Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Etnomatematika Makanan Tradisional Sumatera Utara di Pasar-Pasar Tradisional Dengan Berbagai Bangun Ruang Mailani, Elvi; Kharismayanda, Mardhiyah; Siregar, Adena; Siregar, Afrida Damai Yanti; Siregar, Fitri Handayani; Melati, Sri Ayuning
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4681

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah:(1) Untuk mengetahui apa saja bentuk bentuk bangun ruang dan apa hubungan nya dengan makanan khas Sumatra Utara, seperti lemang, ombus ombus, bika Ambon, cimpa, onde onde, lapet, tipang, alu padeh. Dll. (2)Memperkenalkan khas makanan Sumatra Utara dengan bentuk yang menyerupai bangun ruang kepada khalayak agar lebih banyak mengenal.Agar memperkaya pengetahuan mereka dalam mempelajari bangun ruang dalam sistem matematika.Penelitian ini dikutip dari penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi,yang menggunakan referensi seperti buku buku dan majalah disertai juga dengan artikel seperti jurnal yang berkaitan dengan kuliner makanan khas Sumatera Utara.Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya dari kuliner makanan khas Sumatera Utara ini banyak sekali bentuk yang menyerupai bangun ruang dan ciri khas nya seperti contoh nya lemang bentuk yang menyerupai bangun ruang nya tabung, dan onde onde menyerupai bangun ruang bentuk lingkaran atau bola,makanan khas Sumatra Utara tipang bentuk yang menyerupai bangun ruangnya kubus dan masih banyak lagi hal lain nya makanan khas Sumatera Utara yang menyerupai bangun ruang . Dan salah satu keunikan nya khalayak masih belum mengenali bentuk bentuk bangun ruang geometri.  Jika dikaitkan dengan matematika sistem sekolah dengan bangun ruang ini mungkin mereka akan mengenali bentuk bentuk khas dari makanan tersebut.
Analisis Konsep Bangun Ruang Sisi Lengkung pada Seni dan Kuliner Tradisional Sumatera Utara Mailani, Elvi; Kharismayanda, Mardhiyah; Sinaga, Bernike; Pandiangan, Cyntia Olivia; Barus, Destita Br; Sihombing, Dina Putrision
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep bangun ruang sisi lengkung dalam seni dan kuliner Sumatera Utara. Bangun ruang bersisi lengkung yang tercermin dalam karya seni dan kuliner memiliki nilai estetika dan filosofis yang mendalam, mencerminkan kearifan lokal serta pengaruh budaya yang berkembang di wilayah ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan kajian pustaka. Observasi dilakukan terhadap berbagai bentuk seni tradisional seperti struktur tiang tabung dalam rumah adat Batak,bentuk kerucut pada topi adat pak pak ,bentuk bola pada motif ulos Batak. Selain itu juga pada desain kuliner khas Sumatera Utara yang mengandung konsep  bangun ruang sisi lengkung seperti bentuk tabung pada lemang,bentuk kerucut pada ombus -ombus, serta bentuk bola pada goreng gadong dan onde -onde wijen. Kajian pustaka dilakukan dengan menelaah literatur terkait seni, budaya, dan kuliner Sumatera Utara yang menggambarkan penggunaan bangun ruang sisi lengkung dalam proses pembuatan dan penyajian karya seni maupun makanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan  bangun ruang sisi lengkung, menjadi simbol penting dalam ekspresi budaya masyarakat Sumatera Utara, baik dalam seni rupa,  maupun kuliner. Penelitian ini memberikan pemahaman baru mengenai hubungan antara bangun ruang sisi lengkung dan identitas budaya daerah, serta  menegaskan pentingnya pelestarian budaya melalui pendekatan matematika sebagai upaya mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran geometri di sekolah. Hasil ini diharapkan dapat memperkaya metode pengajaran bangun ruang sisi lengkung berbasis budaya untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep matematika dan mencintai budaya lokal.
