Claim Missing Document
Check
Articles

Found 52 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Usulan Minimasi Waktu Set-Up Pada Proses Coal Handling Menggunakan Metode SMED Di PT Sumber Segara Primadaya Unit 1&2 Putri, Icha Ebtiana; Suryadhini, Pratya Poeri; Anugraha, Rino Andias
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak── PT Sumber Segara Primadaya adalahperusahaan pembangkit Listrik tenaga uap dengan bahan bakuutama batubara, pada prses produksinya Sebagian besarmerupakan bagian dari proses coal handling. Pada proses coalhandling terdapatwaktu tunggu untuk melakukan setup mesinstacker reclaimer. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangiwaktu tunggu yang disebabkan oleh proses setup pada mesinstacker reclaimer dengan melakukan penerapan SMED, mulaidari melakukan pemisahan kegiatan internal dan eksternal,kemudian perancangan alat bantu Vest Tools yang berfungsiuntuk memudahkan operator membawa tools dalampemasangan rubber rumbay dan perbaikan proses pemasanganrubber rumbay dari sebelumnya menggunakan baut menjadimetode sliding. Hasil penelitian berupa alat bantu vest tools danperubahan pemasangan rubber rumbay yang sebelumnyamenggunakan 12 baut menjadi metode sliding sertapengurangan kegiatan internal yang ada pada proses setup.Usulan penerapan SMED ini dapat mengurangi waktu prosessetup pada posisi stacking selama 23,74 menit atau sebanyak35,29% dari waktu awal dan proses reclaiming terjadipenghematan waktu selama 20,44 menit atau sebanyak 31,07%dari waktu awal. Kata Kunci── SMED, Pembangkit Listrik Tenaga Uap(PLTU), Coal Handling, Waktu set up
Perancangan Aktivitas 5s Untuk Meminimasi Waste Motion Pada Proses Produksi Jaket Di CV Xyz Dengan Pendekatan Lean Manufacturing Assidiq, 1stMuhammad Rezki; Suryadhini, Pratya Poeri; Oktafiani, Ayudita
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV XYZ merupakan sebuah perusahaan manufaktur di bidang produksi jaket yang mengalami pemborosan waste motion dalam proses produksi. Kondisi aktual perusahaan sering terlambat dalam pengiriman kepada pelanggan. Hal ini menyebabkan complain pelanggan kepada perusahaan. Oleh sebab itu diperlukan identifikasi terkait penyebab dari permasalahan pada lantai produksi. Identifikasi penyebab akar permasalahan dilakukan menggunakan fishbone diagram. Selain itu dilakukan identifikasi jenis dan penyebab waste menggunakan value stream mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM). Usulan yang akan dilakukan untuk dapat mengurangi aktivitas yang mengakibatkan waste motion pada proses produksi jaket CV XYZ adalah penerapan aktivitas 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, dan shitsuke). Perancangan seiri berupa red tag dan log register, perancangan seiton berupa tempat pentimpanan item serta labeling, perancangan seiton berupa tempat penyimpanan alat kebersihan serta checklist aktivitas kebersihan, perancangan seiketsu berupa pembuatan jadwal piket dan aturan kerja 5S, dan perancangan shitsuke yaitu pembuatan display, checksheet audit serta aktivitas pembiasaan 5S. Sehingga dengan adanya usulan aktivitas 5S operator dapat lebih produktif. Kata kunci— Waste Motion, Lean manufacturing, 5S, Efisiensi Produksi, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping
Perancangan Alat Bantu Untuk Meminimasi Waste Defect Dengan Menggunakan Pendekatan Lean Manufacturing Pada Produksi Komponen Fuselage Integration Pesawat Nc212i Di PT Dirgantara Indonesia Sinambela, Hizkia Michael Parulian; Suryadhini, Pratya Poeri; Syafrizal, Teddy
