Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Potential of Mahligai's Tomb as a Religious Tourism Destination in Barus North Sumatera Sukma, Pelita; Mardiah, Imay; Syahrani, Nilam; Yufrizal, Yufrizal
LANGGAM: International Journal of Social Science Education, Art and Culture Vol 4 No 2 (2025): LANGGAM: International Journal of Social Science Education, Art and Culture (June
Publisher : Master Program of Social Science Education of Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/langgam.v4i2.244

Abstract

This article aims to examine the potential of the Makam Mahligai as a religious tourism destination in Barus, North Sumatera because it reviews its historical aspect and its location is very worthy of professional development so that it becomes one of the regional icons whose notabene is an early area that comes into contact with the propagator of Islam. It is carried out with a qualitative method that leads to content analysis as the end of the research activity. In addition to using literature studies, field studies were also carried out to the location that became the object of the study. The final result concluded that the Makam Mahligai in Barus, North Sumatera, is an important historical site that represents the beginning of the entry of Islam into the archipelago since the 7th century AD. Barus as a large trading port became the center of cultural and religious interaction between Muslim traders from Arabia, India and China with the local community. The Makam Mahligai has tombs with various types of tombstones that existed at the time as historical and cultural and archaeological evidence that can be realized as a religious tourist destination. The potential of the Makam Mahligai as a religious tourism destination is huge, because it combines spiritual, historical, and cultural aspects. It can even provide opportunities to enrich the spiritual experience of visitors, introduce local traditions, and encourage economic growth of the surrounding community. For Future Research, it is recommended to conduct a more in-depth study involving community participation and the role of local government in the development of religious tourism. Further research may also explore the vicitor experience, sustainable tourism practies, and integration of technology in promoting and preserving the Makam Mahligai site.
KONTRIBUSI MASJID BABUR RAHMAT DALAM PEMBERDAYAAN SOSIAL MASYARAKAT DAN MUSAFIR LINTAS SUMATERA Yufrizal, Yufrizal; Rahmayani, Suche Eka; Ulfah, Rafidah; Azzahro, Ainaya
TSAQIFA NUSANTARA: Jurnal Pembelajaran dan Isu-Isu Sosial Vol 4, No 1 (2025): Vol 04. No. 01 2025 (Maret)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/tsaqifa.v4i1.36460

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam tentang kontribusi masjid Babur Rahmat dalam pemberdayaan sosial masyarakat dan musafir yang melakukan perjalanan lintas Sumatera. Hal ini dikarenakan masjid Babur Rahmat menyediakan sarana lahan tempat berdagang bagi masyarakat dan menyediakan sarana yang lengkap bagi musafir yang melintas pulau Sumatera untuk singgah melaksanakan ibadah serta keperluan lainnya. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan analisis data melalui analisis isi dengan berbagai tahapan. Hasil menunjukkan bahwa masjid Babur Rahmat bukan hanya sebagai tempat ibadah saja akan tetapi masjid Babur Rahmat memberikan kontribusi sebagai tempat pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan social dalam berbagai aspek kehidupan karena di halaman depan masjid disediakan tempat usaha dagang bagi masyarakat tempatan dan tidak dipungut biaya apapun. Selain itu masjid Babur Rahmat memberikan kontribusi bagi musafir yang melakukan perjalanan karena letaknya dipinggir jalan lintas Sumatera. Di masjid tersebut disediakan sarana seperti tempat istirahat, mck (mandi cuci kakus), restoran mini lengkap dengan air panas, gula, kopi, teh, gelas, sendok dan piring dan lainnya. Pengelolaan dan kebijakan pengurus masjid tersebut dapat membantu perekonomian masyarakat tempatan karena para jamaah dan musafir serta pedagang melakukakan transaksi jual beli keperluan seperti makanan berat dan makanan ringan atau keperluan lainnya. Lingkungan masjid yang sangat kondusif dan indah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat terutama musafir yang melakukan perjalanan untuk singgah di masjid Babur Rahmat. Dengan demikian masjid Babur Rahmat memberikan kontribusi positif dalam perberdayaan masyarakat sekitarannya dan musafir. Kata kunci: Masjid Babur Rahmat, pemberdayaan, integrasi, social, musafir.
Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning Mata Pelajaran Teknik Permesinan Bubut Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Teknik Permesinan (TPM) Di Smk Negeri 2 Kota Solok Galib Afdi, Alham; Indrawan, Eko; Yufrizal, Yufrizal; Rifelino, Rifelino
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 1 No. 1 (2024): IJISK 2024
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v1i1.81

