Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Berwirausaha, Kecerdasan Emosional Dan Literasi Digital Terhadap Keberhasilan Usaha SWK Taman Prestasi Surabaya Tri Indah Sari; Awin Mulyati; Ute Chairuz M. Nasution
Jurnal Dinamika Administrasi Bisnis Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Dinamika Administrasi Bisnis
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jdab.v12i1.133707

Abstract

The purpose of this study is to examine how business actors in the Taman Prestasi Culinary Tourism Center (SWK) Surabaya are influenced by Entrepreneurial Motivation, Emotional Intelligence, and Digital Literacy. The importance of internal factors of business actors in increasing business success amidst tight competition and rapid advances in digital technology is the main driver of this study. Entrepreneurial Motivation, Emotional Intelligence, and Digital Literacy are seen as factors that can encourage business growth and sustainability. This study uses a quantitative method with a causal associative approach. The study population consists of 35 business actors in the Taman Prestasi Culinary Tourism Center (SWK) Surabaya. To use the complete population as a research sample, the sampling strategy uses a saturated sample method, where the entire population is sampled. Data collected through questionnaire distribution and analyzed using SPSS version 25.0, used to evaluate the data using validity, reliability, classical assumptions, multiple linear regression analysis, and the coefficient of determination (R²). The findings indicate that entrepreneurial motivation, emotional intelligence, and digital literacy positively and significantly influence the business success of entrepreneurs at Taman Prestasi Surabaya's SWK business. The coefficient of determination (R²) of 0.718 indicates that entrepreneurial motivation, emotional intelligence, and digital literacy account for 71.8% of the business success, while other factors outside the study contribute to the remaining 28.2%. Therefore, increasing entrepreneurial motivation, emotional intelligence, and digital literacy can contribute to the business success of entrepreneurs at Taman Prestasi Surabaya's SWK business.  
Pengaruh Literasi Digital, Pengetahuan Kewirausahaan Dan Orientasi Pasar Terhadap Keunggulan Bersaing UMK Kuliner di Kawasan Tugu Pahlawan Surabaya Callista Ivana Sefira; Awin Mulyati; Agung Pujianto
Jurnal Dinamika Administrasi Bisnis Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Dinamika Administrasi Bisnis
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jdab.v12i1.133709

Abstract

Persaingan usaha yang semkain ketat menuntut pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) kuliner untuk memiliki keunggulan bersaing agar mampu bertahan dan berkembang. Keunggulan bersaing dapat ditingkatkan melalui berbagai faktor, di antaranya literasi digital, pengetahuan kewirauasahaan, dan orientasi pasar. Literasi digital membantu pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung aktivitas bisnis, pengetahuan kewirausahaan berperan dalam pengelolaan dan perkembangan usaha, sedangkan orientasi pasar memungkinkan pelaku usaha memahami kebutuhan konsumen serta dinamika pasar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital, pengetahuan kewirausahaan, dan orientasi pasar terhadap keunggulan bersaing UMK kuliner di kawasan Tugu Pahlawan Surabaya. Dalam penelitian ini data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada 86 responden yang diperoleh menggunakan Probability Sampling dengan metode Systematic Sampling. Selanjutnya dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, uji hipotesis melalui uji t dan uji F, serta uji koefisien determinasi (R²). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital, pengetahuan kewirausahaan, dan orientasi pasar secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing UMK kuliner di kawasan Tugu Pahlawan Surabaya. Variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap keunggulan bersaing adalah literasi digital, yang menunjukkan bahwa kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing usaha.
Studi Komparasi Variabel WOM, Content Marketing, Kualitas Pelayanan dan Keputusan Berkunjung Intan Febianti; Awin Mulyati; Agung Pujianto
Journal Social Society Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.1.2025.664