Etnomatematika: Rumah Adat, Alat Musik, Makanan Khas, dan Pakaian Adat Batak Toba Sebagai Sumber Belajar Matematika Mailani, Elvi; Kharismayanda, Mardhiyah; Alfyanti, Alfyanti; Purba, Dianrani Anastasya; Padang, Ika Novita; Ginting, Jenni Romayanti
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hubungan antara matematika dan kebudayaan, khususnya pada kebudayaan masyarakat Batak Toba. Mengenal kebudayaan Batak Toba penting karena dapat memberikan inspirasi kepada generasi muda untuk melestarikan warisan nenek moyangnya. Kebudayaan Batak Toba yang kaya dan unik dapat menjadi kekayaan yang tak ternilai harganya. Fokus penelitian ini adalah eksplorasi etnomatematika pada kebudayaan Batak Toba (Rumah Adat, Alat Musik, Makanan Khas, Pakaian Adat) yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar matematika sembari mengenal kebudayaan Batak Toba. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah human instrument, di mana peneliti berhubungan langsung dengan penelitian dan berperan sebagai pengumpul data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengumpulan data penelitian diperoleh Rumah Adat, Alat Musik, Makanan Khas, Pakaian Adat dari Batak Toba. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rumah Adat, Alat Musik, Makanan Khas, Pakaian Adat dari Batak Toba tersebut mengandung konsep matematika yaitu geometri khususnya bangun datar dan bangun ruang. Rumah adat Batak yaitu Rumah Bolon, Alat Musik batak toba yaitu Tagading, Makanan Khas ialah Lampet mengandung konsep bangun ruang, sedangkan Pakaian Adat yaitu Sor Topi dan Ulos, juga makanan khas yaitu Panukkup mengandung konsep bangun datar. Rumah Adat, Alat Musik, Makanan Khas, Pakaian Adat dari Batak Toba tersebut dapat digunakan sebagai sumber belajar matematika di sekolah khususnya sekolah dasar dan sekolah menengah. Dengan demikian, pembelajaran matematika akan lebih bermakna karena sumber belajarnya berasal dari lingkungan budaya sendiri juga memberikan rasa cinta tanah air. Pembelajaran matematika yang berbasis budaya lokal dapat menumbuhkan kecintaan tanah air dengan cara: menjunjung tinggi budaya bangsa, tidak mudah terpengaruh oleh budaya asing, memahami budaya lokal yang ada di sekitar, mengaplikasikan apa yang dipelajari dengan budaya lokal.
Analisis Pecahan dan Perbandingan dalam Tradisi Mangan Sadari Muliyanti, Anggi; Tarigan, Revandika Adrianta; Ningsih, Ria Septya; Manurung, Tiani Saulina; Manjani, Nurhudayah; Kharismayanda, Mardhiyah
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 4: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i4.66107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi integrasi tradisi budaya lokal mangan sadari dalam pembelajaran matematika sebagai sarana untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan dan perbandingan pada siswa sekolah dasar. Tradisi ini dipilih karena mengandung banyak aktivitas berbagi makanan yang mencerminkan konsep-konsep matematika secara konkret, seperti pembagian adil, rasio berdasarkan usia atau status sosial, serta perhitungan kebutuhan makanan secara proporsional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian pustaka, yang melibatkan analisis berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi, sebagaimana disarankan oleh Krippendorff, untuk menemukan pola tematik yang bermakna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konteks budaya lokal dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan pemahaman konsep pecahan dan perbandingan, meningkatkan motivasi belajar, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan budaya. Selain itu, pendekatan ini sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran kontekstual dan bermakna. Kesimpulannya, integrasi mangan sadari dalam pembelajaran matematika dapat menjadi strategi inovatif yang efektif untuk mengaitkan konsep abstrak dengan pengalaman nyata, sekaligus memperkuat karakter dan identitas budaya siswa.
Konsep Etnomatematika pada Alat Musik Tradisional Mandailing Natal : Gordang Sambilan Mutiah Dina Maya; Muhammad Rif’an; Shaqila Rizky D.A; Riani Tazkia Hadi; Elvi Mailani; Mardhiyah Kharismayanda
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 3 No. 4 (2024): Desember : Concept : Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v3i4.1609

Abstract

This study aims to explore the ethnomathematics concepts embedded in the traditional musical instrument Gordang Sambilan from Mandailing culture and how these concepts can be integrated into mathematics education. Gordang Sambilan, which consists of nine drums of varying sizes, serves not only as a cultural symbol but also as a rich source of mathematical elements, including arithmetic sequences in drum sizes and geometric shapes such as cylinders and truncated cones. This research employs a literature study method to collect and analyze data from various relevant references. The results reveal that Gordang Sambilan offers contextual learning opportunities through geometric analysis, such as circumference, surface area, and volume of cylinders. Integrating Gordang Sambilan into mathematics learning not only helps students grasp mathematical concepts more concretely but also strengthens their appreciation of local culture. Hence, leveraging ethnomathematics from Gordang Sambilan can serve as an innovative strategy in mathematics education while preserving cultural heritage amidst globalization.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Realistic Mathematics Education untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kharismayanda, Mardhiyah; Risnawati, Risnawati
