusun Baturiti dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga proses penyembuhan luka menjadi lebih cepat dan mengurangi risiko infeksi.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Di Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah Agnes Erlita Distriani Patade, Katrina Feby Lestari, nolivianindi
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2302

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan adalah salah satu faktor yang menjadikan parameter dalam menilai tingkat pengetahuan. Studi pendahuluan mengatakan tidak tahu tentang penyebab, faktor resiko, gejala dan pencegahan penyakit jantung koroner, dan sering lupa minum obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian analisis korelasion dan desain cross-sectional. Populasi adalah semua pasien yang di rawat diruangan Melati dan rungan ICVCU di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dengan jumlah sampel 46 dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling.Hasil Penelitian : Hasil analisis uji univariat sebagian besar tingkat pengetahuan adalah baik (41,3%) sedangkan sebagian besar kepatuhan minum obat adalah rendah (54,3%). Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan p value 0,021 ≤ 0,05.Simpulan : Ada Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.Saran : Penulis berharap agar RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dapat memberikan penyuluhan berupa informasi terkait kesehatan dan khususnya mengenai pengetahuan pasien jantung koroner sehingga akan membantu pasien untuk lebih meningkatkan kepatuhan dalam pengeobatan.
Pemberian Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Anak-Anak Di Desa Uwemanje Kecamatan Kinovaro Katrina Feby Lestari; Devi Fanesa Pakaya; Yelci Kaloan; Annisa Pagotja; Sry Devi; Mutiara Annisa S.Hi. Ukum; Ni Kadek Maharani; Ni Kadek Wiranti; Nursinta Handayani; Nurul Fajria; Renaldy; Risqa Amalia; Rivaldi Nardi; Rosmita Sahran
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 03 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVID-19 is a disease that attacks the respiratory system in humans. This virus has infected millions of people, causing high mortality rates for sufferers worldwide. Children are a group that is very vulnerable to the transmission of COVID-19. Therefore, PHBS is an alternative to help prevent the transmission of COVID-19. PHBS is very important to do early on because in addition to helping individuals avoid the transmission of COVID-19, it is also to prepare the younger generation to be aware of their own health and the environment. The purpose of this community service activity is to educate children regarding PHBS during the COVID-19 pandemic. The target of this activity is the children of the 5th Corps Salvation Army Church, Uwemanje Village, Kinovaro District. The location of this activity was carried out at the Church of the 5th Corps Salvation Army, Uwemanje Village, Kinovaro District. This activity was carried out with 2 methods, namely the presentation of PHBS material as well as a demonstration of washing hands with soap. The results of the activity showed that the children already had general knowledge about PHBS, seemed enthusiastic about listening and participated in practicing hand washing with soap properly. We hope that the children in Uwemanje Village can always practice PHBS in their daily lives. Keywords: Education, PHBS, Children
Penyuluhan Kesehatan Menyikat Gigi Yang Benar Pada Anak Di SDN 10 Pantoloan Katrina Feby Lestari; Indo Iya Mappaita; Jesika Selin; Yelsi Putriana Lama; Sri Dewi Rahmawati; Fitriyah Angraini; Irmawati; Kriswanto; Ekawati; Tasrif Shandy; Rifaldi; Stevani Susilia
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gigi sebagai bagian terpenting dari mulut berfungsi menghancurkan makanan dan berbicara. Kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut menjadi salah satu penyebab kerusakan pada gigi. Anak usia 5-9 tahun merupakan kelompok umur yang lebih rentan mengalami gigi rusak/ berlubang/ sakit. Kerusakan gigi pada anak disebabkan karena mereka lebih cenderung mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis seperti cokelat dan permen tanpa menyikat gigi yang benar. Oleh karena itu, penyuluhan kesehatan penting untuk dilakukan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi anak tentang pentingnya menyikat gigi yang benar. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, demonstrasi, dan diskusi. Kegiatan ini diikuti oleh 14 anak di SDN 10 Pantoloan. Penyuluhan ini meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang menyikat gigi yang benar dengan harapan memotivasi anak untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari demi mempertahankan kesehatan gigi dan mulut.
The Effect of Educational Blogs on The Level of Knowledge About Hypertension Among The Productive Age Community in Karawana Village Glenn Frekly S. Tapa Ngale; Sisilia Rammang; Katrina Feby Lestari
Viva Medika Vol 19 No 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v19i2.2241