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Dirgantara Indonesia merupakan perusahaan manufaktur pesawat yang menghadapi permasalahan keterlambatan produksi pada proses fuselage integration pesawat NC212i akibat tingginya tingkat defect, khususnya jenis Not According Drawing yang disebabkan oleh faktor workmanship. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab defect dan memberikan usulan perbaikan untuk meminimasi waste defect yang berdampak pada kualitas dan waktu produksi. Pendekatan yang digunakan adalah Lean Manufacturing, didukung dengan alat bantu seperti Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, dan analisis 5 Whys. Hasil penelitian menghasilkan tiga rancangan utama, yaitu stiker marking berwarna kontras untuk membantu akurasi pelubangan, tool organizer untuk penyimpanan drill bit dan rivet gun, serta trolley industri dengan lapisan EVA foam untuk mencegah kerusakan komponen akibat benturan. Validasi menunjukkan bahwa penerapan rancangan tersebut mampu menurunkan potensi defect seperti Edge Margin, Extra Holes, Oversized Hole Diameter, Part Broken, dan Damage Part. Kesimpulannya, implementasi rancangan ini efektif meningkatkan kualitas produk dan efisiensi produksi pada proses fuselage integration di PT Dirgantara Indonesia. Kata kunci— Defect, Kualitas, Lean Manufacturing, Produksi
Perancangan Ulang Tata Letak Berbasis Line Balancing Untuk Meminimasi Waste Transportasi Dengan Pendekatan Lean Manufacturing Di CV Ciarmy Menggunakan Metode Blocplan Yudistira, Shafa Samira; Suryadhini, Pratya Poeri; Nopendri
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV Ciarmy adalah UMKM di bidang konveksi dengan produk utama sepatu. Observasi awal menggunakan Process Activity Mapping (PAM) menunjukkan aktivitas Non-Value-Added (NVA) sebesar 1% dan Necessary-Non-Value-Added (NNVA) sebesar 66,6%, mengindikasikan pemborosan, terutama berupa waste delay dan waste transportasi. Analisis 5 Why’s mengidentifikasi dua akar masalah: tidak adanya alat bantu pengering lem dan tata letak fasilitas yang kurang efisien. Solusi yang diusulkan mencakup perancangan tata letak menggunakan BLOCPLAN dan line balancing dengan waktu siklus 48 menit. Hasilnya, jumlah stasiun kerja berkurang dari 13 menjadi 4, dengan total 7 operator. Balancing delay turun dari 53,24% menjadi 13,15%. Jarak perpindahan material berkurang dari 148,38 m menjadi 40,35 m, dan waktu perpindahan dari 524,68 detik menjadi 179,67 detik. Efisiensi perpindahan meningkat signifikan. Tanggung jawab pengambilan bahan baku juga dialihkan ke operator gudang. Setelah perbaikan, aktivitas Value-Added meningkat menjadi 80,4%, NNVA turun menjadi 19,6%, dan NVA hanya 0,1%.Kata kunci— Lean Manufacturing, BLOCPLAN, Waste, Tata Letak Fasilitas, Line Balancing, Tata Letak Fasilitas, PAM, Efisiensi Produksi
Perancangan Tata Letak Fasilitas Tempat Produksi Oleoresin Dengan Metode ALDEP Dan CRAFT Untuk Meminimasi Material Handling Cost Di Pabrik Ekstraksi Polyface Nambo Salsabila, Diana; Anugraha, Rino Andias; Suryadhini, Pratya Poeri
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polyface Nambo bekerja sama dengan masyarakat setempat di Klapanunggal, Bogor untuk mengembangkan metode proses produksi dari proses penyulingan menjadi ekstraksi solvent. Perubahan dilakukan untuk meningkatkan nilai rendemen sehingga keuntungan meningkat. Perusahaan perlu merencanakan perancangan tata letak fasilitas untuk menunjang proses produksi pada metode baru dengan tujuan minimasi ongkos material handling. Berdasarkan permasalahan yang ada, metode yang digunakan adalah automated layout design (ALDEP) dan computerized relative allocation of facilities (CRAFT). Metode ALDEP merupakan metode konstruksi yang mempertimbangkan hubungan kedekatan antar fasilitas dan metode CRAFT merupakan metode yang mempertimbangkan ongkos material handling. Berdasarkan metode ALDEP, alternatif yang dipilih adalah alternatif 1-C dengan nilai TCR 416 dan ongkos material handling Rp242,271. Berdasarkan metode CRAFT alternatif yang dipilih adalah iterasi 0 dengan ongkos material handling Rp197,879. Hasil akhir yang diambil berdasarkan ongkos material handling yang paling rendah adalah metode CRAFT dengan harga Rp197,879. Ongkos material handling yang didapat ditambah dengan ongkos material handling menuju area ekstraksi dan dipisahkan biayanya berdasarkan jenis bahan baku yang diolah. Sehingga, ongkos material handling yang didapatkan untuk bahan baku jahe adalah Rp169,394 dan bahan baku serai Rp96,613.Kata kunci— Perancangan tata letak fasilitas, ALDEP, CRAFT.