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi pemasaran dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan daya saing layanan kesehatan, khususnya klinik gigi di era digital. Urgensi penelitian ini muncul dari kebutuhan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan dalam penerapan strategi word of mouth, content marketing, kualitas pelayanan, dan keputusan berkunjung antara dua klinik yang beroperasi di Mojokerto, yaitu Klinik Gigi Omah Untu dan Klinik Gigi Silfadent Dental House. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keempat variabel tersebut secara simultan guna memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai efektivitas layanan dan strategi promosi yang diterapkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden yang dipilih dengan teknik non-probability sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan Google Form. Analisis data mencakup uji normalitas, uji homogenitas varians, dan uji independent sample t-test yang diolah menggunakan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel memiliki nilai signifikansi di atas 0,05 (word of mouth = 0,489; content marketing = 0,464; kualitas pelayanan = 0,616; keputusan berkunjung = 0,121), yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua klinik pada masing-masing variabel. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi pemasaran dan mutu pelayanan yang diterapkan oleh Klinik Gigi Omah Untu dan Klinik Gigi Silfadent Dental House telah berjalan secara efektif dan relatif setara dalam mempengaruhi keputusan konsumen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan literatur di bidang pemasaran jasa kesehatan serta menjadi acuan praktis bagi pengelola klinik dalam merancang strategi komunikasi dan peningkatan layanan guna memperkuat loyalitas pasien.
Pengaruh Store Atmosphere, Lokasi dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Berkunjung pada Warkop Sedulur Tunggal Kopi Cabang Nginden Semolo Surabaya Sunarti Sunarti; Awin Mulyati; Ni Made Ida Pratiwi
Journal Social Society Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.1.2025.698

Abstract

Urgensi penelitian ini didasari oleh pesatnya pertumbuhan industri kuliner, khususnya kedai kopi, yang menjamur di berbagai sudut kota Surabaya dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh store atmosphere, lokasi, dan kualitas pelayanan terhadap keputusan berkunjung pada Warkop Sedulur Tunggal Kopi (STK) Cabang Nginden Semolo, Surabaya. Persaingan yang ketat menuntut para pelaku usaha untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan konsumen dalam memilih tempat untuk dikunjungi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dan pengambilan sampel dilakukan melalui teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Kriteria responden yang dipilih adalah berusia 17–50 tahun dan telah berkunjung minimal dua kali ke Warkop STK Cabang Nginden Semolo. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form yang disebarkan kepada 100 responden, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Variabel yang diteliti mencakup store atmosphere, lokasi, kualitas pelayanan, dan keputusan berkunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel store atmosphere dan lokasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung. Hal ini mengindikasikan bahwa konsumen Warkop STK lebih memprioritaskan aspek lain dalam menentukan kunjungan mereka. Sementara itu, variabel kualitas pelayanan terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung, khususnya dalam hal kesopanan dan kecepatan pelayanan yang diberikan oleh karyawan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi pemilik usaha dalam merancang strategi peningkatan pelayanan, serta menjadi rujukan bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitian dengan memasukkan variabel tambahan seperti harga, promosi, atau loyalitas pelanggan guna memperluas pemahaman terhadap perilaku konsumen di industri kedai kopi.
Pengaruh Variasi Produk, Store Atmosphere dan E-WOM terhadap Keputusan Pembelian pada Minimarket K3 Mart Grahapena Surabaya Riris Verdina Purbayani; Awin Mulyati; Ni Made Ida Pratiwi
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.704

Abstract

Penelitian ini penting untuk memahami pengaruh variasi produk, store atmosphere, dan e-WOM terhadap keputusan pembelian konsumen dalam konteks tren budaya Korea dan pemasaran digital di era modern.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana variasi produk, store atmosphere, dan electronic word of mouth (e-WOM) mempengaruhi keputusan pembelian konsumen di K3 Mart Graha Pena Surabaya. Fenomena budaya korea sekarang sedang marak di Indonesia, khususnya di lingkungan generasi muda, turut mendorong munculnya minimarket bertema Korea seperti K3 Mart. Minimarket ini berhasil menarik perhatian konsumen melalui beragam produk khas Korea, konsep toko yang modern dan estetik, serta ulasan digital yang tersebar luas di media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Google Review. Penelitian ini menggunakan pendekatan berbasis kuantitatif melalui Teknik survei dan membagikan angket kepada 100 partisipan penelitihan yang pernah berbelanja di K3 Mart. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa variasi produk dan e-WOM memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan store atmosphere tidak. Temuan ini menunjukkan bahwa K3 Mart sebaiknya lebih fokus mengembangkan variasi produk dan mengoptimalkan konten digital sebagai strategi pemasaran yang lebih efektif untuk menarik minat konsumen muda.
Pengaruh Lifestyle, Brand image, dan Penggunaan Media Sosial Instagram terhadap Keputusan Pembelian Produk Starbucks di Kota Surabaya Cindy Novianty; Ni Made Ida Pratiwi; Awin Mulyati
Journal Social Society Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.1.2025.712