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v7i1.25840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Siswa berbasis Realistic Mathematics Education (RME) yang valid, praktis, dan efektif untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R & D). Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini berupa bahan ajar LKS dengan materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan basis RME untuk siswa kelas VIII SMP. Model pengembangan yang dilakukan sesuai dengan Model ADDIE, yaitu analisis (Analysis), desain (Design), pengembangan (Development), implementasi (Implementation), dan evaluasi (Evaluation). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar uji validitas, lembar uji praktikalitas, dan lembar uji efektivitas berupa soal posttest. Berdasarkan hasil uji validitas dari ahli desain, LKS berbasis RME termasuk dalam kategori sangat valid dengan persentase 85,33%. Sedangkan dari hasill uji validitas dari ahli materi, LKS berbasis RME termasuk dalam kategori valid dengan persentase 74,67%. Berdasarkan hasil uji praktikalitas saat uji coba kelompok kecil, LKS berbasis RME termasuk kategori sangat praktis dengan persentase 81,11%. Sedangkan dari hasil uji praktikalitas saat uji coba kelompok besar, LKS berbasis RME termasuk kategori sangat praktis dengan persentase 88,31%. Berdasarkan uji efektifitas dari hasil posttest, kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sudah tergolong baik dengan persentase 80,53%. Hal ini menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan sudah layak dan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif serta dapat memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa
Kearifan Lokal Suku Batak Sebagai Media Kontekstual dalam Pembelajaran Matematika: Study Literatur Pada Materi Debit dan Kecepatan di SD Farhan Ardyansyah; Fatikha Azzahra; Theresia Mika Charoline; Nur Hudayah Manjani; Mardhiyah Kharismayanda
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi kearifan lokal Suku Batak sebagai media kontekstual dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar, khususnya pada materi kecepatan dan debit. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap berbagai sumber ilmiah dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal seperti sistem irigasi tradisional dan penggunaan perahu di Danau Toba dapat diintegrasikan dalam pembelajaran kecepatan dan debit. Integrasi ini membuat pembelajaran lebih bermakna karena dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa, serta mendukung pelestarian budaya lokal. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar berbasis etnomatematika dapat meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa pada materi kecepatan dan debit
ETNOMATEMATIKA KEARIFAN LOKAL KHAS SUMATERA UTARA: EKSPLORASI BENTUK-BENTUK GEOMETRI DAN MAKNA BUDAYA Fatharisa Azzahrawani; Elvi Mailani; Mardhiyah Kharismayanda; Pos Pos, Maymunah; Raisty Khaitami; Shyaillah Fadillah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan analisis ini untuk mengidentifikasi hubungan etnomatematika yang terdapat pada budaya kearifan lokal khas Sumatera Utara. Metode penelitian yang diterapkan adalah studi tinjauan literatur, yang bertujuan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis informasi dari artikel-artikel yang relevan. Proses ini melibatkan identifikasi celah penelitian dan pengembangan kerangka teori yang dapat mendukung penelitian lebih lanjut di bidang ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa bentuk-bentuk geometri yang ditemukan dalam rumah adat, alat musik tradisional, dan makanan tradisional khas Sumatera Utara mencerminkan pengetahuan matematis yang telah ada dalam masyarakat lokal. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi etnomatematika dalam pendidikan matematika untuk meningkatkan relevansi materi ajar bagi siswa, serta menghargai kekayaan budaya yang ada di sekitar mereka. Dengan demikian, selain berfungsi sebagai alat untuk memahami matematika, etnomatematika juga sebagai medium untuk melestarikan dan menghargai warisan budaya.
PENERAPAN BANGUN RUANG MELALUI MAKANAN KHAS SUMATERA UTARA Mailani, Elvi; Kharismayanda, Mardhiyah; Saragih, Eunike Katherin; Br Ginting, Fitriani Meslin; Sitinjak, Fransiska; Br Tarigan, Putri Sabatini
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan konsep bangun ruang melalui makanan khas Sumatera Utara sebagai pendekatan inovatif dalam pembelajaran geometri di sekolah dasar. Makanan tradisional seperti lemang, ombus-ombus, bika ambon, cimpa, dan lapet digunakan untuk mengajarkan konsep geometri seperti volume dan luas permukaan. Studi ini menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap matematika, sekaligus memperkuat apresiasi mereka terhadap budaya daerah. Pendekatan ini tidak hanya membuat pembelajaran lebih menarik dan relevan, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Metode penelitian ini menggunakan studi pustaka yang bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan bangun ruang melalui makanan khas Sumatera Utara. Studi pustaka ini akan mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur yang relevan dengan topik ini, baik dari jurnal ilmiah, buku, maupun sumber-sumber akademis lainnya yang membahas tentang geometri, etnomatematika, dan kearifan lokal Sumatera Utara. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendorong pengembangan metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan kreatif di masa depan.
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMBERIAN KREDIT PADA KPRI PRIMA HUSADA KABUPATEN KAMPAR Pirmansyah, Pirmansyah; Wahyu, Wadri; Kharismayanda, Mardhiyah; Oktaviani, Wulan; Helfayani, Winda Dwi
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 6 No. 2 (2023): Audit, Pengendalian Internal, dan Kinerja Keuangan di Sektor Publik dan Privat
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v6i2.1462

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada KPRI Prima Husada Kabupaten Kampar yang beralamat di Jl. DR.A. Rahman Saleh No.23 Bangkinang 28411. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat implementasi sistem pengendalian intern pemberian kredit pada KPRI Prima Husada Kabupaten Kampar. Penelitian dilakukan dengan membandingkan sistem pengendalian intern yang diterapkan pada koperasi dengan teori mengenai sistem pengendalian intern. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian intern yang diterapkan pada KPRI Prima Husada Kabupaten Kampar telah diterapkan dengan baik. Adapun hasil yang diperoleh penulis adalah 75.61% telah terealisasi sedangkan 24,39% lagi belum diterapkan. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penyaluran pinjaman pada KPRI Prima Husada Kabupaten Kampar telah menjalankan kaedah-kaedah yang benar sesuai dengan teori yang ada. Tetapi masih ada juga kekurangannya, yaitu masih ada pertimbangan khusus pemberian pinjaman kepada para peminjam (debitur)