Usulan Penerapan Aktivitas 5S Untuk Mengurangi Waste Motion Pada Proses Produksi Kelambu Tidur di PT. XYZ dengan Pendekatan Lean Manufacturing Fitra, Puput Auditya; Suryadhini, Pratya Poeri; Prasetio, Murman Dwi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang Tekstil dan Produk Tekstil. Salah satu produk yang dihasilkan oleh PT. XYZ adalah kelambu tidur yang akan menjadi objek penelitian tugas akhir ini. Berdasarkan data historis perusahaan, terdapat jumlah gap dari ketidaktercapaian produksi pada bulan September 2021 – Desember 2021. Ketidaktercapaian produksi diindikasi karena adanya waste yang terjadi sepanjang proses produksi kelambu tidur. Oleh karena itu, dengan pendekatan lean manufacturing akan dilakukan identifikasi jenis dan penyebab waste yang terjadi. Dengan menggunakan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM) akan diketahui total waktu lead time, aktivitas Non-Value-Added (NVA), serta jenis waste yang teridentifikasi. Didapatkan lead time proses produksi kelambu tidur selama 32378,34 detik. Tugas akhir ini akan difokuskan pada waste motion karena memiliki persentase terbanyak diantara waste lainnya yaitu sebesar 63,02%. Selanjutnya akan dilakukan analisis menggunakan metode 5 Whys untuk mengetahui akar penyebab aktivitas yang menimbulkan waste motion. Dari permasalahan yang ada, dilakukan perancangan penerapan aktivitas 5S untuk meminimasi waste motion. Usulan penerapan aktivitas 5S terdiri dari kegiatan seiri, seiton, seiso, seiketsu dan shitsuke. Hasil yang didapatkan adalah total lead time dapat berkurang sampai dengan 599,64 detik disertai dengan penerapan kaizen untuk mencapai hasil maksimal.Kata kunci— lean manufacturing, waste, 5S, PAM, VSM.
Minimasi Waste Defect Pada Proses Produksi Wing NC212 Menggunakan Metode Lean Manufacturing di PT Dirgantara Indonesia Yanuar, Ramdhani; Suryadhini, Pratya Poeri; Astuti, Murni Dwi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT Dirgantara Indonesia merupakan perushaan yang menghasilkan produk kedirgantaraan. Dalam proses produksi Wing NC212, PT Dirgantara Indonesia masih memiliki kendala berupa waste defect. Waste defect merupakan keadaan dimana produk yang dihasilkan tidak sesuai dengan standar yang sudah ditentukan sehingga mengakibatkan produk tersebut mengalami keterlambatan karena terdapat proses rework atau perbaikan. PT Dirgantara Indonesia mengklasifikan penyebab defect yang muncul adalah N508 (Workmanship), N450 (Need CAU Investigation), N901 (Part Reject as a Result of Tool) dan N903 (Design). Pada penelitian tugas akhir ini metode yang digunakan untuk meminimasi waste defect tersebut adalah merode lean manufacturing. Penelitian dimulai dengan melakukan observasi untuk memperoleh data yang mendukung dalam pembuatan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM). Berdasarkan current state mapping Total Inventory Time selama aktivitas pembuatan sayap pesawat NC212 adalah sebesar 20.570,134 jam dan Total cycle timenya adalah 13.537,627 jam. Ditemukan juga jumlah defect sebanyak 12 jenis. Setelah itu dilakukan penyeleksian defect dominan menggunakan diagram pareto dan pencarian akar masalah penyebab terjadinya defect menggunakan 5 whys. Setelah membuat rancangan usulan perbaikan, berdasarkan future state mapping didapatkan perubahan Total Inventory Time menjadi 16.246,396 jam dan Total cycle timenya berubah menjadi 12.793,627 jam. Kata Kunci: Lean Manufacturing, Waste Defect, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, 5 Whys.Kata kunci-lean manufacturing, waste defect, value stream mapping, process activity mapping, 5 whys.