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada meningkatnya persaingan industri kedai kopi di kawasan urban seperti Surabaya, yang menuntut pemahaman mendalam terhadap faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Dengan memanfaatkan tren gaya hidup modern dan dominasi media sosial, penelitian ini memberikan wawasan strategis bagi pelaku bisnis untuk merancang pemasaran yang lebih relevan dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lifestyle, brand image, dan penggunaan media sosial Instagram terhadap keputusan pembelian produk Starbucks di Kota Surabaya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan konsumen Starbucks di Surabaya Timur. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria responden yang pernah membeli produk Starbucks dan menggunakan media sosial Instagram. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga variabel independen yaitu lifestyle, brand image, dan penggunaan media sosial Instagram berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (nilai F = 36,021; sig. = 0,000). Secara parsial, brand image memiliki pengaruh paling dominan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,434 (sig. = 0,000), diikuti oleh penggunaan media sosial Instagram sebesar 0,270 (sig. = 0,002), dan lifestyle sebesar 0,226 (sig. = 0,006). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,527 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 52,7% variasi keputusan pembelian. Temuan ini menyarankan agar manajemen Starbucks memperkuat citra merek, menyesuaikan strategi pemasaran dengan gaya hidup konsumen, dan mengoptimalkan media sosial Instagram sebagai media promosi. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi variabel tambahan seperti persepsi harga, pengalaman pelanggan, atau pengaruh boikot terhadap keputusan pembelian.
Pengaruh Experiential Marketing, Kualitas Pelayanan dan Fasilitas terhadap Keputusan Pembelian D’Coffee Cup Ngagel Surabaya Dwi Adianti Tasya Putri; Diana Juni Mulyati; Awin Mulyati
Journal Social Society Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.1.2025.718

Abstract

Urgensi penelitian ini terkait tingginya minat masyarakat terhadap kopi telah menjadikan bisnis coffee shop sebagai sektor bisnis yang menguntungkan. Semakin banyak coffee shop muncul, keadaan ini membuat persaingan coffee shop semakin ketat. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh Experiential Marketing, Kualitas Pelayanan dan Fasilitas terhadap Keputusan Pembelian D’Coffee Cup Ngagel Surabaya. Penelitiian ini menggunakan metode kuantitatiif, penyebaran kuesioner dilakukan melalui google form. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan mengambil 96 responden. Lokasi dalam penelitian ini adalah D’Coffee Cup Ngagel Surabaya. Dalam menganalisis data yang diperoleh, ada beberapa uji yang dilakukan, seperti uji instrument, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, dan uji hipotesis serta dibantu menggunakan output SPSS versi 27. Berdasarkan serangkaian uji yang telah dilakukan muncul sebuah hasil yang menjelaskan bahwa Experiential Marketing, Kualitas Pelayanan, dan Fasilitas berpengaruh signifIikan terhadap Keputusan Pembelian baik secara parsial maupun simultan.  Impikasi dalam penelitian yaitu Implikasi praktis dan manajerial dari temuan ini dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan dan pengembangan strategi bisnis yang lebih efektif dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Pengaruh Sosial Media Marketing, Electronic Word of Mouth, dan Potongan Harga Terhadap Impulse Buying Produk Hijab Lafiye Pada Aplikasi TikTok Devina Yulia Maharani; Diana Juni Mulyati; Awin Mulyati
Journal Social Society Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.1.2025.726