Abstract

SMK merupakan salah satu tingkat pendidikan menengah di Indonesia yang setara dengan SMA. Pendidikan merupakan hal penting yang harus dituntaskan dalam proses pembelajaran. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah menggunakan model pembelajaran dalam belajar. Di SMK Negeri 2 Kota Solok hasil belajar siswa masih rendah, karena masih berada di bawah KKM. Untuk itu perlu diberikan sebuah model pembelajaran seperti project based learning. Hal ini dirasa oleh penulis dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah classroom action research. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI TPM 1 yang berjumlah 20 orang. Penelitian dimulai sejak pembuatan proposal bulan Juni-Oktober 2023. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Siklus 1 diperoleh hasil belajar siswa (pengetahuan dan keterampilan) dengan nilai 78,56 ketuntasan klasikal 40%. Siklus 2 diperoleh hasil 83,04 dengan ketuntasan klasikal 70%. Siklus 3 diperoleh hasil 84,25 dengan ketuntasan klasikal 85%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran project based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Peningkatan Gairah Pertanian Padi di Kenagarian Andiang Melalui Inovasi Mesin Perontok Padi Sistem Lorong Hembus Erizon, Nelvi; Irzal, Irzal; Yufrizal, Yufrizal
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21, No 3 (2021): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.01670

Abstract

Indonesia merupakan negara yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan sebagian besar wilayah ini Indonesia terdiri dari lahan pertanian maka dari itu Indonesia dijuluki sebagai negara agraris. Sektor pertanian dituntut terus berperan dalam perekonomian nasional. Peranan sektor pertanian yang tangguh seperti yang diharapkan dalam proses pembangunan, setidaknya mencakup empat aspek: Pertama, kemampuannya dalam menyediakan pangan bagi rakyat. Kedua, memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat. Ketiga, menghemat dan menghimpun devisa dan yang keempat, sebagai dasar yang memberikan dukungan terhadap sektor yang lain. Tujuan dari kegiatan pengoperasian mesin perontok padi pada sistem lorong hembus ini adalah menghasilkan masyarakat yang terampil dan tanggap akan teknologi tepat guna sekaligus mempunyai motivasi terkhususnya petani Kenagarian Andiang Kecamatan Suliki Kabupaten 50 Kota. Melalui kegiatan ini juga masyarakat memperoleh pengetahuan baru tentang teknologi yang dapat membantu petani untuk mengoperasikan mesin perontok padi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini memberikan maanfaat yang signifikan terhadap proses kerja petani dalam pengoperasian mesin perontok padi. Tingkat kepuasan dan penilaian petani terhadap mesin perontok padi ini sangat tinggi karena efektif secara konstruksi dan efisien secara operasionalnya.
The Influence Of Infill Pattern, Layer Height, And Infill Density On Tensile Strength Of 3D Printed Polylactic Acid (PLA) Filament Muharam, Bananda; Rifelino, Rifelino; Yufrizal, Yufrizal; Abadi, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi telah menawarkan kemudahan dalam berbagai bidang, salah satu teknologi yang mengalami kemajuan yang cukup pesat adalah teknologi 3D printing. Teknologi ini menawarkan kemudahan memproduksi benda dengan desain yang rumit dan beragam sesuai keinginan. Namun yang masih menjadi permasalahan penerapan 3D printing yaitu kualitas hasil cetakan yang dipengaruhi oleh pengaturan parameter proses seperti infill pattern, layer height, dan infill density. Pengetahuan tentang pengaruh yang diberikan oleh parameter proses yang digunakan sangat dibutuhkan untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter proses yang paling berpengaruh terhadap kekuatan tarik material. Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen, spesimen dicetak sebanyak dua puluh tujuh buah dengan memvariasikan infill pattern, layer height, dan infill density dengan menggunakan material PLA. Penelitian ini menggunakan pengujian tarik, berdasarkan pengujian yang dilakukan nilai kekuatan tarik terendah yaitu 13.50 N/ dengan kombinasi parameter infill pattern triangles, layer height 0.10 mm, infill density 75%. Nilai kekuatan tarik tertinggi sebesar 25.76 N/ dengan kombinasi parameter infill pattern grid, layer height 0.30 mm, dan infill density 75% menjadi kombinasi parameter yang disarankan untuk mencetak produk 3D printing. Berdasarkan P-value pada ANOVA, menunjukkan bahwa ketiga parameter cetak secara signifikan berpengaruh terhadap kekuatan tarik produk, karena kecil dari 0.05 dengan kontribusi terbesar pada infill density 48.20%, diikuti layer height sebesar 30.49, dan infill pattern sebesar 7.62%.