Perancangan Penjadwalan Mesin Heterogen untuk Meminimasi Total Tardiness Menggunakan Metode Genetic Algorithm di Departemen Rajut PT.Central Texindo Dita, Nabiilah Rahmah; Suryadhini, Pratya Poeri; Prasetio, Murman Dwi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT.Central Texindo yaitu sebuah perusahaan di bidang tekstil yang berfokus pada pencelupan serta penyempurnaan bahan tekstil. rajut. Dalam melakukan pengerjaan pemesanan dari konsumen perusahaan menerapkan sistem make to order atau pull system, sehingga perusahaan akan memproduksi produk sesuai dengan jumlah permintaan dari pelanggan. Pada bulan November 2021 sampai dengan Maret 2022 perusahaan mengalami keterlambatan dalam produksi kain rajut tersebut. Keterlambatan ini diakibatkan oleh beberapa faktor salah satunya dari faktor method yaitu berupa penjadwalan produksi tidak teratur karena adanya perubahan dari First Come First Serve (FCFS) menjadi penjadwalan secara random menyebabkan adanya pergeseran proses produksi yang mengakibatkan adanya 12 job dari total 34 job yang mengalami keterlambatan dengan total tardiness sebesar 1448 jam. Terdapat 8 jenis mesin paralel heterogen berjumlah 28 mesin untuk melakukan produksi. Dalam menangani permasalahan tersebut pada penelitian ini menggunakan metode Genetic algorithm, metode ini diawali dengan melakukan inisalisasi populasi, lalu nilai fitness, selection, crossover, dan mutas. Setelah dilakukan perancangan penjadwalan dengan genetic algorithm diperoleh 7 tardy job dengan total tardiness sebesar 1104.Kata kunci-penjadwalan, tardiness, genetic algorithm, mesin paralel heterogen, pull system 
Perancangan Usulan Perbaikan Tata Letak Fasilitas Area Produksi Konveksi CV.XYZ untuk Meminimalkan Jarak Perpindahan Bahan dengan Menggunakan Algortima Blocplan Salsabila, Rahmi; Suryadhini, Pratya Poeri; Prasetio, Eng Murman Dwi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Konveksi CV.XYZ merupakan salah satu konveksi yang berkembang di Kabupaten Bandung. Konveksi ini memiliki permintaan berbagai macam produk, permintaan produk yang paling banyak diterima oleh Konveksi CV.XYZ adalah produk kaos, kemeja, dan polo. Konveksi ini memiliki tiga area lantai pengamtan yang dilakukan pada lantai area produksi. Saat ini, area lantai produksi belum menggunakan konsep tata letak yang baik, sehingga penempatan fasilitas saat ini mengalami permasalahan terjadinya besarnya jarak perpindahan bahan. Berdasarkan permasalahan yang ada penelitian ini melakukan proses perancangan tata letak usulan untuk meminimalkan jarak perpindahan bahan pada setiap aliran produk dengan menggunakan metode BLOCPLAN. Hasil proses perancangan tata letak usulan dapat meminimalkan jarak perpindahan bahan denga total jarak perpindahan seluruh aliran sebesar 23,8%, aliran produk 1 dapat menimalkan jarak perpindahan sebesar 11,9%, aliran produk 2 dapat meminimalkan jarak perpindahan sebesar 43%, dan aliran produk 3 dapat meminimalkan jarak perpindahan sebesar 46%. Kata kunci- Aliran Perpindahan Bahan, Tata Letak Fasilitas, BLOCPLAN
Perancangan Penjadwalan Flow Shop dengan Metode Drum Buffer Rope untuk Meminimasi Makespan pada Proses Percetakan Buku Teks Pelajaran di PT Thursina Mediana Utama Auliya , Gita Fitri; Damayanti, Dida Diyah; Suryadhini, Pratya Poeri