Abstract

Urgensi penelitian ini terkait pengaruh Sosial Media Marketing membuat konsumen melakukan pembelian secara impulsif terutama jika ada potongan harga. Salah satu produk yang saat ini semakin banyak diperjualbelikan yaitu jenis hijab yang trendy dan tentunya bisa menunjang penampilan, seperti hijab yang saat ini lagi trendy adalah hijab kaos atau yang dikenal sebagai hijab meleyot. Perusahaan perlu merancang strategi pemasaran yang efektif agar tetap kompetitif di pasar yang sibuk ini. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak Social Media Marketing, Electronic Word of Mouth, dan Potongan Harga terhadap Impulse Buying produk hijab Lafiye pada aplikasi TikTok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pengambilan sampel yang dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 96 responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran e-kuesioner berupa google form kepada konsumen yang pernah membeli dan menggunakan hijab Lafiye. Analisis data melibatkan uji instrumen, uji regresi linier berganda, dan uji hipotesis dengan menggunakan output SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing berpengaruh signifikan terhadap Impulse Buying, dengan nilai t hitung (6,173) lebih besar dari nilai t tabel (1,986) dan nilai signifikansi (0,000) lebih kecil dari (0,05), Electronic Word of Mouth berpengaruh signifikan terhadap Impulse Buying, dengan nilai t hitung (6,710) lebih besar dari nilai t tabel (1,986) dan nilai signifikansi (0,000) lebih kecil dari (0,05), dan Potongan Harga memiliki pengaruh signifikan berpengaruh signifikan terhadap Impulse Buying, dengan nilai t hitung (6,170) lebih besar dari nilai t tabel (1,986) dan nilai signifikansi (0,000) lebih kecil dari (0,05). Sehingga Electronic Word of Mouth memiliki pengaruh tertinggi atau paling dominan, diikuti oleh Social Media Marketing dan Potongan Harga.
Studi Komparatif Entrepreneurial Mindset, Entrepreneurial Education, Dan Entrepreneurial Intention Pada Followers Laki-Laki Dengan Followers Perempuan Instagram Raymond Surya Chin Angelina Mahesa Putri; Awin Mulyati; Ni Made Ida Pratiwi
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/sell.v4i1.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Entrepreneurial Mindset, Entrepreneurial Education, dan Entrepreneurial Intention antara followers Laki-Laki dan Perempuan Instagram Raymond Surya Chin. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan media sosial sebagai sarana edukasi digital mendorong terbentuknya Entrepreneurial Mindset, Entrepreneurial Education, dan Entrepreneurial Intention yang berbeda antara followers Laki-Laki dan Perempuan pada akun Instagram Raymond Surya Chin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada followers Instagram Raymond Surya Chin yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji hipotesis komparatif atau uji beda untuk mengetahui perbedaan antar kelompok gender pada masing-masing variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan Entrepreneurial Mindset antara followers Laki-Laki dengan Perempuan dalam memandang peluang usaha, keberanian menghadapi risiko, dan Entrepreneurial Mindset. Selain itu, terdapat perbedaan Entrepreneurial Education dalam proses penerimaan, pemahaman, dan pengalaman belajar kewirausahaan melalui media sosial. Perbedaan juga ditemukan pada Entrepreneurial Intention, dimana followers laki-laki dan perempuan memiliki dorongan, motivasi, dan niat berwirausaha yang berbeda setelah memperoleh paparan konten edukasi bisnis melalui Instagram. Konten yang disampaikan Raymond Surya Chin mampu memberikan pengaruh Entrepreneurial Education, dan Entrepreneurial Intention pada followers, meskipun proses internalisasi informasi dipengaruhi oleh karakteristik masing-masing gender.
PENGARUH RISK TAKING DAN INTERNAL LOCUS OF CONTROL TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA DENGAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA MAHASISWA ANGKATAN 2022 PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SURABAYA Penta Aprillia Sari; Agung Pujianto; Awin Mulyati
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2920

Abstract

Pengangguran di kalangan lulusan terdidik masih menjadi persoalan serius di Indonesia, seiring dengan terus bertambahnya jumlah lulusan perguruan tinggi yang tidak diiringi oleh ketersediaan lapangan kerja yang sebanding. Kewirausahaan dipandang sebagai salah satu solusi paling strategis dalam merespons persoalan tersebut. Namun demikian, minat mahasiswa untuk berwirausaha dipengaruhi oleh beragam faktor internal maupun eksternal yang perlu dikaji lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh Keberanian Mengambil Risiko (Risk Taking) dan Kendali Internal (Internal Locus of Control) terhadap Minat Berwirausaha, serta menguji peran Status Sosial Ekonomi Orang Tua sebagai variabel moderasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Angkatan 2022 Program Studi Administrasi Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan uji moderasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian mengonfirmasi bahwa Risk Taking dan Internal Locus of Control masing-masing memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Minat Berwirausaha, baik secara parsial maupun simultan. Namun, Status Sosial Ekonomi Orang Tua tidak terbukti mampu memoderasi hubungan tersebut. Hasil ini mengisyaratkan bahwa faktor psikologis yang bersumber dari dalam diri individu lebih dominan dibandingkan latar belakang ekonomi keluarga dalam membentuk minat berwirausaha mahasiswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengintegrasikan variabel tambahan seperti efikasi diri, pendidikan kewirausahaan, literasi keuangan, dan lingkungan teman sebaya guna menghasilkan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai faktor-faktor yang mendorong minat berwirausaha mahasiswa.