Abstract

Hypertension, or high blood pressure, is a dangerous noncommunicable disease (NCDs) that generally occurs with age and is often referred to as a silent killer because the symptoms are often invisible or imperceptible in most patients. Therefore, comprehensive education with easy access to information about the disease is necessary. Education through blogs has great potential as an effective tool for raising awareness, especially in controlling hypertension. This study was quantitative in nature. This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest design. The minimum sample size was 30 respondents of productive age, with sampling using purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. Univariate and bivariate data analysis was performed using the Wilcoxon test. Before the intervention, 4 respondents (13.3%) had good knowledge, sufficient knowledge in 12 respondents (40%), and insufficient knowledge in 14 respondents (40.7%). After the intervention, 15 respondents (50%) had good knowledge, 11 respondents (36.7%) had sufficient knowledge, and 4 respondents (13.3%) had insufficient knowledge. The Wilcoxon test showed a p-value of 0.001 (p<0.05), and the effect size (r=0.73) indicated a large effect. There was an effect of the educational blog on the level of knowledge about hypertension among the productive age community in Karawana Village. This study is expected to contribute to the development of education, increase public awareness of hypertension prevention, and encourage the active role of community health centers in providing health education through socialization and blog media.
Community Service Program Based on Family Empowerment through Increased Knowledge on the Use of Local Food for Stunting Prevention Lenny Gannika; Mulyadi Mulyadi; Jeanette Irene CH. Manoppo; Katrina Feby Lestari
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i2.688

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that remains a public health challenge in Indonesia. Based on the 2023 Indonesian Health Survey, the national prevalence of stunting reached 21.5%, still above the national target of 14%. Preventing stunting requires a comprehensive approach through improving family nutrition literacy and optimizing the use of locally available food. This community service activity aims to analyze the effectiveness of family empowerment-based interventions in increasing knowledge about stunting prevention through education on the use of local Minahasa food. The activity used a quasi-experimental design with a one-group pre-test–post-test approach. A total of 30 participants were purposively selected from the working area of the Ranomuut Community Health Center, Manado City. The intervention included participatory education, demonstrations of local food processing, and assistance for families at risk of stunting. Knowledge was measured using questionnaires before and after the intervention and analyzed using a paired sample t-test. The results show that the mean knowledge score increased significantly from 71.67 ± 5.31 to 85.00 ± 5.72 (p < 0.001). The mean difference of 13.33 points with a large effect size (Cohen’s d = 1.87) indicates a strong practical impact of the intervention. Participants showed an increased understanding of stunting prevention and the ability to utilize local foods such as corn, sweet potatoes, moringa leaves, gedi leaves, and seafood as sources of nutrition for complementary feeding and toddler food. The conclusion is that empowerment-based interventions through education, demonstrations, and family assistance can increase families' knowledge about stunting prevention through the use of local Minahasa food ingredients. This approach has the potential to be replicated as a contextual and sustainable promotive-preventive strategy in supporting the acceleration of stunting reduction at the community level.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI DALAM PROSES REHABILITASI PADA REMAJA PENYALAHGUNAAN NARKOBA Resqi Nur Komala Dewi; Katrina Feby Lestari; Sintong H. Hutabarat
Nursing Arts Vol. 19 No. 2 (2025): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v19i2.127

Abstract

Penyalahgunaan narkoba pada remaja merupakan masalah serius yang berdampak pada fisik, psikologis, dan sosial. Rehabilitasi menjadi langkah penting, dengan dukungan keluarga sering dianggap memengaruhi motivasi remaja untuk pulih. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan motivasi remaja dalam menjalani rehabilitasi penyalahgunaan narkoba di Kota Palu. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini melibatkan 45 remaja yang mengikuti rehabilitasi rawat jalan di BNN Kota Palu melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan motivasi yang telah tervalidasi dan reliabel. Analisis menggunakan uji Fisher Exact. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga tinggi (71,1%) dan motivasi tinggi (73,3%), dengan nilai p = 0,068 (>0,05). Kesimpulannya, tidak ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan motivasi remaja dalam rehabilitasi. Penelitian selanjutnya disarankan mempertimbangkan faktor lain seperti motivasi intrinsik, dukungan teman sebaya, lingkungan sosial, serta peran petugas rehabilitasi.
Hubungan Personal Hyginene dengan Kejadian Dermatitis pada Masyarakat di UPTD Puskesmas Kawatuna Astrid Resky Hijria; Katrina Feby Lestari; Abdul Rahman
KEWINUS: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65175/kewinus.v3i1.95

Abstract

Dermatitis is a common skin condition that can be influenced by personal hygiene practices. Poor personal hygiene may increase the risk of dermatitis due to exposure to microorganisms and irritants. This study aimed to analyze the relationship between personal hygiene and the incidence of dermatitis among community members in the working area of Kawatuna Public Health Center. This quantitative study used a cross-sectional design. The study population consisted of 2,490 community members who visited Kawatuna Public Health Center during the previous three months. A total of 67 respondents were selected using accidental sampling. Data were collected using a personal hygiene questionnaire and medical records to identify dermatitis cases. The data were analyzed using univariate and bivariate analyses, with Fisher’s exact test applied at a significance level of p < 0.05. The results showed that 50 respondents (74.6%) had poor personal hygiene, while 17 respondents (25.4%) had good personal hygiene. In addition, 63 respondents (94.0%) had dermatitis, while 4 respondents (6.0%) did not. Fisher’s exact test revealed a significant relationship between personal hygiene and the incidence of dermatitis (p = 0.003; p < 0.05). In conclusion, personal hygiene was significantly associated with the incidence of dermatitis among community members in the working area of Kawatuna Public Health Center. Improving community education on proper personal hygiene practices may help prevent dermatitis.
Digital media-based sleep hygiene education to improve knowledge and sleep quality of school-aged children Lenny Gannika; Maria Lupita Nena Meo; Katrina Feby Lestari
Abdimas Polsaka Volume 5 Number 2 September 2026
Publisher : LPPM Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/abdimaspolsaka.v5i2.566