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Thursina Mediana Utama merupakanperusahaan penerbitan dan percetakan. Salah satu produkyang diterbitkan oleh perusahaan adalah buku teks pelajaran.Terjadi permasalahan keterlambatan penyelesaian produksibuku teks Pelajaran yang disebabkan tidak lancarnya aliranproduksi karena adanya bottleneck di mesin web karena inputyang diterima melebihi kapasitas mesin dan perusahaan tidakmemiliki prioritas pesanan yang didahulukan. Metode drumbuffer rope diterapkan pada permasalahan tersebut denganmenjadikan mesin web sebagai drum yaitu titik kendali dalampenjadwalan, lalu rope yaitu forward scheduling pada operasisetelah mesin web dan backward scheduling pada operasisebelum mesin dengan melakukan lot splitting berdasarkankapasitas mesin web. Hasil urutan pekerjaan dibantu denganmenggunakan algoritma Nawaz, Enscore, and Ham (NEH).Penjadwalan tersebut menghasilkan penurunan makespanpada job periode Bulan Maret menjadi 3012,51 menit, turunsebesar 4% dari kondisi aktual yaitu 3136,84 menit dan untukjob periode Bulan April menjadi 4246,60 menit, turun sebesar14% dari kondisi aktual yaitu 4956,12 menit. Lalu penurunanmanufacturing lead time untuk job periode Bulan Maretmenjadi 364,86 menit, turun sebesar 68% dari kondisi aktualyaitu 1139,04 menit dan untuk job periode Bulan Aprilmenjadi 1192,89 menit, turun sebesar 57% dari kondisi aktualyaitu 2768,19 menit. Kemudian penuruan queue time sebesar100% untuk keseluruhan job. Kata kunci — Percetakan, flow shop scheduling, bottleneck,drum buffer rope, lot splitting, algoritma NEH
Co-Authors Adi Candra, Adi Adin Yusti Yulian Agus Alex Yanuar Akma Septia Viady Al Rasyid, Fakhri Harun Alip, Muhammad Yusuf Andry Reza Anggara Antonita, AA Angelina Maisy Anugrah, Betty Mellyana Aqiilah Khoiriyyah Husnaa Argari Alpharianto Ario Dwi Wrahatnolo Assidiq, 1stMuhammad Rezki Auliya , Gita Fitri Ayren Tantri Sofan Ayren Tantri Sofan, Ayren Tantri Ayu Arista Lamato Ayudita Oktafian Ayudita Oktafiani Ayulia Fitriane Setiawan Azzam Nadhifta Ahmady Benazir Imam Arif Muttaqin Bestari, Hana Merlina Hesti Brailing, Joey Azarya Cahyaningrum, Risma Dwi Corrie Susanto1 Damayanti, Dida Diyah Debby Syavira Anesia Dida Diah Damayanti Dira Putri Januarti Dita, Nabiilah Rahmah Dwi Intan Aprimuna Fahriandoni, Syafiq Kemal Febrianto, Moch Hafid Dwi Febrina Indri Rumondang Febrina Indri Rumondang, Febrina Indri Feiliana Feiliana Fitra, Puput Auditya Fransiskus Tatas Dwi Atmaji Gita Ayu Dinar Pramesti Ilma Mufidah INDAH PUSPITASARI Laras Shinta Cahya Putri Lellyta Nurani P Lintong Tarnama Lumbantoruan Maria Dellarosawati Idawicaksakti Marina Yustiana Lubis Maulina Dwiwanti Maya Anestasia Maya Anestasia, Maya Mega Fitriana Rosa Meldi Rendra Mira Rahayu Mohamad Ilyas Faturrakhman Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Rizqi Fauzan Munawaroh, Diela Qoriatul Murazky Hengki Riaja Murman Dwi Prasetio Murni Astuti Murni Dwi Astuti Nada, Khulya Luthfia Niken Ayu Pramudita Nopendri Nopendri Nopendri Pahlevi, Sinta Prasetio, Eng Murman Dwi Purnomo, Anggie Shefira Novian Putri Meira Nabilah Putri, Icha Ebtiana Putrifa Wirahayu Adi Muslima Qolli Kusuma Qolli Kusuma, Qolli Raden Muhamad Marjan Faisal Rahayu Novita Tanzil Rahman, Nada Mufida Ramdhan Pragustian Ratih Larasati Ridzky Utomo Rinda Rieswien Rinda Rieswien, Rinda Rino Andias Anugraha Riska Safira Permatasari Rizaldi Darmawan Rizaldi, Muhammad Yusuf Salsabila, Diana Salsabila, Rahmi Sarah Ni'ma Shafira Shiela Azmy Sinaga, Andrean Gregory Valentino Sinambela, Hizkia Michael Parulian Sri Widaningrum Syafrizal, Teddy Tiodora, Brissa Wicaksono, Fahry Widia Juliani Windarto, Agoes Wita Anggraita Puspita Yanuar, Ramdhani Yudistira, Shafa Samira Yulinda Uswatun Kasanah Yusha Rahman Adiguna