Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning Mata Pelajaran Teknik Permesinan Bubut Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Teknik Permesinan (TPM) Di Smk Negeri 2 Kota Solok Galib Afdi, Alham; Indrawan, Eko; Yufrizal, Yufrizal; Rifelino, Rifelino
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 1 No. 1 (2024): IJISK 2024
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v1i1.81

Abstract

SMK merupakan salah satu tingkat pendidikan menengah di Indonesia yang setara dengan SMA. Pendidikan merupakan hal penting yang harus dituntaskan dalam proses pembelajaran. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah menggunakan model pembelajaran dalam belajar. Di SMK Negeri 2 Kota Solok hasil belajar siswa masih rendah, karena masih berada di bawah KKM. Untuk itu perlu diberikan sebuah model pembelajaran seperti project based learning. Hal ini dirasa oleh penulis dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah classroom action research. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI TPM 1 yang berjumlah 20 orang. Penelitian dimulai sejak pembuatan proposal bulan Juni-Oktober 2023. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Siklus 1 diperoleh hasil belajar siswa (pengetahuan dan keterampilan) dengan nilai 78,56 ketuntasan klasikal 40%. Siklus 2 diperoleh hasil 83,04 dengan ketuntasan klasikal 70%. Siklus 3 diperoleh hasil 84,25 dengan ketuntasan klasikal 85%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran project based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Peningkatan Gairah Pertanian Padi di Kenagarian Andiang Melalui Inovasi Mesin Perontok Padi Sistem Lorong Hembus Erizon, Nelvi; Irzal, Irzal; Yufrizal, Yufrizal
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21, No 3 (2021): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.01670

Abstract

Indonesia merupakan negara yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan sebagian besar wilayah ini Indonesia terdiri dari lahan pertanian maka dari itu Indonesia dijuluki sebagai negara agraris. Sektor pertanian dituntut terus berperan dalam perekonomian nasional. Peranan sektor pertanian yang tangguh seperti yang diharapkan dalam proses pembangunan, setidaknya mencakup empat aspek: Pertama, kemampuannya dalam menyediakan pangan bagi rakyat. Kedua, memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat. Ketiga, menghemat dan menghimpun devisa dan yang keempat, sebagai dasar yang memberikan dukungan terhadap sektor yang lain. Tujuan dari kegiatan pengoperasian mesin perontok padi pada sistem lorong hembus ini adalah menghasilkan masyarakat yang terampil dan tanggap akan teknologi tepat guna sekaligus mempunyai motivasi terkhususnya petani Kenagarian Andiang Kecamatan Suliki Kabupaten 50 Kota. Melalui kegiatan ini juga masyarakat memperoleh pengetahuan baru tentang teknologi yang dapat membantu petani untuk mengoperasikan mesin perontok padi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini memberikan maanfaat yang signifikan terhadap proses kerja petani dalam pengoperasian mesin perontok padi. Tingkat kepuasan dan penilaian petani terhadap mesin perontok padi ini sangat tinggi karena efektif secara konstruksi dan efisien secara operasionalnya.
The Influence Of Infill Pattern, Layer Height, And Infill Density On Tensile Strength Of 3D Printed Polylactic Acid (PLA) Filament Muharam, Bananda; Rifelino, Rifelino; Yufrizal, Yufrizal; Abadi, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi telah menawarkan kemudahan dalam berbagai bidang, salah satu teknologi yang mengalami kemajuan yang cukup pesat adalah teknologi 3D printing. Teknologi ini menawarkan kemudahan memproduksi benda dengan desain yang rumit dan beragam sesuai keinginan. Namun yang masih menjadi permasalahan penerapan 3D printing yaitu kualitas hasil cetakan yang dipengaruhi oleh pengaturan parameter proses seperti infill pattern, layer height, dan infill density. Pengetahuan tentang pengaruh yang diberikan oleh parameter proses yang digunakan sangat dibutuhkan untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter proses yang paling berpengaruh terhadap kekuatan tarik material. Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen, spesimen dicetak sebanyak dua puluh tujuh buah dengan memvariasikan infill pattern, layer height, dan infill density dengan menggunakan material PLA. Penelitian ini menggunakan pengujian tarik, berdasarkan pengujian yang dilakukan nilai kekuatan tarik terendah yaitu 13.50 N/ dengan kombinasi parameter infill pattern triangles, layer height 0.10 mm, infill density 75%. Nilai kekuatan tarik tertinggi sebesar 25.76 N/ dengan kombinasi parameter infill pattern grid, layer height 0.30 mm, dan infill density 75% menjadi kombinasi parameter yang disarankan untuk mencetak produk 3D printing. Berdasarkan P-value pada ANOVA, menunjukkan bahwa ketiga parameter cetak secara signifikan berpengaruh terhadap kekuatan tarik produk, karena kecil dari 0.05 dengan kontribusi terbesar pada infill density 48.20%, diikuti layer height sebesar 30.49, dan infill pattern sebesar 7.62%.
Marriage Registration and Its Legal Implications: A Case Study in South Coast Regency Yuda, Yossef; Yufrizal, Yufrizal
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 8, No 2 (2025):Vol. 8, No. 2 Desember 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v8i2.7388

Abstract

This study explores the community's understanding of marriage registration and its legal implications in Pesisir Selatan Regency, Indonesia, from both positive law and Islamic law perspectives. Employing a qualitative approach with a juridical-empirical method, data were collected through interviews, observations, and documentation involving local residents, religious leaders, and officials from the Office of Religious Affairs (KUA). Referring to the Circular Letter of the Director General of Islamic Community Guidance No. 06 of 2025 on the Marriage Registration Awareness Movement, findings show that out of 163,260 registered family cards, 3,751 marriages (2.30%) remain unregistered. The majority of respondents (97.7%) demonstrated an understanding of the importance and legal basis of marriage registration as stipulated by Indonesian law. Marriage registration ensures legal certainty, promotes public welfare, and prevents potential harm (mafsadah). Although no explicit injunctions in the Qur'an or Hadith regulate marriage registration, through qiyas awlawi (analogical reasoning by priority) and the principle of maslahah mursalah (public interest), the practice is deemed to have a strong legal foundation within Islamic jurisprudence.
Enhancing Motivation to Study the Qur’an Through the Cooperative Learning Model Among Elementary School Students Ferawati, Ferawati; Mislaini, Mislaini; Yufrizal, Yufrizal; Huda, Mudhiyatul; Mutathahirin, Mutathahirin
Al-Ashri: Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 11 No 1 (2026): April
Publisher : LP2M STAI Balaiselasa YPPTI Pesisir Selatan Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cooperative learning is an effective alternative for helping students develop enthusiasm and engagement in learning. In addition to creating a pleasant learning atmosphere, cooperative learning also makes students more active and confident in their study of the Qur’an. Through group collaboration, students can help one another in reading, memorizing, and understanding Quranic verses. Consequently, students’ motivation and engagement in learning are further enhanced. This study aims to analyze the effectiveness of the cooperative learning model in enhancing elementary school students’ motivation in learning Quranic material. The method used is aclassroom action research conducted in two cycles, focusing on improving the quality of learning and increasing student participation. The results of the study showed a significant increase in student learning motivation: the “very good” category increased by 19.35%, the “good” category increased by 16.11%, and the “poor” category decreased by 44.50%. These findings confirm that the cooperative learning model is an effective pedagogical approach for improving student motivation and learning outcomes in Quran instruction.