Abstract

Sleep is a fundamental biological need for children that is crucial for growth, emotional regulation, and cognitive function. However, sleep disturbances among school-aged children in Indonesia, including in Manado City, remain very high and are often unrecognized by parents due to a lack of health literacy regarding healthy sleep habits (sleep hygiene). This community service project aimed to increase children's knowledge about the importance of sleep and improve their sleep quality through appropriate education. Partners in this activity included students and elementary school staff in Manado City, with a total of 36 child respondents with a mean age of 10.12 years and a female majority (63.9%). The implementation method involved educational and participatory outreach utilizing digital media, including presentation slides, educational animated videos, and interactive Q&A sessions. Post-education monitoring was reinforced by engaging parents through a questionnaire to track children's sleep quality at home. Evaluation results using the Wilcoxon test demonstrated a significant increase in respondents' knowledge, with mean pre-test scores rising from 60.58 to 81.11 on the post-test (p < 0.05). This successful literacy improvement had a linear impact on enhancing children's sleep quality at home, where the mean sleep quality score significantly increased from 40.53 to 49.28 (p < 0.001). This digital-based sleep hygiene intervention proved effective as a health-promotive and preventive strategy to minimize childhood sleep disturbances, reduce the negative impact of nighttime gadget use, and support the optimization of their learning concentration at school.
Co-Authors Abadi, Siti Rafika Abdul Rahman Abdul Rahman Afrina Januarista Ahmil Anggreni, Ni Gusti Ayu Annisa Pagotja Arniawan, Arniawan Astrid Resky Hijria Aulia, Rizky Nurwanda Nurul Barasandji, Asti Fattimah A. Benny Harry Leksmon Situmorang Cahya Karmila Cantika Larasasti Cicik Mujianti Dahlan, Maharani M. Devi Fanesa Pakaya Devi, Sefti Rani Dewi Kuntuamas Dinda M. Pusadan Ekawati Elifa Ihda Rahmayanti Fadila, Nurul Fidyah, Nurul Fitriyah Angraini Glenn Frekly S. Tapa Ngale Guampe, Ribka Gracia Humairah, Nurul Humolungo, Nurlela H. Iin Octaviana Hutagaol Indo Iya Mappaita Irmawati Isra’ Taksiani Ivon Carolina Samatara Izul huda Jeanette Irene CH. Manoppo Jesika Selin Juwita Meldasari Tebisi Juwita Meldasari Tebisi Juwita Meldasari Tebisi, Juwita Meldasari Kadafi, Moh. Ifan Kriswanto Lenny Gannika Lenny Gannika Lutfan Lazuardi M. Hian Akhir Mahyudin, Nadia Makmur, Atika Hi. Maria Lupita Nena Meo Moh. Malikul Mulki Mohamad Irfan, Mohamad Mulyadi Mulyadi Mutiara Annisa S.Hi. Ukum Ni Kadek Maharani Ni Kadek Wiranti Ni Nyoman Udiani Ni Nyoman Udiani Norma Onggang Nursinta Handayani Nurul Fajria Pasangio, Mayansari A Pieronica, Adelia Renaldy Resqi Nur Komala Dewi Rifaldi Risqa Amalia Rivaldi Nardi Rosmita Sahran Rotiensulu, Desi Natalia Sabir Sabir Saidatul Faujiah Sandy Claudio Labulu Sanjaya, Komang Sari, Waode Fitrah Sintiawati, Ni Wayan Sintong H. Hutabarat Sisilia Megati Sisilia Rammang Siti Yartin Situmorang, Benny H.L Sri Dewi Rahmawati Sri Yulianti Sringati Sringati Sringati Sry Devi Stella Cicilia Stevani Susilia Suarni Suarni Sudiari, Ni Made Dwi Sukrang Sukrang, Sukrang Susanti Susanti Syariah, Tata Syaripudin Syaripudin Tasrif Shandy Tiara Frisky Karmelia Vidya Urbaningrum Urbaningrum Viere Allanled Siauta Walili, Marzelina Wijayanti, Nur Istiqomah Annisa Yelci Kaloan Yelsi Putriana Lama Yulta Kadang